Claim Missing Document
Check
Articles

Budaya dan Keyakinan Pantang Makan terhadap Proses Peyembuhan Luka Episiotomi Nita Mandasari; Rina Afrina; Agus Purnama
Jurnal Kesehatan Pertiwi Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Pertiwi (Vol.2 No.2 2020)
Publisher : Poltekes Bhakti Pertiwi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Kebutuhan gizi ibu nifas meningkat karena untuk proses penyembuhan. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan luka perineum adalah budaya dan keyakinan pantang makan. Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan budaya dan keyakinan (pantang makan) dengan proses penyembuhan luka episiotomi pada ibu post partum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi. Populasi yang digunakan adalah ibu post partum yang mempunyai luka episiotomi di puskesmas kelurahan cigombong bogor jawa barat, dengan tehnik Total sampling mulai dari Oktober-Desember 2017 didapatkan 30 responden. Alat ukur untuk variabel budaya dan keyakinan (pantang makan) adalah kuesioner, sedangkan proses penyembuhan luka episiotomi adalah lembar observasi Reeda scale ceklist. Analisa data menggunakan uji chi square dengan menggunakan level of significance (α : alpha) sebesar 5% (0,05). Hasil: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ibu dengan budaya dan keyakinan memantang makanan mengalami keterlambatan proses penyembuhan luka episiotomi hal ini karena ibu pantang terhadap suatu makanan sehingga nutrisi dibutuhkan tubuh tidak adekuat. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara budaya dan keyakinan (pantang makan) dengan proses penyembuhan luka episiotomi ibu post partum dengan nilai ρ-Value = 0,001. Kesimpulan: Tenaga kesehatan dapat memberikan informasi kepada ibu nifas tentang kebutuhan nutrisi dalam proses penyembuhan luka, memberikan penyuluhan tentang pantangan makan pada ibu nifas.
Stigmatisasi dan Kepatuhan Terapi ARV terhadap Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS: Stigmatization and Adherence to ARV Therapy on Quality of Life HIV/AIDS patients Riyani, Elis; Hidayatullah, Arif; Purnama, Agus
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 3 No 4 (2024): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v3i4.249

Abstract

Latar Belakang: HIV adalah retrovirus yang menginfeksi sel-sel sistem kekebalan manusia, dimana HIV yang tidak ditangani akan berkembang menjadi AIDS. HIV/AIDS menimbukan permasalahan yang kompleks, dimana pasien tidak hanya mengalami penderitaan fisik karena proses penyakit, melainkan juga penderitaan pada fungsi psikososial, keharusan meminum ARV sepanjang hidup juga merupakan permasalahan yang harus dihadapi oleh pasien dengan HIV/AIDS. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara stigmatisasi dan kepatuhan terapi ARV dengan perubahan kualitas hidup pasien HIV/AIDS. Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan perposive sampling yang melibatkan 133 responden, pasien yang berobat di Poli Pita Aruna PKJN RSJ dr H Marzoeki Mahdi Bogor. Instrumen Penelitian menggunakan Berger HIV Stigma Scale, Morisky Green Levine Test, dan WHOQOL-HIV Bref quesionarre. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis Analisis bivariat menggunakan uji korelasi pearson. Hasil: Hubungan antara stigma dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS diperoleh (p-value 0,004), dan kepatuhan terapi ARV dengan kualitas hidup pasien HIV/AIDS diperoleh (p-value 0, 032). Hasil uji multivariat dengan Analisa regresi linear berganda menunjukkan pengaruh stigmatisasi terhadap kualitas hidup pasien HIV/AIDS diperoleh (p-value 0,002) dan kepatuhan terapi ARV kualitas hidup pasien HIV/AIDS diperoleh (p-value 0,017). Secara simultan, Pengaruh Pekerjaan, stigmatisasi dan kepetuhan terapi ARV terhadap kualitas hidup diperoleh p-value 0,001 dan memberikan pengaruh sebesar 12,2% terhadap kualitas hidup. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara Stigmatisasi  dan Kepatuhan Terapi ARV dengan kualitas hidup Pasien HIV/AIDS.
PENGARUH MENONTON TAYANGAN KULINER DI MEDIA SOSIAL TERHADAP NAFSU MAKAN PADA MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER AKHIR UNIVERSITAS INDONESIA MAJU TAHUN 2023 Budiono, Setyo; Hidayatullah, Arif; Purnama, Agus
Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology) Vol. 20 No. 1 (2024): Maret
Publisher : POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jtk.v20i1.2301

