Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENENTUAN FENOLIK TOTAL, FLAVONOID TOTAL, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN NILAI SPF FRAKSI BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus L.) Astutiningsih, Christina; Anggraeny, Ebta Narasukma
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v8i1.8260

Abstract

Buah okra banyak dikonsumsi sebagai sayur dan diperkirakan dapat dimanfaatkan dalam produk kosmetik. Karena adanya komponen golongan fenolik, yaitu senyawa antioksidan dan senyawa pelindung, buah okra diyakini dapat mengurangi peningkatan radikal bebas yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk memfraksinasi buah okra, mengkaji kandungan total fenolik dan flavonoidnya, serta menguji aktivitas antioksidan dan perlindungan sinar matahari dari fraksi buah okra. Dalam penelitian ini, ekstraksi etanol dilanjutkan dengan remaserasi dan fraksinasi dengan n-heksana, etil asetat, dan air. Pengujian potensi sebagai tabir surya ditentukan berdasarkan metode perhitungan nilai SPF, nilai persen transmitan eritema dan nilai persen transmitan pigmentasi. Hasil analisis menunjukkan fraksi etil asetat memiliki kandungan fenolik dan flavonoid terbesar yaitu 251, 0116 mgGAE/g dan 127,6178 mgQE/g. Nilai IC50 juga menunjukkan konsentrasi paling kecil yaitu 40,2254 ppm. Fraksi etil asetat pada konsentrasi 100ppm memberikan nilai SPF 8,5973; 200ppm 49,7069 dan 400ppm sebesar 77,4765 yang menunjukkan fraksi etil asetat mampu memberikan perlindungan ultra. Persen transmisi pigmentasi (Tp) 100ppm adalah 0,3441; 200ppm sebesar 0,1447 dan 400ppm sebesar 0,1113 serta persen transmisi eritema (Te) 100ppm sebesar 0,3407; 200ppm sebesar 0,1436 dan 400ppm sebesar 0,1102 menunjukkan kemampuan fraksi etil asetat sebagai sunblock.Kata kunci: Buah Okra, antioksidan, tabir surya, fraksi
Inovasi Lilin Aromaterapi Sereh (Cympogon citratus) dan Lemon (Citrus lemon) sebagai Antinyamuk di Kelurahan Karangayu, Semarang Astutiningsih, Christina; Salsabila, Livia; Amelia, Sevy; Istiana, Tiara Aulia; Lestari, Amanda Wahyu; Ayuningtyas, Fannia Sekar; Setyaningsih, Wiwin; Anggarini, Naya
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i1.114

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue yang disebarkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pencegahan penyakit tersebut dapat dengan menghindari gigitan nyamuk pembawa virus. Diketahui beberapa bahan alamiah seperti lemon dan sereh, mempunyai khasiat sebagai pengusir nyamuk. Zat tersebut akan lebih efektif apabila dibuat sebagai lilin aromaterapi. Tujuan pengabdian ini untuk peningkatan pengetahuan tentang demam berdarah dan skill pembuatan lilin aroamterapi kepada ibu-ibu PKK Anjasmoro Tengah, Karangayu, Semarang tentang produksi lilin aromaterapi yang dapat digunakan sebagai antinyamuk. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode ceramah yang sebelumnya diawali dengan pre-test, diskusi interaktif, demonstrasi dan praktik langsung untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas masyarakat, bagian akhir dari kegiatan dilakukan post-test. Kegiatan pre-test dan post-test dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang demam berdarah dan pembuatan lilin aromaterapi dari peserta berdasarkan hasil pre-hanya memiliki pengetahuan sekitar 20% dapat meningkat sampai lebih dari 75% berarti kegiatan yang dilakukan mendapat tanggapan positif.
Quantification of Bioactives and Bioactivities in Different Parts of Abelmoschus esculentus  Astutiningsih, Christina; Suharsanti, Ririn; Ismail, Wan Ismahanisa; Sufiyanto, Mohammad Imam; Minah, Faidliyah Nilna; Firmiaty, Sri
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol. 17 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v17i2.24073

