Claim Missing Document
Check
Articles

Air Pegunungan Untuk Ternak Ikan Dengan Tujuan Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Desa Bernung, Gedong Tataan Dewanto, Ordas; Mulyatno, Bagus Sapto; Wibowo, Rahmat Catur; Dani, Ilham; Kumalasari, Isti Nur
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i2.102

Abstract

Desa Bernung terletak di sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Belum adanya air yang cukup menyebabkan kesulitan untuk ternak ikan. Masalah berikutnya yaitu saat musim kemarau panjang, menyebabkan berkurangnya air, sehingga kolam ikan mengalami kekeringan. Berdasarkan hasil survei, kami menawarkan solusi untuk mengatasi masalah pada proses ternak ikan, yaitu: menafaatkan sumber air pegunungan di sekitar kolam ikan. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Rural Approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Metode lainnya meliputi desain pembuatan saluran air dan tempat usaha, demonstrasi dan pelatihan. Sasaran demonstrasi, penyuluhan dan pelatihan ditujukan pada mitra dan masyarakat Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung. Hasil target luaran yang dicapai pada akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari sumber air pegunungan menuju tempat usaha mitra, termasuk desain saluran air di tempat ternak, dan penampungan air; (2) Tersedianya model pembinaan dan pemberdayaan kelompok peternak terutama pada tahap proses beternak; (3) Satu artikel ilmiah yang ber ISSN atau prosiding ber ISBN.
Peningkatan Partisipasi Masayarakat pada Studi Pemetaan Partisipatif dalam Pembuatan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya Wibowo, Rahmat Catur; Karyanto, Karyanto; Zaenudin, Ahmad; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.172

Abstract

Desa wisata Pagar Jaya memiliki beberapa obyek geowisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti: Dinding Dasit, Pantai T. Indah, Pantai T. Hantu, dan Batu Wayang. Semua obyek geowisata tersebut berada di area pesisir dan sangat rentan terhadap ancaman bencana tsunami. Nilai penting dari proses partisipatif dalam kajian risiko bencana adalah mewadahi masyarakat dalam mengambil keputusan dan merumuskan tindakan prioritas pengurangan risiko bencana. Tujuan dari pengabdian ini adalah: memetakan kondisi eksisting obyek geowisata Dinding Dasit, Teluk Indah, Teluk Hantu, dan Batu Wayang berbasis geospasial, mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip mitigasi bencana tsunami, dan mengintegrasikan data geospasial dan nonspasial dari kelompok masyarakat dalam pembuatan jalur evakuasi bencana tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pagar Jaya merupakan subjek utama dalam proses pemetaan partisipatif. Proses pemetaan melalui tahap Focus Group Discussion dan in-depth interview berkaitan dengan risiko bencana dan jalur evakuasi. Sistem Informasi Geografis kemudian mentransformasikan hasil pemetaan partsipatif dalam bentuk digital. Hasil dari penelitian ini adalah peta partisipatif jalur evakuasi untuk bencana tsunami di Desa Pagar Jaya yang secara geografis berada di pesisir selatan Pulau Sumatera.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Peta Zonasi Partisipatif di Kawasan Obyek Wisata Keramikan dan Kawah Nirwana Desa Sukamarga Wibowo, Rahmat Catur; Basuki, Kelik Hendro; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.173

Abstract

Desa Sukamarga memiliki beberapa obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti keramikandan kawah nirwana. Semua obyek wisata tersebut berada di alam bebas yang sangat beresiko dan wajibmemperhatikan keselamatan pengunjung. Pengelolaan keselamatan wisata akan selalu terkait dengan upaya-upaya meminimalkan risiko dan kecelakaan. Tujuan dari pengabdian ini adalah: memetakan kondisi eksistingobyek geowisata keramikan dan kawah nirwana berbasis photo udara, mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip pengelolaan keselamatan wisata, dan mengintegrasikan data geospasial dan nonspasial dari kelompokmasyarakat dalam pembuatan peta zonasi risiko. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam KelompokSadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukamarga merupakan subjek utama dalam proses pemetaan partisipatif.Proses pemetaan melalui tahap Focus Group Discussion dan in-depth interview berkaitan dengan risikokeselamatan pengunjung. Sistem informasi geografis kemudian mentransformasikan hasil pemetaanpartisipatif dalam bentuk digital. Hasil dari penelitian ini adalah peta partisipatif zona risiko keselamatanpengunjung di obyek wisata keramikan dan kawah nirwana yang secara geologi berada di manifestasipanasbumi.
PEMETAAN PERTANIAN DENGAN DRONE DI PEKON DADAPAN KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS LAMPUNG Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.230

