p-Index From 2021 - 2026
6.585
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha KUMARA CENDEKIA Jurnal CARE Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa International Research Based Education Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Jurnal ORTOPEDAGOGIA AL-ATHFAL : JURNAL PENDIDIKAN ANAK JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Jurnal Basicedu Aulad : Journal on Early Childhood Seling: Journal of PGRA Study Program Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Karinov Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Graha Pengabdian Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Didaktika: Jurnal Kependidikan Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Dharmas Education Journal (DE_Journal) JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Journal of Education Research Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Basicedu Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Dirosah Islamiyah Jurnal Pendidikan Anak Proceedings Series of Educational Studies IPSSJ Jurnal Pendidikan Progresif Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Ceria pada Kelompok B TK PGRI 03 Tumpang Malang Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Evania Yafie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.353 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p115-119

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out how the application of cheerful weaving activities to improve children's fine motor skills and describe whether through cheerful weaving activities can improve children's fine motor skills. This study uses a classroom action research (CAR) design with qualitative and quantitative approaches. This classroom action research is conducted in two cycles, each cycle of which there are two meetings consisting of planning, implementing, observing, and selecting. The subjects of this study were group B TK PGRI 03 overlapping with 16 children. This research was successful because it showed an increase in the repetition and incorporation of weaving material so that it was easily carried out by teachers and children. The increase can be seen from the pre-action to the second cycle in fine motor skills eye and hand coordination aspects of 62.50 percent, the accuracy aspect is 62.50 percent, and the flexibility is 68.75 percent. Based on the presentation of the results of the implementation of cheerful weaving activities that children's fine motor skills proved to be increasing. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan kegiatan menganyam ceria untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak, dan mendeskripsikan apakah melalui kegiatan menganyam ceria dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus, tiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan rfeleksi. Subyek dari penelitian ini adalah kelompok B TK PGRI 03 Tumpang dengan jumlah 16 anak. Penelitian ini berhasil karena menunjukkan adanya peningkatan dengan adanya pengulangan dan penggabungan bahan menganyam agar mudah dilakukan oleh guru dan anak-anak. Peningkatan dapat dilihat dari pra tindakan sampai siklus II dalam keterampilan motorik halusnya aspek koordinasi mata dan tangan sebesar 62,50 persen, aspek ketepatan sebesar 62,50 persen, dan kelentukan sebesar 68,75 persen. Berdasarkan pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan menganyam ceria bahwa keterampilan motorik halus anak terbukti meningkat.
Perbedaan Sikap Kemandirian Anak Usia Dini pada Masa Pandemi ditinjau dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p64-73

Abstract

Abstract: The attitude of independence of early childhood during the pandemic is influenced by two factors, namely the mother's employment status and the mother's level of education. This is due to the lack of support and motivation for children to learn because of the mother's limited time in accompanying children's learning at home. The purpose of this research is to find out the difference in the attitude of independence of children who are cared for by working and non-working mothers during the pandemic at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Researchers used comparative quantitative research methods. This study has 2 variables, namely the attitude of independence of early childhood and the work status of the mother. The research sample was taken using a proposive sampling technique, meaning that all samples came from a population of 56 respondents consisting of 12 working mothers and 44 non-working mothers at Kartika X-5 Pusdik Arhanud Kindergarten. The data collection technique used a Likert scale which was then analyzed using an independent sample t-test through SPSS 25. The results showed the acquisition of a significance value (α) of 0.05 and obtained p equal to 0.000 and obtained a t-table of 8.068 and P value (0.00 less than 0.05). So Ho is rejected and Ha is accepted, with a mean value of independence of children aged 4-5 years who are cared for by working mothers as much as 71,500 and mothers not working as much as 86.43. This shows that there are differences in the attitude of independence of early childhood during the pandemic in terms of working mothers and mothers not working at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Abstrak: Sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi dipengaruhi oleh dua faktor yakni status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu. Hal ini disebabkan anak kurang memperoleh dukungan dan motivasi belajar sebab keterbatasan waktu ibu dalam mendampingi belajar anak di rumah. Tujuan pelaksanaan penelitian guna mengetahui perbedaan sikap kemandirian anak yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja pada masa pandemi di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu sikap kemandirian anak usia dini dan status pekerjaan ibu. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proposive sampling, artinya seluruh sampel berasal dari populasi dengan jumlah 56 responden yang terdiri dari 12 ibu bekerja dan 44 ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Teknik pengumpulan data mengunakan skala likert yang kemudian di analisis menggunakan uji independent sampel t-test melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 dan t-tabel sebesar 8,068 sehingga P value (0,00 kurang dari 0,05), maka dapat dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian didukung dengan perolehan nilai mean kemandirian anak usia 4-5 tahun dari ibu bekerja sebanyak 71,500 dan ibu tidak bekerja sebanyak 86,43. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi ditinjau dari ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud.
Perbedaan Sikap Kemandirian Anak Usia Dini pada Masa Pandemi ditinjau dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p64-73

