p-Index From 2021 - 2026
5.681
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Media Big Book Portable berbasis Audio-visual dalam Pembelajaran Tematik pada Anak usia 4-5 tahun Dwi Putri Ayu; Tomas Iriyanto; Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v3i1p18-27

Abstract

Learning media becomes one of the means in conveying information to students. Media that do not attract children and do not fit the theme presented will make children become bored and have difficulty understanding the information conveyed by educators. Therefore, this study aims to produce audio-visual Big Book Portable media that can be used in group A thematic learning whose feasibility is tested in terms of aspects of effectiveness, efficiency and attractiveness of the media according to early childhood learning media experts and early childhood learning experts. This research is a type of research development using a research model from Borg and Gall. Data analysis techniques used in this research were qualitative analysis and quantitative analysis. Based on the results of small group trials and field trials that have been carried out at three kindergarten institutions in Mojokerto District, the average percentage of results is 98.9% so that the feasibility level of Big Book Portable media based on audio-visual is classified as very valid or very feasible. Media pembelajaran menjadi salah satu sarana dalam menyampaikan informasi kepada peserta didik. Media yang belum menarik anak dan belum sesuai dengan tema yang disampaikan akan membuat anak menjadi bosan dan kesulitan dalam memahami informasi yang disampaikan oleh pendidik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Big Book Portable berbasis audio-visual yang dapat digunakan dalam pembelajaran tematik kelompok A yang diuji kelayakannya terkait aspek keefektifan, keefisiensian dan kemenarikan media menurut ahli media pembelajaran anak usia dini dan ahli pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model penelitian dari Borg and Gall. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan yang telah dilaksanakan pada tiga lembaga TK di Kabupaten Mojokerto menunjukkan rata-rata hasil persentase 98,9% sehingga tingkat kelayakan media Big Book Portable berbasis audio-visual tergolong kategori sangat valid atau sangat layak digunakan.
PENERAPAN PERMAINAN SIGHT WORD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK A2 DI TK NEGERI PEMBINA 5 MALANG Novi Suci Kumala Azmi; Tomas Iriyanto; Wuri Astuti
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.974 KB) | DOI: 10.17977/um053v1i2p113-123

Abstract

Abstrak: Penelitian dengan penerapan permainan sight word bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak usia 4-5 tahun. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah: permainan sight word dan kemampuan berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dan menggunakan model Kemmis & MC. Taggart. Terdapat empat tahapan dalam penelitian ini yaitu perencanaan, tindakan, observasi, refleksi dan perbaikan rencana. Ruang lingkup dalam penelitian ini adalah kemampuan berbicara dengan indikator anak mampu mengutarakan pendapat kepada orang lain dan anak mampu mengungkapkan perasaan dengan kata sifat. Pelaksanaan siklus I pertemuan 1 dan 2 menunjukkan hasil persentase ketercapaian kelas  69% dan siklus II pertemuan 1 dan 2 menunjukkan hasil persentase 94%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berbicara anak dengan penerapan permainan sight word.Abstract: Research with the application of sight word games aims to improve speaking skills in children aged 4-5 years. The variables in this study are: sight word games and speaking ability. This type of research is classroom action research and uses the Kemmis & MC Taggart model. Variabel of this research: planning, action, observation, reflection and improvement of the plan. The scope of this research is the ability to speak with indicators that children are able to express opinions to others and children are able to express feelings with adjectives. The implementation of the first cycle of meetings 1 and 2 showed the results of 69% class achievement percentage and meeting 1 and 2 cycle II showed a percentage of 94%. These results indicate that there is an increase in children's speaking skills with the appliation of sight word game.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Sirkuit Terowongan Geometri pada Anak Kelompok A di TK Kartika Bojonegoro Novi Dyah Ayu Putri; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.218 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i12021p54-62

