Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Transformasi Limbah Kulit Pisang Goroho Khas Ternate Menjadi Produk Hand Sanitizer Bernilai Ekonomis : Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Tafure Ternate Utara Burhan, Hesti Trisnianti; Sibadu, Subhan; Hairani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 31 No. 3 (2025): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v31i3.68571

Abstract

Tingginya angka penyakit menular seperti TBC, ISPA, DBD, dan malaria di Kota Ternate mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sebagai upaya preventif sekaligus pemberdayaan masyarakat, dilakukan program pelatihan pembuatan hand sanitizer berbasis limbah kulit pisang goroho (Musa acuminata sp.) yang diketahui mengandung senyawa antibakteri seperti flavonoid dan saponin. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Kelurahan Tafure dalam mengolah limbah lokal menjadi produk kesehatan yang bernilai guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi PHBS, edukasi formulasi dan kemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer dengan komposisi 65% ekstrak kulit pisang, 27% alkohol 70%, dan 8% minyak zaitun. Hasil menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme tinggi, mampu memahami proses produksi secara mandiri, dan menghasilkan produk dengan karakteristik fisik yang stabil, tidak lengket, serta tidak menyebabkan iritasi. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran sanitasi dan PHBS, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan
Sosialisasi dan Edukasi Obat Tradisional Aman pada Ibu-Ibu Anggota PKK Desa Lalowua Konawe Selatan Muhammad Ali, Nur Fitriana; Burhan, Hesti Trisnianti; Fitriani, Rezky Dwi; Firdayani Malik, Mayurni; Saranani, Selpirahmawati; Liaumin Azim, La Ode; Sesilia, Sesilia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obat tradisional merupakan obat yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya Desa Lalowua. Ibu-ibu PKK Desa Lalowua berkolaborasi dengan Tim PKM dosen dan mahasiswa ITK Avicenna dan Universitas Mandala Waluya dalam memproduksi sediaan obat tradisional teh kulit labu kuning. Untuk menghasilkan sediaan teh kulit labu kuning yang aman maka ibu-ibu PKK perlu mendapatkan sosialisasi dan edukasi terkait Obat Tradisional yang aman. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan informasi Obat Tradisional Aman pada masyarakat Desa Lalowua khususnya ibu-ibu anggota PKK Desa Lalowua. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode berupa memberi penyuluhan (ceramah dan tanya jawab), Pemberian questionare untuk mengukur efektifitas pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan (pre dan post-test). Setelah pemberian materi sosialisasi Obat Tradisional aman, hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai benar quistionare pre-test (26,7%)dari materi I,II dan III dari 30 total warga masyarakat Desa Lalowua lebih sedikit dibandingkan dengan nilai benar quistionare post-test (73,3%) dari materi I,II dan III. Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan warga meningkat saat kembali mengisi kuesioner yang sama dan berbeda cukup besar dibandingkan sebelumnya. Sehingga melalui adaanya kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa Kegiatan Pengabdian Masyarakat Sosialisasi dan Edukasi Obat Tradisional Aman di Desa Lalowua Kec. Palangga Selatan Kab. Konawe Selatan mampu menambah wawasan warga dan memberi kontribusi mengenai pengetahuan terkait Obat tradisional yang aman.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Kelurahan Tafure Ternate Utara Dalam Produksi Teh Kulit Pisang Goroho Kaya Antioksidan Untuk Mendukung Kesehatan Dan Ekonomi Burhan, Hesti Trisnianti; Sandrawati, Sandrawati; Marhamah, Marhamah
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1841

Abstract

Kelurahan Tafure di Kota Ternate memiliki potensi pertanian lokal berupa pisang goroho yang kulitnya belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun mengandung senyawa aktif seperti flavonoid dan polifenol dengan aktivitas antioksidan tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK melalui pelatihan pengolahan kulit pisang goroho menjadi teh herbal bernilai kesehatan dan ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi edukasi tentang manfaat antioksidan, praktik pengolahan simplisia, pembuatan teh herbal, pengemasan, serta pemasaran digital dan non-digital. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola limbah organik menjadi produk teh herbal. Peserta mampu mengikuti proses produksi secara mandiri menggunakan peralatan sederhana dan menunjukkan antusiasme untuk mengembangkan produk sebagai usaha rumah tangga.
Minyak Gosok (Paceng-Paceng) Dari Limbah Daun Pala Dan Cengkeh Sandrawati, Sandrawati; Burhan, Hesti Trisnianti; Rerung, Lola Tulak
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i3.1920

Abstract

Maluku Utara memiliki potensi hasil bumi berupa daun pala dan daun cengkeh yang selama ini hanya dianggap sebagai limbah dan belum dimanfaatkan. Kedua jenis daun ini mengandung senyawa aktif yang bermanfaat seperti eugenol berfungsi sebagai antiseptik dan anestetik lokal, sedangkan myristicin memberikan efek relaksasi dan analgesik sehingga berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di Desa Gufasa melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan minyak gosok (Paceng-Paceng) sebagai produk kesehatan sekaligus buah tangan khas daerah. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi pre-test dan post-test, sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup manfaat daun pala dan cengkeh, teknik formulasi minyak gosok, pengemasan, serta strategi baik secara pemasaran digital maupun konvensional. Hasil diperoleh distribusi N-Gain score dengan nilai mean 0,76 dalam rentang kategori tinggi yang artinya adanya perbedaan nyata antara mean pre test dan mean post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan pada setiap responden setelah sosialisasi dan pelatihan pembuatan  minyak gosok (paceng- paceng). Secara keseluruhan hasil persentase evektifitas N-Gain menunjukkan 77,02 % yakni program yang dilakukan ini efektif.
Hubungan Keikutsertaan Prolanis Terhadap Kepatuhan Minum Obat dan Kualitas Hidup Pasien Faskes Pertama di Kota Kendari Restu Nur Hasanah Haris; Wa Ode Masrida; Muhamad Ramadhan Salam; Misdayanti Misdayanti; Hesti Trisnianti Burhan
Varied Knowledge Journal Vol. 3 No. 4 (2026): Varied Knowledge Journal, May 2026
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/vkj.v3i4.154

