Claim Missing Document
Check
Articles

Minyak Zaitun dapat Menurunkan Pruritus pada Pasien Diabetes Melitus Isnaini; Agus Purnama; Rindu
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 01 (2021): Open Access Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.331 KB)

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus is a metabolic disease of the body due to an absolute or relative disruption of insulin production. The incidence of diabetes is increasing every year. The disorder that is often experienced by sufferers is itching (pruritus). One of the efforts to reduce pruritus is non-pharmacological with olive oil because it can keep the skin moist. Objective: To determine the effect of olive oil on reducing pruritus in diabetes mellitus patients. Methods: Quasy experimental research design with One group pre-test-post test design. Population and sample of 20 respondents, with total sampling technique. Data were collected using a checklist sheet and analyzed the Wilcoxon test. Results: Before giving olive oil, most of the moderate categories were 12 people (60.0%) and after giving olive oil, most of the light categories were 15 people (75.0%). The results of statistical tests obtained ρ = 0.000. Because ρ <0.05 Conclusion: There is an effect of olive oil on reducing pruritus in diabetic patients.
Future Anxiety and Immune Status in Nursing Students During COVID-2019 Pandemic Agus Purnama; Isti Anindya
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 25, No 1 (2022): March
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v25i1.1678

Abstract

Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) is a frightening global disease, especially because of its high contagiousness. This study aimed to identify the future anxiety regarding immunity status in nursing students who work in hospitals, especially those caring for patients with COVID-19. This study design was cross-sectional with standard translated instruments of the Future Anxiety Scale and Immune Status Questionnaire administered using a Google Form to 102 respondents. Results revealed that among the respondents, 87 experienced severe psychological anxiety (85.3%), 46 experienced moderate social anxiety (45.1%), 42 experienced moderate economic anxiety (41.2%), 38 experienced mild media anxiety (37.3%), 53 experienced mild religious anxiety (52%), 45 experienced moderate general anxiety (44.1%), and 61 had mostly good immunity status (59.8%). The relationship between psychological, social, economic, media, and general anxiety with immunity status was (p = 0.835), (p = 0.052), (p = 0.514), (p = 0.414), (p = 0.160), and (p = 0.123), respectively. In conclusion, a dominant future anxiety rate was found in the respondents but showed no relationship with immunity status. Future studies must include heterogeneous respondents and moderate variables to further improve the accuracy of the findings. The present results serve as justification for a program to address anxiety in nursing students during clinical practice in pandemic times.   AbstrakKecemasan Masa Depan dan Status Imun pada Mahasiswa Keperawatan Selama Pandemi COVID-19. Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) menjadi salah satu penyakit yang menakutkan di masyarakat global, terlebih karena sifat penularannya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kecemasan masa depan mahasiswa keperawatan yang bekerja di rumah sakit, khususnya yang merawat pasien COVID-19, terhadap status imunitas mahasiswa itu sendiri. Penelitian ini adalah cross-sectional, dengan menggunakan terjemahan dari Future Anxiety Scale (FAS) dan Immune Status Questionnaire (ISQ) dengan yang difasilitasi aplikasi Google Formulir kepada 102 mahasiswa keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 87 responden mengalami kecemasan psikologis berat (85,3%), kecemasan sosial sedang 46 (45,1%), kecemasan ekonomi sedang 42 (41,2%), kecemasan media ringan 38 (37,3%), kecemasan religi ringan 53 (52%), kecemasan umum sedang 45 (44,1%), status imunitas sebagian besar baik 61 (59,8%). Hubungan antara kecemasan psikologis, sosial, ekonomi, media, dan kecemasan umum dengan status imunitas yaitu (p = 0,835), (p = 0,052), (p = 0,514), (p = 0,414), (p = 0,160), dan (p = 0,123). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat angka kecemasan masa depan yang dominan pada responden tetapi tidak ditemukan hubungannya dengan status imunitas. Pada studi selanjutnya, perlu dilakukan pendekatan penelitian dengan melibatkan responden yang lebih heterogen dengan mempertimbangkan memasukkan variabel moderat untuk lebih meningkatkan akurasi penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian ini menjadi suatu justifikasi tentang perlunya sebuah program untuk mengatasi kecemasan pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik di masa pandemi.Kata Kunci:COVID-19, imunitas, kecemasan masa depan, perawat  
CASE STUDY: ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN STEVENS JOHNSON SYNDROME Jumari Jumari; Solehudin Solehudin; Yeni Koto; Bambang Suryadi; Agus Purnama
NUTRIX Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Issue 1, 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/nj.Vol6.Iss1.591

