Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Hubungan Persepsi Mahasiswa Keperawatan Terhadap Pola Asuh Orangtua Dengan Tingkat Percaya Diri Mara Imbang Satriawan Hasiolan; Fauziah H Wada; Maratun Shoaliha; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja dalam rentan usia 10-21 tahun, merupakan kelompok usia yang dapat dikatakan sebagai remaja. Pada usia ini remaja akan cenderung merasa labil dan emosional serta perasaan yang dapat berubah degan cepat, misalnya, rasa kepercayaan diri seseorang yang tiba-tiba berubah menjadi ragu-ragu. Aspek penting dalam diri seorang remaja adalah kepercayaan diri yang terkadang akan mengalami banyak masalah dalam dirinya, dan tidak semua orang memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi. Dalam mebentuk rasa kepercayaan diri seorang anak pasti tidak terlepas dari peran dan pola asuh yang diberikan oleh orangtua. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua terhadap tingkat percaya diri pada mahasiswa prodi S1 Keperawatan di STIKES Bani Saleh Kota Bekasi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menjelaskan korelasi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian 89 mahasiswa prodi S1 Keperawatan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisa data menggunakan Chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini sebanyak (65.2%) remaja mendapatkan pola asuh demokratis memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan (21.3%) memiliki kepercayaan diri sedang dibanding dengan yang mendapatkan pola asuh permisif (7.9%) memiliki kepercayaan diri sedang dan (5.5%) memiliki kepercayaan diri tinggi dengan nilai P value 0.017 <a= 0.05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh orangtua dengan tingkat percaya diri pada mahasiswa prodi S1 Keperawatan di STIKES Bani Saleh Kota Bekasi
Gambaran Perilaku Ibu Hamil Mencari Informasi Kesehatan Tentang Kehamilan Di Wilayah Puskesmas Aren Jaya Kota Bekasi Fauziah H Wada; Kania Wulan Saputri; Mara Imbang Satriawan Hasiolan; Desrinah Harahap; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan suatu anugerah yang didambakan oleh setiap perempuan sebagai calon ibu. Ibu hamil harus menjaga dirinya sendiri dan janin nya secara mandiri di rumah salah satunya dengan mencari informasi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui Gambaran perilaku ibu hamil mencari informasi kesehatan tentang kehamilan di Wilayah Puskesmas Aren Jaya Kota Bekasi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitis. Populasi dalam penelitian ini 125 responden. Hasil penelitian didapatkan karakteristik responden : usia 20-35 tahun (86,4%), trimester 3 (44,0%), ibu multigravida (51,2%), jumlah anak yang hidup 0 (39,2%), pemeriksaan kehamilan di Klinik (71,2%), pemeriksaan kehamilan dilakukan oleh bidan (77,6%), agama Islam (98,4%), suku di Pulau Jawa (96,0%), pendidikan SMA (62,4%), tidak bekerja (68,0%), alasan mencari informasi karena keingintahuan terkait kehamilan (99,2%), sumber informasi yang digunakan petugas kesehatan (95,2%), topik informasi kesehatan tentang kehamilan yaitu tentang pertumbuhan dan perkembangan janin sebanyak (99,2%). Penelitian ini dapat menjadi data dasar untuk pelaksanaan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) di fasilitas pelayanan kesehatan yang dapat diintegrasikan didalam asuhan kepeawatan.
Analisis Penokohan dan Nilai dalam Novel Anak Simfoni Persahabatan Karya Fakhri Violinist Filaili Ainun Jariyah; Indah Puspitasari; Raras Hafiidha Sari
Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya Vol. 3 No. 5 (2025): Oktober : Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/morfologi.v3i5.2319

