p-Index From 2021 - 2026
5.681
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

THE USE OF SERIES IMAGE MEDIA TO IMPROVE CIVICS LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS WITH INTELLECTUAL DISABILITYIN Nisa’ul Kasanah; Tomas Iriyanto
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 3, No 1 (2016): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.151 KB) | DOI: 10.17977/um029v3i12016p77-83

Abstract

Civics learning is one of the subjects related with daily activities. The purpose of this research is to determain the using of series image media to incrase of outcomes learning the civics subject on schools discipline materials and to determine the increase of outcomes learning the civics subject on schools discipline materials in school to the students with intellectual disability in grade II after given learning with series image media.The approach in this research is a classroom action research (CAR). The conclusion of the study is the use of the series image media in the schools discipline material can improve student learning outcomes. The indicators was the incrased values of the average student and the percentage of successful students from pre action, one cycle to the next cycle, in pre action was 48,75, the first cycle was 56,25 and the second cycle was 86,25.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA DAKON TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN SISWA KELAS IV TUNAGRAHITA DI SDLB Tria Libriani Styaningrum; Tomas Iriyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 1, No 2 (2014): Jurnal ORTOPEDAGOGIA
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.989 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i22014p140-145

Abstract

The study aimed at describing: (1) the ability of the addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade in baseline condition at SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri (2) the ability of addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade in intervention condition at SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri (3) the influence Dakon media toward the addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade at SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri. The researcher used Single Subject Research (SSR), it was a study that use different conditions with AB design. 14 years old. Data Collecting was the test of addition counting ability, then it was analyzed with presentation formula.The result of this study are: (1) the mean level of the addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade in baseline condition was 58%, (2) the mean level of the addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade in intervention condition was 98,7%, (3) there is an influence of Dakon media usage toward the addition counting ability of student with mild mental retardation of the fourth grade at SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri. From this study, it can be concluded that there was increasing from baseline to intervention condition in which was influenced by dakon media usage for student with mild mental at SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri.Some suggestions of this research are intended to: (1) headmaster, can make a teacher training in creating an interested learning media for student, (2) teacher, can use dakon media in addition counting learning, (3) next researcher, can develop modification both form and rule of Dakon media in order to correct this research. Masalah penelitian ini adalah: (1) bagaimana kemampuan kemampuan menghitung penambahan siswa dengan keterbelakangan mental ringan dari kelas empat dalam kondisi awal di SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri (2) bagaimana kemampuan menghitung penambahan kemampuan siswa dengan keterbelakangan mental ringan dari kelas empat dalam kondisi intervensi di SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri (3) Apakah ada pengaruh Dakon Media terhadap kemampuan menghitung penambahan siswa dengan keterbelakangan mental ringan kelas IV di SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri. Penggunaan peneliti Tunggal Subyek Penelitian (SSR), itu adalah studi yang menggunakan kondisi yang berbeda dengan desain AB. 14 tahun. Data Mengumpulkan adalah tes kemampuan menghitung penambahan, maka dianalisis dengan hasil presentasi formula.The dari penelitian ini adalah: (1) tingkat rata-rata kemampuan menghitung penambahan siswa dengan keterbelakangan mental ringan dari kelas empat dalam kondisi awal adalah 58%, (2) tingkat rata-rata kemampuan menghitung penambahan siswa dengan keterbelakangan mental ringan dari kelas empat dalam kondisi intervensi adalah 98,7%, (3) ada pengaruh penggunaan media Dakon terhadap kemampuan menghitung penambahan siswa dengan keterbelakangan mental ringan kelas IV di SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dari awal sampai kondisi intervensi yang dipengaruhi oleh dakon penggunaan media untuk siswa dengan ringan mental pada SDLB Dharma Putra Daha Gurah Kediri.Some saran dari penelitian ini dimaksudkan untuk: (1) kepala sekolah, dapat membuat pelatihan guru dalam menciptakan media pembelajaran tertarik untuk siswa, (2) guru, dapat menggunakan media dalam pembelajaran dakon penghitungan Selain itu, (3) peneliti selanjutnya, dapat mengembangkan modifikasi baik bentuk dan aturan media dakon untuk mengoreksi penelitian ini
PENGARUH PERMAINAN DADU TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PENJUMLAHAN ANAK TUNAGRAHITA KELAS I SLB Rahmalia Yunita Wardani; Tomas Iriyanto
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 1, No 3 (2014): Jurnal ORTOPEDAGOGIA
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.439 KB) | DOI: 10.17977/um031v1i32014p262-268

