Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agroteksos

1. PERBAIKAN DAYA HASIL JAGUNG KETAN LOKAL BIMA MELALUI SELEKSI MASSA DALAM UPAYA MENDAPATKAN VARIETAS UNGGUL LOKAL LAHAN KERING I Gusti Putu Muliarta Aryana; I Wayan Sutresna; Bambang B. Santoso
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 13 No 3 (2003): Jurnal Agroteksos 3 Oktober 2003
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.54 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : mengetahui kemajuan seleksi massa yang berdasarkan satu sifat (tinggi tanaman; berat kering tongkol) dan dua sifat (tinggi tanaman dan berat kering tongkol) terhadap hasil; serta mengetahui daya hasil jagung ketan lokal Bima setelah dilakukan seleksi massa selama tujuh siklus. Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan tiga ulangan digunakan untuk menguji tujuh populasi setiap cara seleksi dan populasi awal. Percobaan dilakukan mulai bulan Maret sampai September 2001, Sifat-sifat yang diamati meliputi; saat keluar malai, saat keluar rambut, tinggi tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol, berat kering tongkol, berat 1000 butir biji, serta berat kering biji per plot. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Kemajuan seleksi massa didasarkan atas dua sifat, maupun satu sifat terhadap berat kering biji per plot bersifat linear nyata. Nilai kemajuan seleksi per siklus tertinggi diperoleh pada seleksi dua sifat, kemudian diikuti oleh satu sifat didasarkan berat kering tongkol, kemudian seleksi satu sifat berdasarkan tinggi tanaman, secara berurutan sebesar 104,1399 gram/siklus; 104,013 gram/siklus, dan 82,987 gram/siklus per plot. Daya hasil populasi setelah tujuh siklus seleksi untuk seleksi massa yang berdasarkan dua sifat, satu sifat berdasarkan berat kering tongkol, dan seleksi satu sifat berdasarkan tinggi tanaman, secara berurutan adalah 3,167 t/ha, 2,957 t/ha, 2,910 t/h, dan lebih tinggi dari daya hasil populasi awal 1,894 t/ha. ABSTRACT A research was done to find out the selection advance of mass selection based on one or two traits, of plant height and/or ear dry weight on yield, to determine population yield of local Bima Glutinuous corn after seven cycles of selection. Randomized Complete Block Design with three replications was used to evaluate the seven population obtained for each selection technique being studied and the base population. The research has been performed from Marcht – September 2001. The traits under consideration were : tasseling date. Silking date, plant height, ear diameter; ear length, ear dry weight, 1000 grain, weight, and grain dry weight. The results indicated that genetic advance of mass selection based on plant height and ear dry weight per cycle was significantly linear, and higher than that of selection for one trait, ear dry weight or plant height only, e.g., 104.399 gram/cycle. 104.012 gram/cycle and 82.987 gram/cycle respectively. Then, after seven cycles, the yield was 3, 167 t/ha, 2,957 t/ha, and 2.910 t/ha respectively, It was higher than base population, 1,894 t/ha.
PERUBAHAN SIFAT KUANTITATIF PADA GALUR-GALUR S2 POPULASI TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DI LAHAN KERING Pratiwi, Neni Yunia; Sudika, I Wayan; Aryana, I Gusti Putu Muliarta
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1047

Abstract

Selfing menyebabkan terjadinya perubahan ke arah penurunan karakter kuantitatif. Selfing dapat merubah konstitusi genetik menjadi homozigot, sehingga penampilan tanaman lebih jelek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sifat kuantitatif dan keragaman genetik galur-galur S2 populasi tanaman jagung. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini dengan percobaan di lahan kering. Percobaan dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Jumlah perlakuan sebanyak 31 genotipe; terdiri atas 30 galur S2, dan satu genotipe F2. Setiap perlakuan diulang 2 kali, sehingga terdapat 62 unit percobaan. Data hasil percobaan dianalisa menggunakan analisis sidik ragam pada taraf nyata 5%. Apabila sumber ragam perlakuan berbeda nyata, maka diuji lanjut menggunakan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat perubahan pada 10 karakter kuantitatif. Keragaman genetik kriteria luas diperoleh pada bobot biji kering pipil per plot; kriteria sedang diperoleh pada tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, luas daun, panjang tongkol, bobot tongkol kering panen per tanaman, dan bobot 1.000 butir biji. Karakter lainnya memiliki kriteria sempit. Selfing generasi ketiga perlu dilakukan agar dipeoleh keragaman genetik hasil lebih sempit.
HERITABILITAS DAN KORELASI GENOTIPIK ANTARA KARAKTER KUANTITATIF DENGAN HASIL BEBERAPA GALUR PADI BERAS HITAM M4 HASIL INDUKSI MUTASI Suliartini, Ni Wayan Sri; Sudika, I Wayan; Maisopa, Ira; Aryana, I Gusti Putu Muliarta; Sudharmawan, Anak Agung Ketut; Ambarwati, Zaskia Putri; Azhari, Anjar Pranggawan
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1228

