Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL SISWA KELAS III MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA (MIS) SAKSI TANJUNGBALAI DALAM KLASIFIKASI BANGUN DATAR Anim, Anim; Siregar, Aidilla Fitria Sari; Bangun, Hera Azhari; Ningsih, Nurlia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5510

Abstract

Abstract: This study aims to describe the conceptual understanding ability of third-grade students at MIS Saksi in classifying two-dimensional shapes (flat shapes). Mathematics at the elementary school level is often considered difficult due to its abstract nature, particularly in geometry. This research employs a descriptive qualitative approach to explore how students recognize, group, and understand the characteristics of flat shapes through real objects. The subjects of the study were 25 third-grade students who are in the concrete operational stage of development. The research instrument consisted of an evaluation test measuring the ability to elaborate on concepts, present examples, and perform independent articulation. The results showed that 40% of students were in the high category, 32% in the medium category, and 28% in the low category. Students in the high category were able to connect concepts with concrete objects around them and explain the properties of flat shapes in their own words. Meanwhile, the main obstacle for students in the low category was difficulty in understanding question instructions and mathematical literacy. Overall, the majority of students (72%) have achieved fair to excellent understanding in the classification of flat shapes. Keywords: Conceptual Understanding, Two-Dimensional Shapes, Geometry, Elementary School, Classification. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konseptual siswa kelas III MIS Saksi dalam mengklasifikasikan bangun datar. Matematika di tingkat sekolah dasar seringkali dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak, terutama pada materi geometri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali bagaimana siswa mengenali, mengelompokkan, dan memahami ciri-ciri bangun datar melalui objek nyata. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas III yang berada pada tahap perkembangan operasional konkret. Instrumen penelitian berupa tes evaluasi yang mengukur kemampuan menguraikan konsep, penyajian contoh, dan artikulasi mandiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% siswa berada pada kategori tinggi, 32% pada kategori sedang, dan 28% pada kategori rendah. Siswa di kategori tinggi mampu menghubungkan konsep dengan benda konkret di sekitar mereka dan menjelaskan sifat-sifat bangun datar dengan bahasa sendiri. Sementara itu, kendala utama pada siswa kategori rendah adalah kesulitan dalam memahami instruksi soal dan literasi matematis. Secara keseluruhan, mayoritas siswa (72%) telah mencapai pemahaman yang cukup hingga sangat baik dalam klasifikasi bangun datar. Kata kunci: Pemahaman Konseptual, Bangun Datar, Geometri, Sekolah Dasar, Klasifikasi.
ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH GEOMETRI BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS V SD MIS ALWASLIYAH Anim, Anim; Indah, Siti Nur; Nainggolan, Hanisa Romadona; Al-hafizah, Yurinda Vilga
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5788

Abstract

Abstract: This study aims to describe the types of difficulties experienced by fifth-grade students at MIS Al- Wasliyah in solving geometry problems involving plane figures. Tshis reserch employed a descroptive qualitative approach with data collected through problem-solving tests, semi-structured interviews, and observations during the completion of tasts. The research subject consisted of 17 students who had previously learned the topic of plane figures. The result indicate that students encountered difficulties in three main indicators: identifying elements of plane figures (58,8%), selecting and applying appropriate formulas for area and perimeter (70,5%), and organizing problem solving steps systematlically (82,3%). These difficulties were caused by limited conceptual understanding,students tendency to memorize formulas without connecting them to contextual problems, and their lack of habituation in following systematic problem-solving procedures. Nevertheless, some students demonstrated good understanding, as evidenced by their ability to identify essential elements, choose suitable formulas, and performs calculations correctly. The study concludes that learning activities should place greater emphasis on strengthening conceptual understanding and developing students abilities to apply complete and structured problem-solving strategies. Keywords: geometry; plane figures; problem solving; learning difficulties; elementary students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesulitan yang dialami siswa kelas V MIS AL-Wasliyah dalam menyelesaikan masalah geometri bangun datar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes pemecahan masalah, wawancara semi-terstruktur, dan observasi selama proses pengerjaan soal. Subjek penelitian terdiri dari 17 siswa yang telah mempelajari materi bangun datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan pada tiga indikator utama, yaitu mengidentifikasi unsur bangun datar (58,8%) memilih dan menggunakan rumus luas maupun keliling (70,5%) serta menyusun langkah penyelesaian secaara runtut (82,3%). Kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar, kecenderungan siswa menghafal rumus tanpa memahami konteks, serta ketidakterbiasaan mengikuti prosedur pemecahan masalah secara sistematis. Meskipun demikian, sebagaian siswa telah menunjukkan pemahaman yang baik melalui kemampuan mengidentifikasi unsur bangun, memilih rumus yang sesuai, dan melakukan perhitungan dengan benar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pembelajaran yang lebih menekankan pemahaman konsep dan pembiasaan strategi pemecahan masalah secara lengkap. Kata Kunci: geometri; bangun datar; pemecahan masalah; kesulitan belajar; siswa sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IV SD NEGERI 013857 MEKAR BARU PADA MATERI KPK Anim, Anim; Hasibuan, Wilda Annisa; Rahmadani, Dila Oktapia; Putri, Arfika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4999

