Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Menakar Ulang Kebijakan Pendidikan Islam: Studi Literatur atas Ketidaksesuaian Regulasi dan Praktik Lapangan Badruzaman, Tjetjep Ismail; Maulana, Muhammad Rizal; Fauzi, Wildi Ahmad; Suherman, Usep; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1696

Abstract

The disharmony between national education policies and the specific characteristics of Islamic education remains a fundamental issue in the development of Indonesia’s education system. This study aims to critically examine the dynamics of policy and reform in Islamic education amid the challenges of globalization, digital transformation, and decentralized governance. A qualitative-descriptive approach was employed using a library research method, analyzing policy documents, scholarly articles, and statistical data from the Ministry of Religious Affairs and the Central Statistics Agency (BPS). The findings reveal significant implementation gaps in curriculum design, funding schemes, digitalization, and teacher certification, which have negatively affected the quality and effectiveness of Islamic educational institutions. These policy misalignments have led to the marginalization of madrasahs in regional autonomy, the weakening of social legitimacy for Islamic education, and insufficient integration of Islamic values within the national education framework. The study recommends a value-based, participatory, and context-sensitive policy harmonization to strengthen the role of Islamic education in national development.ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dinamika kebijakan dan reformasi pendidikan Islam di tengah tantangan globalisasi, transformasi digital, dan desentralisasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelusuran dokumen kebijakan, artikel jurnal ilmiah, serta data statistik dari Kementerian Agama dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementatif pada aspek kurikulum, pendanaan, digitalisasi, dan sertifikasi guru madrasah yang berdampak pada rendahnya kualitas dan efektivitas lembaga pendidikan Islam. Implikasi dari disharmoni ini mencakup marginalisasi madrasah dalam sistem otonomi daerah, rendahnya legitimasi sosial pendidikan Islam, dan lemahnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam kebijakan pendidikan umum. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya harmonisasi kebijakan yang berbasis nilai, partisipatif, dan kontekstual, guna memperkuat peran pendidikan Islam dalam pembangunan bangsa.
Integrasi Teknologi Pendidikan Islam Dalam Meningkatkan Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar Andriyani, Ani; Ismawati, Iis; Lusepi; Sukandar, Ahmad; Suherman, Usep
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1514

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Termasuk dalam pembelajaran Pendiidkan Agama Islam (PAI). Tantangan era digital menuntut sistem pembelajaran yang PAI yang adaftif, interaktif dan relevan dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi teknologi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah dasar, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pendekatan literature Review/studi kepustakaan. Literature Review dipilih untuk mengetahui efetivitas integrasi teknologi pendidikan islam dalam meningkatkan pembelajaran efektif . Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil hasil penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan jurnal online nasional dan prosiding ilmiah. Berdasarkan analisis terhadap 10 penelitian terpilih yang diterbitkan antara tahun 2023 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI adalah sebuah kebutuhan yang penting di era digital saat ini. Dengan pemanfaatan teknologi, pembelajaran PAI dapat menjadi lebih interaktif, fleksibel dan menarik bagi siswa. Teknologi memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran secara luas, memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran islam, dan menerapkan dalam kehidupan sehari hari melalui cara cara yang relevan dan inovatif. Teknologi juga mempermudah proses penyampaian materi dan memeprkaya metode pengajaran.
Efektifitas Pembelajaran IPA Secara Luring di SDN Pasir Pogor Kelas 6E Iqbar, Muhamad; Hoerudin, Nandang; Suherman, Usep
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/cjiipd.v8i1.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas pembelajaran luring setelah bergantinya dari pembelajaran secara daring. Penelitian ini merupakan menggunakan metode kuantitatif deskriptif menggunakan sebuah media online yaitu google form. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 6E SDN Pasir Pogor dengan rata-rata usia 12 tahun. Hasil penelitian menggambarkan bahwa siswa lebih efektif dalam memahami mata pelajaran IPA yang dilaksanakan secara luring dengan persantase 83%. Harapan kedepannya untuk kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan tatap muka. Kendala dalam pembelajaran luring terdapat beberapa yang perlu diperhatikan yaitu seperti keributan di kelas. Sehingga sebagian siswa merasa terganggu oleh hal tersebut dengan persentase 23%.
Deep Learning-Based Planning Model for Islamic Education in Indonesian Integrated Schools Sulastri, Neneng; Anwar, Saeful; Suherman, Usep; Cipta, Eliva Sukma
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1734

