Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analysis Of The Physical Quality Of Odot Grass Silage With The Addition Of Sago And Tapioca Flour Additives As Goat Animal Feed In Werwawan Hamlet, Lakor Subdistrict, Southwest Maluku Regency Sairudy, Albertus; Gairtua, Barnabas; Welerubun, Inggrid; Jesayas, Heryanus
Kalwedo Sains (KASA) Vol 3 No 1 (2022): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2022
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav3i1p13-19

Abstract

The success of the livestock business is supported by several factors, one of which is feed. Feed is everything that can be eaten, digested both in part and in whole without disturbing the health of the livestock that consume it. Feed is needed by livestock to meet the living needs of both production, and reproduction. Indonesia has a tropical climate that has two seasons, namely the rainy season and the dry season. Forage feed production fluctuates following the season, in the rainy season the availability of forage of abundant feed, in the dry season forage is very minimal. To overcome the constraints of lack of forage availability of feed there needs to be an alternative/policy with rational considerations and young and cheap obtained. One alternative is utilizing the advantages of greenery available during the rainy season to be utilized during the shortage of forage, namely by means / methods of making silage. In the manufacture of silage, if the basic material is not considered good / low quality then, it is necessary to add additional feed (silage additives). In addition, the addition of silage additives that function silage additives is to act as a fermentation stimulant, as a fermentation inhibitor, and also act as a substract. The basic ingredients in the study are odot grass and additional feed (silage additives (sago flour and tapioca). The topic of this study is the Analysis of Physical Quality of Silase Grass Odot With the Addition of Sago And Tapioca Flour Additives as Goat Animal Feed in Werwawan Hamlet, Lakor Subdistrict, Southwest Maluku Regency.
Analysis Of Physical Quality And Chemical Content Of Corn Crop Silage With The Addition Of Sago And Tapioca Flour Additives As Ruminant Animal Feed Sairudy, Albertus; Astuty, Andriyani; Utomo, Ristianto
Kalwedo Sains (KASA) Vol 3 No 1 (2022): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2022
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav3i1p40-54

Abstract

This study aims to find out the fission quality and chemical composition of corn crop silage with the addition of sago flour and tapioca as additives. This study includes three treatments, namely: (P0) corn crops 800 g without additives added, (P1) corn crops 800 g with the addition of 10% sago flour additives, and (P2) corn crops 800 g with the addition of 10% tapioca additives. Incubation time starts on days 7, 14, 21, and 28. The incubation time silage of days 7, 14, 21, and 28 was assessed for physical quality including color, smell, texture, and the presence of fungi using questionnaires filled out by five students as panelists. Silage incubation results of the 21st and 28 th days, in addition to being assessed for physical quality, also analyzed chemical composition including dry matter content (BK), organic matter (BO), coarse protein (PK), gauze fiber (SK), and NH3. Physical quality assessment data is analyzed descriptively while chemical composition data is analyzed statistically using randomized completely block desing (RCBD). If there is a difference in treatment, followed by Duncan's new multiple range test (DMRT). The results of the analysis of the physical quality of the silage of the corn plant as a whole are of good quality (yellowish-green color, sour smell, the tesctur is not mushy and still clearly visible, and there is no fungus). The results of a statistical analysis of the chemical composition of corn crop silage with the addition of 10% sago flour and tapioca showed a noticeable difference (P<0.05) to nh3 concentrations, organic matter content (BO), and coarse fiber (SK).
Analisis Potensi Individu Peternak Kambing Di Pulau-Pulau Kecil Spesfik Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Welerubun, Inggrid; Sairudy, Albertus; Jesayas, Heryanus
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 1 (2023): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i1p60-69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi peternak individu peternak kambing di pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Propinsi Maluku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Sampel wilayah dipilih sebanyak 3 lokasiyakni; Desa Moain, Dusun Nyama, Dan Dusun Kiera. Responden dalam penelitian ini adalah peternak kambing yang diambil secara acak (Purposive Random Sampling) sebanyak 20 peternak per desa sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar (75.5%) potensi dasar peternak kambing di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya berada pada kategori sedang hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara dan proses pengolahan data yang diperoleh dari penelitian serta penguasaan teknologi berada pada kategori rendah (100%).
Analisis Jejaring Sosial Peternak Dalam Manajemen Sumberdaya Ternak Kerbau Di Padang Penggembalaan Secara Alami Di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Sairudy, Albertus; Jesajas, Heryanus; Tulalessy, Abraham Henry
Kalwedo Sains (KASA) Vol 5 No 1 (2024): Kalwedo Sains (KASA), Maret 2024
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav5i1p24-30

