Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENCAK SILAT: SENI PERTAHANAN KULTURAL DALAM MENGHADAPI EUFORIA ARTIFICIAL INTELLIGENCE Rudi Laksono; Afrizal Hendra; Eko G. Samudro
KOMUNIKATA57 Vol. 6 No. 1 (2025): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v6i1.1708

Abstract

Pencak silat sebagai warisan budaya luhur bangsa menghadapi tantangan modernisasi di tengah euforia kecerdasan buatan (AI) dan globalisasi. Dalam eksistensinya yang terus mendunia, seni bela diri ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pertahanan diri tetapi juga sebagai media pembentukan karakter, pelestarian budaya dan diplomasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran pencak silat sebagai seni pertahanan kultural yang relevan dalam membangun pertahanan nasional tanpa wajib militer. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, mengkaji berbagai literatur tentang pencak silat, budaya lokal, dan integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencak silat mampu memperkuat karakter generasi muda, melestarikan identitas budaya, serta memanfaatkan teknologi untuk promosi dan pelatihan. Kesimpulannya, pencak silat dapat dioptimalkan sebagai pilar pertahanan nasional melalui penguatan program pemerintah yang berbasis budaya, pendidikan karakter, dan teknologi.
Penerapan Model Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Bagi Murid Sekolah Dasar Negeri 11 Lenteng Agung Jakarta Selatan Andriyanty, Reny; Hasibuan, Ahmad Nurdin; Rambe, Delila; Wahab, Dodi; Widayati, Enny; Yunaz, Haswan; Damayanty, Prisila; Laksono, Rudi; Rambey, Tagor; Widjanarko, Widjanarko
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Application of Entrepreneurial Concept Development Model For Student in Elementary School Number 11 Lenteng Agung, South Jakarta. The program objection embeded the entrepreneurial concept among elementary school students.The nature of the activity is the pioneering program. The programme was developed by a counseling activity using the playing and question/answer method. The program consists of seven main stages which are implemented by the storytelling method to students. The first stage explained the concept of the entrepreneurial profession, the second stage focused on increasing motivation to become a suscessfull entrepreneur, the third stage is focused on finding business ideas, the fourth stage is teached that getting capital is easy, the fifth stage focused to how to start production, the sixth stage is focused on managing marketing, and the seventh stage focused on the introduction of simple accounting and tax concepts. The advantage of these program was measured by changes of student aspiration. At the beginning, the students who want to become entrepreneurs are zero percent. At the end of the program, the number of students who wanted to become entrepreneurs increased to twenty percent.
Sosialisasi Etika Bisnis dan Entrepreneur UMKM – Setu Babakan Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan Sundara, Dadan; Laksono, Rudi; Gultom, Junias Robert
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v1i2.131

Abstract

The Covid-19 pandemic provides impact drops visitors at tourist Setu Babakan that affect the decline in the turnover of sales for the SMEs. They need new strategic to change conventional marketing to the digital marketing should be done by SMEs to recover turnover of sales. On the other hand, the background education of SMEs is majority educated school middle so application of business ethics has not fully implemented by SMEs This program aims to add to management knowledge, especially regarding business ethics for SMEs and entrepreneurial learning in marketing online / digital marketing. The results of this program showing a positive impact, namely increasing knowledge by MSMEs regarding business ethics and entrepreneurs to use online marketing / digital marketing so that it can be implemented in increasing their sales Keyword: Business Ethics, Entrepreneur, MSMEs, Digital Marketing
IBI Kosgoro 1957 Student Entrepreneurship Assistance to increase the Bubble Pearl Business Scale in Depok Laksono, Rudi; Hasibuan, Ahmad Nurdin; Sundara, Dadan; Permatasari, Nova; Saidih, Renny
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v1i2.133

Abstract

Community Service was carried out in the business activities of IBI Kosgoro 1957 students in the field of soft drinks in the form of Bubble drinks, located on Jl Arief Rahman Hakim No.64, Beji Depok, West Java. The program implemented by the team is in the form of an entrepreneurial concept based on business science. The activity was carried out with initial stages in the form of problem identification, needs analysis using the SWOT method, question and answer and observation and continued with counseling and assistance using the Business Model Canvas. Assistance activities are carried out in four stages, namely: Basic Management Assistance for SME management, Assistance in Preparation of Business Plans, Assistance in preparation of financial reports and Assistance for Access to Capital which aims to develop and increase business scale. number of students who wanted to become entrepreneurs increased to twenty percent.
BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN TATA KELOLA DESA DAN SERVICE EXCELLENT SEBAGAI PENUNJANG PELAYANAN PUBLIK DESA TAMANSARI CIAPUS BOGOR Rahmadi, Zara Tania; Laksono, Rudi; Sundara, Dadan; Romli, Romli; Fauzi, Achmad; Pratama, Rizki Dinar
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v4i2.1040