Abstract

The digital transformation in education necessitates a new approach to teaching Islamic Religious Education (IRE), particularly in the context of SMPIT Fitrah Insani Leles Garut. This study addresses the integration of deep learning (DL) methods into IRE learning planning, a topic that has rarely been researched. Using a qualitative approach with an intrinsic case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The focus was on exploring the integration of the DL curriculum, institutional readiness, teacher preparedness, and the development of a DL-based IRE learning planning model. The findings revealed that the integration of DL into the IRE curriculum is still in its early stages, with limited digital infrastructure and low teacher pedagogical literacy. However, quantitative results indicated a positive trend, with students showing a 30% increase in engagement when using DL-based methods, especially in project-based learning and contextual activities. Despite these early successes, a systematic DL-based IRE learning planning model is necessary for further development, supported by policies, teacher training, and infrastructure improvement. This study contributes to the development of a technology-based Islamic curriculum that is contextual, adaptable to the 21st-century educational landscape, and demonstrates potential for improving IRE learning outcomes.
THEMATIC-INTEGRATIVE PARADIGM OF CURRICULUM AND PAI LEARNING DEVELOPMENT IN MADRASAHS OR SCHOOLS (THEORETICAL STUDY) Nurmasihin, Nurmasihin; Khadijah, Ifah; Suherman, Usep
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v5i2.4519

Abstract

This study aims to examine the thematic-integrative paradigm in the development of curriculum and learning in Islamic Religious Education (PAI) at madrasahs or schools through a literature review approach. This paradigm offers a solution to the challenge of fragmented learning by integrating Islamic values into cross-subject themes in a contextual and holistic manner. The literature study method is used to analyze theories, concepts, and previous research findings relevant to the integrative approach in Islamic education. The findings indicate that the thematic-integrative approach enhances the effectiveness of PAI learning, supports value internalization, and shapes students' character in spiritual, intellectual, and social dimensions. The successful implementation of this paradigm is strongly influenced by teacher competence, institutional support, and the availability of adaptive curriculum tools. Therefore, strengthening teacher training and providing systemic support are key to realizing a more transformative and relevant PAI learning experience for today’s educational needs.
Problem-Based Learning sebagai Strategi Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Fazrin, Intan Solihat; Azizah, Aulia Rahma; Jesinca Aliyyah; Aini, Isna Nurul; Usep Suherman
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam Berbasis Kritis, Kolaboratif, dan Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v7i1.604

Abstract

Although Problem-Based Learning (PBL) has been proven effective in improving critical thinking and problem-solving skills, its application in Islamic Religious Education (IRE) at the senior high school level has rarely been studied. IRE learning tends to be passive and theoretical. As a result, students are unable to relate religious values to real-life issues, making learning less contextual and transformative. This study aims to explore in depth the application of Problem-Based Learning (PBL) in building conceptual understanding and developing critical thinking skills of students in Islamic Religious Education (IRE) at SMA Negeri 1 Leles, Garut. Through a case study approach, data was collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis, involving PAI teachers, the school principal, and students as key participants. The results of the study indicate that the implementation of PBL enhances students' active participation, encourages critical discussion, and connects learning materials with current issues. Teachers reported an improved collaborative and dynamic classroom atmosphere, while students acknowledged gaining a deeper understanding of Islamic values. This study highlights the potential of PBL as a pedagogical approach aligned with the objectives of PAI, namely fostering reflective thinking and building a moral foundation. However, successful implementation of PBL requires institutional support, professional training for teachers, and availability of resources. This study provides initial insights and opens opportunities for further large-scale and longitudinal research.
Pengaruh Kepemimpinan Madrasah, Supervisi Klinis, dan Komunikasi Interpersonal terhadap Motivasi dan Kinerja Guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Garut Suherman, Usep; Supiana, Supiana; Mulyasana, Dedi; Nursobah, Asep
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v1i1.2752

Abstract

Kinerja adalah kondisi yang tidak tetap yang bisa dipengaruhi baik positif maupun negatif oleh sudut pandang seseorang dan nilai-nilai yang mereka miliki. Kinerja guru di madrasah aliyah memiliki kaitan langsung maupun tidak langsung dengan bagaimana mereka melihat kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan lembaga ini. Selain itu, sebagai pemimpin organisasi, kepala madrasah bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja guru di madrasah tersebut. Menciptakan lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan loyalitas guru, meskipun mereka memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang diri mereka sendiri. Kinerja guru dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal seperti kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, komunikasi interpersonal, dan faktor-faktor lainnya. Inilah mengapa penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, dan komunikasi interpersonal memengaruhi motivasi kerja guru-guru di Madrasah Aliyah di Kabupaten Garut. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori Maier tentang kinerja, yang mengatakan bahwa kinerja adalah hasil dari motivasi dan kemampuan dasar. Selain itu, teori Maslow tentang kebutuhan bertingkat juga digunakan, yang mengklasifikasikan kebutuhan manusia menjadi beberapa tingkatan seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel penelitian dipilih secara acak dengan 182 guru sebagai responden, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, dan komunikasi interpersonal memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja guru dengan tingkat signifikansi yang cukup rendah (kurang dari 0,05). Secara bersama-sama, komunikasi interpersonal, motivasi kerja, dan supervisi klinis menjelaskan sekitar 54,3% perubahan dalam kinerja guru, dengan pengaruh langsung yang sangat kecil (sekitar 0,01%), sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak ada dalam model penelitian ini.
STOCK PRICE : IMPACT OF SALES GROWTH (SG), CASH TURNOVER (CT) AND DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) Suherman, Usep; Nurjanah, Fadila
Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah (AKSY) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis Syariah
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/aksy.v6i2.35022