Abstract

This study aims to find the values ​​contained in the novel shown through the characterization of the characters. These characterizations are related to the values ​​that occur in the lives of the characters in the novel Simfoni Persahabatan by Fakhri Violinist. This study uses a qualitative method with a structural approach that focuses on characterization and its relationship to educational values. Data were collected through document study techniques by carefully reading the novel and noting parts related to characterization, then analyzed using content analysis techniques to draw conclusions about the values ​​and messages contained in the novel. The results of the study show that the author successfully presents the characterization of two main characters, namely Nancy who has an arrogant nature and often insults others, and Bintang who is humble and always prays to God. Through the characterization of these two characters, the author conveys various educational values ​​including the value of simplicity, the spirit of pursuing ideals, moral education such as diligent study and humility, character education regarding respect for parents and teachers, the value of hard work, responsibility, patience in facing trials, the importance of admitting mistakes and forgiveness, and friendship. This research contributes to the world of education in utilizing children's literature as a medium for character formation, and provides references in selecting reading materials that suit the needs of children's character development.
ANALISIS PENGARUH VARIASI SPROCKET GEAR TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA SEPEDA LISTRIK Aditya Muhammad Saputra; Indah Puspitasari; Deni Nur Fauzi
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 9 No. 2 (2024): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak orang telah memikirkan cara untuk mencari energi alternatif yang ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pemakaian bahan bakar bensin yang mulai menipis. Sepeda listrik menjadi salah satu opsi teknologi alternatif yang dapat mengurangi pemakaian bahan bakar bensin. Sepeda listrik dilengkapi dengan sistem transmisi/pemindah tenaga sebagai pengantar output motor listrik ke roda belakang melalui rantai dan sprocket gear. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sprocket gear terhadap daya dan torsi sepeda listrik serta meningkatkan performa motor listrik agar lebih optimal dengan menggunakan tiga variasi sprocket gear yaitu 14-32 T, 14-36 T dan 14-40 T menggunakan metode pengambilan data melalui uji dynotest. Hasil pengujian sprocket gear 32 T, 36 T, dan 40 T menghasilkan peningkatan daya dan torsi yang paling optimal pada sprocket gear 36 T dengan daya maksimum sebesar 1.42 Hp dan torsi maksimum sebesar 40.01 N.m. Hal tersebut dikarenakan nilai gear raiso yang cukup besar yaitu 0.38 sehingga mampu menghasilkan daya dan torsi yang cukup besar dan stabil pada RPM rendah hingga RPM tinggi
Makna Eksistensial Mainan sebagai Simbol Kebertahanan Emosi Anak dalam Film Toy Story 3 Melysa, Melysa Putri Ayuningtyas; Ayuningtyas, Melysa Putri; Indah Puspitasari; Raras Hafiidha Sari
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 5 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/ertg1s40

Abstract

This study aims to uncover the existential meaning of toys as a symbol of children's emotional resilience in the film Toy Story 3. This Pixar film depicts the emotional journey between children and toys, which serve not only as entertainment but also as symbols of inner relationships, childhood memories, and the process of maturation. This study used a qualitative descriptive method with a symbolic and narrative analysis approach. Data were obtained through observation of scenes and dialogues of the main characters, namely Andy, Woody, and Buzz. The results show that the toys in this film represent the emotional existence of children who struggle to maintain affection, loyalty, and togetherness amidst life's changes. The scene where Andy parted with his toys culminates in an existential reflection on the meaning of loss and emotional maturity. Toy Story 3 teaches humanitarian values ​​about how humans, like toys, gain meaning in life through love, sacrifice, and togetherness. Keywords: Children’s Literature, Existential Meaning, Children's Emotions
FOLKLOR: FUNGSI DAN NILAI BUDAYA PADA MITOS SUMUR BUMBUNG DAN BUYUT NOLO Indah Puspitasari
Sasando Vol 5 No 1 (2022): SASANDO VOL 5 NO 1 APRIL 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v5i1.174

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui fungsi dan nilai budaya dalam mitos Sumur Bumbung dan Buyut Nolo yang berada di Dusun Kleco, desa Tanggungkramat, kecamatan Ploso, kabupaten Jombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pengamatan, wawancara, dan pencatatan. Fungsi dan nilai budaya mitos di desa Tanggung Kramat masih dijunjung tinggi dan dipercayai oleh masyarakat sekitar. Fungsi yang terkandung di dalam mitos di desa Tanggungkramat meliputi (1) sebagai sebuah bentuk hiburan, masyarakat mengadakan sedekah desa untuk tujuan tertentu; (2) Sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, masyarakat meminta pertolongan ketiga tokoh mitos tersebut agar apa yang direncanakan berjalan dengan lancar; (3) sebagai alat pendidikan anak-anak, menanamkan sikap yang amanah dan tolong menolong; (4) sebagai alat pemaksa dn pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi anggota kolektifnya, adanya aturan atau larangan yang harus dipatuhi atrau dilaksanakan oleh masyarakat. Nilai budaya yang terkandung dalam mitos meliputi, (1) Nilai didaktik, mencakup sikap gotong royong dan kepedulian tokoh terhadap orang lain; (2) Nilai etik, kebaikan para tokoh dibalas kebaikan pula oleh masyarakat; (3) Nilai religius, dalam mitos ini lebih cenderung pada mistik, yang hubungan antara kesatuan dan kesan antara al khalik dan makhluknya.
ANALISIS PELESTARIAN FOLKLOR REMAJA PADA MOTIF BATIK (STUDI KASUS PERKEMBANGAN MOTIF BATIK DI SURAKARTA) Renzi Noviana; Indah Puspitasari; Omy Marissa Verdiani; Ninik Nitasari; Mohamad Rizki Azhar; Maria Reginatasya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.17709

