Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Kartu Bergambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Kelas Iv Sekolah Dasar Hapsah Azzahra; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis menjadi permasalahan yang harus diperhatikan untuk jenjang sekolah dasar,karena menulis menjadi keterampilan utama yang harus dimiliki oleh siswa sehingga orang lain yang membaca dapat memahami isi tulisan dengan baik terutama kurangnya kemampuan siswa sekolah dasar dalam menulis karangan deskripsi, sehingga banyak siswa sulit mendeskripsikan suatu hal yang terjadi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kartu bergambar terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi pustaka dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti jurnal, artikel ilmiah, dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu bergambar dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa kelas IV di sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa setelah menggunakan media kartu bergambar dalam pembelajaran menulis karangan deskripsi.
Penerapan Nilai Aspek Sejarah Pada Pendidikan Karakter Anak Sekolah Dasar Sebagai Bentuk Implementasi Mata Pelajaran Ppkn Zahra Aulia Ahsan; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek sejarah sangatlah penting untuk penerapan nilai karakter anak terutama di sekolah dasar. Pada dasarnya pendidikan adalah kewarganegaraan, kewarganegaraan sangat berkaitan dengan sejarah indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia. Selama ini sejarah lokal kurang diperhatikan oleh masyarakat terutama anak masa kini. Keberadaannya diakui namun tidak terungkap dengan jelas. hal ini di perlukan penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang dapat diambil makna pentingnya dari sejarah lokal untuk pendidikan karakter pada anak sebagai implementasi pembelajaran PPKn di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan nilai aspek sejarah pada pendidikan karakter anak sekolah dasar sebagai bentuk implementasi mata pelajaran ppkn. Karena tujuan PPKn pada dasarnya anak akan diajarkan bagaimana cara menjadi warga negara yang baik sesuai dengan nilai-nilai pancasila dalam membentuk akhlak generasi muda. Metode yang dilakukan yaitu dengan metode studi literatur. Dimana penulis mengumpulkan data dari junal terpercaya.
Upaya Keterampilan Membaca Permulaan Ekstensif Dengan Menggunakan Metode Sas Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Harsumi OktovianaJu; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Juli 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah kemampuan menggunakan pikiran dan tindakan untuk melakukan kegiatan visual, mengucapkan rangkaian huruf dalam kata dan kalimat, menguasai teknik membaca, dan memahami isi bacaan. Adapun tujuan dari membaca adalah memperoleh dan mencari informasi, mencakup isinya serta memahami makna bacaan. Membaca ekstensif adalah sebuah metode yang dinilai oleh banyak orang sebagai sebuah metode yang bagus dalam meningkatkan minat baca peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode Studi pustaka. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi sekaligus bahasa nasional di Indonesia. Bahasa Indonesia pada hakikatnya adalah membelajarkan peserta didik tentang keterampilan berbahasa yang baik.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Pada Materi Perubahan Wujud Benda Di Sekolah Dasar Alliya Hafie; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perubahan wujud benda disekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa disekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka. Dengan menggunakan metode peneliti akan mengidentifikasi, mengkaji, merangkum, mengevaluasi, serta menyimpulkan hasil penelitian terdahulu, terkait dengan penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perubahan wujud benda disekolah dasar. Pencarian artikel sumber dilakukan melalui Google Schoolar, Onesearch.id, dan diperoleh sebanyak 20 jurnal. Peneliti akan melakukan review dari jurnal-jurnal yang telah didapatkan secara sistematis. Data penelitian yang dimasukkan dalam kajian literatur ini ialah analisis dari rangkuman beberapa artikel yang didokumentasikan terkait dengan penerapan model problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi wujud benda. Berdasarkan hasil penelitian pada tabel 1 dan tabel 3 memiliki hasil yang positif dengan adanya model problem based learning sebagai model pembelajaran. Dengan adanya model pembelajaran ini, kegiatan belajar-mengajar akan lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pendekatan Evaluatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ekosistem Di Sekolah Dasar Azizah Zirlyanni Ashari; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan multimedia interaktif dengan pendekatan evaluatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ekosistem di sekolah dasar. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menciptakan alat pembelajaran yang efektif dan menarik sehingga dapat memfasilitasi pemahaman siswa mengenai konsep ekosistem secara lebih mendalam dan menyeluruh. Metode yang digunakan dalam pengembangan multimedia ini melibatkan langkah-langkah evaluasi yang sistematis, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi efektivitasnya. Multimedia interaktif yang dikembangkan mencakup berbagai elemen seperti teks, gambar, animasi, video, dan kuis interaktif yang disesuaikan dengan kurikulum ekosistem sekolah dasar. Pendekatan evaluatif diterapkan untuk memastikan bahwa setiap komponen multimedia memenuhi standar pedagogis dan memberikan umpan balik yang konstruktif bagi siswa. Hasil dari implementasi menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif ini dapat meningkatkan minat belajar siswa, mempermudah pemahaman konsep, dan secara signifikan meningkatkan hasil belajar mereka. Dengan demikian, pengembangan multimedia interaktif dengan pendekatan evaluatif terbukti efektif sebagai alat bantu pembelajaran di sekolah dasar, khususnya untuk materi ekosistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik dan pengembang teknologi pendidikan dalam menciptakan alat pembelajaran yang inovatif dan berbasis evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Strategi Peningkatan Kemampuan Belajar Siswa Melalui Pemanfaatan Media Digital Interaktif Pada Penggunaan Aplikasi Pembelajaran Berbasis Smartphone Ghifa faizah Fitria; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media digital interaktif, khususnya aplikasi pembelajaran berbasis smartphone, dalam meningkatkan kemampuan belajar siswa di lingkungan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di sebuah sekolah menengah atas, di mana siswa-siswa dari berbagai tingkat kelas terlibat dalam penggunaan aplikasi tersebut selama periode waktu tertentu. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara dengan guru dan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi pembelajaran berbasis smartphone secara signifikan meningkatkan kemampuan belajar siswa dalam berbagai mata pelajaran. Siswa menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi dan respons positif terhadap penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru juga melaporkan peningkatan dalam partisipasi siswa dan hasil akademis mereka setelah menggunakan aplikasi ini.Pemanfaatan E-Modul berbasis smartphone sebagai media literasi masyarakat telah menjadi topik penting dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis di tengah tantangan literasi yang masih dihadapi oleh sebagian besar masyarakat. Tulisan ini mengulas tentang pentingnya pemanfaatan E-Modul dalam mendukung gerakan literasi nasional. Kami menyajikan gagasan-gagasan tentang bagaimana E-Modul dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat, dengan fokus pada aksesibilitas, interaktivitas, fleksibilitas, personalisasi pembelajaran, dan kemudahan dalam pengukuran dan evaluasi. Di akhir, kami juga memberikan saran-saran untuk langkah- langkah strategis dalam pemanfaatan E-Modul sebagai media literasi masyarakat.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Kembali Teks Nonfiksi Menggunakan Metode Cooperative Integrated Reading and Composition Pada Siswa Sekolah Dasar Kelas V Mutiara Salsabilah; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahaya Indonesia menjadi salah satu mata pelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan bersastra. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi mengenai penggunaan metode pembelajaran CIRC yang digunakan untuk kemampuan menulis kembali teks nonfiksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustakadimana peneliti mengumpulkan artikel terkait CIRC yang terbit antara tahun 2015-2024. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil bahwa penggunaan metode CIRC bisa meningkatkan kemampuan menulis kembali teks nonfiksi.
Penggunaan Alat Peraga Kotak Geometri Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Pada Materi Bangun Datar Rizka Sholeha Moazi Jaya Hsb; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan alat peraga Kotak Geometri terhadap pemahaman siswa dalam materi bangun datar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan sumber data yang berasal dari literatur jurnal terindex yang telah ber-ISSN (International Standard Serial Number) yang telah dipublikasikan melalui internet dengan kode EISSN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga Kotak Geometri dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam materi bangun datar. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa setelah menggunakan alat peraga Kotak Geometri.Penelitian ini merekomendasikan agar penggunaan alat peraga Kotak Geometri dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam materi bangun datar.
Penggunaan Media Kartu Pecahan Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Sekolah Dasar Materi Pecahan Niken Muntheawati; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran didalamnya terdapat keterkaitan antar konsep. Media pembelajaran matematika yang kreatif dan inovatif akan membentuk anak menjadi aktif belajar serta senang dalam pembelajaran matematika sehingga siswa termotivasi untuk belajar dan diharapkan matematika tidak lagi menjadi pelajaran yang sulit bagi siswa. Media pembelajaran kartu pecahan dapat membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang pecahan. Penelitian ini menggunakan metode Sistematic Literature Review (SLR), suatu pendekatan yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur untuk melakukan tinjauan literatur atau telaah pustaka. Pada tahap pencarian, peneliti menggunakan kata kunci media, pecahan, dan sekolah dasar pada database Google Scholar dan Semantic, menggunakan aplikasi Harzing Publish or Perish. Selanjutnya, seluruh artikel yang direduksi sesuai dengan kriteria inklusi. Media pembelajaran Kartu pecahan sangat cocok untuk pembelajaran matematika di Sekolah Dasar karena dapat membantu siswa belajar lebih menarik, menjadi lebih mandiri, dan meningkatkan minat mereka dalam pelajaran, khususnya matematika. Oleh karena itu, media kartu pecahan dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa dalam matematika di Sekolah Dasar.
Penerapan Metode Field Trip Dalam Pembelajaran IPA Guna Meningkatkan Pemahaman Siswa Mengenai Lingkungan Alam Wulan Kartikasari; Ibnu Muthi
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 2 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian literatur ini menelaah efektivitas metode field trip dalam konteks pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai lingkungan alam. Dengan menganalisis beragam sumber literatur, yang mencakup jurnal akademik, artikel terkini, dan studi kasus yang relevan, penelitian ini mengungkapkan bahwa field trip merupakan strategi pembelajaran yang berpotensi besar dalam memperkaya pengalaman edukatif siswa. Temuan dari kajian ini secara konsisten menunjukkan bahwa field trip secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa melalui pengalaman langsung, memfasilitasi koneksi yang lebih erat antara teori dan praktik, serta mempromosikan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran yang dinamis.