Abstract

Latar Belakang: Stevens Johnson Syndrome (SJS) adalah kejadian yang sangat jarang, akut, dan potensial mengancam nyawa; merupakan reaksi hipersensitivitas diperantarai kompleks imun yang sering berkaitan dengan penggunaan obat. SJS/TEN mengakibatkan pengelupasan lapisan epidermis luas, terjadi pemisahan lapisan dermal epidermal junction dengan keterlibatan membran mukosa. Keadaan umum dapat bervariasi dari ringan sampai berat. Tujuan penelitian menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien Stevens Johnson Syndrome. Metode: Desain pada penelitian ini adalah dengan rancangan studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. Sampel pada penelitian ini adalah Tn. F dengan menggunakan teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Penelitian dilakukan pada salah satu pasien rumah sakit swasta di Kota Bogor pada bulan Oktober 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian adalah lembar asuhan keperawatan dengan melakukan tahapan yang dimulai dari pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi, evaluasi dan dokumentasi keperawatan. Hasil: Keluhan utama ruam merah, kulit mengelupas, mata merah. Riwayat kesehatan sekarang 4 hari SMRS pasien mengeluh demam, sakit tenggorokan, dan kesulitan menelan. terdapat kemerahan diseluruh tubuh, beberapa bagian seperti berair. Bibir bengkak, seperti mengelupas, terasa sakit. Mata kemerahan, pandangan sedikit buram. Badan terasa nyeri dan gatal, demam. Ibu pasien mengatakan muncul gejala seperti ini setelah minum obat dari dokter syaraf. Masalah keperawatan yang terjadi yaitu kerusakan integritas kulit dan nutrisi krang dari kebutuhan. Intervensi diberikan dengan berdasarkan selama 3 hari. Evaluasi: Pasien mengatakan ruam masih terasa tidak nyaman, sudah tidak gatal, pasien mengatakan sakit saat menelan berkurang. Ruam diseluruh tubuh, terdapat luka mengelupas, sebagian sudah kering, masih ada bagian yang basah terutama di lipatan krusta di bibir sebagian besar mengelupas Kesimpulan: masalah integument pada penyakit Stevens Johnson Syndrome setelah dilakukan asuhan keperawatan, berhasil mengatasi masalah keperawatan.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS ORAL HYGIENE MENGGUNAKAN ENZYM LACTOPEROXIDASE DENGAN CHLORHEXIDINE DALAM PENCEGAHAN VAP DI ICU RS X Agus purnama; Raushan Fikri
Jurnal Surya Muda Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Surya Muda
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.993 KB) | DOI: 10.38102/jsm.v2i1.57