Abstract

The presence of natural antioxidants in medicinal plants plays a crucial role in inhibiting the detrimental effects of oxidative stress. The aim of this research is to explore more deeply all parts of A. esculenta L from flowers, fruits, seeds, leaves, and stems for the levels of compounds and antioxidant and enzyme inhibitor activities. The flowers demonstrated the highest TPC with 173.15942 ± 6.5083 mg GAE/g. The stems exhibited the lowest TPC value at 69.1967 ± 2.8408 mg GAE/g. The flowers also showed TFC value of 83.157 ± 2.021 mg QE/g while the stems displayed the lowest with 36.7240 ± 1.337 mg QE/g. IC50 value that the flowers possessed the highest antioxidant activity with 22.6539 ± 1.6452 mg/mL, whereas the stems displayed a slightly lower. In terms of the inhibitor of a-amylase activity, the flowers had an IC50 value of 102.4885 ± 11.4370 mg/mL whereas the stems had a lower. The highest IC50 value of the a-glucosidase inhibitor was 76.95 ± 12.0888 mg/mL in the flowers, and the lowest was in the stems. The highest IC50 of pancreatic lipase inhibitor was 109.5943 ± 9.7391 mg/mL in the flowers, and the lowest was in the stems. This study show that there is a relationship between the high content of total phenolic and total flavonoids on antioxidants, antidiabetic and antilipase activities.
Potential of Flavonoid Isolate from Okra Fruit (Abelmoschus esculentus L.) as Antidiabetic and Antilipase Agent In Vitro and In Silico Astutiningsih, Christina; Meri , Meri
Jurnal Farmasi Sains dan Terapan (Journal of Pharmacy Science and Practice) Vol. 12 No. 1 (2025): March
Publisher : Faculty of Pharmacy, Widya Mandala Surabaya Catholic University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/jfst.v12i1.6053

Abstract

Obesity, which is currently a global issue that contributes to a number of diseases, including diabetes and coronary heart disease. This study set out to isolate and identify the flavonoid compounds from okra fruit that demonstrate the ability to inhibit alpha glucosidase and pancreatic lipase. Okra fruit powder was extracted using ethanol at a concentration of 80% following fractination with n-hexane, ethyl acetate, and aquadest. TLC preparation was used to isolate flavonoid from fraction ethyl acetate. Flavonoids that were succesfully isolated were quercetin compounds. The IC50 value of quercetin was found to be 47.9763 micrograms/mL. This was greater than IC50 acarbose as a positive control at a concentration of 33.8169 micrograms/mL, which showed its ability as an inhibitor -glucosidase was smaller. Quercetin acted as pancreatic lipase inhibitors, albeit weaker than the positive control Orlistat, which at the same concentration could inhibit 68% of pancreatic lipase activity, while quercetin could only inhibit 50%. Using molecular docking in silico testing, quercetin compounds were shown to have a stronger bond than the positive control. Similar to positive control, quercetin compounds could interact with receptors with amino acids residues GLU 277 (glutamic acid) and ASP 352 (aspartic acid), amino acids crucial in determining enzyme activity. Conversely, in the silico tests for  pancreatic lipase inhibition, Orlistat  displayed an exceedingly strong bond than quercetin compounds. Despite this, quercetin compounds also showed interaction between resceptors with amino acids residues MET 123 (Methionine) and ALA 51 (Alanine), amino acids that determine enzyme activity (catalytic site of enzyme)
Pemanfaatan Buah Mangrove Jenis Api-Api (Avicennia mariana) sebagai Bahan Baku tepung di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwunggu, Kabupaten Kendal Palupi, Dwi Hadi Setya; Astutiningsih, Christina; Wulandari, Wulandari; Rohmah, Syifaur; Suskawati, Ida; Susilowati, Novy Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3276

Abstract

Salah satu potensi alam di desa Mororejo adalah Pantai Ngebum. Desa ini memiliki potensi alam yang indah berupa hamparan laut dan tambak ikan, dan di sekitar tambak terdapat tanaman mangrove yang memiliki banyak manfaat. Pemanfaatan mangrove di desa Mororejo masih terbatas. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah (1) mengedukasi masyarakat tentang jenis-jenis buah mangrove dan (2) mempraktekkan pengolahan buah mangrove menjadi tepung dari buah mangrove jenis api-api yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan makanan dan minuman. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan mempraktekkan cara pengolahan buah mangrove jenis api-api menjadi kue bolu dan minuman boba. Peserta pengabdian pada masyarakat diikuti ibu-ibu PKKsebanyak 25 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa warga sangat tertarik mengolah bolu dan boba berbahan dasar tepung buah api-api. Hal ini dapat dilihat dari hasil kuisioner, bahwa peningkatan pengetahuan peserta meningkat 100% setelah dilakukan pelatihan menunjukkan bahwa masyarakat memahami manfaat mangrove bagi lingkungan serta tertarik untuk mempraktekkan pembuatan bolu dan boba berbahan dasar buah api-api.
Gel Formulation of Lipid Nanoparticles and Zn Nanoparticles of Okra Fruit Extract (Abelmoschus Esculentus L.) and Sunscreen Activity Test Astutiningsih, Christina; Ebta Narasukma Anggraeni
International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) Vol. 2 No. 1 (2022): June-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijphe.v2i1.233