Abstract

This study aimed at implementing a game namely dice game to overcome problem of summing numbers which happened to intelectual disability students.This study used experimental design with Single  Subject Research (SSR) technique. There are three phases use in this study: baseline-1 (A1) phase, intervention phase (B) and baseline-2 phase (A2). In percentage, there was no significant changed in baseline-1 phase (A1) in which the value was 58% to 58%. However, the student mark increased in intervention phase (B) in which the value was 86% to 88%. Then, the percentage in baseline-2 (A2) was 78% to 76%. The overlap percentage was 0% which meant the intervention in the form of dice game had a positive effect on the  addition ability of intelectual disability students. It could be conclude that the dice game affectsumming numbers ability of student with intellectual disability of grade I in Arya Satya Hati Pasuruan.  Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sebuah permainan dadu yang dapat mengatasi permasalahan berhitung penjumlahan pada anak tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk Single Subject Research(SSR). Terdapat tiga fase dalam penelitian ini, yaitu fase baseline-1 (A1), intervensi(B), baseline-2 (A2). Kemampuan berhitung penjumlahan anak dalam jenis ukuran persentase memperoleh nilai yang cenderung tidak ada perubahan pada fase baseline-1 (A1), yakni 58% ke 58%. Nilai siswa meningkat pada fase intervensi(B), yakni 86% ke 88%. Kemudian, nilai siswa menurun pada fase baseline-2 (A2), yakni 78% ke 76%. Persentase overlapmemperoleh hasil 0% yang menunjukkan bahwa intervensiberupa permainan dadu memiliki pengaruh yang baik terhadap kemampuan berhitung penjumlahan anak tunagrahita. Disimpulkan bahwa permainan dadu dapat berpengaruh pada kemampuan berhitung penjumlahan anak tunagrahita kelas I SLB Arya Satya Hati Pasuruan
Alternatif Layanan Pendidikan bagi Anak Usia Sekolah Dasar di Daerah Terpencil Tomas Iriyanto
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 22, No 1 (1995)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir separoh dari jumlah anak-anak di Asia Tenggara tidak dapat menyelesaikan pendidikannya di sekolah dasar. Di antara mereka bahkan ada yang belum tersentuh oleh pendidikan. Di Indonesia keadaan ini menonjol terutama di desa terpencil. Diperlukan penanganan yang logis dan proporsional agar mereka dapat segera mengenyam pendidikan. Karena daerah terpencil memiliki ciri tersendiri, penyelenggaraan pendidikannya memerlukan pendekatan yang khusus pula, baik kurikulumnya, pengorganisasiannya maupun sistem layanan pendidikan dan pengajarannya. Alternatif bentuk layanannya antara lain adalah sekolah berasrama, sistem guru kunjung, kelas jauh, SD kecil, dan sekolah terapung.
Prevalensi Anak Berbakat Intelektual di Sekolah Dasar Negeri Favorit Endro Wahyuno; Tomas Iriyanto
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 23, No 2 (1996)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak berbakat merupakan potensi sumber daya manusia yang penting bagi pembangunan. Apabila tidak mendapat layanan pendidikan yang memadai, anak berbakat cenderung berprestasi di bawah potensinya. Penelitian ini ingin mengetahui prevalensi dan karakteristik anak berbakat intelektual di SD Negeri favorit di Kotamadya Malang. Data dikumpulkan dengan tes inteligensi dan angket. Analisis data dilakukan dengan statistik persentase. Diperoleh hasil bahwa prevalensi anak berbakat intelektual di SD Negeri favorit di Kotamadya Malang adalah sebanyak 119 orang atau 15,23 persen. Pada umumnya anak berbakat intelektual menunjukkan karakteristik positif, dan hanya sedikit anak berbakat intelektual yang menunjukkan karakteristik negatif.
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA EDUCATION BERBASIS PPT ANAK USIA DINI UNTUK GURU SE-KOTA MALANG DAN ALUMNI PGPAUD UNIVERSITAS NEGERI MALANG Evania Yafie; Tomas Iriyanto; Leni Gonadi; Sri Wahyuni
Jurnal KARINOV Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.678 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i2p%p

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini, yaitu: memberikan wawasan skill baru terkait pembuatan Media Education for Early Childhood berbasis PPT untuk alumni PGPAUD dan guru TK se-Kota Malang. Metode pengabdian yang digunakan berupa sosialisasi dan latihan kerja (workshop) pembuatan media edukatif berbasis PPT. Hasil yang dicapai pada pelaksanaan pengabdian masyarakat workshop pembuatan media education berbasis PPT AUD untuk guru Se-kota Malang adalah guru dan alumni dapat memahami berbagai macam media IT salah PPT, mengetahui langkahp-langkah pembuatan media berbasis PPT, mengetahui jenis dan ciri media yang sesuai untuk anak, mengetahui kompoen-komponen di PPT dan cara memfungsikannya atau mengaplikasikannya, serta menghasilkan produk media.  Kata Kunci: Media Education, PPT, Guru, Anak Usia Dini
Pengembangan Media Pembelajaran Smart Book untuk Menunjang Aktivitas Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Krisdiana Krisdiana; Tomas Iriyanto; Wuri Astuti
SELING: Jurnal Program Studi PGRA Vol 7 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Program Studi PGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.065 KB) | DOI: 10.29062/seling.v7i2.829