Abstract

Nafsu makan merupakan suatu kondisi yang mendorong seseorang untuk memuaskan keinginan tentang makanan, yang dikaitkan dengan konsep budaya yang berbeda-beda. Nafsu makan berdampak pada ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran energi yang dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan kelainan berat badan seperti; kekurangan gizi dan obesitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh menonton tayangan kuliner di media sosial terhadap nafsu makan pada mahasiswa keperawatan semester akhir Universitas Indonesia Maju tahun 2023. Metode penelitian ini adalah quasy eksperiment pre-post test control group. Sebanyak 66 mahasiswa semester akhir di Universitas Indonesia Maju yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara menonton tayangan kuliner di media sosial dibandingkan melihat poster promosi makanan dalam meningkatkan nafsu makan mahasiswa (p=0,000). Faktor yang berhubungan dengan nafsu makan mahasiswa adalah jenis kelamin (p=0,034). Hasil analisis multivariat didapatkan bahwa jenis kelamin adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap perubahan nafsu makan mahasiswa (p value 0,014; R = 0,371; R2 = 0,138). Penelitian ini diharapkan bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan tentang edukasi keperawatan terkait kiat pencegahan obesitas, dan dapat menjadi bahan referensi untuk pengembangan promosi kesehatan pada masyarakat.
Intervensi Keperawatan Komplementer sebagai Intervensi Pendamping Penyakit Degeneratif Purnama, Agus; Koto, Yeni; Susaldi, Susaldi; Yuliza, Emi; Lestari, Nur Eni; Sarwili, Indri; Herliana, Irma; Lannasari, Lannasari; Agustina, Marisca; Ghanesia, Hari; Tresya, Elvie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Vol 4 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju Volume 04 Nomer 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jpmim.v4i02.2704

Abstract

Penuaan adalah proses alami dan tidak terhindarkan yang dialami oleh semua makhluk hidup yang memiliki umur tertentu, terutama manusia. Ini adalah perubahan berangsur-angsur dalam struktur, fungsi, dan kinerja tubuh yang terjadi seiring berjalannya waktu. Penuaan melibatkan perubahan dalam berbagai aspek, termasuk fisik, biologis, psikologis, dan sosial. Aspek fisik penuaan mencakup perubahan pada kulit, rambut, dan organ tubuh lainnya. Sel-sel tubuh mengalami kerusakan dan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Misalnya, elastisitas kulit berkurang, massa otot menurun, dan kerapuhan tulang meningkat. Aspek biologis mencakup perubahan dalam proses biokimia dan hormonal yang memengaruhi keseimbangan tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penuaan dan mengajarkan warga untuk dapat mengetahui dan mengatasi permasalahan kesehatan menggunakan intervensi komplementer serta dapat meningkatkan derajat kehidupan masyarakat di RW 16 kelurahan Kapuk, kecamatan Cengkareng.
Pengaruh Terapi Bermain Terhadap Dampak Hospitalisasi (Kecemasan) pada Pasien Anak Usia Prasekolah dengan Diagnosa Diare Wardah, Ade Nur Syamsiah Misvita; Purnama, Agus; Koto, Yeni
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 12 No 01 (2022): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v12i01.2937