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya dari bulan Agustus hingga September 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Penentuan desa sampel berdasarkan jumlah populasi kerbau terbanyak (proporsive sampling). Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi bentuk-bentuk jejaring social peternak yang terjadi antara peternak dalam manajemen sumberdaya ternak kerbau di Pulau Moa, Menganalisis motovasi dan ekspektasi peternak terhadap jejaring social yang telah terbentuk, mengidentifikasi keeratan hubungan simpul ikatan dalam jejaring social kelompok peternak. Hasil penelitian menunjukan bahwa hubungan terikat lemah lebih singkat sedangkan hubungan terkuat lama dan terjadi antara individu-individu yang lebih banyak kesamaan identitasnya. Motivasi dan tujuan pemeliharaan dari peternak yaitu untuk menambah pendapatan dan tabungan. Disimpulkan bahwa bentuk-bentuk jejaring yang dimiliki oleh peternak di Pulau Moa ada bonding social capital dan brinding social capital.
Identifikasi, Prevalensi, Dan Intensitas Endoparasit Pada Kerbau Moa Di Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya Tetrapoik, Jenromp Ana Putri Moto; Kaihena, Martha; Nindatu, Maria; Sairudy, Albertus; Ratulewen, Desi Ellida
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 2 (2023): Kalwedo Sains (KASA), September 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i2p93-101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis endoparasit pada kerbau Moa di Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya. Sampel feses yang digunakan sebanyak 15 ekor kerbau Moa yang ada di Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya dan diperiksa di Laboratorium SMK Negeri 6, Maluku Barat Daya, identifikasi endoparasit dilakukan dengan metode natif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, dari 15 sampel yang diperiksa, 4 sampel (26,67 %) positif terinfeksi endoparasit. Sebanyak 1 sampel (6,67%) terinfeksi Trichinellidae, 1 sampel (6,67%) terinfeksi Taenidae, 1 sampel terinfeksi Ancylostomatoidea, 1 sampel (6,67%) terinfeksi Trichuridae. Derajat infeksi endoparasit pada kerbau Moa di Desa Tounwawan Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya termasuk dalam kategori infeksi jarang. Data tingkat intensitas, pada penelitian ini tersaji sebagai berikut: Trichinellidae 0,4, Taenidae 0,6, Ancylostomatoidea 1,4 dan Trichuridae adalah 0,2. Tingkat Infeksi endoparasit pada kerbau Moa di Desa Tounwawan Kecamatan Moa, kabupaten Maluku Barat Daya termasuk dalam kategori rendah.
Pemberian Jamu Herbal Sebagai Pakan Alami Terhadap Indeks Produksi Ayam Broiler Welerubun, Inggrid; Sairudy, Albertus
Kalwedo Sains (KASA) Vol 4 No 2 (2023): Kalwedo Sains (KASA), September 2023
Publisher : Program Studi Di Luar Kampus Utama Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/kasav4i2p102-108

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jamu herbal sebagai imbuhan pakan untuk melihat indeks produksi ayam broiler. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu (P0): kontrol, (P1): pemberian jamu herbal 1,10ml/l, (P2): pemberian jamu herbal 2,10ml/l, (P3): pemberian jamu herbal 3,10ml/l. Jamu diberi setiap hari hingga ayam berusia 30 hari. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah bobot badan akhir, persentase ayam hidup, konversi pakan, dan indeks produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji Anova, jamu herbal tidak memberi pengaruh nyata (P<5%) pada bobot badan akhir, persentase ayam hidup, konversi pakan dan indeks produksi. Rata-rata indeks produksi broiler pada perlakuan P0 (381), P1 (370), P2 (369) dan P3 (384). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan jamu herbal sebagai imbuhan pakan alami tidak memberi pengaruh nyata terhadap indeks produksi.
Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Dasar Daun Kering Di Desa Morella Kecamatan Lehitu Kabupaten Maluku Tengah Welerubun, Inggrid; Lainsamputty, Jecklin M; Sairudy, Albertus
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/a2eagk90

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Morella, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah mengenai pembuatan kompos dari sampah daun kering. Manfaat pembuatan kompos dari daun kering adalah untuk membantu petani dalam membuat pupuk organik dari alam serta mengoptimalkan pemanfaatan sampah daun kering sehingga daun kering dapat memiliki nilai guna yang tinggi dan bermanfaat sebagai pupuk kompos. Pengolahan sampah daun kering menjadi pupuk organik dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan masyarakat tentang pembuatan pupuk kompos dan dapat mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk anorganik yang mengandung banyak senyawa yang kurang ramah lingkungan. Pelatihan ini diikuti oleh masyarakat Desa Morella yaitu ibu-ibu PKK. Hasil dari pelatihan ini adalah masyarakat Desa Morella dapat membuat pupuk kompos dengan bahan alami serta menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat Desa Morella, Kabupaten Maluku Tengah
Peningkatan Kapasitas Kelompok PKK Melalui Inovasi Diversifikasi Olahan Daging Sapi Sebagai Produk Unggulan Desa Tounwawan Kecamatan Moa Alam, Asmirani; Kewilaa, Arnold; Sairudy, Albertus
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qdatds51

