Pramesti, Adelia Widya
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Dimensi

ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA SOSIAL Kelvin, Edwar; Pramesti, Adelia Widya; Arianto, Dian; Sakti, Indra; Sari, Kezia Eka; Parayogi, Laras Mitra; Heryanto, Medi; Yulisa, Putri Dwi; Kurniawan, Rahmat; Munzir, T.; Novianti, Tri; Wardani, Dian Wiris Woro; Prawira, Andika
JURNAL DIMENSI Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v13i2.7071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kendala-kendala yang dihadapi oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau dalam proses penegakan hukum terhadap tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial. Penelitian ini memiliki tujuan yang lain untuk menganalisis tentang penegakan hukum yang dilakukan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau terhadap pelaku tindak pidana pencemaran nama baik melalui jaringan sosial, serta juga diuraikan tentang mekanisme penyidikan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepulauan Riau. Dan diketahui bahwa pengaturan pang mengatur mengenai tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial adalah pasal 27 ayat (3) dengan ketentuan pidana diatur dalam Pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
KLAUSULA EKSONERASI DALAM PERJANJIAN KREDIT PERBANKAN DI INDONESIA: KEBEBASAN BERKONTRAK vs IMPERATIF PERLINDUNGAN KONSUMEN Sartika, Evi Febri; Bhakti, Rizki Tri Anugrah; Maileni, Dwi Afni; Fernando, Rico; Novianti, Tri; Yulisa, Putri Dwi; Kelvin, Edwar; Heryanto, Medi; Anwar, Fachrul; Pramesti, Adelia Widya
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i3.8690

Abstract

Kajian ini menganalisis secara yuridis-normatif klausula eksonerasi dalam perjanjian kredit baku perbankan di Indonesia. Klausula ini menciptakan ketidakseimbangan posisi tawar dan cenderung lebih meningkatkan posisi bank dalam suatu perjanjian. Kajian ini menelaah benturan antara asas kebebasan berkontrak dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dengan mandat perlindungan konsumen dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 (UUPK) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 22 Tahun 2023. Dengan metode yuridis normatif, penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan analisis kasus terhadap yurisprudensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum sektoral (lex specialis) secara tegas melarang klausula eksonerasi dan menyatakannya batal demi hukum (void ab initio), praktik di lapangan masih terus berlangsung. Implementasi hukum (law in action) terhambat oleh inkonsistensi putusan pengadilan, yang terbelah antara pendekatan formalistik yang menguatkan kontrak dan pendekatan progresif yang berpihak pada konsumen. Disimpulkan bahwa persoalan utama terletak pada kesenjangan antara hukum dalam teks dan penegakannya. Rekomendasi difokuskan pada penguatan pengawasan OJK, penyeragaman pandangan hakim melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA), dan peningkatan kepatuhan industri untuk menjembatani kesenjangan tersebut demi perlindungan konsumen yang efektif.
PELINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENYALAHGUNAAN TRANSAKSI GESEK TUNAI DALAM LAYANAN BUY NOW PAY LATER (BNPL): STUDI KASUS SHOPEE PAY LATER Pramesti, Adelia Widya; Mubdi, Umar
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i3.8779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penyalahgunaan transaksi gesek tunai (gestun) pada layanan Buy Now Pay Later (BNPL) Shopee Pay Later ditinjau dari regulasi yang berlaku di Indonesia, serta mengkaji kepastian hukum pelindungan konsumen dalam transaksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan berupa wawancara dengan penyedia jasa gestun, pengguna, korban, serta ahli hukum pelindungan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gestun melanggar Syarat dan Ketentuan Shopee Pay Later, Peraturan Bank Indonesia No. 23/6/PBI/2021, dan prinsip pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lebih lanjut, penelitian ini menemukan adanya paradoks hukum di mana keterlibatan sadar konsumen dalam transaksi terlarang ini mengakibatkan hilangnya hak pelindungan konsumen karena tidak terpenuhinya unsur itikad baik sebagaimana dipersyaratkan dalam Undang-Undang Pelindungan Konsumen (UUPK). Ketiadaan regulasi spesifik yang mengatur sanksi pidana bagi pelaku gestun e-commerce menciptakan ketidakpastian hukum yang memerlukan intervensi regulator.
KOMITMEN DAN LANGKAH NYATA MENUJU PEMULIHAN EKONOMI, MENGATASI BANJIR BANDANG DAN TANAH LONGSOR Ratnasari, Sri Langgeng; Sutjahjo, Gandhi; Achmad, Amsakar; Firmansyah, Muhammad; Suriani, Suci; Afandi, Ridwan; Rosdiana, Rosdiana; Andika, Sri; Andika, Andika; Simamora, Andika; Iqbal, Muhammad; Kusdiyanti, Erma; Nabela, Nabela; Suhana, Suhana; Pramesti, Adelia Widya
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 3 (2025): JURNAL DIMENSI (NOVEMBER 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i3.8711

Abstract

Bencana banjir bandang dan tanah longsor merupakan fenomena alam yang memberikan dampak multidimensional, meliputi kerusakan fisik, gangguan sosial, serta kemunduran ekonomi masyarakat terdampak. Kehilangan aset produktif, terhentinya aktivitas usaha, dan meningkatnya kerentanan sosial-ekonomi menjadi permasalahan utama pascabencana. Artikel Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendeskripsikan komitmen dan langkah nyata perguruan tinggi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan dalam mendukung pemulihan ekonomi pascabencana melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan masyarakat, edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana, pendampingan usaha mikro dan kecil, penguatan kelembagaan ekonomi lokal, serta kolaborasi multipihak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana, bangkitnya kembali aktivitas ekonomi produktif, serta terbentuknya kelompok usaha dan jejaring kemitraan yang mendukung keberlanjutan pemulihan ekonomi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan ketangguhan dan kemandirian ekonomi masyarakat terdampak, serta dapat dijadikan model implementasi PkM di wilayah rawan bencana lainnya.