Claim Missing Document
Check
Articles

The choreography of laman silat dance: a study of malay cultural expression at kumpulan seni seri Melayu, Riau Nurmalinda , Nurmalinda; Efendi, Rusman; Evadila, Evadila
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v19i2.6407

Abstract

This research aims to analyze how the choreography of the Laman Silat Dance, created by Sunardi, embodies the expression of Malay-Riau culture through a combination of Malay-Riau silat movements with 'contrast' choreographic techniques. Using a qualitative approach with ethnographic methods, data was collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation analysis. The analysis focuses on the elements of choreography, including movement, music, costume, makeup, floor design, and lighting, as creative expression. The research findings reveal that the Laman Silat Dance expresses Malay-Riau culture through silat movements, clothing, and Malay-Riau music. The ‘contrasting’ yet dynamic choreographic composition depicts Malay-Riau culture's ‘contrasting’ yet dynamic richness. The Malay-Riau musical instruments used, poetic narration, and energetic movements with accents on the shoulders, head, and hands enrich this dance's aesthetic and narrative dimensions. Thus making it a representation of the cultural expression of Malay-Riau silat. This research contributes to the academic discourse in performing arts by highlighting the role of choreography as an artistic expression of Malay-Riau culture. The strength of this study lies in its comprehensive analysis of artistic elements as cultural expression, which offers a foundation for understanding the balance between contrast in choreography and contemporary movement in Malay-Riau culture. In addition, this research opens up opportunities for future studies to explore the influence of the Laman Silat Dance on the younger generation, especially in terms of how this dance can instill pride and cultural awareness in the midst of globalization.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja di Proyek Hotel Soll Marina Aliyyah, Salwa Nur; Rusman Efendi; Dihartawan; Mustakim
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.6.1.1-9

Abstract

Pekerjaan konstruksi merupakan pekerjaan yang melibatkan jasa serta tenagaseseorang untuk melaksanakan segala kegiatannya, oleh karena itu para pekerjakonstruksi memiliki peluang besar untuk terkena Muskuloskeletal Disorder (MSDs). Gangguan sistem muskuloskeletal pada pekerja mempunyai faktor-faktorrisiko penyebab terjadinya gangguan tersebut. Penting untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Muskuloskletal Disorder (MSDs) tersebut agar terhindar dari keluhan Muskuloskletal Disorder (MSDs) sehinggapekerjaan dapat dilakukan dengan nyaman dan maksimal. Penelitian ini menggunakan data primer dengan kuesioner dan desain penelitian cross sectional. Sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 75 responden. Analisis dilakukan menggunakan uji chi square α = 0,05.Dari 75 responden pekerja di proyek hotel soll marina dalam penelitian ini, ditemukan sebanyak 62,7% pekerja mengalami keluhan berat Muskuloskeletal disorder (MSDs). Usia, masa kerja, durasi kerja, dan kebiasaan olahraga pada penelitian ini merupakanfaktor-faktor yang berhubungan dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs) pada pekerja di proyek hotel soll marina berdasarkan hasil perhitungan uji statistic chi square menggunakan Crostabulation α = 0.05, di dapatkan hasil p-value <0,05. Kata Kunci: Pekerja Konstruksi, Keluhan Muskuloskeletal Disorder (MSDs), Faktor Resiko
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Pada Siswa dalam Penanganan Sampah Efendi, Rusman; Hanifah, Nadiyah; Effendi, Luqman; Handari, Siti Riptifah Tri
J-Mestahat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Semesta Sehat (J-Mestahat)
Publisher : Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Kota Tangerang Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu persoalan yang sering dihadapi kota-kota di Indonesia adalah masalah sampah. Hal ini terjadi karena jumlah penduduk yang membuang sampah tidak sebanding dengan banyaknya timbunan sampah yang dihasilkan setiap hari. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa di SMPN 1 Gunung Sindur, Bogor. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment, dengan One Group Pretest–Posttest. Respondennya adalah seluruh siswa kelas VIII sebanyak 74 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum terjadi peningkatan nilai pengetahuan dari sebelum dilakukan penyuluhan (nilai p=0.00), dan ada perbedaan nilai sikap sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang penanganan sampah ((nilai p=0.00). Kesimpulannya penyuluhan tentang penanganan sampah dapat mengubah pengetahuan dan sikap siswa dalam penanganan sampah. Disarankan kepada pemangku kepentingan yang berkaitan dengan penanganan sampah untuk dapat melaksanakan penyuluhan tentang penanganan sampah untuk membentuk dan mengembangkan sikap dan perilaku baik dalam penanganan sampah.
Hubungan Mindful Eating (ME) dan Healthy Eating Literacy (HEL) dengan Status Indeks Masa Tubuh (IMT) pada Remaja di Kota Tangerang Selatan Mustakim, Mustakim; Sabilla, Mizna; Efendi, Rusman; Aprillia, Tyas
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i01.2456