Abstract

This research aims to determine the heritability value in the broad sense of several quantitative traits of black rice lines and to determine the correlation coefficient value between quantitative traits and the yield of black rice rice resulting from mutation induction. This research was carried out from March to August 2023 in Saribaye Village, Lingsar District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara. This research used a Randomized Block Design (RAK) consisting of 25 treatments with 3 replications, namely 15 Baas Selem mutants and 10 G10 strains. Observation data were analyzed using analysis of variance with a level of 5%. The research results show that the heritability value is one trait in the high category, namely plant height, while four traits have medium heritability values, namely panicle length, number of filled grains per panicle, number of empty grains per panicle, weight of 100 grains, and weight of filled grains per hill, as well as three Traits with low heritability are the number of productive offspring, the number of non-productive offspring, and the total number of offspring. Quantitative traits had a positive genotypic correlation with yield, namely plant height, number of productive tillers, panicle length and weight of 100 grains, while the total number of tillers had a negative genotypic correlation.
Co-Authors A'yun, Amilia Qurota A. Farid .Hemon AA Sudharmawan, AA AAK Sudhramawan AAK Sudhramawan Agustina Akbar, Fariz Alfionita, Usi Alfitmatun, Alfitmatun Ambarwati, Zaskia Putri Anak Agung Ketut Sudhramawan Anjar Pranggawan Azhari Astarina, Raditia Azuro, Restu Aditya A’yun, Amilia Qurota Bambang B. Santoso Bambang Budi Santoso Budiman, Lalu Muhammad Alan Dea Puspamiya Rahayu Dwi Ratna Anugrahwati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Ratna Anugrawati Dwi Susilawati Erwin Farisi, Rizki Al Faturrahman Fitriani Fitriani Haeruman Haeruman Harahap, Herpan Syafil Hermanto, Koko I Gde Ekaputra Gunartha I Gusti Made Kusnarta I Komang Damar Jaya I Made Sudantha I Wayan Joniarta I Wayan Sudika I Wayan Sudika I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna I Wayan Sutresna Jafar, Sitti Rusnah Kamalia Safitri, Devi Ketut Sudarmawan, Anak Agung Khilafatulqudduus, Ghalby Kumairah, Titi Lestari Ujianto, Lestari M. Taufik Fauzi, M. Taufik Maisopa, Ira Masintan Maulidia, Zavira Mardhatillah Misbahuddin, Misbahuddin Muhsini, Andriansyah Nensi, Baiq Arya Ni Ike Oktaviani Ni Wayan Dwiani Dulur Ni Wayan Sri Suliartini Ni Wayan Sri Suliartini Ni Wayan Srisuliartini Nurhasanah Nurhasanah Pramadya Sudantha Pratiwi, Neni Yunia Puspitasari, Apin Putra, Ida Ayu Ravikan Varapanna Putri, Aulia Shara Raihanun, Siti Salsabila, Alya Saufi, M. Riyadus Sofya, Nora Dery Sudhanta, I Made Sudharmawan, Anak Agung Ketut Sudhramawan, Anak Agung Ketut Suhaili Suhaili Sukartono Sukartono Sukartono Sulastri Sulastri Suliartini, Ni Wayan Sri Suprayanti Martia Dewi Suwardji Uyek Malik Yakop Uyek Malik Yakop Wahyu Ramdani Wangiyana, I Wayan Wayan Sudika Wayan Wangiyana Wideratih, Anggun Angling Wikanto, Aditya Kusuma Yossefa, Allysa Yuliadi Yuliadi