Abstract

Petani saat ini harus memiliki strategi yang revolusioner untuk meningkatkan produksi pertanian. Salah satu solusi untuk itu adalah pemetaan dan desain yang optimal dengan teknologi tinggi yang berbiaya murah. Penggunaan Drone (pesawat tanpa awak) atau UAV (Unmanned Aerial Vehicle) menjadi bagian dari solusi tersebut. Teknologi drone akan menjadikan pertanian menjadi industri yang berteknologi tinggi dengan perencanaan dan strategi berdasarkan data saat itu juga (real time). Beberapa manfaat yang diberikan ketika petani menggunakan drone adalah analisis tanah dan lahan, strategi penanaman, penyemprotan pestisida yang efektif, pemantauan padi atau lahan, desain irigasi, dan tingkat kesehatan padi. Pekon Dadapan Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus menjadi desa Mitra dalam penerapan teknologi Drone untuk pemetaan kesehatan tanaman padi. Pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diberikan materi dengan presentasi, demo, pelatihan berupa praktek pengoperasian drone dan pemberian Drone untuk Mitra. Untuk mengontrol keberhasilan dan kemajuan kegiatan, dilakukan monitoring dan evaluasi. Hasil rata-rata dari evaluasi awal mengenai tingkat pengetahuan sasaran terhadap materi penyuluhan adalah 5%. Hasil evaluasi akhir rata-rata pengetahuan Mitra tentang pemetaan pertanian dengan drone adalah 65% Terjadi peningkatan pengetahuan petani sebesar 60%. Kegiatan PKM di pekon Dadapan Kecamatan Sumberejo membawa peningkatan yang siginifikan tentang pengetahuan drone untuk pemetaan pertanian.
Studi Pemetaan Partisipatif Melalui Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Pembuatan Peta Geowisata Berbasis Konservasi Sumber Mata Air Guna Mewujudkan Desa Sukaraja Sebagai Destinasi Wisata Utama di Kabupaten Tanggamus Wibowo, Rahmat Catur; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i1.327

Abstract

Kawasan mata air Way Bekhak di Desa Sukaraja Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus memiliki potensi sebagai tujuan geowisata. Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk memetakan kawasan mata air di wilayah hutan lindung Tanggamus, akan tetapi sangat sedikit kegiatan tersebut berhasil. Sifat hidrogeologi mata air yang ada di kawasan hutan lindung yang dekat dengan permukiman warga menyebabkannya sangat rentan terhadap gangguan atau kerusakan. Mengingat pentingnya keberadaan dan peranan ekosistem mata air bagi daerah hutan lindung sebagai kawasan geowisata, maka penataan dan pengelolaan mata air yang sesuai dengan sifat dan karakteristiknya sangat perlu dilakukan. Dalam hal ini, salah satu upaya yang diperlukan adalah kegiatan pemetaan mata air Way Bekhak untuk keperluan geowisata. Untuk mendukung kegiatan tersebut, diperlukan kegiatan sosialisasi, pelatihan rehabilitasi hutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai yang diharapkan, sehingga kawasan ini dapat dijadikan sebagai tempat wisata yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam rangka memetakan kawasan ekosistem mata air Way Bekhak bersifat deskriptif dengan pendekatan partisipatif yaitu melalui pendekatan sosialisasi, penyuluhan dan pembentukan kelompok binaan, penanaman, hingga pemeliharaan. Hasil yang dicapai pada pengabdian ini berupa rencana pengembangan kawasan mata air Way Bekhak, terwujudnya penguatan kapasitas kelembagaan, sehingga masyarakat mampu swamandiri di berbagai bidang.
PEMETAAN DAERAH RAWAN GEMPA DAN SOSIALISASI MITIGASI DI DESA WAY MULI DAERAH SEKITAR GUNUNG RAJABASA PROVINSI LAMPUNG Erfani, Sandri; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i2.368