Abstract

Various types of infections can occur in patients who experience care in a ward, such as nosocomial infections or what is now more commonly known as Healthcare Associated Infections (HAI's). Nosocomial infection is an infection that patients get from the hospital when the patient is undergoing a nursing care process. hospital-acquired infections occurred to patients that treated for 72 hours and these patients do not show signs and symptoms of infection at the time of admission to the hospital. Ventilator Aquired Pneumonia (VAP) is a type of nosocomial infection in patients who have a general ventilator after 48 hours from the start of the installation of a mechanical ventilator. Data obtained from the Infection Control and Prevention Control Unit (PPI) in September 2018 Surgery Area Infection (SAI) 0.16%, Hospital Aquired Pneumonia (HAP) 1.4%, Ventilator Aquired Pneumonia (VAP) 2.8%. VAP occurs due to microorganism infections such as Pseudomonas aeruginosa, Klebsiella pneumoniae, and Enterobacter as a result of the installation of ETT tubes that become the pathogen entry into the lungs. The antibacterial mouthwash are mainly determined by the active ingredients contained in it such as Chlorhexidine and Enzym Lactoperoxidase. The purpose of this study was to compare the effectiveness of oral hygiene using the enzyme lactoperoxidase with chlorhexidine in the prevention of vap. Type of this research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group research design. The data used in this study are primary data with data collection using CPIS observation sheets. In general, the CPIS sheet contains 6 diagnostic parameters for VAP. The hypothesis test uses the Independent T Test method. The results showed that there was no significant difference between oral hygiene using Lactoperoxide and Chlorhexidine in the prevention of VAP p = 0.290 (p> alpha 0.05)
EFEKTIVITAS MOBILISASI MIRING KIRI MIRING KANAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PRESSURE INJURY PADA PASIEN SEPSIS DI RUANG INSTALASI PELAYANAN INTENSIF Tiurmauli Rotua Simanjuntak; Agus Purnama
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3664.43 KB) | DOI: 10.33755/jkk.v6i1.160

Abstract

Pendahuluan : perawat berperan dalam merawat pasien dalam keterkaitan dengan kenyamanan pasien-pasien dengan total bedrest, salah satunya adalah dengan melakukan miring kanan dan kiri..Tujuan : untuk memgetahui efektivitas mobilisasi miring kiri miring kanan yang dalam hal ini posisi miring 30 derajat dalam upaya pencegahan pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis.Metode: Metode yang digunakan Post Test Only Control Group Design dengan jumlah populasi sebanyak 30 responden.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mobilisasi miring kiri miring kanan ada pengaruh dalam pencegahan pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis baik itu dengan metode 30 derajat dan 90 derajat (p=0,004 < α=0,05).Kesimpulan: Mobilisasi miring kiri miring kanan efektif dalam pencegahan risiko pressure injury/luka tekan pada pasien sepsis.
Penerapan Model SOFIANI kepada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II untuk Meningkatkan Disease Awareness di RW 07 Kelurahan Utan Panjang Yani Sofiani; Fitrian Rayasari; Diana Irawati; Uswatul Khasanah; Abdu Rahim Kamil; Agus Purnama; Dian Noviati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i4.25