Abstract

Masalah obesitas pada anak telah mencapai proporsi epidemi. Obesitas di seluruh dunia meningkat hampir tiga kali lipat sejak 1975. Pada 2016, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa, berusia 18 tahun ke atas, mengalami overweight dan lebih dari 650 juta mengalami obesitas. Obesitas dapat dicegah dengan berbagai macam intervensi, salah satunya adalah dengan memperbaiki perilaku makan melalui konsep Mindfulness Eating (ME) dan Healthy Eating Literacy (HEL). Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ME dan HEL dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada remaja di Kota Tangerang Selatan. Studi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif disain studi potong lintang pada 193 remaja di Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online dengan menggunakan google form. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil studi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara ME (nilai p = 0,248) dan HEL (nilai p = 0,811) dengan status IMT pada remaja di Kota Tangerang Selatan. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi bahwa konsep ME dan HEL dapat menjadi intervensi dalam pencegahan kejadian obesitas pada remaja.
Hubungan Mindful Eating (ME) dan Healthy Eating Literacy (HEL) dengan Status Indeks Masa Tubuh (IMT) pada Remaja di Kota Tangerang Selatan Mustakim, Mustakim; Sabilla, Mizna; Efendi, Rusman; Aprillia, Tyas
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i01.2456

Abstract

Masalah obesitas pada anak telah mencapai proporsi epidemi. Obesitas di seluruh dunia meningkat hampir tiga kali lipat sejak 1975. Pada 2016, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa, berusia 18 tahun ke atas, mengalami overweight dan lebih dari 650 juta mengalami obesitas. Obesitas dapat dicegah dengan berbagai macam intervensi, salah satunya adalah dengan memperbaiki perilaku makan melalui konsep Mindfulness Eating (ME) dan Healthy Eating Literacy (HEL). Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ME dan HEL dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada remaja di Kota Tangerang Selatan. Studi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif disain studi potong lintang pada 193 remaja di Kota Tangerang Selatan dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan secara online dengan menggunakan google form. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil studi menunjukkan tidak terdapat hubungan antara ME (nilai p = 0,248) dan HEL (nilai p = 0,811) dengan status IMT pada remaja di Kota Tangerang Selatan. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi bahwa konsep ME dan HEL dapat menjadi intervensi dalam pencegahan kejadian obesitas pada remaja.
Pengaruh Status Kesehatan Rumah Terhadap Kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sawangan Efendi, Rusman; Maduri, Cindi; Febrianti, Thresya; Tri Handari, Siti Riptifah
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 14 No 1 (2023): November 2023
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v14i1.844

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease that is a major cause of ill health and one of the leading causes of death worldwide. This study aims to analyze the effect of home health on the incidence of tuberculosis in the working area of the Sawangan Health Center, Depok. The design used is case control, to determine the effect of home health on the incidence of tuberculosis. The population in this study were the people in the working area of the Sawangan Public Health Center, Depok. The sample size was 60 respondents, consisting of 30 samples of tuberculosis sufferers and 30 samples as controls. Data were collected by observation, then the results of the study were analyzed using the chi-square test with univariate and bivariate analysis. The significance level uses ? 0.05. The results of the study found a significant effect of the ventilation area, lighting, and humidity of the house on the incidence of tuberculosis. There is no significant effect of the type of floor and the density of the house on the incidence of tuberculosis. The health condition of the house in general influences the incidence of tuberculosis, so that local health workers need to educate the public about creating housing conditions that meet health requirements.