Abstract

Desa Way Muli merupakan sebuah desa yang berlokasi di kaki gunung Rajabasa, daerah ini juga sangat dekat dengan garis Pantai. Potensi desa ini sangatlah besar jika dikembangkan, disamping itu juga ada potensi lain yaitu tsunami. Tercatat pada bulan Desember 2018 pesisir pantai di Lampung Selatan dihantam tsunami termasuk Desa Way Muli sendiri. Berdasarkan hal tersebut perlunya kesadaran seluruh pihak dan pembuatan peta identifikasi daerah rawan tsunami, serta pelatihan dan simulasi untuk upaya mitigasinya. Pembuatan peta daerah rawan bencana terbaru perlu dilakukan untuk memetakan dan memeberikan informasi daerah yang rawan akibat tsunami. Kegiatan pengabdian ini diharapkan sesuai dengan tujuan untuk membekali warga di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa pengetahuan tentang potensi bencana tsunami dan bencana lain yang menyertai, dan memberikan simulasi early warning mitigasi bencana tsunami. Berdasarkan peta yang dihasilkan daerah Way Muli terdiri dari setidaknya 3 (tiga) kelompok yaitu daerah berwarna merah (daerah paling rawan) berjarak sekitar 20-30 meter dari permukaan laut, daerah berwarna kuning (daerah sedang) sebagian besar berjarak sekitar di atas 30-70 meter serta daerah berwarna hijau (daerah paling aman) berjarak diatas 70 meter. Pemaparan yang dilaksanakan pada sosialisasi setidaknya ada tiga poin penting yaitu bagaimana proses terjadinya gempa dan tsunami, bagaimana cara mitigasi yang benar serta menumbuhkan kesadaran masyarakat agar lebih siap akan potensi kejadian yang sama dikemudian hari.
Pembuatan Peta Potensi Geowisata Area Bendungan Way Sekampung Berbasis Drone Melalui Pendekatan Partisipatif Masyarakat Lokal Di Pekon Bumi Ratu Kabupaten Pringsewu Sarkowi, Muh; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i3.387

Abstract

Potensi geowisata Pekon Bumi Ratu didominasi oleh potensi wisata air. Namun, potensi ini belum dimaksimalkan, dikarenakan masyarakat setempat masih awam. Seiring geliat ekowisata-geowisata, peran serta akademisi dituntut untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat bisa secara swakelola mengembangkan potensi alam disekitar mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah: (1) Mendeskripsikan atau memetakan kondisi eksisting obyek geowisata Bendungan Way Sekampung (BWS) berbasis drone; (2) Mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip pengelolaan potensi geowisata berkelanjutan; dan (3) Mengedukasi masyarakat tentang bisnis pariwisata, menuju tata kelola berbasis pemberdayaan masyarakat. Metodologi yang diterapkan adalah: (1) Studi pustaka tentang pengembangan ekowisata-geowisata, (2) Melakukan visualisasi bentang alam, geologi, foto dan video pada obyek pantai dan sekitarnya, (3) Melakukan kajian keekonomian, bisnis dan model promosi. Manfaat dari kegiatan ini meliputi: (1) Tedeskripsi dan terpetakannya seluruh potensi bentang alam dan geologi secara 2D berupa peta luasan dan bentang alam daerah di Pekon Bumi Ratu; (2) Tervisualisasi potensi geowisata secara vidio dan audio; dan (3) Masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang potensi ekowisata di daerahnya, baik pengetahuan bentang alam, keekonomiannnya dan dasar-dasar pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan dan swakelola.
Pembuatan Ternak Ikan Dan Perkebunan Dengan Memanfaatkan Sumber Air Pegunungan Untuk Meningkatkan Penghasilan Penduduk Desa Batu Keramat Kecamatan Kota Agung Timur, Tanggamus Lampung Dewanto, Ordas; Irawan, Bambang; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v7i1.428

Abstract

Desa Batu Keramat Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus Propinsi Lampung, terletak pada daerah dataran tinggi. Jenis usaha yang mereka lakukan ini sangat prospek untuk ditingkatkan, karena potensi air dari dataran tinggi sangat bagus, maka akan digunakan untuk membuat jenis usaha baru dalam bidang peternakan dan perkebunan. Ada 2 kelompok tani dan ternak sebagai mitra yaitu Eko Makmur Sejahtera dan Yamin Batu Keramat. Kedua mitra tersebut sudah memiliki usaha berkebun seperti padi, sayuran dan buah-buahan. Sedangkan usaha berternaknya adalah ikan. Ada masalah mitra yang timbul pada proses berkebun dan beternak, yaitu masalah pengetahuan dan kebutuhan air. Dari hasil survei, kami menawarkan solusi yaitu dengan memanfaatkan air dari dataran tinggi untuk membuat ternak ikan dan perkebunan. Mata air di dataran tinggi Desa Batu Keramat dapat dimanfaatkan untuk peningkatan usaha petani dan peternak. Selanjutnya untuk menghadapi musim kemarau perlu membuat sumur dengan cara menentukan kedalaman air tanah menggunakan metode Geolistrik. Desain tempat berkebun dan berternak pun perlu disesuaikan dengan saluran air dari dataran tinggi yang menuju ke rumah, tempat berternak dan tempat berkebun. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode Participatory Rural Approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Sasaran demonstrasi, penyuluhan dan pelatihan ditujukan pada petani dan peternak di Desa Batu Keramat, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Lampung yang menjadi sasaran. Hasil yang dicapai pada kegiatan Pengabdian ini adalah: (1) Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari dataran tinggi menuju tempat usaha mitra; (2) Hasil usaha kelompok petani dan peternak bertambah maju terwujud; (3) Diharapkan masyarakat kelompok petani dan peternak membuat sumur satu persatu; (4) Tersedianya model pembinaan dan pemberdayaan kelompok petani dan peternak terutama pada tahap proses berkebun dan beternak serta pembuatan sumur; (5) Satu artikel ilmiah yang dipublikasikan melalui Jurnal ber ISSN; (6) Video kegiatan.
Wireline Logging Data Interpretation on Coal Quality Value in The West Bangko Mining Area Millenia, Tasya; Alimuddin, Alimuddin; Zulkarnain, DA; Wibowo, Rahmat Catur
Journal of Engineering and Scientific Research Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No.1 Bandar Lampung, Indonesia 35141

