Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Lama Simpan Terhadap Berat Telur dan Kerabang Telur Ayam Ras Rokhayati, Umbang Arif
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 20 No. 2 (2023): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v20i2.1115

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh lama simpan telur ayam ras terhadap berat dan permukaan kerabang. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 – 31 Maret 2023 di Laboratorium Teknologi Pakan Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo. Rancangan acak lengkap (RAL) yaitu telur ayam ras dengan perlakuan lama penyimpanan 0, 6, 12, 18 hari pada suhu ruang dan 4 kali ulangan pada setiap ulangan terdiri dari 15 butir telur. Variabel yang diamati adalah berat telur dan berat kerabang. Data analisis menggunakan analisis dengan sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan terjadi pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap berat telur dan kerabang. Lama penyimpanan telur ayam ras selama 1, 6, 12, dan 18 hari mengakibatkan terjadinya penurunan pada berat telur ayam, namun masih bisa dikonsumsi. Hal tesebut dapat disebabkan karena pengaruh dari suhu penyimpanan, kelembaban relatif, dan porositas kerabang telur.
INOVASI PENGOLAHAN SUSU KAMBING MENJADI CEMILAN SUSU GORENG MENGGUNAKAN MEDIA PEMASARAN FACEBOOK DESA PANCAKARSA KECAMATAN TALUDITI KABUPATEN POHUWATO Rokhayati, Umbang Arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDesa Pancakarsa salah satu desa yang sebagian merupakan daerah dataran yang subur sehingga menjadikan mayoritas mata pencaharian penduduknya sebagai petani dan peternak, diantaranya sapi potong, sapi perah dan kambing perah. Karena keberhasilan budidaya kambing perah di desa pancakarsa maka diperlukan adanya pengelolaan susu kambing menjadi inovasi pengolahan susu kambing menjadi cemilan susu goreng. Kegiatan inovasi pengolahan susu kambing dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu persiapan penyuluhan, pelatihan, dan dilanjutkan dengan praktik. Kegiatan ini di ikuti oleh peserta sebanyak 25 orang dimana terdiri dari ibu-ibu PKK. Kegiatan dilaksanankan pada tanggal 8 - 9 September tahun 2025 bertempat di Balai Desa Pancakarsa Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Hasil dari kegiatan ini masyarakat mempunyai tingkat antusias dan tertarik dalam Inovasi produk pengolahan susu serta pemasaran digital melalui platplorn Facebook. Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman tentang Inovasi pengolahan susu kambing menjadi produk olahan yang bernilai tambah dan cara efektif memasarkan produk melalui media sosial dengan bantuan platform media sosial facebook marketplace.Kata kunci: susu kambing perah, susu goreng, pelatihan, digital marketing, facebook marketplace, desa pancakarsa
QUALITY OF CRUDE PROTEIN AND ORGANOLEPTIC PROPERTIES OF FRIED MILK MADE FROM GOAT MILK WITH PLAIN YOGURT AS A COAGULANT Umbang Arif Rokhayati; Tri Ananda Erwin Nugroho
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v3i2.1928

Abstract

Fried milk is a traditional dairy product made from goat's milk. This research was conducted at the Animal Products Technology Laboratory, Department of Animal Science, Faculty of Agriculture, Universitas Negeri Gorontalo, from October to November 2025. The purpose of this study was to determine the effect of using papain as a coagulant on the crude protein and organoleptic properties of fried milk made from goat's milk. The research used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. The treatments were as follows: P1: Papaya sap 0.05% + plain yogurt 1% of milk volume, P2: Papaya sap 0.05% + plain yogurt 1.5% of milk volume, P3: Papaya sap 0.5% + plain yogurt 2% of milk volume, P4: Papaya sap 0.5% + plain yogurt 2.5% of milk volume. The variables studied include crude protein content and organoleptic tests (color, taste, aroma, and texture). The research results show that the treatment significantly affects crude protein (P<0.05) and produces a slightly fine texture, color, taste, and aroma of fried milk that is preferred by the panelists. The best results for fried milk were obtained with treatment P3: 0.5% Papaya sap + 2% plain yogurt by milk volume, and P4: 0.5% Papaya sap + 2.5% plain yogurt by milk volume.
KUALITAS KIMIA SUSU SAPI DALAM PEMBUATAN YOGHURT YANG DI SUBSTITUSI DENGAN SARI KACANG MERAH: CHEMICAL QUALITY OF COW'S MILK IN MAKING YOGHURT WHICH IS SUBSTITUTED WITH RED BEAN EXTRACT Umbang Arif Rokhayati
JURAGAN - Jurnal Agroteknologi Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/juragan.v4i1.1794