Abstract

This research aims to analyze the influence of Sales Growth (SG), Cash Turnover (CT), and Dividend Payout Ratio (DPR) on Stock Price at PT. Hexindo Adiperkasa Tbk during the 2013-2022 period. The study methodology employed is a descriptive approach utilizing quantitative methods. The objective of this study is to elucidate the correlation between the independent variable and the dependent variable. The research focuses on PT. Hexindo Adiperkasa Tbk. The secondary data source is acquired from the company's official website's annual financial report. The data analysis involved descriptive tests, classical assumption tests, and quantitative testing such as linear regression analysis, correlation, coefficient of determination, and significance tests. The research results show that there are complex fluctuations between the observed variables. Partially, Sales Growth (SG), Cash Turnover (CT), and Dividend Payout Ratio (DPR) do not have a significant effect on Stock Price. Likewise, the three of them simultaneously have no significant effect on Stock Price. The implications of this research highlight the incompatibility of data with existing theory and provide insight into the factors that influence company stock prices. It is hoped that the results of this research can provide information as a basis for consideration, support, and contribution to the company.
Implementasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Pendidikan di Sekolah: Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 Ahmad Sukandar; Suherman, Usep
An-nida: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 3 (2023): Juni
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/an-nida.v11i3.3429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Aswaja (Ahlusunnah wal Jamaah) di sekolah dalam menjawab tantangan yang ditimbulkan oleh Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan literatur, yang melibatkan kajian teori-teori yang relevan dengan masalah penelitian. Metode ini sangat penting, terutama dalam penelitian akademis, karena metode ini berkontribusi pada pengembangan teori dan aplikasi praktis. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Aswaja moderasi (tawassuth), keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), dan keadilan (i'tidal) berfungsi sebagai prinsip-prinsip panduan untuk berperilaku dalam semua aspek kehidupan. Pendekatan yang paling efektif untuk membina kehidupan beragama di sekolah adalah melalui strategi yang mencakup learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together. Selain itu, proses pengembangan kehidupan beragama dapat dilakukan melalui metode seperti memberikan pengajaran teori yang minimal, memberikan contoh dan teladan yang luas, memperkuat pembiasaan dan praktik, memberikan motivasi yang cukup, dan memastikan pengawasan dan penegakan aturan yang konsisten.
A COMPARATIVE ANALYSIS OF CURRICULUM MANAGEMENT EFFECTIVENESS IN CLASSICAL, MODERN AND CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION Ardyanti, Yefi; Yudha Bahri , M. Farid; Khadijah , Ifah; Suherman , Usep
Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 01 (2026): Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/im.v9i01.8941

Abstract

Curriculum management in Islamic education is a strategic component in navigating contemporary educational challenges, technological shifts, and the evolving needs of 21st-century learners. While classical, modern, and contemporary curriculum models have been widely implemented, limited empirical research offers a comparative analysis of their managerial effectiveness in improving student outcomes. Purpose of the Study: This study aims to compare the effectiveness of three curriculum management approaches—classical, modern, and contemporary—in enhancing student academic achievement and motivation, and to evaluate their contextual alignment with current educational demands. Method: Adopting a quantitative approach with a comparative design, data were collected from 68 students enrolled in three Islamic educational institutions in Bandung, each representing one curriculum model. A closed-ended questionnaire using a four point Likert scale was administered, and data were analyzed using the Kruskal-Wallis test followed by Bonferroni-adjusted Pairwise Comparisons due to the non normal distribution of data. Results: The findings indicate that the contemporary curriculum management model demonstrated the highest level of perceived effectiveness (mean = 3.50), followed by the modern model (mean = 3.25) and the classical model (mean = 2.93), with statistically significant differences among the groups (p < 0.05). Conclusion: These results emphasize the importance of developing an integrative and contextually responsive curriculum management approach a one that remains grounded in Islamic values while adapting to modern pedagogical and technological demands in to improve the quality and sustainability of Islamic education in a holistic manner.