Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Membaca Pendidikan Islam dalam Lensa Madzhab Kritis: Kritik terhadap Hegemoni Kurikulum Konservatif di Era Kurikulum Merdeka: Penelitian Ashri Hidayati; Purwoko, Purwoko; Ifah Khadijah; Usep Suherman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1495

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan Islam dalam kerangka Kurikulum Merdeka melalui pendekatan kritis sebagai respons terhadap dominasi paradigma konservatif. Pendidikan Islam di Indonesia masih cenderung normatif dan tekstual, yang membatasi ruang refleksi dan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengacu pada pemikiran teoretikus pendidikan kritis dan penelitian kontemporer tentang reformasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi kurikulum konservatif menghambat pengembangan kemampuan berpikir kritis dan potensi transformatif pendidikan Islam. Pendekatan kritis, sebagaimana dikembangkan oleh Paulo Freire dan dikontekstualisasikan dalam pendidikan Islam, mampu mendorong kesadaran sosial, keterlibatan aktif, dan orientasi pembebasan dalam pembelajaran. Namun, efektivitas pendekatan ini dipengaruhi oleh konteks sosial, budaya, dan kelembagaan. Oleh karena itu, pendidikan Islam di era Kurikulum Merdeka memerlukan strategi integratif yang menggabungkan nilai-nilai keislaman dengan pedagogi kritis secara kontekstual dan berkelanjutan.
Inovasi Kurikulum dan Integrasi Ilmu Pengetahuan Modern dalam Pendidikan Islam: Kajian Literatur Taufiq, Ridwan; Wahyudi, Adji Wahab; Asiyah, Getta Siti; Suherman, Usep; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1671

Abstract

The primary objective of this study is to identify the key aspects of curriculum transformation, challenges in implementation, and the benefits of integrating scientific and religious values. This research employs a qualitative-descriptive approach through literature review. The findings reveal that interdisciplinary approaches, the use of technologies such as artificial intelligence (AI) and e-learning, and competency-based assessment constitute the core strategies of curriculum innovation. Moreover, the integration of modern scientific knowledge with Islamic values demonstrates strong potential in creating holistic and contextual education. The challenges encountered include teacher readiness, unequal access to technology, and resistance to change. In conclusion, an integrative curriculum model not only enhances the quality of learning but also contributes to the development of Muslim learners who are adaptive, competitive, and ethically grounded.ABSTRAKTujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aspek-aspek perubahan kurikulum, tantangan implementasinya, serta manfaat integrasi nilai-nilai sains dan agama. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner, penggunaan teknologi seperti AI dan e-learning, serta penilaian berbasis kompetensi menjadi strategi utama dalam inovasi kurikulum. Selain itu, konsep integrasi ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai Islam menunjukkan potensi dalam menciptakan pendidikan yang holistik dan kontekstual. Tantangan yang dihadapi mencakup kesiapan guru, akses teknologi yang belum merata, serta resistensi terhadap perubahan. Simpulan dari makalah ini adalah bahwa inovasi kurikulum yang integratif tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membentuk generasi Muslim yang adaptif, kompetitif, dan berakhlak mulia.
Menakar Ulang Kebijakan Pendidikan Islam: Studi Literatur atas Ketidaksesuaian Regulasi dan Praktik Lapangan Badruzaman, Tjetjep Ismail; Maulana, Muhammad Rizal; Fauzi, Wildi Ahmad; Suherman, Usep; Sukandar, Ahmad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i4.1696

Abstract

The disharmony between national education policies and the specific characteristics of Islamic education remains a fundamental issue in the development of Indonesia’s education system. This study aims to critically examine the dynamics of policy and reform in Islamic education amid the challenges of globalization, digital transformation, and decentralized governance. A qualitative-descriptive approach was employed using a library research method, analyzing policy documents, scholarly articles, and statistical data from the Ministry of Religious Affairs and the Central Statistics Agency (BPS). The findings reveal significant implementation gaps in curriculum design, funding schemes, digitalization, and teacher certification, which have negatively affected the quality and effectiveness of Islamic educational institutions. These policy misalignments have led to the marginalization of madrasahs in regional autonomy, the weakening of social legitimacy for Islamic education, and insufficient integration of Islamic values within the national education framework. The study recommends a value-based, participatory, and context-sensitive policy harmonization to strengthen the role of Islamic education in national development.ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis dinamika kebijakan dan reformasi pendidikan Islam di tengah tantangan globalisasi, transformasi digital, dan desentralisasi pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, melalui penelusuran dokumen kebijakan, artikel jurnal ilmiah, serta data statistik dari Kementerian Agama dan BPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan implementatif pada aspek kurikulum, pendanaan, digitalisasi, dan sertifikasi guru madrasah yang berdampak pada rendahnya kualitas dan efektivitas lembaga pendidikan Islam. Implikasi dari disharmoni ini mencakup marginalisasi madrasah dalam sistem otonomi daerah, rendahnya legitimasi sosial pendidikan Islam, dan lemahnya integrasi nilai-nilai keislaman dalam kebijakan pendidikan umum. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya harmonisasi kebijakan yang berbasis nilai, partisipatif, dan kontekstual, guna memperkuat peran pendidikan Islam dalam pembangunan bangsa.
Integrasi Teknologi Pendidikan Islam Dalam Meningkatkan Pembelajaran Efektif di Sekolah Dasar Andriyani, Ani; Ismawati, Iis; Lusepi; Sukandar, Ahmad; Suherman, Usep
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i3.1514