Abstract

Depletion of the ozone layer and environmental pollution has a negative impact on the skin because these conditions make it easier for UV rays to damage and even cause skin cancer. One of the efforts made to reduce the harmful effects of UV rays can be overcome with quality cosmetic products using nanotechnology. This study aims to formulate a lipid nanoparticle gel with okra fruit extract as the active substance and the Zn nanoparticle gel with okra fruit extract as bioreduction. Lipid nanoparticles were prepared from lecithin phospholipids and okra fruit extract by heating at 600°C and sonification for 30 minutes. Meanwhile, Zn nanoparticles were prepared by adding Zn acetate extract to okra fruit extract in a ratio of 1:9 and heating for 90 minutes. Zn nanoparticles of fruit extracts have a wavelength of 360-380. The average particle size of lipids was 140.734 ± 4.53nm, while the average particle size of Zn nanoparticles was 136.79 ± 6.41nm. The physical characteristics of the gel from lipid nanoparticles are as follows: viscosity of 4225 pcs; pH 7.53; spreadability of 4.54 cm and adhesion of 5.65 seconds while the viscosity of the Zn nanoparticle gel was 4123 pcs; pH 7.24; spreading the power of 4.11 cm and adhesion power of 5.42 seconds. Lipid nanoparticle gel preparation of okra fruit extract has an SPF value of 20.1076, erythema is 0.2172% and percent pigmentation is 0.2295%, while Zn nanoparticle gel has an SPF value of 21.7865, erythema is 0.2173% and percent pigmentation is 0,2105%.
Pelatihan Apocil (Apoteker Cilik) Kepada Siswa Sekolah Dasar SDN Lamper Kidul 02 Semarang: Tidak Takut Minum Obat Astutiningsih, Christina; Advitasari, Yustisia Dian; Purwanti, Sri; Sarwoko, Benediktus Tri
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i2.154

Abstract

Latar Belakang: Apoteker membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun kebanyakan orang belum mengetahui tentang profesi ini. Sangat penting untuk memperkenalkan apoteker sejak usia dini, terutama selama kampanye WHO yang mendukung kesehatan di sekolah dasar di Indonesia.Tujuan: Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan memperkenalkan apoteker sejak usia dini untuk mendukung aktivitas promosi kesehatan di sekolah dasar di Indonesia dan untuk meningkatkan visibilitas profesi apoteker secara langsung.Metode: Kegiatan pengabdian ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan edukasi hingga tahapan monitoring dan evaluasi. Tahap edukasi terdiri dari presentasi materi, menyanyi, belajar meracik obat, dan bersama-sama mengkonsumsi vitamin atau obat agar anak-anak mengenal obat sehingga tidak merasa takut untuk minum obat serta pembagian hadiah. Hasil dari kegiatan dievaluasi dengan pertanyaan lisan dan post test tertulis untuk mengetahui keberterimaan peserta terhadap materi yang diberikan.Hasil: Semua siswa terlibat dalam kegiatan ini telah mengerti peran Apoteker, hal ini dapat diketahui dari jawaban pertanyaan yang diberikan secara langsung kepada siswa di awal kegiatan dibandingkan dengan jawaban dari pertanyaan yang sama diberikan di akhir kegiatan dan hasil post test tertulis juga menunjukkan nilai cukup bagus dengan nilai rata-rata 93,5.
Quercetin Compound of Okra Fruit (Abelmoschus esculentus L.) as Potential of Antioxidant and Antimicrobial Astutiningsih, Christina; Kristanti, Jesi; Ariani, Winda Ludfi
Jurnal Biodjati Vol 8 No 2 (2023): November
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/biodjati.v8i2.20888