Abstract

This study examines the relationship between participation in the Chronic Disease Management Program (PROLANIS) and medication adherence, as well as the quality of life among patients at first-level health facilities in Kendari City. PROLANIS is an integrated health service program involving BPJS, health facilities, and patients. Medication adherence is an important factor influencing therapy success and the quality of life. This non-experimental cross-sectional study involved 480 active PROLANIS patients with hypertension and diabetes mellitus, receiving drug therapy. The research took place at the Kendari City Community Health Center from July to September 2024, using purposive sampling. Medication adherence was measured with the MARS-5 instrument, and quality of life was assessed with the SF-6D. Data analysis involved coding, scoring, and bivariate chi-square tests. Non-adherence was defined by a MARS-5 score <25, while adherence was represented by a score of 25 (maximum). A quality of life utility value of 0.00-0.78 indicated low quality, while 0.79-1.00 indicated high quality. The findings revealed that both PROLANIS and non-PROLANIS patients exhibited non-adherence (MARS-5 score <25) but reported high quality of life. Chi-square tests showed a significant relationship between PROLANIS participation and medication adherence (p-value 0.036) as well as quality of life (p-value 0.001).
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dari Limbah Kulit Pisang di Kelurahan Foramadiahi Ternate Hesti Trisnianti Burhan; Rufaidah Azzahrah; Sitti Hartina; Liasari Armaijin; Wahyunita Do Toka; Nur Upik En Masrika; Amran Nur; Lola’ Tulak Rerung; Marhamah Marhamah; Muh Danial Fajri; Nurul Izzah H. L. Pasi; Nissa Ariska Suwardi
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2866

Abstract

Kelurahan Foramadiahi, Kecamatan Pulau Ternate, memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, terutama pada sektor pertanian. Salah satu potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah limbah kulit pisang yang selama ini umumnya dibuang sebagai limbah rumah tangga. Padahal, kulit pisang mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan polifenol, yang memiliki aktivitas antibakteri sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Foramadiahi dalam mengolah limbah kulit pisang menjadi produk hand sanitizer yang bernilai guna dan ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi mengenai formulasi dan pengemasan produk, serta pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar kulit pisang. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan peserta menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada 40 peserta yang mengikuti pelatihan. Sebelum pelatihan, peserta dengan kategori pengetahuan tinggi hanya berjumlah 5 orang (12,5%), sedangkan 35 orang (87,5%) berada pada kategori pengetahuan rendah. Setelah pelatihan, jumlah peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat menjadi 35 orang (87,5%), sementara peserta dengan kategori pengetahuan rendah menurun menjadi 5 orang (12,5%). Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi serta mampu mempraktikkan pembuatan hand sanitizer secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan baku hand sanitizer dapat menjadi alternatif inovatif dalam meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sekaligus memberdayakan masyarakat.
Studi Etnobotani Pemanfaatan Tanaman Obat Masyarakat Desa Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan Restu Nur Hasanah Haris; Saprin Saprin; Nur Fitriana Muhammad Ali; Hesti Trisnianti Burhan; Salmiati Salmiati; Rezky Dwi Fitriani
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.2989

Abstract

Studi etnomedisin merupakan studi yang mempelajari tentang  penggunaan obat dan cara pengobatan yang dilakukan oleh etnik dan suku bangsa tertentu. Masyarakat Desa Sabulakoa telah mengenal pemanfaatan tanaman untuk kebutuhan sehari-hari, diantaranya dijadikan sebagai makanan, dan berbagai macam bahan obat-obatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah, jenis, khasiat,  bagian tanaman yang bermanfaat, peracikan dan pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat Desa Sabulakoa, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan melihat kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan data dengan wawancara terbuka pada masyarakat yang dianggap mengetahui pemanfaatan dan penggunaan tanaman obat serta melibatkan dukun desa setempat yang sering mengobati masyarakat dengan penggunaan tanaman tradisional. Analisis data dalam bentuk tabel disajikan untuk menggambarkan jenis tanaman, family, kegunaan, bagian tanaman yang digunakan dan cara meramu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 28 jenis tanaman, 20 family yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat desa Sabulakoa. Tanaman tersebut dapat mengobati seperti penyakit dalam (diabetes militus, maag, asam lambung, kolesterol, lever, diare) dan luka luar (gatal-gatal, kurap, jerawat, dan luka infeksi). Bagian tanaman yang dimanfaatkan oleh masyarakat umumnya adalah bagian daun (57,5%) akar, kulit batang, buah, biji dan rimpang. Cara meracik tanaman obat yang dilakukan masyarakat sangat sederhana yaitu cara direbus (67,8%), ditumbuk (32,1%), diparut dan diperas (14,2%). cara penggunaan tanaman obat untuk penyakit dalam dapat diminum dan untuk luka luar cukup ditempelkan pada area tubuh yang mengalami luka.