Abstract

Hospitalisasi anak usia prasekolah merupakan suatu proses yang karena suatu alasan yang berencana atau darurat, mengharuskan anak tersebut untuk tinggal di rumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai pulih atau pemulangannya kembali ke rumah. Adapun penyebab dari kecemasan dipengaruhi oleh banyak faktor, baik dari petugas perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya, lingkungan baru, maupun keluarga yang mendampinginya. Upaya untuk mengurangi kecemasan anak saat hospitalisasi dapat dilakukan dengan terapi bermain karena terapi bermain berfokus untuk mengurangi rasa takut, kekhawatiran dan kecemasan akibat hospitalisasi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Terapi Bermain terhadap Dampak Hospitalisasi (Kecemasan) pada Pasien Anak Usia Prasekolah dengan Diagnosa Diare. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experiment dengan rancangan One group pretest-posttest design dengan menggunakan uji T test. Populasi pada penelitian ini adalah pasien anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi dengan diagnosa diare. Sampel yang digunakan adalah 18 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner Skala ZSRAS (Zung-Self Rating Anxiety Scale). Berdasarkan hasil penelitian rata-rata standar deviasi pengukuran kecemasan pada pasien anak usia prasekolah dengan diagnosa diare sebelum dilakukan intervensi terapi bermain dan setelah dilakukan intervensi terapi bermain adalah dengan nilai p 0,001 <0,05 yang artinya ada pengaruh terapi bermain sebelum dan sesudah perlakuan terhadap kecemasan pada pasien anak usia prasekolah dengan diagnosa diare. Ada pengaruh terapi bermain sebelum dan sesudah perlakuan terhadap kecemasan pada pasien anak usia prasekolah dengan diagnosa diare. Perawat disarankan memberikan intervensi terapi bermain sebagai salah satu alternatif tindakan pendekatan untuk menurunkan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi di bangsal anak.
Penerapan Atraumatic Care dengan Medical Play terhadap Respon Kecemasan Anak Usia Prasekolah yang mengalami Hospitalisasi di Ruang Rawat Inap Anak shitah, Nurma; Purnama, Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 8 No 04 (2018): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia edisi Desember 2018
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.177 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v8i04.156

Abstract

Atraumatic care merupakan bentuk perawatan terapeutik yang diberikan oleh tenaga kesehatan dalam tatanan pelayanan kesehatan anak melalui penggunaan tindakan yang dapat mengurangi distres fisik maupun distres psikologis yang dialami anak maupun orang tua. Medical play merupakan salah satu terapi bermain yang dapat diberikan pada anak dengan diberi kesempatan untuk bermain dan mengekplorasi peralatan medis seperti stetoskop, penlight, termometer, dan lain-lainnya terhadap tindakan yang mereka alami selama dirumah sakit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas penerapan atraumatic care dengan medical play terhadap respon kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan Pre-experimental design dengan pendekatan desain pre and posttest without control. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien anak dengan hospitalisasi di ruang rawat anak RSU Adhyaksa. Sampel yang digunakan adalah 26 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Skala ZSAS (Zung Self Rating Anxiety Scale) Hasil data didapatkan mayoritas berjenis kelamin laki-laki (53,8%), mayoritas tidak memiliki pengalaman dirawat sebelumnya sebanyak 24 responden (92,3%), rata-rata skor cemas anak sebelum intervensi 50,346, rata-rata skor cemas anak setelah intervensi adalah 47,3846. Hasil uji dengan paired sample t-test didapatkan nilai p-value = <0,05 pada skor ZSAS yang berarti pada alpha 5% terlihat ada perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah dilakukan Medical play. Maka dari Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa efektif penerapan atraumatic care dengan medical play terhadap respon kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi
Pengaruh Membaca Al-Quran terhadap Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD Cengkareng Tahun 2018 Astuti, Astuti; Purnama, Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 9 No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Juni 2019
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.305 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v9i02.220

Abstract

Diabetes melitus adalah suatu gangguan metabolik yang dilihat dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) karena kerusakan pada sekresi insulin dan kerja insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh membaca Al-Qur’an terhadap kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus di RSUD Cengkareng tahun 2018 desain penelitian ini menggunakan quasi eksperiment dengan rancangan penelitian pretest and posttest. Metode pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah total sampling dengan jumlah sampling 35 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum dilakukan terapi membaca Al-Qur’an GDS >200 sebanyak 62,9% dan setelah dilakukan terapi Al-Qur’an didapat GDS>200 sebanyak 68,6%, diperoleh nilai ρvalue 0,000<0,05 berdasarkan dari hasil uji paired sampel t test dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna sebelum dan sesudah diberikan terapi membaca Al-Qur’an di RSUD Cengkareng tahun 2018. Sebab itu disarankan untuk penderita diabetes melitus membaca Al-Qur’an (surat Al-Fatihah) secara rutin setiap habis sholat fardhu subuh, maghrib, isya sebanyak 10x.
Perbedaaan Pola Diet dan Stres terhadap Hipertensi Di Rumah Sakit PMI Bogor Tahun 2016 Purnama, Agus; Saleh, Rachmad
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 7 No 04 (2017): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Edisi Desember 2017
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.998 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v7i04.329