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan signifikan dalam dunia pendidikan. Termasuk dalam pembelajaran Pendiidkan Agama Islam (PAI). Tantangan era digital menuntut sistem pembelajaran yang PAI yang adaftif, interaktif dan relevan dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas integrasi teknologi dalam pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) di sekolah dasar, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pendekatan literature Review/studi kepustakaan. Literature Review dipilih untuk mengetahui efetivitas integrasi teknologi pendidikan islam dalam meningkatkan pembelajaran efektif . Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil hasil penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan jurnal online nasional dan prosiding ilmiah. Berdasarkan analisis terhadap 10 penelitian terpilih yang diterbitkan antara tahun 2023 sampai 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI adalah sebuah kebutuhan yang penting di era digital saat ini. Dengan pemanfaatan teknologi, pembelajaran PAI dapat menjadi lebih interaktif, fleksibel dan menarik bagi siswa. Teknologi memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran secara luas, memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran islam, dan menerapkan dalam kehidupan sehari hari melalui cara cara yang relevan dan inovatif. Teknologi juga mempermudah proses penyampaian materi dan memeprkaya metode pengajaran.
Efektifitas Pembelajaran IPA Secara Luring di SDN Pasir Pogor Kelas 6E Iqbar, Muhamad; Hoerudin, Nandang; Suherman, Usep
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/cjiipd.v8i1.8152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas pembelajaran luring setelah bergantinya dari pembelajaran secara daring. Penelitian ini merupakan menggunakan metode kuantitatif deskriptif menggunakan sebuah media online yaitu google form. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 6E SDN Pasir Pogor dengan rata-rata usia 12 tahun. Hasil penelitian menggambarkan bahwa siswa lebih efektif dalam memahami mata pelajaran IPA yang dilaksanakan secara luring dengan persantase 83%. Harapan kedepannya untuk kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dengan tatap muka. Kendala dalam pembelajaran luring terdapat beberapa yang perlu diperhatikan yaitu seperti keributan di kelas. Sehingga sebagian siswa merasa terganggu oleh hal tersebut dengan persentase 23%.
Deep Learning-Based Planning Model for Islamic Education in Indonesian Integrated Schools Sulastri, Neneng; Anwar, Saeful; Suherman, Usep; Cipta, Eliva Sukma
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2024): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v5i2.1734

Abstract

The digital transformation in education necessitates a new approach to teaching Islamic Religious Education (IRE), particularly in the context of SMPIT Fitrah Insani Leles Garut. This study addresses the integration of deep learning (DL) methods into IRE learning planning, a topic that has rarely been researched. Using a qualitative approach with an intrinsic case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies. The focus was on exploring the integration of the DL curriculum, institutional readiness, teacher preparedness, and the development of a DL-based IRE learning planning model. The findings revealed that the integration of DL into the IRE curriculum is still in its early stages, with limited digital infrastructure and low teacher pedagogical literacy. However, quantitative results indicated a positive trend, with students showing a 30% increase in engagement when using DL-based methods, especially in project-based learning and contextual activities. Despite these early successes, a systematic DL-based IRE learning planning model is necessary for further development, supported by policies, teacher training, and infrastructure improvement. This study contributes to the development of a technology-based Islamic curriculum that is contextual, adaptable to the 21st-century educational landscape, and demonstrates potential for improving IRE learning outcomes.
THEMATIC-INTEGRATIVE PARADIGM OF CURRICULUM AND PAI LEARNING DEVELOPMENT IN MADRASAHS OR SCHOOLS (THEORETICAL STUDY) Nurmasihin, Nurmasihin; Khadijah, Ifah; Suherman, Usep
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/fj.v5i2.4519

Abstract

This study aims to examine the thematic-integrative paradigm in the development of curriculum and learning in Islamic Religious Education (PAI) at madrasahs or schools through a literature review approach. This paradigm offers a solution to the challenge of fragmented learning by integrating Islamic values into cross-subject themes in a contextual and holistic manner. The literature study method is used to analyze theories, concepts, and previous research findings relevant to the integrative approach in Islamic education. The findings indicate that the thematic-integrative approach enhances the effectiveness of PAI learning, supports value internalization, and shapes students' character in spiritual, intellectual, and social dimensions. The successful implementation of this paradigm is strongly influenced by teacher competence, institutional support, and the availability of adaptive curriculum tools. Therefore, strengthening teacher training and providing systemic support are key to realizing a more transformative and relevant PAI learning experience for today’s educational needs.
Problem-Based Learning sebagai Strategi Penguatan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Fazrin, Intan Solihat; Azizah, Aulia Rahma; Jesinca Aliyyah; Aini, Isna Nurul; Usep Suherman
TSAQAFATUNA : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2025): Pendidikan Islam Berbasis Kritis, Kolaboratif, dan Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tsaqafatuna.v7i1.604