Abstract

Abstract: The attitude of independence of early childhood during the pandemic is influenced by two factors, namely the mother's employment status and the mother's level of education. This is due to the lack of support and motivation for children to learn because of the mother's limited time in accompanying children's learning at home. The purpose of this research is to find out the difference in the attitude of independence of children who are cared for by working and non-working mothers during the pandemic at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Researchers used comparative quantitative research methods. This study has 2 variables, namely the attitude of independence of early childhood and the work status of the mother. The research sample was taken using a proposive sampling technique, meaning that all samples came from a population of 56 respondents consisting of 12 working mothers and 44 non-working mothers at Kartika X-5 Pusdik Arhanud Kindergarten. The data collection technique used a Likert scale which was then analyzed using an independent sample t-test through SPSS 25. The results showed the acquisition of a significance value (α) of 0.05 and obtained p equal to 0.000 and obtained a t-table of 8.068 and P value (0.00 less than 0.05). So Ho is rejected and Ha is accepted, with a mean value of independence of children aged 4-5 years who are cared for by working mothers as much as 71,500 and mothers not working as much as 86.43. This shows that there are differences in the attitude of independence of early childhood during the pandemic in terms of working mothers and mothers not working at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Abstrak: Sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi dipengaruhi oleh dua faktor yakni status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu. Hal ini disebabkan anak kurang memperoleh dukungan dan motivasi belajar sebab keterbatasan waktu ibu dalam mendampingi belajar anak di rumah. Tujuan pelaksanaan penelitian guna mengetahui perbedaan sikap kemandirian anak yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja pada masa pandemi di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu sikap kemandirian anak usia dini dan status pekerjaan ibu. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proposive sampling, artinya seluruh sampel berasal dari populasi dengan jumlah 56 responden yang terdiri dari 12 ibu bekerja dan 44 ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Teknik pengumpulan data mengunakan skala likert yang kemudian di analisis menggunakan uji independent sampel t-test melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 dan t-tabel sebesar 8,068 sehingga P value (0,00 kurang dari 0,05), maka dapat dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian didukung dengan perolehan nilai mean kemandirian anak usia 4-5 tahun dari ibu bekerja sebanyak 71,500 dan ibu tidak bekerja sebanyak 86,43. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi ditinjau dari ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Sirkuit Terowongan Geometri pada Anak Kelompok A di TK Kartika Bojonegoro Novi Dyah Ayu Putri; Tomas Iriyanto; Novi Dyah Ayu Putri; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.218 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i12021p54-62