Abstract

Batik is a handicraft that has a variety of motifs with a philosophy. Batik motifs have experienced rapid development adapting to the times. In an effort to preserve batik, there needs to be involvement of various parties, especially teenagers or millennials. Our findings show that there is a problem, namely the lack of attention or awareness of teenagers towards batik as a cultural symbol, especially the philosophy of the batik motif itself. The aim of this research is to analyze the strengthening of local cultural values ​​among teenagers through preserving youth folklore in batik motifs and providing an understanding of the philosophy of batik motifs. This research was conducted in Surakarta, namely in Kampung Batik Laweyan, precisely at Batik Mahkota Laweyan, and Kampung Batik Kauman, precisely in Batik Gunawan Setiawan. The research method used is a qualitative research method with a case study approach. The research results show that there are different characteristics in the two batik industries, where Batik Mahkota Laweyan focuses on developing contemporary motifs while Batik Gunawan Setiawan focuses on preserving traditional motifs. In this case, there are several considerations for teenagers when choosing batik, including contemporary motifs, calm coloring, and simple clothing styles. The classification of batik motifs that are in accordance with the characteristics of youth folklore includes the Sidomukti motif, Parang motif, Truntum motif, Satrio Manah motif, Semen Rante motif, Wahyu Tumurun motif, Wirasat motif, Pisang Bali motif, as well as the Millennial motif which includes the Maestro and Maestro Super motifs.
Pengaruh Endorphin Massage terhadap Produksi ASI pada Ibu Post Partum: The Effect of Endorphin Massage on Breast Milk Production in Post-Partum Mothers Ariani, Nur Cahya; Azizah, Noor; Indah Puspitasari
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v8i2.4339

Abstract

Breast milk is the most essential need for infants and serves as a natural source of nutrition that plays a crucial role in infant growth, development, and intelligence. One of the problems in breastfeeding on the first day after birth is related to maternal factors, particularly the lack of oxytocin hormone stimulation, which affects the lactation process. Non-pharmacological management to increase breast milk production includes performing endorphin massage to stimulate milk production. Endorphin massage provides relaxation and comfort during the lactation period, thereby enhancing the posterior pituitary response to produce oxytocin, which increases breast milk production. The purpose of this study was to determine the effect of endorphin massage on breast milk production in postpartum mothers. This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest approach, in which breast milk production was measured using a measuring cup before and after endorphin massage. The study population consisted of 94 postpartum mothers, and 48 were selected as samples using purposive sampling techniques. Data were collected through observation sheets before and after the intervention, and breast milk production was measured using a measuring cup. Data were analyzed using the paired sample t-test. The results showed that breast milk production in postpartum mothers had a significant difference between pretest and posttest, with a p-value of 0.001 (<0.05). It can be concluded that endorphin massage has a significant effect on increasing breast milk production in postpartum mothers at Ki Ageng Getas Pendowo Gubug Hospital.   Abstrak ASI merupakan kebutuhan utama yang terpenting bagi bayi dan merupakan nutrisi alami yang mengandung nutrisi yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi termasuk kecerdasannya. Masalah pemberian ASI pada hari pertama setelah bayi lahir disebabkan salah satunya oleh faktor ibu yaitu kurangnya stimulasi hormon oksitosin yang mempengaruhi proses laktasi. Penanganan non farmakologis untuk memperbanyak ASI salah satunya adalah dengan Keywords: Kata Kunci: melakukan endorphin massage untuk meningkatkan produksi ASI. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh endorphin massage terhadap produksi ASI pada ibu post partum. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian semu (Quasi eksperimental design) dengan rancangan penelitian pre test-post test dengan menggunakan gelas ukur yang dilakukan sebelum dan sedudah diberikan endorphin massage. Populasi dari penelitian ini adalah 94 ibu post partum. Sampel pada penelitian ini sebanyak 48 ibu post partum karena menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah dilakukan endorphin massage, produksi ASI di ukur dengan menggunakan gelas ukur, serta dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil dari penelitian yang dilakukan data produksi ASI pada ibu post partum nilai pretest dan post test diperoleh p-value = 0,001 (<0,05) sehingga disimpulkan ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan endorphin massage pada ibu post partum di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug.
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG JADWAL PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI JEPARA, JAWA TENGAH (STUDI EKSPLORATIF) Ika Tristanti; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1162