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang terus meningkat dari tahun ke tahun. International Diabetes Federation mengungkapkan bahwa prevalensi Diabetes pada tahun 2013 sebanyak 382 juta jiwa dan ditahun 2015 meningkat menjadi 415 juta. Demikian pula di Indonesia, RISKESDAS 2013 menunjukkan prevalensi diabetisi berdasarkan diagnosis dokter sebanyak 1.5% untuk penduduk usia diatas 15 tahun, sedangkan berdasarkan diagnosis dan gejala yang dirasakan sebanyak 2.1%. Permasalahan yang ditemukan masih banyak diabetisi yang berobat di wilayah RW 07 Kelurahan Utan Panjang untuk kontrol rutin memiliki nilai glukosa darah yang tinggi. Dengan mayoritas diabetisi merupakan pasien lama, hal ini tentunya menjadi suatu permasalahan tersendiri yang tidak bisa diabaikan. Diabetisi merupakan pemeran utama dalam peningkatan awareness dalam dirinya untuk meningkatkan self-management. Tujuan: Tujuan Umum Program Kemitraan meningkatkan disease awareness pada diabetisi agar self-management yang dimotori oleh diabetisi menjadi lebih aktif. Metode: 1) Screening pengetahuan diabetisi melalui metode kuesioner dan wawancara untuk mengetahui tingkat disease awareness dan self-management diabetisi. 2) Peningkatan pengetahuan melalui edukasi terstruktur yang dilakukan oleh perancang model SOFIANI dengan metode ceramah, diskusi, dan curhat pendapat. 3) Penyediaan fasilitas diabetisi dibekali peralatan berupa glucometer dan kelengkapannya untuk pelaksanaan self-management mandiri di rumah 4) simulasi dan resimulasi untuk melihat kemampuan diabetisi dalam melakukan pengukuran gula darah mandiri. Hasil: Kegiatan diikuti oleh 20 diabetisi di lingkungan wilayah RW 07 Kelurahan Utan Panjang. Dari hasil skrining awal didapat rata rata persepsi penyakit yang buruk dan juga self-management yang belum maksimal. Dan terjadi peningkatan persepsi penyakit dan self-management yang lebih baik setelah adanya pengabdian ini. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi dan antusiasme dari seluruh peserta. Hasil survey kepuasan menunjukan 100% menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, 85% menyatakan kegiatan disiapkan dengan baik, 90% isi materi sangat baik dan 90% materi disampaikan dengan baik.
Future Anxiety and Immune Status in Nursing Students During the Coronavirus Disease-2019 Pandemic Agus Purnama; Isti Anindya
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 25 No 1 (2022): March
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v25i1.1678