Abstract

Respiratory tract infections can be caused by various microbes including Staphylococcus aureus bacteria and Candida albicans fungus. The treatment can use antibiotics or medical plants. Okra plants especially the fruit, are plants with antioxidant and antimicrobial activity caused by one of the flavonoids namely quercetin compounds. The purpose of this study was determine the total flavonoid, identify the isolate, and test the antioxidant and antimicrobial activity of the quercetin compound isolated from okra fruit. The result of the measurement of the total flavonoid content of the diethyl ether fraction obtained an average of 54.8723 ± 0.8059 mg QE/g and the ethyl acetate fraction obtained an average of 99.3155 ±1.4518 mgQE/g. The isolated flavonoid from okra fruit had antioxidant power with IC50 of 31,4 ppm, antibacterial activity against Staphylococcus aureus with inhibition zone diameter of 10,372mm; 13,964 mm; and 15, 392mm (1%:5%:10%), and the antifungal Candida albicans with inhibition zone diameter of 9,104mm; 284mm; and 11,380 mm (1%:5%:10%). Flavonoid isolates from Okra Fruit, namely quercetin compounds had strong antioxidant and antimicrobial activity.
PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH BUAH NAGA SEBAGAI TEPUNG KAYA SERAT DAN BAHAN PEWARNA UNTUK BAHAN BAKU MAKANAN SEHAT DI DAERAH BANCAK KABUPATEN SEMARANG Sulistyarini, Indah; Nanny Setiawati, Maria Caecilia; Anggoro, A. Barry; Astutiningsih, Christina; Sulistyowati, Etty
Jurnal Dimas Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU FARMASI YAYASAN PHARMASI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1427.357 KB) | DOI: 10.53359/dimas.v1i1.5

Abstract

Pengabdian ini berlatar belakang bahwa di Desa Wonokerto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarangmerupakan daerah penghasil buah-buahan, salah satunya adalah buah naga. Pembudidayaan tanaman buah nagamulai berkembang seiring dengan permintaan pasar. Untuk memenuhi permintaan pasar tersebut, maka dilakukanpeningkatan budidaya tumbuhan, agar buah yang dihasilkan semakin banyak. Buah yang banyak dapat dihasilkandengan melakukan pemangkasan cabang batang tanaman buah naga, karena batang yang sudah berbuah tidak akanbisa berbuah kembali. , pemangkasan ini menyebabkan cabang batang tanaman buah naga menjadi limbah. Salahsatu hal yang dilakukan oleh warga desa Wonokerto untuk menanggulangi limbah tersebut adalah denganmengeringkan, lalu membakarnya menjadi abu dan dibuang. Pengabdian inni memberikan solusi dengan caramemberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Wonokerto Kecamatan Bancak Kabupaten Semarang, bahwabatang buah naga tersebut mempunyai kandungan gizi yang tinggi sehingga dapat dibuat menjadi tepung yang kayamanfaat dan dapat dio;lah menjadi aneka menu makanan yang variatif dan bernilai jual tinggi. Hasil yangdiperoleh dari pengabdian ini adalah bertambahnya wawasan warga setempat akan kandungan gizi dari batang buahnaga, mengolah tepung menjadi aneka kue yang bernilai jual lebih tinggi sehingga limbah batang buah naga sudahdapat teratasi.
PENYULUHAN ALERGY, HYGIENE DAN SANITASI DI KELURAHAN CANDI, SEMARANG MENUJU MASYARAKAT SEHAT Christina Astutiningsih; Melani Paulina Maya Ocsari; Feb Rukmini
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ruang Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/ruangcendekia.v1i1.41

Abstract

Penurunan kualitas lingkungan berperan penting terhadap terjadinya penyakit berbasis lingkungan. Penyakit berbasis lingkungan yang umum terjadi salah satunya adalah alergi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat untuk dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat dalam rangka mencegah timbulnya penyakit dan juga penanganan obat secara bijksana melalui DAGUSIBU. Penyuluhan diberikan kepada Ibu-Ibu PKK dan perangkat Kelurahan Candi, Semarang. Pemberian informasi dilakukan dengan media power point dan leaflet serta menggunakan contoh langsung dengan menunjukkan kemasan obat untuk meningkatkan pemahaan peserta penyuluhan terhadap materi yang diberikan. Berdasarkan hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan tentang Alergy, Hygiene dan Sanitasi, dapat berjalan dengan baik, tepat serta lancar. Audiens sangat antusias untuk menjawab maupun bertanya terkait materi atau masalah yang mereka hadapi yang berkenaan dengan materi alergi, sanitasi dan hygiene serta tentang pengelolaan pengobatan yang mereka terima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini menambah pengetahuan masyarakat dan masyarakat Kelurahan Candi masih menginginkan kegiatan serupa.