Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTING CRITICAL LITERACY TO REFRAME NARRATIVE STORIES: A CASE STUDY OF INDONESIAN TERTIARY EFL CLASSROOM Hanif Nurcholish Adiantika; Emi Emilia; Gin Gin Gustine
Indonesian EFL Journal Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v11i2.11856

Abstract

Critical literacy (CL) emphasizes the analysis of texts to understand power dynamics and promote social justice, helping students challenge established norms. However, further research is needed on its integration into the English curriculum for Indonesian university students. This case study explores the strategies used by an EFL teacher to foster CL development among 28 student-teachers at an Indonesian university through narrative texts. Data was gathered through classroom observations, students' reflective journals, and interviews, and thematically analyzed. Findings revealed that the teacher applied strategies such as "reader as code breaker," "reader as meaning maker," "reader as text user," and "reader as text analyst." Additionally, the Four Resources Model of CL enhanced students' abilities, particularly in meaning-making and text critique. Practical implications for curriculum design suggest that integrating CL strategies into the EFL curriculum can encourage students to engage more critically with texts, fostering deeper understanding and social awareness. For teacher training, this study highlights the importance of equipping educators with strategies for facilitating critical literacy in diverse classroom settings. The study advocates for a systematic integration of CL in EFL curricula across Indonesian higher education to enhance the quality of English programs and prepare students for more active participation in global discourse.
Pelatihan Pengolahan Sisa MBG Menjadi Pupuk Kompos sebagai Upaya Mewujudkan Sekolah Ramah Lingkungan Fikram Masloman; Eri Ardiyansah; Faris Irfanda Amoreza; Gustin Pathonawiratama; Hanif Nurcholish Adiantika
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (Abdimas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v4i1.12856

Abstract

Sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah berpotensi menimbulkan masalah lingkungan apabila tidak dikelola secara tepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pengolahan sisa makanan MBG menjadi pupuk kompos kepada siswa SMPN 2 Plered, Kabupaten Cirebon, sekaligus menumbuhkan pengetahuan dan keterampilan awal mereka dalam pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan praktik langsung pembuatan kompos menggunakan bahan baku sisa MBG, daun kering, dan bioaktivator EM4. Kegiatan diikuti oleh perwakilan 20 siswa kelas VII yang menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama seluruh tahapan. Proses pengomposan berlangsung efektif dalam tiga hingga empat pekan dan menghasilkan kompos matang dengan ciri kematangan berupa warna cokelat kehitaman, tekstur remah, dan aroma tanah humus. Kompos yang dihasilkan selanjutnya dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik langsung efektif menumbuhkan kesadaran dan memperkenalkan keterampilan siswa dalam pengelolaan limbah organik, sekaligus membuktikan bahwa sisa makanan MBG dapat diolah menjadi sumber daya bernilai guna bagi sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pengelolaan sisa MBG berbasis kompos yang dapat diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Cirebon dan sekitarnya.