Abstract

Coronavirus Disease-2019 (COVID-19) is a frightening global disease, especially because of its high contagiousness. This study aimed to identify the future anxiety regarding immunity status in nursing students who work in hospitals, especially those caring for patients with COVID-19. This study design was cross-sectional with standard translated instruments of the Future Anxiety Scale and Immune Status Questionnaire administered using a Google Form to 102 respondents. Results revealed that among the respondents, 87 experienced severe psychological anxiety (85.3%), 46 experienced moderate social anxiety (45.1%), 42 experienced moderate economic anxiety (41.2%), 38 experienced mild media anxiety (37.3%), 53 experienced mild religious anxiety (52%), 45 experienced moderate general anxiety (44.1%), and 61 had mostly good immunity status (59.8%). The relationship between psychological, social, economic, media, and general anxiety with immunity status was (p = 0.835), (p = 0.052), (p = 0.514), (p = 0.414), (p = 0.160), and (p = 0.123), respectively. In conclusion, a dominant future anxiety rate was found in the respondents but showed no relationship with immunity status. Future studies must include heterogeneous respondents and moderate variables to further improve the accuracy of the findings. The present results serve as justification for a program to address anxiety in nursing students during clinical practice in pandemic times.   Abstrak Kecemasan Masa Depan dan Status Imun pada Mahasiswa Keperawatan Selama Pandemi COVID-19. CoronavirusDisease-2019 (COVID-19) menjadi salah satu penyakit yang menakutkan di masyarakat global, terlebih karena sifat penularannya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kecemasan masa depan mahasiswa keperawatan yang bekerja di rumah sakit, khususnya yang merawat pasien COVID-19, terhadap status imunitas mahasiswa itu sendiri. Penelitian ini adalah cross-sectional, dengan menggunakan terjemahan dari Future Anxiety Scale (FAS) dan Immune Status Questionnaire (ISQ) dengan yang difasilitasi aplikasi Google Formulir kepada 102 mahasiswa keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 87 responden mengalami kecemasan psikologis berat (85,3%), kecemasan sosial sedang 46 (45,1%), kecemasan ekonomi sedang 42 (41,2%), kecemasan media ringan 38 (37,3%), kecemasan religi ringan 53 (52%), kecemasan umum sedang 45 (44,1%), status imunitas sebagian besar baik 61 (59,8%). Hubungan antara kecemasan psikologis, sosial, ekonomi, media, dan kecemasan umum dengan status imunitas yaitu (p = 0,835), (p = 0,052), (p = 0,514), (p = 0,414), (p = 0,160), dan (p = 0,123). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat angka kecemasan masa depan yang dominan pada responden tetapi tidak ditemukan hubungannya dengan status imunitas. Pada studi selanjutnya, perlu dilakukan pendekatan penelitian dengan melibatkan responden yang lebih heterogen dengan mempertimbangkan memasukkan variabel moderat untuk lebih meningkatkan akurasi penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian ini menjadi suatu justifikasi tentang perlunya sebuah program untuk mengatasi kecemasan pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik di masa pandemi. Kata Kunci: COVID-19, imunitas, kecemasan masa depan, perawat
USING OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE ChatGPT AMONG HEALTH DEPARTMENT STUDENTS IN INDONESIA: A DESCRIPTIVE SURVEY STUDY Susaldi Susaldi; Ruris Haristiani; Nur Al Marwah Asrul; Wa Ode Sri Asnaniar; Agus Purnama
UNEJ e-Proceeding 2023: 5th International Agronursing Conference (5th IANC) In Conjunction with 1st International Post
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: ChatGPT is a model machine learning created by OpenAI with the aim of autogenerating text. This model is designed to respond to questions or requests for information by generating relevant answers. ChatGPT is trained using very large text data, so it has the ability to produce a variety of responses. Aims: This study aims to describe the use of ChatGPT among students majoring in health at various universities in Indonesia.Method: The research method used is a descriptive study with a sample of 236 students. Result: (1) The age of the respondents is between 17-26 years: 31 male students (13.14%), 223 female students(86.86%), the most majors health is Nursing study program with 138 students (58.5%) ; (2) of the total sample, 122 respondents (51.7%) stated that they had never received information about ChatGPT, and 114 (48.3%) knew about this model; (3) 175 (74.2%) respondents have never used ChatGPT and 61 respondents (25.8%) have used it; (4) Intensity of use: 37 respondents (60.66%) used it several times a week, 13 (21.31%) used it several times a month, 9 (14.75%) use it every day and 2 (3.28%) were rarely use; (5) The use of ChatGPT were to find various information and to do college assignments; (6) 100% of respondents who have used ChatGPT stated that this model could replace Google Search Engine in presenting various information. Keyword: ChatGPT, Health Student.
Supervisi Kepala Ruangan dan Kepuasan Kerja dapat Meningkatkan Kinerja Perawat Pelaksana di Rumah Sakit: Head of Room Supervision and Job Satisfaction can Improve the Performance of Executive Nurses in Hospitals Fani Nurhidayati; Wesley Daely; Agus Purnama
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 2 No 10 (2023): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v2i10.192