Abstract

ABSTRAKYoghurt adalah produk yang dibuat dari susu yang telah dipasteurisasi dan difermentasi menggunakan bakteri tertentu untuk menghasilkan rasa, aroma, dan keasaman yang unik, baik dengan atau tanpa bahan lain. Kacang merah mengandung jenis karbohidrat yang berbeda dengan susu sapi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Desember 2025 di Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan memiliki dua faktor, faktor pertama (I) proporsi susu sapi dan sari kacang merah, yaitu 20:50; 40:40; 50:20, dan kedua (II) yaitu konsentrasi stater yang digunakan dalam pembuatan yogurt yaitu sebanyak 5%, 10%, dan 15%. Masing-masing perlakuan di ulang sebanyak 2 kali. Hasil perlakuan terbaik akan diuji kimia meliputi kadar protein, kadar lemak, dan kadar abu serta pH. Uji Kualitas kimia perlakuan terbaik protein 3,44%, lemak 2,32%, kadar abu 0,76%, dan tingkat keasaman (pH) 4,14. Kata Kunci : Yoghurt, Susu Sapi, Sari Kacang Merah.
Chemical Quality Of Milk From Ettawa-Crossed Goats During Various Lactation Periods In Tunggulo Village, Limboto District, Gorontalo Regency Rokhayati, Umbang Arif; Nugroho, Tri Ananda Erwin
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 02 (2026): International Journal of Technology and Education Research (IJETER)
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i02.3343

Abstract

PE goats are a dual-purpose goat breed, used for both milk and meat production. Goat milk is a source of animal protein that is increasingly in demand by the public. The chemical quality of goat milk is thought to vary from farm to farm. This study aims to determine the quality of Ettawa crossbred goat milk during various lactation periods in Tunggulo Village, Limboto District, Gorontalo Regency. This research was conducted from January to March 2026 at the Animal Husbandry Laboratory, Faculty of Agriculture, Gorontalo State University. The method used was a case study. The data used consisted of primary and secondary data. The parameters tested were fat and protein content. The average protein content between the 1st, 2nd, 3rd, and 4th lactations was 5.38%; 5.15%; 5.03%; and 4.83%, respectively. The average fat content between the 1st, 2nd, 3rd, and 4th lactations was 5.11%; 4.16%; 4.44%; and 6.31%, respectively. It was concluded that the highest protein content was found in P1 (Lactation 1) at 5.38%, while the highest fat content was found in P4 (Lactation 4) at 6.31%.
Penyuluhan Pemeliharaan Kambing Perah PE dan Pengenalan Rumput Unggul Sebagai Pakan Alternatif  Di Desa Tulabolo Barat Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango Umbang Arif Rokhayati
BEKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masarakat Vol. 5 No. 1 (2026): BEKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masarakat
Publisher : Yayasan Citra Dharma Cindekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56480/bekti.v5i1.70

Abstract

This community activity aims to improve farmers understanding of PE dairy goat maintenance management and the introduction of superior types of grass as forage as well as the ability of farmers in cultivating superior grass such as elephant grass, odot grass. Community service activities were carried out in January – March 2026 in west Tulabolo Village, East Suwawa District, Bone Bolango Regency. The activity method was carried out in the form of  counseling including lectures, discussions containing material on dairy goat maintenance management and the introduction of superior grass as animal feed. The community service activity ran smoothy and provided benefits to farmers in Tulabolo Village, East Suwawa District, Bone Bolango Regency. Farmers better understand the maintenance management system and superior types of grass thet are good for livestock production.
PENGARUH FERMENTASI TERHADAP KUALITAS PROBIOTIK DALAM YOGHURT SUSU KAMBING Umbang Arif Rokhayati; Sri Yenny Pateda; Muhammad Sayuti M; Tri Ananda Erwin Nugroho
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.38107

Abstract

The purpose of this study was to determine and understand the effect of the fermentation process on the quality of probiotics in goat milk yogurt, in order to obtain the optimal formulation and fermentation conditions for producing yogurt products with high functional value that are suitable for development as probiotic foods. This study was an experimental study with a completely randomized design (CRD), using fermentation time variation as the treatment. The independent variables are fermentation time (4 hours, 6 hours, 8 hours, 10 hours), while the dependent variables are probiotic viability, physicochemical characteristics, and organoleptic properties. Based on the research that has been conducted, it was found that the lowest viability value of lactic acid bacteria (LAB) was recorded in the 4-hour fermentation (1.9 × 10⁵ CFU/mL), while the highest viability occurred in the 10-hour fermentation (6.5 × 10⁶ CFU/mL). The pH value of yogurt decreases as fermentation time increases. The highest pH was found in the 4-hour fermentation (4.74), while the lowest pH occurred in the 10-hour fermentation (3.86). The organoleptic (hedonic) test results showed that the most preferred taste was obtained from 6 hours of fermentation (hedonic value of 2.28); the most preferred aroma was obtained from 4 hours of fermentation (hedonic value of 1.40); and the most preferred texture was obtained from 8 hours of fermentation (hedonic value of 1.72). Overall, fermentation time has a significant effect on the quality of goat milk probiotic yogurt, both in terms of BAL viability, acidity (pH), and sensory (organoleptic) characteristics, with the best balance between probiotic quality and consumer acceptance at 10 hours of fermentation.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Jagung Dan Tepung Rumput Laut Terhadap Bagian-Bagian Organ Dalam Ayam Broiler Yasri Mar&#039;atunisa Deluku; Umbang Arif Rokhayati; Tri Ananda Erwin Nugroho; Syukri I. Gubali; Nibras Karnain Laya
Jurnal Sains Ternak Tropis Vol 4, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/jstt.4.1.10-19.2026