Abstract

Aktivitas belajar pada anak usia 5-6 tahun bertujuan untuk menunjang aktivitas belajar anak secara aktif dan kritis dalam menstimulus dan merangsang aspek perkembangannya. Aspek yang dikembangkan pada membutuhkan media pembelajaran yang menarik agar dapat berfikir secara kritis. Namun, pada kenyataannya penggunakan media pembelajaran untuk menunjang aktivitas belajar anak usia 5-6 kurang optimal dibeberapa lembaga PAUD. Hal ini belajar belakangi peneliti untuk mengembangkan media pembelajaran smar book untuk menunjang aktivitas belajar anak usia 5-6 tahun yang efektif, efisien, dan menarik. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Hasil yang ditunjukkan dari analisis pengembangan produk memiliki pencapian kelayakan atau kevalidan sebesar 91.11% (sangat valid), dari segi aspek keefektifan sebesar 91,66% (sangat efektif), aspek keefisienan sebesar 88,88% (sangat efisien), aspek kemenarikan sebesar 92,77% (sangat menarik). Berdasarkan dari presentase tersebut dapat disimpulan bahwa media pembelajaran smart book untuk menunjang aktivitas belajar anak usia 5-6 tahun sangat valid dari segi aspek keefektifan, keefisieaan, dan kemenarikan.
STUDI KASUS PERILAKU TEMPER TANTRUM ANAK DALAM BERSOSIALISASI DI TK DHARMA WANITA KEMPLENG II Siti Fatimah; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/preschool.v2i1.9507

Abstract

Tantrum tempering is a common behavioral problem experienced by preschoolers by expressing anger by sleeping on the floor, thrashing, screaming. Tantrum temperatures usually occur in children who are active and have abundant energy. This arises because at the age of 4-5 years children are still easily provoked by emotions that can be caused by not fulfilling the physical needs of children in terms of eating patterns and resting children. Factors causing children to experience temper tantrum is actually one form of emotional development of children that cannot be controlled. Based on preliminary observations of case studies that have been conducted by researchers found that there is one child who has a unique behavior on Dharma Wanita Kempleng II Kindergarten, Kediri Regency with the initials AFN. AFN is a 5-year-old child who studies in kindergarten group A. AFN tends to be angry, does not care when reprimanded by people around AFN, and shows a cool face towards friends. The behavior exhibited from AFN is quite common when at school or at home. AFN when he feels he does not like what others do to him and feels not according to expectations AFN will show a cool face, hit, say rude, the child sometimes even laughs when he sees his friend crying, if AFN's desire is not fulfilled AFN will scream and ruffle things those around it will cry. At this exposure if a child who has not been able to control his emotions will automatically inhibit the child's emotional social development. This can have an impact on social skills. Socialization in learning in PAUD is an interaction that occurs between children, parents or adults, and educators in a particular environment. Based on the results of the reduction carried out by researchers. Children who experience temper tantrums experience some obstacles in socializing because children can behave aggressively to friends or others who make it become shunned by friends for fear of the child hurting friends or others around him.
Pengembangan Alat Permainan Ritatoon Tentang Binatang Peliharaan Sebagai Media Stimulasi Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Eny Nur Aisyah; Tomas Iriyanto; Wuri Astuti; Evania Yafie
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.643 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i32019p174

Abstract

Proses belajar mengajar anak usia dini yang mengacu pada proses dasar “Belajar sambil Bermain dan Bermain sambil Belajar”, sehingga diperlukan pembelajaran yang atraktif dan memberikan kesempatan pada anak untuk aktif, kreatif, dan menyenangkan. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan alat permainan ritatoon yang dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Metode penelitian  yang digunakan melalui prosedur Borg and Gall yang dipilih dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan melalui 7 langkahyang dilaksanakan di TK LAB UM kota Malang  di kelas A1 dan A2. Hasil dari penelitian pengembangan ini berupa produk alat permainan ritatoon tentang binatang peliharaan sebagai media stimulasi kemampuan kognitif  anak usia dini. Berdasarkan data hasil uji coba, disimpulkan bahwa alat permainan ritatoon dapat digunakan dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak kelompok A di TK LAB UM Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.AbstractThe process of teaching and learning of early childhood refers to the basic process of "Learning while playing and playing while learning", so it takes attractive learning and provides opportunities for children to be active, creative, and fun. The aim of this development research is to produce a ritatoon game tool that can improve cognitive abilities of early childhood. The research method used through the Borg and Gall procedure was selected and adapted to the conditions in the field through 7 steps carried out in TK LAB UM Malang in class A1 and A2. The results of this development research in the form of ritatoon game products about pets as a medium for stimulating cognitive abilities of early childhood. Based on the trial data, it was concluded the ritatoon game tool could be used in developing the cognitive abilities of group A children in TK LAB UM Lowokwaru District Malang.
Increasing Children's Empowerment through Daily Work Habits at Home (Chores) for Optimizing Child Growth and Development Hardika Hardika; Eny Nur Aisyah; Tomas Iriyanto
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020): Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v4i2.6100