Abstract

Abstract: This research aims to (1) implement geometry tunnel circuit games on improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro, (2) improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro through geometry tunnel circuit games. This research used classroom action research with a research model from Kemis and MC Taggart. Each cycle consists of planning, acting and observing, reflecting, and revise plans. This research results showed that through geometry tunnel circuit games, the children group A rough motoric skills at TK Kartika Bojonegoro was increased. This was proved from the pre-action observational result which reached an average 60,83 percent with percentage 38,33 percent. In the cycle I reached an average 67,91 percent with percentage 58,33 percent. While in cycle II reached an average 83,47 percent with percentage 86,11 percent. The children's rough motoric skills in cycle II had increased well and it fulfilled the standard of achievement which was decided from the researcher, that was a minimum of 70 percent. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menerapkan permainan sirkuit terowongan geometri untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro (2) meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro melalui permainan sirkuit terowongan geometri. Rancangan penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Tanggart yang terdiri dari, tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi, dan perbaikan rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan permainan sirkuit terowongan geometri dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Kartika Bojonegoro. Terbukti pada penelitian pra tindakan mencapai rata-rata 60,83 dengan persentase 38,33 persen, pada siklus I meningkat mencapai rata-rata 67,91 dengan persentase 58,33 persen, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 83,47 dengan persentase 86,11 persen. Kemampuan motorik kasar anak pada siklus II sudah berkembang sangat baik dan sudah memenuhi standar ketercapaian yang ditetapkan oleh peneliti yaitu minimal 70 persen.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Sirkuit Terowongan Geometri pada Anak Kelompok A di TK Kartika Bojonegoro Novi Dyah Ayu Putri; Tomas Iriyanto; Novi Dyah Ayu Putri; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.218 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i12021p54-62

Abstract

Abstract: This research aims to (1) implement geometry tunnel circuit games on improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro, (2) improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro through geometry tunnel circuit games. This research used classroom action research with a research model from Kemis and MC Taggart. Each cycle consists of planning, acting and observing, reflecting, and revise plans. This research results showed that through geometry tunnel circuit games, the children group A rough motoric skills at TK Kartika Bojonegoro was increased. This was proved from the pre-action observational result which reached an average 60,83 percent with percentage 38,33 percent. In the cycle I reached an average 67,91 percent with percentage 58,33 percent. While in cycle II reached an average 83,47 percent with percentage 86,11 percent. The children's rough motoric skills in cycle II had increased well and it fulfilled the standard of achievement which was decided from the researcher, that was a minimum of 70 percent. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menerapkan permainan sirkuit terowongan geometri untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro (2) meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro melalui permainan sirkuit terowongan geometri. Rancangan penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Tanggart yang terdiri dari, tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi, dan perbaikan rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan permainan sirkuit terowongan geometri dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Kartika Bojonegoro. Terbukti pada penelitian pra tindakan mencapai rata-rata 60,83 dengan persentase 38,33 persen, pada siklus I meningkat mencapai rata-rata 67,91 dengan persentase 58,33 persen, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 83,47 dengan persentase 86,11 persen. Kemampuan motorik kasar anak pada siklus II sudah berkembang sangat baik dan sudah memenuhi standar ketercapaian yang ditetapkan oleh peneliti yaitu minimal 70 persen.
Impact Analysis of TikTok Application Usage on the Emotional Development of Early Childhood at ABA 39 Kindergarten, Malang City Syahrani Nabilah; Tomas Iriyanto; Munaisra Tirtaningsih
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 1 (2026): (Part 2) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i1.15522

Abstract

The rapid development of digital technology in the Industrial Revolution 4.0 era has increased smartphone and social media usage, including TikTok, among early childhood. This study aims to analyze the impact of TikTok application usage on the emotional development of early childhood at TK ABA 39 Malang City. This research employed a descriptive qualitative approach using observation and in-depth interviews as data collection techniques. The research subjects consisted of three teachers and three parents of children aged 5–6 years. The study was conducted in July 2024 at TK ABA 39 Malang City. The findings indicate that TikTok usage has positive impacts, such as enhancing children’s self-expression, creativity, confidence, and the development of empathy and sympathy when children access age-appropriate content under adult supervision. However, negative impacts were also identified, including emotional instability, decreased focus, and resistant behavior when screen time was restricted. Therefore, it can be concluded that TikTok usage has a significant influence on early childhood emotional development. Active supervision, guidance, and digital literacy education from parents and teachers are essential to ensure that TikTok is used wisely to support healthy and balanced emotional development in early childhood.
FLASHLIGHT BOOK PETULANGAN SHAFA & SI KETTY: STIMULUS LITERASI NUMERASI ANAK 4-5 TAHUN Sharla Fatisyah; Nur Anisa; tomas iriyanto
Kumara Cendekia Vol 13, No 2 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i2.101159