Abstract

This study aims to analyze the effect of feeding corn leaf flour and seaweed flour on the internal organs of broiler chickens (liver, heart, gizzard, and spleen) raised in slatted cages. This study used a completely randomized design (CRD) with 6 treatments and 4 replicates, involving 96 broiler chickens. The variables observed included liver, heart, gizzard, and spleen weight. The results of the ANOVA statistical analysis showed that feeding a mixture of corn leaf flour and seaweed flour significantly (P<0.05) affected the liver, heart, gizzard, and spleen weight of broiler chickens. The treatments with alternative feed combinations (P3, P4, and P5) produced higher average organ weights compared to the control (P0). This increase in organ weight indicates physiological adaptation and increased metabolic activity and immune system of broiler chickens, without indicating pathological conditions. The conclusion is that this study can provide information for farmers in selecting alternative feed to improve broiler chicken productivity.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pakan yang mengandung tepung daun jagung dan tepung rumput laut terhadap bagian-bagian organ dalam ayam broiler (hati, jantung, gizzard, dan limfa) yang dipelihara pada kandang slat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, melibatkan 96 ekor ayam broiler. Variabel yang diamati meliputi bobot hati, jantung, gizzard, dan limpa. Hasil analisis statistik ANOVA menunjukkan bahwa pemberian campuran tepung daun jagung dan tepung rumput laut secara nyata (P<0,05) mempengaruhi bobot hati, jantung, gizzard, dan limpa ayam broiler. Perlakuan dengan kombinasi pakan alternatif (P3, P4, dan P5) menghasilkan rata-rata bobot organ yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol (P0). Peningkatan bobot organ ini menunjukkan adaptasi fisiologis dan peningkatan aktivitas metabolisme serta sistem imun ayam broiler, tanpa mengindikasikan kondisi patologis. Kesimpulan bahwa penelitian ini dapat memberikan informasi bagi peternak dalam memilih pakan alternatif untuk meningkatkan produktivitas ayam broiler.
Analisis Margin dan Efisiensi Pemasaran Ayam Broiler Pada Farm PT Anugerah Kartika Agro Di Kecamatan Suwawa Sintya Ilahude; La Ode Sahara; Alim Saleh Niode; Sri Yenny Pateda; Umbang Arif Rokhayati
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis margin pemasaran, farmer’s share, serta tingkat efisiensi distribusi ayam broiler pada Farm PT Anugerah Kartika Agro (AKA) di Kecamatan Suwawa. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif, perhitungan margin pemasaran, farmer’s share, serta efisiensi pemasaran. Responden penelitian meliputi pimpinan dan karyawan perusahaan inti, peternak plasma, pedagang besar, serta pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pemasaran ayam broiler di Farm PT AKA menggunakan dua pola saluran distribusi tidak langsung. Margin pemasaran pada Saluran Distribusi I sebesar Rp12.350 per ekor, sedangkan pada Saluran Distribusi II sebesar Rp7.350 per ekor. Nilai farmer’s share pada Saluran Distribusi I mencapai 84,56%, sementara pada Saluran Distribusi II sebesar 90,20%. Tingkat efisiensi pemasaran pada Saluran Distribusi I sebesar 2,50% dan pada Saluran Distribusi II sebesar 1,33%. Kedua saluran tergolong efisien, Saluran Distribusi II menunjukkan tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan Saluran Distribusi I.
PENYULUHAN TENTANG PENINGKATAN PEMELIHARAAN SERTA PEMBERIAN PAKAN KAMBING PERANAKAN ETTAWA SEBAGAI TERNAK KAMBING PERAH DI DESA PONE KECAMATAN LIMBOTO BARAT KABUPATEN BONE BOLANGO Umbang Arif Rokhayati; Tri Ananda Erwin Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ternak kambing perah masih cenderung dalam pemeliharaan dengan system konvensional saja, karena mereka menjadikan peternakan kambing ini sebagai ternak sampingan dari pengahasilan utamanya yaitu pertanian. Peternak sering kali tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang manajemen pemeliharaan yang baik, menejemen pemberian pakan yang efisien, teknik manajemen kesehatan ternak, serta cara meningkatkan kualitas susu kambing PE. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pemeliharaan kambing PE sebagai ternak kambing perah di Desa Pone Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada bulan Januari-Maret 2026 di Desa Pone, kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan diskusi. Kelebihan kegiatan ini adalah metode yang digunakan bersifat aplikatif, melibatkan ceramah, diskusi, dan praktik langsung, sehingga memudahkan peternak dalam memahami materi dan mengaplikasikannya di lapangan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peternak dalam membuat formulasi pakan seimbang berbasis bahan lokal serta memahami pentingnya sanitasi kandang.