Abstract

Abstract: This research aims to (1) implement geometry tunnel circuit games on improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro, (2) improving rough motoric skills in children group A at TK Kartika Bojonegoro through geometry tunnel circuit games. This research used classroom action research with a research model from Kemis and MC Taggart. Each cycle consists of planning, acting and observing, reflecting, and revise plans. This research results showed that through geometry tunnel circuit games, the children group A rough motoric skills at TK Kartika Bojonegoro was increased. This was proved from the pre-action observational result which reached an average 60,83 percent with percentage 38,33 percent. In the cycle I reached an average 67,91 percent with percentage 58,33 percent. While in cycle II reached an average 83,47 percent with percentage 86,11 percent. The children's rough motoric skills in cycle II had increased well and it fulfilled the standard of achievement which was decided from the researcher, that was a minimum of 70 percent. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1) menerapkan permainan sirkuit terowongan geometri untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro (2) meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A TK Kartika Bojonegoro melalui permainan sirkuit terowongan geometri. Rancangan penelitian ini berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Tanggart yang terdiri dari, tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, refleksi, dan perbaikan rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan permainan sirkuit terowongan geometri dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok A di TK Kartika Bojonegoro. Terbukti pada penelitian pra tindakan mencapai rata-rata 60,83 dengan persentase 38,33 persen, pada siklus I meningkat mencapai rata-rata 67,91 dengan persentase 58,33 persen, sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 83,47 dengan persentase 86,11 persen. Kemampuan motorik kasar anak pada siklus II sudah berkembang sangat baik dan sudah memenuhi standar ketercapaian yang ditetapkan oleh peneliti yaitu minimal 70 persen.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menganyam Ceria pada Kelompok B TK PGRI 03 Tumpang Malang Isrotul Muslimah; Tomas Iriyanto; Evania Yafie
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.353 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i22021p115-119

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out how the application of cheerful weaving activities to improve children's fine motor skills and describe whether through cheerful weaving activities can improve children's fine motor skills. This study uses a classroom action research (CAR) design with qualitative and quantitative approaches. This classroom action research is conducted in two cycles, each cycle of which there are two meetings consisting of planning, implementing, observing, and selecting. The subjects of this study were group B TK PGRI 03 overlapping with 16 children. This research was successful because it showed an increase in the repetition and incorporation of weaving material so that it was easily carried out by teachers and children. The increase can be seen from the pre-action to the second cycle in fine motor skills eye and hand coordination aspects of 62.50 percent, the accuracy aspect is 62.50 percent, and the flexibility is 68.75 percent. Based on the presentation of the results of the implementation of cheerful weaving activities that children's fine motor skills proved to be increasing. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penerapan kegiatan menganyam ceria untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak, dan mendeskripsikan apakah melalui kegiatan menganyam ceria dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama dua siklus, tiap siklusnya terdapat dua kali pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan rfeleksi. Subyek dari penelitian ini adalah kelompok B TK PGRI 03 Tumpang dengan jumlah 16 anak. Penelitian ini berhasil karena menunjukkan adanya peningkatan dengan adanya pengulangan dan penggabungan bahan menganyam agar mudah dilakukan oleh guru dan anak-anak. Peningkatan dapat dilihat dari pra tindakan sampai siklus II dalam keterampilan motorik halusnya aspek koordinasi mata dan tangan sebesar 62,50 persen, aspek ketepatan sebesar 62,50 persen, dan kelentukan sebesar 68,75 persen. Berdasarkan pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan menganyam ceria bahwa keterampilan motorik halus anak terbukti meningkat.
Pengembangan Game Edukasi Berhitung (GESIT) untuk Menstimulasi Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun : Development of a Counting Educational Game (GESIT) to Stimulate Beginning Counting Ability of 5-6 Years Old Children Nanda Novia Dilla Safitri; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2198