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Tounwawan pada 4 Oktober 2025 berfokus pada diversifikasi olahan daging sapi dengan sasaran kelompok PKK desa yang berjumlah 25 orang anggota yang terlibat aktif. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kapasitas mitra dalam mengolah daging sapi menjadi produk bernilai ekonomis seperti bakso dan abon. Tahap awal kegiatan dimulai dengan sosialisasi kepada kelompok PKK Desa Tounwawan. Selanjutnya, dilaksanakan pelatihan teknis pembuatan bakso dan abon dengan menekankan aspek higienitas, cita rasa dan potensi pasar. Selain itu, peserta juga dibekali dengan keterampilan manajemen usaha, teknik pengemasan sederhana dan strategi pemasaran produk. Seluruh teknologi yang digunakan bersifat mudah diperoleh, hemat biaya dan sesuai dengan kondisi Desa Tounwawan. Hasil demonstrasi menunjukkan kelompok PKK mampu menghasilkan ±3 kg bakso dan ±2 kg abon dalam satu kali proses, dengan kualitas yang memenuhi standar higienitas pangan. Potensi omzet Rp 1.120.000,- per sesi produksi atau Rp 4.480.000,- per bulan (4 kali produksi/bulan). Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun pemahaman mitra tentang pentingnya efisiensi produksi, pencatatan biaya dan branding produk. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan keterampilan, motivasi dan peluang usaha masyarakat Desa Tounwawan. Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi keluarga sekaligus mendorong kemandirian kelompok PKK dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal secara berkelanjutan.
Sosialisasi Perbaikan Manajemen Reproduksi pada Ternak Sapi Potong di Desa Laitutun Kecamatan Letti Kabupaten Maluku Barat Daya Arnold Ismael Kewilaa; Albertus Sairudy; Barnabas Gairtua; Jen Merlinda Lekipiou; Yokbet Yerusa; Adelcy Putriny Romkeny; Ludia Haprekkunarey; Lili Marlen Nyainleta; Viktor B. Untajana; Yulius A. Aktawelora; Novita Maupula; Agnes Serpiela; Erna Yanti Laumaly; Weli Apriliani Salmanu; Olinda Maria Maahury; Dewi Rosita Rupisay
Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 4 (2025): November: Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfaat.v2i4.484

Abstract

The purpose of this activity is to conduct outreach on improving reproductive management in beef cattle. This activity was carried out in Laitutun Village, Letti District, Southwest Maluku Regency, which took place in September 2025. The target of this activity was beef cattle breeders in Laitutun Village. The implementation of this activity includes two stages, namely: the preparation stage and the implementation stage. In the preparation stage, surveys, licensing coordination, and problem identification were conducted, to identify problems in the livestock sector. In the implementation stage, outreach was conducted on improving reproductive management in beef cattle in Laitutun Village. The material presented was reproductive management and various reproductive problems that can hinder the increase in the beef cattle population in Laitutun Village. This outreach activity involved all Laitutun Village Staff and the livestock community who raise beef cattle. The conclusion of this activity was increased information, knowledge, and understanding of good reproductive management, increased knowledge about the cycle and signs of estrus as well as the right time for mating and producing pregnancy, and increased motivation of the livestock community in developing the beef cattle business by increasing its population.
Bimbingan Dan Pendampingan Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri Yoiha Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Sairudy, Albertus; Kewilaa, Arnold A. I.; Gairtua, Barnabas; Welerubun, Inggrid; Wattimury, Ince; Noya, Stelvia Wemly
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d3ms1z67

Abstract

Tujuan kegiatan program pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini adalah meningkatkan mutu pembelajaran siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Yoiha, Kecamatan Pulau Letti, Kabupaten Maluku Barat Daya, melalui kegiatan bimbingan dan pendampingan belajar. Program dilaksanakan selama satu bulan, mulai 13 Agustus hingga 13 September 2025, melalui dua skema utama yaitu bimbingan belajar formal di sekolah dan non-formal di balai dusun. Untuk mengukur efektivitas program, dilakukan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada mata pelajaran inti. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan capaian belajar siswa dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 18–25% pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Selain itu, keterlibatan siswa dalam diskusi meningkat secara signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan keaktifan kelas dari 40% menjadi 72%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan belajar memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa di wilayah 3T