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah diatas normal dan penyebab kematian nomor satu di dunia dari tujuh juta penduduk setiap tahun. Kematian akibat penyakit hipertensi memang sering terjadi secara tiba- tiba dan sebagian masyarakat menyebutnya sebagai The Silent Killer,”Pembunuh diam- diam“. Di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2007, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 31,7% dari populasi pada usia 18 tahun keatas dan sebagai penyebab kematian nomor tiga setelah stroke dan tuberculosis. Prevalensi dan determinan hipertensi di Kota Bogor menurut Riskesdas 2008 merupakan penyebab kematian tertinggi nomor dua setelah stroke. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengambarkan perbedaan pengaruh pola diet dan stres terhadap kejadian hipertensi di Rumah Sakit PMI Bogor tahun 2016. Metode sampel menggunakan metode purposive sampling sebanyak 41 responden. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan pendekatan Uji T Test Independent. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat berupa uji beda T. Hasil penelitian univariat menunjukan pola diet baik yaitu 24 responden ( 58,5%) dan tidak baik 17 responden (41,5%) sedangkan hasil yang stres yaitu 25 (61,0%) dan tidak stres 16 responden (39,0%). Hasil bivariat menunjukan adanya perbedaan pengaruh dengan p value 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh pola diet dan stres terhadap kejadian hipertensi di Rumah Sakit PMI Bogor tahun 2016.
The Effect of Smoking on Oxygen Saturation Level of Patients Covid-19 Dwiyanto, Yusuf; Wahyudin, Muhammad Didin; Isnaani, Ria Mariatul; Ernawati, Dedeh; Firmansyah, Doddy; Haryanti, Noviana; Erlina, Rita; Firdaus, Nuzula; Harahap, Ali Asman; Purnama, Agus; Gultom, Satriani H
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 11 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Volume 22 June 2021: Covid-19 disease,
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.913 KB) | DOI: 10.33221/jiiki.v11i02.1094

Abstract

Background: The Novel Coronavirus (Covid-19) disease caused by SARS-COV2 was first discovered in Wuhan, China, December 2019. WHO has set Covid 19 to be a pandemic which has resulted in an increase in death rates worldwide. Covid-19 attacks the respiratory system which resembles pneumonia but has signs of a decrease in oxygen saturation. In Indonesia, many people, especially men, practice smoking, where smoking can cause respiratory system problems, but there is no sign of a decrease in oxygen saturation. Objectives: This study aims to determine the effect of smoking on oxygen saturation levels in Covid-19 patients. Methods: This type of research is an analytic study with a cross sectional design. Total population of 52 people, with inclusion and exclusion criteria. Results: This study shows that 21.2% of patients who smoke 6-12 cigarettes / day have oxygen saturation <75%, with the result p-value = 0.000, which means that there is an effect between smoking on decreasing oxygen saturation, with a 53-fold chance of covid patients. People who smoke can cause a decrease in oxygen saturation. Conclusion: Decrease in oxygen saturation in covid-19 patients, can be caused due to the toxicity of cigarettes smoked. In smokers who are confirmed Covid-19, there will be an worsening of oxygen supply in the blood, which is indicated by a decrease in oxygen saturation <75%.
The Effect of Cupping Ttherapy on Sleep Quality in Post Stroke Patients Amelia, Livia; Purnama, Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 13 No 04 (2023): Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (JIIKI) Volume 13 Number 04 December 2
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiiki.v13i04.2718