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the mathematical communication skills of fourth-grade students of SD Negeri 013857 Mekar Baru on the Least Common Multiple (LCM) topic. This study uses a qualitative descriptive approach with 21 students as subjects. The research instrument is a written test compiled based on three indicators of mathematical communication skills, namely the ability to express mathematical ideas orally and in writing, the ability to use symbols, tables or pictures to convey mathematical ideas, and the ability to explain results and the process of solving with logical reasons. The results of the study show that in the first indicator, students' abilities are in the high category, although some students have not written complete explanations. In the second indicator, students' abilities are classified as low because there are still errors in solving using factor trees and prime factorization tables and the final results. While in the third indicator, students' abilities are in the medium category because some students have not provided appropriate reasons. Based on these results, it can be concluded that students' mathematical communication skills still need to be improved through learning activities that emphasize conceptual understanding and the ability to convey ideas clearly and structured.Keyword: mathematical communication; LCM; elementary students; descriptive qualitativeAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa kelas IV SD Negeri 013857 Mekar Baru pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK). Penelitian ini menggunakan pendekatan desktiptif kualitatif dengan subjek sebanyak 21 siswa. Instrumen penelitian berupa tes tertulis yang disusun berdasarkan tiga indikator kemampuan komunikasi matematis, yaitu kemampuan mengungkapkan ide atau gagasan matematika secara lisan dan tulisan, kemampuan menggunakan simbol, tabel atau gambar untuk menyampaikan ide matematika, dan kemampuan menjelaskan hasil dan proses penyelesaian dengan alasan yang logis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pertama kemampuan siswa berada pada kategori tinggi, meskipun beberapa siswa belum menuliskan penjelasan secara lengkap. Pada indikator kedua, kemampuan siswa tergolong rendah karena masih terdapat kesalahan dalam penyelesaian menggunakan pohon faktor dan tabel penyusunan faktorisasi prima serta hasil akhir. Sedangkan pada indikator ketiga, kemampuan siswa berada pada kategori sedang karena sebagian siswa belum memberikan alasan yang tepat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa masih perlu ditingkatkan melalui kegiatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep serta kemampuan menyampaikan ide secara jelas dan terstruktur.Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis; KPK; siswa sekolah dasar; deskriptif kualitatif
ANALISIS KESULITAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI PECAHAN DI SDN 010085 KISARAN Nasution, Fiqih Andrian; Juwita, Juwita; Nursucita, Luri; Anim, Anim
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4936

Abstract

Tujuan dan sasaran dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi kemampuan siswa khususnya siswa kelas V di SDN 010085 Kota Kisaran tepatnya pada pemecahan masalah mengenai pecahan, terutama pada operasi hitung matematika kabatakur (kali, bagi, tambah kurang) pada materi pecahan. Pemecahan masalah matematika harus dimiliki oleh peserta didik pada pembelajaran matematika yang sangat berguna juga untuk kedepannya, maka dari itu peneliti melakukan penelitian atau evaluasi mengenai ini. Cara pemecahan masalah menurut Polya, yang mengevaluasi keterampilan pemecahan masalah siswa, diterapkan dalam metode penelitian kualitatif deskriptif ini. Metode ini memiliki 4 langkah yakni: memahami masalah, merumuskan solusi atau hasil, melakukan rencana, dan menganalisis hasilnya. Pengambilan sampel secara purposif digunakan untuk memilih subjek penelitian. Dari 12 siswa kelas V SDN 010085 Kota Kisaran, yang telah melakukan tes soal mengenai pemecahan masalah terdapat siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok Tinggi sebanyak 41,7%, kemudian siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok Sedang sebanyak 16,7%, dan siswa yang mempunyai kemampuan pemecahan masalah pada kelompok Rendah sebanyak 41,7%.
Co-Authors Al-Hafizah, Yurinda Vilga Amelia Putri Ananda, Eliza Dwi Andini, Andini Aritonang, Erika Ariyani, Dinda Aryni, Yen Asyarti, Dahrina Azmi Bangun, Hera Azhari Dalimunthe, Maisahara Damanik, Fildzah Rizkiah DEWI SARTIKA Dewi, Juliyani Safika Dewi, Nur Winda Dian Armanto Diana Diana E Elvis Napitupulu E. Elvis Napitupulu Elfira Rahmadani Ely Syafitri Ely Syafitri Ely Syafitri, Ely Emalia, Ruri Erwin, Yoanda Wasillah Mei Febriani, Arifah Fitri, Sakila Azria Hasibuan, Christina Hasibuan, Syarinah Junianti Hasibuan, Wilda Annisa Hasni Suciawati Helmira, Tiara Indah, Siti Nur Iona, Bella Norma Ismail Hanif Batubara Juwita Juwita, Juwita Khairani, Mufti Annisah Khairun Nisa Khairun Nisa Kinanti, Rizky Fajar KMS. Muhammad Amin Fauzi Lubis, Nurhikmah Manulang, Muhammad Tuah Anggana Marsha, Ghea Nainggolan, Hanisa Romadona Napitupulu, E.Elvis Nasution, Fiqih Andrian Nasution, Nanda Aryanti Nilam Sari Nilam Sari Ningrum, Amanda Puspita Ningsih, Nurlia Ningsih, Ruri Ayu Nursucita, Luri Panjaitan, Zulfiqri Pardosi, Marlina Friska Nova permatasari, Putri lidiana Pulungan, Chaliza Shabina Purba, Amanda Chantika Sari Br Putri Lidiana Permata Sari Putri, Arfika Rahmadani, Dila Oktapia Rahmadani, Elfira RAKIYAH, SITI Ramadhani, Yovi Dwi Ramayanti, Suci Revalina, Ananda Sahat Saragih Sahat Saragih Sapta, Andy Sari, Nita Kurnia Setiawati Setiawati Silvia, Siska Silvia Sipakkar, Tari Rodearna Br Sirait , Syahriani sirait, Syahriani Siregar, Aidilla Fitria Sari siti nurlinda Sitorus, Marudut SRI RAHAYU Suci Amalia Sultan AR, Muh. Ikhsan Supiatman, Lis Syaharani, Cindy Syahriani Sirait Tobing, Ernita Br Lumban Wati, Herni Wati Julianingsih Yogo Dwi Prasetyo Yuningsih, Gina Yusuf, Marwah