Abstract

Latar Belakang: Supervisi keperawatan ditujukan untuk mengarahkan pada perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Kepuasan kerja adalah evaluasi yang menggambarkan seseorang atas perasaan sikapnya dalam bekerja. Pelaksanaan supervisi dilakukan oleh kepala ruangan dan kepuasan kerja perawat pelaksana yang dapat mempengaruhi kinerja perawat pelaksana khususnya dalam pendokumentasian asuhan keperawatan dan hasil pendokumentasian lebih efektif dan efisien. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pelaksanaan supervisi kepala ruangan dan kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jati Padang tahun 2021. Metode: Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji asumsi. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan Kuesioner. Alat uji analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat, analisa bivariat, dan analisis multivariat. Hasil: Uji statistik hubungan supervisi kepala ruangan dan kepuasan kerja terhadap kinerja perawat pelaksana dengan nilai P = 0,000 berarti P < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan supervisi kepala ruangan dan kepuasan kerja terhadap kinerja perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jati Padang tahun 2021.
Edukasi Dapat Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Yang Terdiagnosa Penyakit Jantung Koroner Agus Purnama
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 10 No 2 (2020): Maret
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronary Artery Diseases (CAD) is general term of bildup plaque at artery of cardiovascular which can lead to be Heart Attack. CAD can be prevented with health lifestyle and not consumption alcohol , avoid smoke and routine exercise. The purpose this research is to analysis influence education to quality of life with coronary artery diseass at RS X. The study design this research is quasy experiment with accidental sampling technique with the number of sample is 18 sample which devided to 2 group, the first group is control group and the second is intervention group. The sample at this research is patient with coronary artery diseases were treated at RS X. The data obtained from interviews using SF 36 questioners. Data analysis comprise univariate analysis and bivariate analysis. The result of this research that the highest incident of CAD is male (83,4%) with mean 55-56 years old. This research indicates with P value 0,019 with SD 16,488. Thus it can be concluded that education have the significant influence to quality of life with coronary artery disease at RS X. It is recommended that the study continue to be developed by further research in order to become better research.
Co-Authors Abdu Rahim Kamil Achsan, Siti Aliya Agustina, Anggitta Helen Agustina, Marisca Aisah Mamang Alfred Alfred Amelia Andini Amelia, Livia ARIF HIDAYATULLAH Arif Hidayatullah, Arif Astuti - Bambang Suryadi Bambang Suryadi Budiono, Setyo Daerni, Yeni Dayana Noprida Desi Luanda Dian Noviati Dian Novita Dwiyanto, Yusuf Eka Rokhmiati Emi Yuliza Ernawati, Dedeh Fani Nurhidayati Firdaus, Nuzula Firmansyah, Doddy Firyal Firyal Ganjar Kundi Prasetya Ghanesia, Hari Gian Suherlan Gultom, Satriani H Hadi, Muhammad Hana Febriyanti Harahap, Ali Asman Hari Ghanesia Istiani Haryanti, Noviana Herliana, Irma Irawan Danismaya Irawati, Diana Irfan Hardian Isnaani, Ria Mariatul Isnaini Isti Anindya Jumari Jumari Kamillah, Siti Kasih, Yuni Kemala Desi Wahidi Kemala Desy Khairi Amaliyah Lannasari, Lannasari Lusiana Lusiana Lusiana Primasari M. Rizky Listiansyah MASRIYAH Melawati, Mua Muhammad Khalid Fredy Nita Mandasari Noviana Haryanti Nur Al Marwah Asrul Nur Eni Lestari Nur Eni Lestari Nurmawati Nurmawati Nurul Ainu Shifa Nuzula Firdaus Nyimas Heny Purwanti Parlina, Anastasia Dian Raushan Fikri Rayasari, Fitrian Renaldi Renaldi Ria Mariatul Isnaani Rina Afrina Rina Afrina Rina Afrina Rinawati Rinawati Rindu Oemar, Rindu Rita Erlina, Rita Riyani, Elis Rohani Rohani Rokhmiati, Eka Rosdiana Rosdiana Ruris Haristiani Ruswanti Ruswanti, Ruswanti Safitri, Aisyah Saiful Gunardi Saleh, Rachmad Sancka Stella G. Sihura Sangadji, Hatifin Sari, Nonita Sarwili, Indri shitah, Nurma Simanjuntak, Tiurmauli Rotua Solehudin Solehudin Solehudin Sonata, Gita Ria Sri Murtini Sumedi Sumedi Supiawati, Eneng Susaldi Susaldi Susaldi Susaldi Susaldi, Susaldi Syafaatullah, Sidik Tauran, Yeni Tiara, Tiara Tiurmauli Rotua Simanjuntak Tresya, Elvie Uswatul Khasanah Vania Puspa Zerlinda Setiadi Wa Ode Sri Asnaniar Wahyudin, Muhammad Didin Wardah, Ade Nur Syamsiah Misvita Weslei Daeli Wesley Daely Yani Sofiani Yeni Koto Yusuf Dwiyanto Yusup Dwiyanto