Abstract

Background: Stroke is the leading cause of disability and the fifth cause of death. In addition to death and disability, it turns out that other effects of stroke disease can experience sleep disturbances and problems, so the quality of sleep becomes poor and can affect the degree of disability in stroke patients, so it is necessary to undergo therapy with various modalities, such as cupping therapy. Objectives: The purpose of this study was to identify the effect of cupping therapy on the sleep quality of post-stroke patients, identify the picture of sleep quality before being bought cupping therapy in post-stroke patients, and identify the picture of sleep quality after being given cupping therapy in post stroke patients. Methods: The research design in this study used a quasi with a pre-test post-test group one design for 2 weeks without any control groups with the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire. Results: After 2 weeks of treatment, the respondents showed an increase in their ability to sleep, the average quality of sleep before being given intelligence, namely 9.200, and the average value of cells that were given intelligence, namely 3.733. The results of the effect test obtained a p-value <0.001 and the result of the effect size was 3.42 and it was obtained It was concluded that there was a significant difference between sleep quality before intelligence was given and sleep quality after intelligence was given. Conclusion: A complementary therapy that can be used for stroke is cupping therapy. stroke sufferers can experience sleep disturbances so that the quality of sleep becomes poor and affects the degree of disability. then there is a takeover, the impact is that it can cause drowsiness and deep sleep.
Co-Authors Abdu Rahim Kamil Achsan, Siti Aliya Agustina, Anggitta Helen Agustina, Marisca Aisah Mamang Alfred Alfred Amelia Andini Amelia, Livia ARIF HIDAYATULLAH Arif Hidayatullah, Arif Astuti - Bambang Suryadi Bambang Suryadi Budiono, Setyo Daerni, Yeni Dayana Noprida Desi Luanda Dian Noviati Dian Novita Dwiyanto, Yusuf Eka Rokhmiati Emi Yuliza Ernawati, Dedeh Fani Nurhidayati Firdaus, Nuzula Firmansyah, Doddy Firyal Firyal Ganjar Kundi Prasetya Ghanesia, Hari Gian Suherlan Gultom, Satriani H Hadi, Muhammad Hana Febriyanti Harahap, Ali Asman Hari Ghanesia Istiani Haryanti, Noviana Herliana, Irma Irawan Danismaya Irawati, Diana Irfan Hardian Isnaani, Ria Mariatul Isnaini Isti Anindya Jumari Jumari Kamillah, Siti Kasih, Yuni Kemala Desi Wahidi Kemala Desy Khairi Amaliyah Lannasari, Lannasari Lusiana Lusiana Lusiana Primasari M. Rizky Listiansyah MASRIYAH Melawati, Mua Muhammad Khalid Fredy Nita Mandasari Noviana Haryanti Nur Al Marwah Asrul Nur Eni Lestari Nur Eni Lestari Nurmawati Nurmawati Nurul Ainu Shifa Nuzula Firdaus Nyimas Heny Purwanti Parlina, Anastasia Dian Raushan Fikri Rayasari, Fitrian Renaldi Renaldi Ria Mariatul Isnaani Rina Afrina Rina Afrina Rina Afrina Rinawati Rinawati Rindu Oemar, Rindu Rita Erlina, Rita Riyani, Elis Rohani Rohani Rokhmiati, Eka Rosdiana Rosdiana Ruris Haristiani Ruswanti Ruswanti, Ruswanti Safitri, Aisyah Saiful Gunardi Saleh, Rachmad Sancka Stella G. Sihura Sangadji, Hatifin Sari, Nonita Sarwili, Indri shitah, Nurma Simanjuntak, Tiurmauli Rotua Solehudin Solehudin Solehudin Sonata, Gita Ria Sri Murtini Sumedi Sumedi Supiawati, Eneng Susaldi Susaldi Susaldi Susaldi Susaldi, Susaldi Syafaatullah, Sidik Tauran, Yeni Tiara, Tiara Tiurmauli Rotua Simanjuntak Tresya, Elvie Uswatul Khasanah Vania Puspa Zerlinda Setiadi Wa Ode Sri Asnaniar Wahyudin, Muhammad Didin Wardah, Ade Nur Syamsiah Misvita Weslei Daeli Wesley Daely Yani Sofiani Yeni Koto Yusuf Dwiyanto Yusup Dwiyanto