Abstract

Beginning numeracy skills are the initial basic abilities that learn understanding related to counting objects, simple addition and subtraction. The aim of this research is to produce an educational game product that is appropriate, effective and efficient according to media experts, material experts and practitioners, to stimulate early numeracy skills in children aged 5-6 years. This type of research uses research and development (R&D) and the development model used is ADDIE (analysis, design, development, implementation and evaluation). The media validation test results were 85%, the material validation test results were 90%, then trials on class teachers were 78%, and small group trials obtained 90%, from the four results it can be concluded that the GESIT game is suitable for use by children aged 5-6 years . While the results of the non-parametric statistical test using the Wilcoxon test 0.002 (p-value) with a significance level of 0.05 which means (0.002 (p-value) <0.05) then Ha is accepted and Ho is rejected, namely the influence of the GESIT game on learning outcomes counting the beginning in children aged 5-6 years. ABSTRAK Kemampuan berhitung permulaan merupakan kemampuan dasar awal yang mempelajari pemahaman terkait dengan menghitung benda, penjumlahan dan pengurangan sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah produk game edukasi yang layak, efektif dan efisien menurut ahli media, ahli materi dan praktisi, untuk menstimulasi kemampuan berhitung permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan research and development (R&D) serta model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (analysis, design, development, implementasion dan evaluation). Hasil uji validasi media 85%, hasil uji validasi materi 90%, kemudian uji coba terhadap guru kelas 78%, dan uji coba kelompok kecil memperoleh 90%, dari keempat hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa game GESIT layak digunakan untuk anak usia 5-6 tahun. Sedangkan dari hasil uji statistik nonparametik menggunakan uji wilcoxon  0,002 (p-value) dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 yang artinya (0,002 (p-value) < 0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak yaitu adanya pengaruh game GESIT terhadap hasil belajar berhitung permulaan pada anak usia 5-6 tahun.
Pengembangan Permainan Harta Karun Si Bola-Bola dalam Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Rahma Putri Wina; Tomas Iriyanto; Eny Nur Aisyah
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i2.29095

Abstract

Penelitian ini menghasilkan produk permainan harta karun si bola-bola yang aman, mudah dan menarik serta sebagai inovasi untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan permainan yang dapat membantu meningkatkan perkembangan aspek sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan  pengembangan  dari  Borg  and  Gall.  Model  ini  memiliki  10  langkah penelitian, namun karena keterbatasan peneliti, maka menggunakan 7 langkah, penelitian ini dilakukan di 5 TK dengan subjek 76 anak. Data kualitatif diperoleh dari wawancara dan data evaluasi dari para ahli, sedangkan data kuantitatif diperoleh dari data permainan yaitu aspek keamanan, kemudahan, dan kemenarikan  digunakan  untuk  meningkatkan  perkembangan  sosial  emosional anak usia 5-6 tahun.
Implementasi Program Pendidikan Parenting Pada Masa Pandemi Covid-19 Kholilatul Umiyah; Tomas Iriyanto; Wuri Astuti
Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um053v5i2p59-77

Abstract

Learning from home during the Covid-19 pandemic, many parents had difficulty accompanying their children in studying. It is not easy for schools to gather and provide guidance to parents because it creates crowds. Various collaborations with parents are sought so that children continue to learn optimally. During the Covid-19 pandemic, Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang Kindergarten implemented an online parenting education program. Research during the Covid-19 pandemic at Kindergarten ABA 26 Malang aims to describe (a) a general description of the implementation of activities, (b) supporting factors for activities, (c) factors inhibiting activities, (d) results of implementing activities for parents and children. This research uses a descriptive qualitative research design. Data collection methods: observation, interviews, and documentation. Informants for this research: school principals, teachers and parents. The research results show that during the Covid-19 pandemic, the parenting education program at Kindergarten ABA 26 Malang was: providing a platform for offline and online parent consultations, parenting education seminars via the zoom meeting application and YouTube live streaming with expert speakers, involving parents at home at the peak theme. The stages of the parenting education program with resource persons are: preparation, implementation and evaluation stages.Belajar Dari Rumah (BDR) pada masa pandemi covid-19 yang terjadi, banyak orang tua kesulitan mendampingi anak belajar. Sekolah tidak mudah mengumpulkan dan memberi pengarahan orang tua sebab menimbulkan kerumunan. Berbagai kerjasama dengan orang tua diupayakan agar anak tetap belajar optimal. Pada masa pandemi covid-19 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 26 Malang melaksanakan program pendidikan parenting secara daring. Penelitian pada masa pandemi covid-19 di TK ABA 26 Malang bertujuan mendeskripsikan (a) gambaran umum pelaksanaan kegiatan, (b) faktor pendukung kegiatan, (c) faktor penghambat kegiatan, (d) hasil pelaksanaan kegiatan bagi orang tua terhadap anak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpul datanya: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini: kepala sekolah, guru, dan orang tua. Hasil penelitian bahwa pada masa pandemi covid-19 program pendidikan parenting TK ABA 26 Malang yaitu: menyediakan wadah konsultasi orang tua secara offline dan online, seminar pendidikan parenting melalui aplikasi zoom meeting dan live streaming youtube bersama narasumber ahli, pelibatan orang tua di rumah pada puncak tema. Tahapan program pendidikan parenting bersama narasumber yaitu: tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.
Enhancing Early Childhood Educator's Digital Competencies through AI-Powered Learning Modules (AI-PEL) Training Program Yafie, Evania; Anisa, Nur; Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari; Iriyanto, Tomas; Jumaat, Nurul Farhana; Widiasih, Rina Mukti
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2024.101-07