Abstract

This study aims to describe the strategies of parents to improve children's empowerment through the habit of doing daily work at home (chores) to optimize child growth and development. This research is focused on children aged 4-5 years. This type of research is a case study using an ethnomethodology qualitative approach. The focus of the research was conducted in two young households with parents background as a government employee and parents with the background as household assistants. The main data sources in this study are the parents of children, household assistants, and children concerned. Data is collected through in-depth interviews and observations in the child's home environment. Data analysis was performed using interactive analysis techniques, through phasing (1) selecting and sorting information, (2) elaboration of information, and (3) verifying information and (4) summarizing research findings. The results showed that there were different strategies and different achievement targets in developing children's empowerment through habituation of daily work at home for young families with job backgrounds as government employee and family a background as household assistant. AbstrakThis study aims to describe the strategies of parents to improve children's empowerment through the habit of doing daily work at home (chores) to optimize child growth and development. This research is focused on children aged 4-5 years. This type of research is a case study using an ethnomethodology qualitative approach. The focus of the research was conducted in two young households with parents background as a government employee and parents with the background as household assistants. The main data sources in this study are the parents of children, household assistants, and children concerned. Data is collected through in-depth interviews and observations in the child's home environment. Data analysis was performed using interactive analysis techniques, through phasing (1) selecting and sorting information, (2) elaboration of information, and (3) verifying information and (4) summarizing research findings. The results showed that there were different strategies and different achievement targets in developing children's empowerment through habituation of daily work at home for young families with job backgrounds as government employee and family a background as household assistant.
Co-Authors Abdul Hudha Abdul Hudha, Abdul Agus Setiyono Agus Setyono Ahmad Samawi Alfi Zakiyya Chumairoh Amalia, Kurnia Rizky Ammalyah, Puput Andriani, Daniar Azizah, Fithrotul Della Lupita, Marshanda Dewi Novita Sari Dharma Patria Dharma Patria, Dharma Dila Umnia Soraya Dwi Putri Ayu Endro Wahyuno Eny Nur Aisyah Evania Yafie Fadillah, Sahria Fajriyani, Dian Safitri Hardika Hardika Hardika Hardika, Hardika Harini, Lidiya Hertaning, Prisca Kamila I Wayan Sutama Inayatur Robbaniyah Intan Mutiara Isrotul Muslimah Jumaat, Nurul Farhana Kasanah, Nisa’ul Kholilatul Umiyah Khoni'ah, Siti Krisdiana Krisdiana Krisnaeni Kusumo, Shela Salsabila Kuswanti, Emi Leni Gonadi Maningtyas, Rosydamayani Twin Maningtyas, Rosydamayani Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas, Rosyidamayani Twin Maningtyas, Rosyidamyani Twinsari Maulidya, Aisyah Moh. Efendi Moh.Efendi Moh.Efendi, Moh.Efendi Mukaromah, Fiqqi Rahmatul Nabilla, Thalita Amelia Nanda Novia Dilla Safitri Nisa’ul Kasanah Novi Dyah Ayu Putri Novi Suci Kumala Azmi Nur Anisa Nur Anisa Pangestuti, Devi Yistia Pradana, Richo Surya Putri Dwi Sari Putri, Novi Eka Rahma Putri Wina Rahmalia Yunita Wardani Rahmatillah, Ainur Maulidia Retno Tri Wulandari Riswanda, Brian Pramesti Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Saharani, Siera Samah, Norazrena Abu Sari, Chintiya Febriyana Sari, Manda Athifah Sari, Putri Dwi Silomita, Sherly Andua Cindi Siti Fatimah Sri Wahyuni Tria Libriani Styaningrum Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Ulin Nuha, Ulin Umu Da’watul Choiro Usep Kustiawan Utamimah, Sri Wardhani, Karina Kusuma Widiasih, Rina Mukti Wina, Rahma Putri Wuri Astuti