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jesr.v7i2.220

Abstract

This study uses the well-logging method and the proximate values of laboratory test results at West Banko Pit 1 Mine, Lawang Kidul District, Muara Enim Regency, South Sumatra Province. The aim is to determine the relationship between the log density and coal quality. The proximate values used are the ash content, total moisture, and calorific value. This research used wellCAD software to interpret the coal seam in three wells: TM 01, TM 02, and TM 03. Meanwhile, a relationship between log density values and coal quality was identified using Microsoft Excel. From this research, it is found that there is a relationship between density and coal quality: the lower the density (g/cc), the better the coal quality.
Co-Authors Adelyra, Sabrina Adhani, Alika Tabriza Adhi Wibowo Ahmad Zaelani Ahmad Zaenudin Ahmad Zaenudin Aldika Rizkiano Aldika Rizkiano Alghifarry, Muhammad Budzar Alia Puja Pertiwi Alimuddin Muchtar Andika Widyasari ANDRI KURNIAWAN Anggraini, Serly Annur Istikomah Arianto, Khalila Wardah Aryka Claudia Eka Putri Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyatno Bambang Irawan Bambang Irawan Basuki, Kelik Hendro Bulan, Novita Putri Damayanti, Elok Dani, Ilham Destawan, Ridho Dewi Wijayanti Dewi Wijayanti Dewi, Soraya Tiana Diah Ega Safitri Dianti, Amelia Dikpride Despa Ditha Arlinsky Ar Egi Ramdhani Ependy, Julpan Erfani, Sandi Erfani, Sandri Fachri Aldi Pramudya Fatuha, Akmal Alfian Febrina Bunga Tarigan Gaghana, Geo Alfriza Haerudin Halim, Muhammad Rizqi Hanif, Irfan Hayu Nurfaidah Hesti Hesti Hidayatika, Akroma Ignatius Sonny Winardhie Imam Fahrur Rozi Indra Arifianto Indragiri, N Muhammad Irma Nurliza Lumbantoruan Isti Nur Kumalasari Istifani Ferucha Istikomah, Annur Iwasaki, Kireina Putri Jochanan Benaya Lumban Tobing Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Khamada, Aufar Farrell Khansa, M. Roid Billy Khotimah, Ayu Khousnul Kumalasari, Isti Nur Kurniasih, Aulia Lola Anjelika Lubis, Yazid Pangaloan Lumbantoruan, Irma Nurliza Luthfi Rahmawati Maulia, Ikram Mazzaluna, Haidar Prida Meilinda, Alda Millenia, Tasya Muh Sarkowi Muhammad Budisatya Wiranatanagara Muhammad Sarkowi Mulyatno, Bagus S Nanda Hanyfa Maulida Nandi Haerudin Nasik, Ahmad Nurfaidah, Hayu Nurlaili, Jesica Nurrochman, Arsy Octavia Melani Ordas Dewanto Paulus Leonardo Manurung Pradityo Riyadi Pratama, Tectona Putra Epriyan Pujami, Albertus Novridel Rahma Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafi Rilo Pambudi Rahmawati, Luthfi Rahmi Mulyasari RahmiMulyasari, Rahmi Regina Febryzha Sawitri Restu Ningsih Rosa, Winda Aprilia Rustadi ., Rustadi Rustadi Rustadi Sabarila, Marisa Salsabilla, Kharisma Saragih, Yosafat Sari, Okta Mulya Sarkowi, Muhammad Sawitri, Regina Febryzha Siska Erna Sephiana Situmorang, Taruli Suci Ariska Suci Ariska Suci Kurniati Suharno Suharno Suharno Suharno Suhayat Minardi Syamsurijal Rasimeng Syuhada, Muhammad Farrel Trias Annisa Fara Triyan, Aldi Muhammad Varenza Novita Yandi Voanda, Dinda Fitri Yandi, Varenza Novita Yogi, Ida Bagus Suananda Zulkarnain, DA