Abstract

Kemampuan manajemen tata kelola dan pelayanan prima atau biasa disebut Service Excellent (SE) adalah hal yang sangat penting untuk diterapkan dalam suatu organisasi, terlebih organisasi ini merupakan pelayan publik atau masyarakat, tak urung halnya dengan Kantor Desa Tamansari, Ciapus, Bogor. Pengetahuan dan kemampuan tersebut sangat diperlukan sebagai penunjang kinerja pelayanan publik di Kantor Desa setempat. Pelayanan prima dimaksud adalah pelayanan yang mudah, cepat, dan cermat sehingga masyarakat dapat nyaman dalam berinteraksi. Untuk mendapatkan pemahaman keilmuan tentang hal itu diperlukan adanya pembinaan dan pendampingan dalam mempelajarinya. Untuk itu maka dibuatlah Bimbingan Teknis yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keilmuan dan keterampilan khususnya tentang manajemen tata kelola dan pelayanan prima bagi Aparatur Desa Tamansari. Bimbingan teknis ini dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis berkaitan dengan manajemen tata kelola dan pelayanan prima. Kegiatan tersebut dilakukan di Kantor Desa Tamansari dan diikuti oleh seluruh Aparatur Desa Tamansari, Ciapus, Bogor.
PENERAPAN WEBSITE DENGAN KONSEP ELECTRONIC TOURISM SUPPLY CHAIN DI DESA WISATA CURUG CILEMBER, DESA JOGJOGAN, CISARUA-BOGOR Gultom, Junias Robert; Setyawan, Iwan; Angellia, Filda; Laksono, Rudi; Romli, Romli
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v5i2.1400

Abstract

Tujuan: Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM di Desa Wisata Curug Cilember Desa Jogjogan, Cisarua, Bogor dalam mentransformasi dari kegiatan usaha secara konvensional ke digital. Metode: Program abdimas ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan bimbingan teknis. Sosialisasi ditujukan bagi pelaku usaha agar menyadari pentingnya menguasai teknologi digital, sedangkan bimbingan teknis ditujukan bagi BUMDes sebagai Admin yang akan mengelola website. Kegiatan abdimas ini diawali dengan analisa kebutuhan pelaku usaha dan BUMDes terkait desain dan fitur-fitur yang dibutuhkan dalam website untuk memfasilitasi pelaku usaha dan BUMDes dalam mengelola pelaku usahan dan mengembangkan usahanya. Selanjutnya, setelah website selesai, kemudian diberikan penguatan pentingnya website bagi pelaku usaha dan bimbingan teknis bagi admin sebagai operator website. Hasil: Hasil dari abdimas ini berupa sebuah website dengan konsep the electronic tourism supply chain dan peningkatan kesadaran pelaku UMKM akan pentingnya mentransformasikan diri dari konvensional ke digital serta tata kelola UMKM oleh BUMDes. Kesimpulan: Melalui website, pelaku-pelaku usaha dari berbagai bidang usaha dapat diintegrasikan dan saling melengkapi dalam sebuah rantai pasok dari hulu ke hilir dalam meningkatkan pelayanan kepada pengunjung wisata di Curug Cilember.
PENDAMPINGAN USAHA MIKRO DI DESA SUKAJADI, BOGOR DENGAN MENERAPKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM PROSES PRODUKSI, BRANDING, DAN PACKAGING KERIPIK TERONG Laksono, Rudi; Setyawan, Iwan; Suryasaputra, Ruswiati; Robert Gultom, Junias; Angellia, Filda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1668-1676

Abstract

Layaknya seorang bayi, usaha mikro masih sangat memerlukan bantuan dari berbagai pihak, agar dapat tumbuh dan berkembang. Salah satu usaha mikro tersebut adalah Mitra PKM yang sedang merintis mengembangkan keripik terong. Hasil observasi awal teridentifikasi  kekurangan dari produk mitra, seperti keripik yang lembek, kemasan seadanya, dan belum ada identitas produknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk membantu mengembangkan usaha keripik terong yang sedang dirintis oleh Mitra PKM. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut dua metode digunakan, yaitu Metode Problem Solving (MPS) dan metode Pendampingan. MPS dilakukan dengan melibatkan Mitra PKM agar turut serta memperhatikan, menelaah dan berpikir kekurangan  dan kelebihan produknya untuk selanjutnya dirumuskan bersama solusinya. Metode Pendampingan dilaksanakan selama mitra mengeksekusi solusi-solusi yang sudah disepakati bersama. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya perbaikan bentuk dan ukuran keripik terong dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna, standardisasi komposisi adonan tepung, packaging dalam bentuk standing pouch ziplock, dan branding “Keripik Terong Rancage”.
PENINGKATAN AKSES PASAR MELALUI DIGITALISASI BERBASIS GREEN ECONOMY PADA UMKM CANTHIR DI JAGAKARSA JAKARTA SELATAN asri, Syamsul Bahri; Rudi Laksono; Ahmad Nurdin Hasibuan; Noerlina Anggraeni; Dyah Utami Dewi
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1845

