Sulton Sulton
Universitas Negeri Malang

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pendidikan Humaniora

Augmented Reality Learning Materials for Motion Picture Making Subject Hirnanda Dimas Pradana; Dedi Kuswandi; Sulton Sulton
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 3: September 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.623 KB)

Abstract

Abstract: Learning materials is one of the important components of learning. Learning materials based on Augmented reality is capable of accommodating the needs of learners. Augmented reality intends to insert virtual objects into the real environment. In recent activity, learning materials are still using conventional media such as presentation slides and the internet. Consequently, students do not obtain appropriate material for certain learning. Learning materials assisted by augmented reality can be a solution for students in understanding moving pictures. The development model used was the Lee & Owens model. It produces valid and effective learning material products with augmented reality.Key Words: learning materials, augmented reality, motion picture, multimedia, vocational high schoolAbstrak: Bahan ajar merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran. Bahan ajar yang baik ialah bahan ajar yang mampu mengakomodir kebutuhan pebelajar. Pada sekolah yang diteliti, bahan ajar yang ada masih menggunakan media slide presentasi dan bahan ajar diambil dari internet, sehingga pebelajar mengalami kesulitan jika sudah berada di luar kelas. Selain itu, pebelajar mengalami kesulitan belajar materi yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan. Bahan ajar berbantuan augmented reality dapat menjadi solusi bagi pebelajar dalam memahami pengambilan gambar bergerak. Model pengembangan yang digunakan ialah model Lee & Owens. Penelitian menghasilkan produk bahan ajar berbantuan augmented reality yang valid dan efektif.Kata kunci: bahan ajar, augmented reality, gambar bergerak, multimedia, sekolah menengah kejuruan 
Observing Debate in Learning on Students’ Critical Thinking A. Jauhar Fuad; I Wayan Ardhana; Sulton Sulton; Dedi Kuswandi
Jurnal Pendidikan Humaniora Vol 6, No 3: September 2018
Publisher : Pascasarjana UM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.593 KB)

Abstract

Abstract: The objective of this research prove of difference between the limited critical thinking ability and the general critical thinking ability of learners using the methods of debate and discussion with learners who have different learning styles. Using a quasi-experimental design with testing and rating scales, the results showed: (1) there is no difference between the limited critical thinking ability of learners between students who use the method of debate and discussion. There is a difference between the general critical thinking ability of learners between students using the method of debate and those who are using discussion method (2) there is a difference in limited critical thinking ability and the general critical thinking ability between converging learning styles and divergent learning styles; (3) there is an interaction between instructional methods and learning styles on the limited critical thinking ability. The effect of learning methods to the general critical thinking ability is not influenced by the style of learning.Key Words: debate methods, discussion methods, learning styles, critical thinkingAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan perbedaan antara kemampuan berpikir kritis terbatas dan kemampuan berpikir kritis umum peserta didik menggunakan metode debat dan diskusi dengan gaya belajar yang berbeda. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan skala pengujian dan penilaian. Hasil menunjukkan: (1) tidak ada perbedaan antara kemampuan berpikir kritis terbatas peserta didik di antara siswa yang menggunakan metode debat dan diskusi. Ada perbedaan antara kemampuan berpikir kritis umum peserta didik di antara siswa yang menggunakan metode debat dan diskusi; (2) ada perbedaan dalam kemampuan berpikir kritis terbatas dan kemampuan berpikir kritis umum antara siswa dengan gaya belajar konvergen dan divergen; (3) ada interaksi antara metode pembelajaran dan gaya belajar pada kemampuan berpikir kritis terbatas. Pengaruh metode pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis umum tidak dipengaruhi oleh gaya belajar.Kata kunci: metode debat, metode diskusi, gaya belajar, berpikir kritis