Abstract

Although Problem-Based Learning (PBL) has been proven effective in improving critical thinking and problem-solving skills, its application in Islamic Religious Education (IRE) at the senior high school level has rarely been studied. IRE learning tends to be passive and theoretical. As a result, students are unable to relate religious values to real-life issues, making learning less contextual and transformative. This study aims to explore in depth the application of Problem-Based Learning (PBL) in building conceptual understanding and developing critical thinking skills of students in Islamic Religious Education (IRE) at SMA Negeri 1 Leles, Garut. Through a case study approach, data was collected through semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis, involving PAI teachers, the school principal, and students as key participants. The results of the study indicate that the implementation of PBL enhances students' active participation, encourages critical discussion, and connects learning materials with current issues. Teachers reported an improved collaborative and dynamic classroom atmosphere, while students acknowledged gaining a deeper understanding of Islamic values. This study highlights the potential of PBL as a pedagogical approach aligned with the objectives of PAI, namely fostering reflective thinking and building a moral foundation. However, successful implementation of PBL requires institutional support, professional training for teachers, and availability of resources. This study provides initial insights and opens opportunities for further large-scale and longitudinal research.
Teachers' Strategies in Integrating Digital Learning Me-dia to Achieve Basic Competencies in Islamic Education in Elementary Schools S Sopandi; Usep Suherman
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 6 No. 1.1 (2025): SPECIAL COLLECTION IN ISLAMIC EDUCATION
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v6i1.1.613

Abstract

This study aims to explore teachers' strategies in integrating digital learning media to support the achievement of basic competencies in Islamic Education (PAI) at elementary schools. The research focuses on teachers' practices at SDN Cipeundeuy, Bandung Regency, in responding to digital learning challenges amid infrastructure limitations and limited access to technology. A qualitative descriptive approach with a case study design was employed. Data collection was conducted through classroom observation, semi-structured interviews, and documentation of teaching materials. Data analysis was performed using the interactive model of Miles and Huberman, encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that IRE teachers actively utilize digital media such as educational videos, quiz applications (Kahoot, Quizizz), and WhatsApp as a medium for distributing learning materials. The use of these media had a positive impact on student engagement and understanding of the material, as indicated by an increase in the average score from 70 to 85. Adaptive strategies were also implemented in the form of hybrid learning and digital-based projects such as infographics on Islamic values. Despite facing challenges related to limited devices and technical competencies, teachers demonstrated increased professionalism through self-directed training and collaboration in Teacher Working Groups (KKG). This study concludes that the integration of digital media can be an effective pedagogical approach in PAI learning, with the proviso that there is ongoing support for infrastructure strengthening and teacher capacity building. This study makes an important contribution to the development of contextual, participatory, and relevant digital-based religious education that meets the needs of the 21st century
Pengaruh Kepemimpinan Madrasah, Supervisi Klinis, dan Komunikasi Interpersonal terhadap Motivasi dan Kinerja Guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Garut Suherman, Usep; Supiana, Supiana; Mulyasana, Dedi; Nursobah, Asep
Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/shibyan.v1i1.2752

Abstract

Kinerja adalah kondisi yang tidak tetap yang bisa dipengaruhi baik positif maupun negatif oleh sudut pandang seseorang dan nilai-nilai yang mereka miliki. Kinerja guru di madrasah aliyah memiliki kaitan langsung maupun tidak langsung dengan bagaimana mereka melihat kepemimpinan kepala madrasah. Kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai tujuan lembaga ini. Selain itu, sebagai pemimpin organisasi, kepala madrasah bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kinerja guru di madrasah tersebut. Menciptakan lingkungan kerja yang baik dapat meningkatkan motivasi dan loyalitas guru, meskipun mereka memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang diri mereka sendiri. Kinerja guru dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal seperti kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, komunikasi interpersonal, dan faktor-faktor lainnya. Inilah mengapa penelitian ini dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, dan komunikasi interpersonal memengaruhi motivasi kerja guru-guru di Madrasah Aliyah di Kabupaten Garut. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori Maier tentang kinerja, yang mengatakan bahwa kinerja adalah hasil dari motivasi dan kemampuan dasar. Selain itu, teori Maslow tentang kebutuhan bertingkat juga digunakan, yang mengklasifikasikan kebutuhan manusia menjadi beberapa tingkatan seperti kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel penelitian dipilih secara acak dengan 182 guru sebagai responden, dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah, supervisi klinis, dan komunikasi interpersonal memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja guru dengan tingkat signifikansi yang cukup rendah (kurang dari 0,05). Secara bersama-sama, komunikasi interpersonal, motivasi kerja, dan supervisi klinis menjelaskan sekitar 54,3% perubahan dalam kinerja guru, dengan pengaruh langsung yang sangat kecil (sekitar 0,01%), sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak ada dalam model penelitian ini.