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses pasar bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKMM) Canthir di Jagakarsa Jakarta Selatan melalui digitalisasi. Program ini dirancang sebagai respons terhadap tantangan yang dihadapi UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas, khususnya dalam era digital yang semakin berkembang pesat. Tujuan Utama dalam kegiatan ini adalah 1). Meningkatkan pemahaman dan kemampuan UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital.2). Membantu UMKM mengembangkan strategi pemasaran yang efektif melalui media sosial dan platform e-commerce.3). Mendorong penguatan merek lokal dan jaringan bisnis melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Metode Pelaksanaan dalam kegiatan ini meliputi :1). Pelatihan Digitalisasi tentang dasar-dasar teknologi informasi, penggunaan media sosial untuk bisnis, serta cara memanfaatkan platform e-commerce. 2). Pengembangan Konten dan Pemasaran Online UMKM yang akan dilatih untuk membuat konten kreatif, termasuk fotografi produk, pembuatan video promosi, dan copywriting. Mereka juga diperkenalkan dengan pembuatan website sederhana sebagai alat untuk menampilkan katalog produk secara online. 3). Pendampingan dan Monitoring. Pendampingan diberikan secara berkala selama beberapa bulan untuk memastikan bahwa UMKM dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam bisnis mereka. Proses ini dilengkapi dengan monitoring performa digitalisasi melalui alat analitik. 4).Kolaborasi dan Jaringan Program ini juga mencakup pembentukan komunitas online bagi UMKM untuk berbagi pengalaman dan strategi, serta menjalin kerja sama dengan platform digital yang relevan. Hasil yang Diharapkan UMKM Canthir di Jagakarsa Jakarta Selatan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pasar, peningkatan daya saing melalui strategi pemasaran digital yang efektif, penguatan brand lokal dan keterlibatan UMKM dalam jaringan bisnis digital yang lebih luas. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberdayakan UMKM di Jagakarsa Jakarta Selatan dengan keterampilan digital yang diperlukan untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Melalui digitalisasi, UMKM akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS GREEN ECONOMY PADA UMK DI DESA SUKAJADI, KECAMATAN TAMANSARI - BOGOR Rudi Laksono; Dadan Sundara; Junias Robert Gultom; Filda Angellia; Iwan Setyawan
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v6i2.1846

Abstract

Desa Sukajadi, yang terletak di Kecamatan Tamansari, Bogor, memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK). Untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan, UMK di desa ini perlu mengadopsi konsep green economy. Konsep ini mencakup penggunaan sumber daya alam secara efisien, pengurangan limbah, pengolahan produk ramah lingkungan, dan penerapan teknologi tepat guna. Green economy tidak hanya berfokus pada profitabilitas tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan. Teknologi seperti energi terbarukan, pertanian organik, dan sistem pengolahan limbah menjadi pilar utama. Pemanfaatan teknologi digital melalui e-commerce dan media sosial juga memperluas pasar produk UMK. Program edukasi dan pelatihan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan prinsip green economy. Pengembangan ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi model bagi desa lain. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci sukses implementasi green economy di tingkat lokal.
MENGATASI BANKABLE PELAKU USAHA MIKRO KECIL MELALUI PENDAMPINGAN PENGURUSAN IZIN USAHA MIKRO KECIL Setyawan, Iwan; Laksono, Rudi; Gultom, Junias Robert; Pratama, Rizky Dinar; Meilia, Kaizia Dwinta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama yang dihadapi oleh  mitra Pengabdian kepada Masyarakatt (PKM) sebagai pelaku usaha mikro adalah sulitnya untuk mengembangkan usaha karena ketiadaan modal. Kesulitan tersebut disebabkan mitra PKM belum bisa memenuhi persyaratan untuk mengajukan pinjaman ke perbankan (bankable) karena belum memiliki legalitas usaha. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah membantu mitra PKM untuk memperoleh legalitas atau izin usaha. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah metode pendampingan, dimana Tim PKM mendampingi mitra dari mulai mempersiapkan kelengkapan hingga proses pendaftaran di Online Single Submission (OSS) system pada https://oss.go.id/. Mitra didampingi langkah demi langkah dalam proses pendaftaran tersebut. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra PKM mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dengan memiliki NIB, mitra PKM disamping mendapatkan izin usaha juga sekaligus legalitas usaha yang diakui  oleh negara. Simpulannya adalah permasalahan keuangan yang dihadapi pelaku usaha mikro, secara bertahap dapat diatasi dengan hadirnya kalangan akademisi dalam bentuk kegiatan PKM untuk memberikan solusinya. Proses mendapatkan NIB dengan metode pendampingan merupakan metode yang efektif diterapkan,  khususnya bagi mitra PKM yang kurang paham dengan teknologi. Dengan memiliki NIB, mitra PKM sekarang mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum dalam menjalankan usahanya serta sudah dapat mengakses lembaga perbankan. Kata Kunci: Izin Usaha Mikro Kecil, Nomor Induk Berusaha