Abstract

Kemampuan literasi numerasi manusia penting dikembangkan sejak usia dini karena untuk membangun fondasi yang kokoh untuk kehidupan masa depan. Literasi numerasi adalah pemahaman dan penerapan konsep matematika dalam konteks kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku Senter Petualangan Shafa & si Ketty dalam menstimulasi kemampuan literasi numerasi pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan observasi. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli bahasa, ahli media, guru, dan anak usia 4-5 tahun sebagai pengguna. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai validasi ahli materi sebesar 98%, ahli bahasa 85%, ahli media 84%, dan ahli pengguna 98%. Hasil uji coba produk pada kelompok kecil menunjukkan nilai 95%, sementara uji coba kelompok besar sebesar 87%. Berdasarkan hasil uji kevaliditasan dan kelayakan, buku ini direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kemampuan literasi numerasi anak usia dini, khususnya pada rentang usia 4-5 tahun.
Pelatihan Berkomunikasi Edukatif Pendidik Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying di PAUD Eny Nur Aisyah; Tomas Iriyanto; Hardika Hardika; Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas; Inayatur Robbaniyah
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v4i22021p113-123

Abstract

Interaksi komunikasi antar anak usia dini di lingkungan PAUD mengalami peyimpangan perkembangan yang berkonotasi bullying, sehingga kurang berterima di lingkungan sosial. Diperlukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi edukatif bagi pendidik sebagai upaya untuk meningkatkan sikap positif anak yang berkontribusi terhadap perkembangan positif psikologis. Pelatihan ini yang bertujuan mengembangkan keterampilan berkomunikasi edukatif bagi pendidik POS PAUD Kecamatan Sukun Kota Malang. Pelatihan dilaksananakan melalui analisis karakteristik sasaran, penentuan peserta, identifikasi kebutuhan pelatihan, penyiapan materi dan perangkat pelatihan, pelaksanaa pelatihan, diskusi, penyimpulan hasil pelatihan dan, rencana tindak lanjut. Metode pelatihan dilaksanakan melalui diksusi interaktif, dan pendampingan terbimbing baik secara luring maupun daring. Peran aktif peserta selama pelatihan menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan keterampilan komunikasi edukatif. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan insitas kehadiran pendidik yang stabil, hasil per tes dan posttest yang menunjukkan peningkatan setelah pelatihan, dan terimplementasinya keterampilan komunikasi edukatif dalam aktivitas pembelajaran anak usia dini. Pelaksanaan kegiatan pelatihan sejenis dapat dilakukan secara berkala dan tidak hanya di pendidik PAUD, agar komunikasi edukatif pendidik dapat berkembang dan terbangun interaksi komunikatif yang baik sesuai kebutuhan dan perkembangan peserta didik.
Pengaruh Metode Eksperimen terhadap Keterampilan Proses Sains Rambatan Warna Anak Usia 4-5 Tahun di TK Al Ghoniya Malang Ulin Nuha; Tomas Iriyanto; I Wayan Sutama
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2024): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v2i1.266

Abstract

Pentingnya pembelajaran sains bagi anak sebagai upaya meningkatkan berbagai aspek perkembangannya. Pada dasarnya pengetahuan anak perlu dibangun melalui pengalaman langsung sehingga dipilih metode sains untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh metode eksperimen terhadap keterampilan proses sains pada materi rambatan warna. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan proses sains anak masih tergolong belum berkembang. Subjek penelitian ini adalah 15 anak di TK Al Ghoniya Malang dengan menggunakan metode eksperimen one group pre test post test sehingga dapat diketahui ada pengaruh atau tidak penerapan metode eksperimen terhadap keterampilan proses sains anak. Instrumen yang digunakan adalah skala likert berupa lembar observasi ceklis dengan teknik analisis data uji validitas konstruk dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode eksperimen terhadap keterampilan sains anak usia 4-5 tahun di TK Al Ghoniya Malang. Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah menggunakan metode eksperimen terhadap keterampilan proses anak usia dini.
Pengembangan Permainan Marble Adventure untuk Menstimulasi Kemampuan Mengenal Pola Geometri pada Anak Usia 5-6 Tahun Brian Pramesti Riswanda; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2024): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v2i1.267