Abstract

Salah satu tujuan pembangunan di negara-negara di Dunia adalah meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu. Kesehatan ibu salah satunya ditingkatkan dengan menyediakan dan mempermudah akses pelayanan pemeriksaan pada ibu hamil atau dikenal dengan istilah antenatal care. Pelayanan pemeriksaan kehamilan yang tidak memadai atau dibawah standar dapat mempengaruhi kondisi kehamilan ibu dan janin yang akan dilahirkan nanti terutama ibu hamil dengan disertai komplikasi masalah kesehatan lainnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang waktu pemeriksaan kehamilanPenelitian ini merupakan penelitian cross-sectional eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di dua wilayah puskesmas yaitu Puskesmas Pecangaan  dan Puskesmas Kedung. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling dan jumlah sampel adalah 10  ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan di kedua puskesmas tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan jadwal wawancara semi terstruktur dan panduan kelompok terarah. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis isi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 responden berusia 20-35 tahun, semua sudah menikah, 7 berpendidikan dasar (tamatan SD atau SMP), 2 berpendidikan sekolah menengah  atas dan 1 berpendidikan tinggi, 6 orang bekerja , 3 orang telah memiliki anak. Dalam menilai pengetahuan ibu hamil tentang  waktu pemeriksaan kehamilan , Ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan di Bidan atau Puskesmas setelah mengalami terlambat bulan.Ibu hamil telah  menyadari pentingnya pemeriksaan kehamilan atau perawatan  antenatal , ibu hamil mengetahui jadwal atau waktu pemeriksaan kehamilan, ibu hamil mendapatkan informasi tentang jadwal pemeriksaan kehamilan dari bidan. Tetapi ibu hamil kurang mengetahui tentang fokus asuhan yang diberikan oleh ibu hamil pada tiap kali pemeriksaan kehamilan.
EVALUASI PROSES SISTEM RUJUKAN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN KESEHATAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA (FKTP) KABUPATEN JEPARA Irawati Indrianingrum; Indah Puspitasari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.930

Abstract

Pada era globalisasi ini pelayanan kesehatan terus berkembang dan bertambah maju seiring berjalannya waktu. Kesadaran tentang pentingnya jaminan perlindungan sosial terus berkembang sesuai amanat pada perubahan UUD 1945 Pasal 134 ayat 2, yaitu menyebutkan bahwa negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, maka pemerintah bertanggungjawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi komponen proses dalam Sistem Rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling dan dapat dikembangkan lagi dengan teknik snowball.Evaluasi proses sistem rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Kabupaten Jepara Terkait indikasi medis adalah sesuai dengan indikasi medis, sesuai kompetensi dan kapasitas dokter yang memeriksa apabila kompetensi diluar 144 diagnosa/jenis penyakit/spesialistik maka pasien dirujuk serta rujukan tidak atas permintan pasien sendiri Sedangkan pada prosedur rujukan BPJS Kesehatan sesuai dengan alur rujukan FKTP dan rujukan dilaksanakan secara berjenjang
Co-Authors Ade Ilham Gunaputra Aditya Muhammad Saputra Agung Budi Kurniawan Aisha Yulyanticha Ali Imron Ali Imron Aliffia, Aliffia Ananda Nova Ramadhani Ananda Putri Ningtiyas Andas, Amzal Mortin Anim Jauhariyah Anisha Pebymaharani Ariani, Nur Cahya Ashar Prima Asih Minarningtyas Ayuningtyas, Melysa Putri BAGUS WICAKSONO Bayu Ragil Pamungkas Bi Asngali Chusna Apriyanti Deni Nur Fauzi Desimaria Hia Desrinah Harahap Dewi Kusuma Wardani Dian Anggraini Dina Maisaroh Dwi ASTUTI Edita Pusparatri Eric Rico Ardiansyah Fauziah H Wada Fauziah H. Wada Fika Amanda Vemina Filaili Ainun Jariyah Fina Oktafiana Ghulam Giska Dhea Maharani Hafiidha Sari, Raras Ika Tristanti ika tristanti Ilma Nur Khasanah Ilyas, Asmiana Saputri Indah Puspitasari Indarto Yuwono Irawati Indrianingrum Juharyanto Juharyanto Kania Wulan Saputri Kartikawati Kusumaningrum Kholis Nur Faizin Kuntang Winangun Lina Erviana M. M. Putra Setiawan Mara Imbang Satriawan Hasiolan Maratun Shoaliha Mardiatmi Susilohati Maria Reginatasya Melysa, Melysa Putri Ayuningtyas Miratu Khasanah Moh. Aris Prasetiyanto Mohamad Rizki Azhar Mudrikatun Mudrikatun Muhammad Wildan Kamal Nabila Naila Amelia Naeli Muna NANANG ROMANDONI Ninik Nitasari Noor Azizah Novi Indah Riani Nuaf Maulana Nugroho Nur Aini Masruroh Nur Miladiyah Rahmah Oktavia Budianti Omy Marissa Verdiani Pandji Santosa Pipit Pelangi Prayogo Arie Bowo Puji Astuti Rahma Kartika Renzi Noviana Riza Yanti Sawitry Sawitry Shavira Aulia Zahra Siti Rohani Supardi - Syarifah Meutia Goce Syifa Nur Aini Widya Arum Indra Yustita Wigati, Atun Wiwin Winangsih Yusrini, Yusrini