Abstract

Matematika sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, melibatkan berbagai aspek seperti angka, pola, dan bentuk. Pengenalan konsep matematika sebaiknya dimulai sejak usia dini, terutama pada usia 0-6 tahun. Pemahaman pola, seperti menyalin, membuat, dan memperpanjang pola, adalah keterampilan kunci yang perlu dikembangkan untuk membangun intelektual anak dan mempersiapkan mereka untuk pembelajaran di masa depan. Penelitian ini mengidentifikasi rendahnya kemampuan anak-anak dalam memahami pola geometri di TK Bangkit, TK PKK VIII, dan TK Martopuro III di Kabupaten Pasuruan. Anak-anak kesulitan menyebut dan membedakan bentuk geometri seperti segitiga dan persegi, serta mengidentifikasi benda-benda yang terkait dengan geometri. Fenomena ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang efektif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan permainan *Marble Adventure* yang layak untuk meningkatkan pemahaman geometri pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan model ADDIE dan melibatkan 30 anak dalam uji coba. Hasil validasi menunjukkan bahwa *Marble Adventure* sangat baik dengan persentase ahli permainan dan materi mencapai 96,66%, dan uji coba kelompok kecil serta besar 100%. Produk ini dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran geometri pada anak usia dini.
Co-Authors Abdul Hudha Abdul Hudha Abdul Hudha, Abdul Agus Setiyono Agus Setiyono Agus Setyono Ahmad Samawi Aisyah Maulidya Ajeng Putri Pratiwi Ajeng Putri Pratiwi Alfi Zakiyya Chumairoh Alifia Lailatur Rahmi Azizah, Fithrotul Brian Pramesti Riswanda Daniar Andriani Della Lupita, Marshanda Devi Yistia Pangestuti Dewi Novita Sari Dharma Patria Dharma Patria, Dharma Dila Umnia Soraya Dwi Putri Ayu Elis Indah Setyowati Elis Indah Setyowati Endro Wahyuno Eny Nur Aisyah Evania Yafie Fadillah, Sahria Fajriyani, Dian Safitri Fiqqi Rahmatul Mukaromah Hardika Hardika Hardika Hardika, Hardika Harini, Lidiya Hertaning, Prisca Kamila I Wayan Sutama Inayatur Robbaniyah Inayatur Robbaniyah Intan Mutiara Isrotul Muslimah Isrotul Muslimah Jumaat, Nurul Farhana Kasanah, Nisa’ul Kholilatul Umiyah Krisdiana Krisdiana Krisnaeni Kusumo, Shela Salsabila Kuswanti, Emi Leni Gonadi Maningtyas, Rosydamayani Twin Maningtyas, Rosydamayani Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas, Rosyidamayani Twin Maningtyas, Rosyidamyani Twinsari Maulidya, Aisyah Moh. Efendi Moh. Efendi Moh.Efendi Moh.Efendi, Moh.Efendi Munaisra Tirtaningsih Munaisra Tri Tirtaningsih Nanda Novia Dilla Safitri Nisa’ul Kasanah Novi Dyah Ayu Putri Novi Suci Kumala Azmi Nur Anisa Nur Anisa Pradana, Richo Surya Putri Dwi Sari Putri, Novi Eka Rahma Putri Wina Rahmalia Yunita Wardani Rahmatillah, Ainur Maulidia Retno Tri Wulandari Rinda Dyah Nastiti Rosydamayani Twinsari Maningtyas Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Saharani, Siera Samah, Norazrena Abu Sari, Chintiya Febriyana Sari, Manda Athifah Sari, Putri Dwi Silomita, Sherly Andua Cindi Siti Fatimah Siti Khoni'ah Sri Utamimah Sri Wahyuni Syahrani Nabilah Tria Libriani Styaningrum Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Ulin Nuha Umu Da’watul Choiro Usep Kustiawan Utamimah, Sri Wardhani, Karina Kusuma Widiasih, Rina Mukti Wina, Rahma Putri Wuri Astuti Yusuf Sobri, Ahmad