Abstract

Purpose – Digital skills among educators are becoming increasingly important and essential for creating interactive and relevant learning experiences. However, many teachers are still unprepared to fully integrate technology into their teaching and need to improve their understanding of AI technology to support the learning process. This study aims to determine the effectiveness of improving the digital skills of early childhood education (ECE) teachers through AI-Powered Learning Modules (AI-PEL) training. Design/methods/approach – This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental method to evaluate the effectiveness of AI-Powered Learning Modules (AI-PEL) training for Early Childhood Education (ECE) teachers in the Tumpang Sub-district. Purposive sampling was used to select 80 ECE teachers who participated in the training. Data were collected through pre-tests and post-tests. Data analysis involved descriptive statistics using SPSS 17.0, including the Kolmogorov-Smirnov test for normality, Cronbach's Alpha for reliability, and Independent t-tests to compare group means. Findings – This study found a significant improvement in the digital skills of ECE teachers in the Tumpang Sub-district after the AI-PEL training. Initially, the teachers struggled with technology integration, but after the training, their skills and understanding of digital tools improved. Evidence shows that 68 out of 80 participants successfully created teaching modules and picture stories using AI technologies such as Chat GPT, Gemini, DeepL, and Bing Image Creator within the specified deadline. Research implications/limitations – This finding highlights the importance of improving digital skills among teachers, as it enhances their teaching effectiveness and positively impacts students' learning experiences and outcomes. This fosters an engaging, interactive, and effective learning environment in the 21st century. Practical implications – This research emphasizes the importance of supporting strategies such as developing digital learning modules, continuous mentoring, and integrating technology into the ECE curriculum. Partnerships with stakeholders are also crucial to ensuring the sustainability and effectiveness of the AI-Powered Learning Modules (AI-PEL) Training Program. These measures are essential for improving teachers' digital skills and the overall quality of teacher education in the 21st century. Originality/value – This research highlights that early childhood teachers can develop more creative and effective teaching methods with good digital skills. Ultimately, this will improve the quality of early childhood education for the 21st century. Paper type Research paper
Penerapan Bermain Peran Makro dalam Menstimulasi Keterampilan Menyimak Anak Usia 5-6 Sari, Manda Athifah; Iriyanto, Tomas; Astuti , Wuri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1381

Abstract

Keterampilan menyimak merupakan aspek perkembangan bahasa yang pertama kali didapatkan dan dilatih kepada anak. Anak harus memiliki keterampilan menyimak agar dapat menerima informasi dengan baik, sehingga aspek perkembangan lainnya dapat terstimulasi. Metode yang tepat untuk meningkatkan keterampilan menyimak adalah bermain peran makro. Kidzania merupakan tempat eduwisata anak yang menggunakan konsep bermain peran makro. Penlitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran penerapan metode bermain peran makro dan faktor yang mempengaruhi dalam menstimulasi keterampilan menyimak anak usia lima sampai enam tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model miles dan huberman dengan kebasahan data melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dengan bermain peran makro  anak dapat mencapai dua indikator pencapaian keterampilan menyimak, yaitu mendengarkan dengan saksama dan memahami aturan permainan dengan beberapa faktor yang memperngaruhi baik sebagai pendukung maupun penghambat dalam kegiatan menyimak anak
Pengaruh Permainan Bongkar Pasang Geometri terhadap Kemampuan Berpikir Logis Anak Kelompok A Kusumo, Shela Salsabila; Iriyanto, Tomas; Astuti, Wuri
Jurnal CARE (Children Advisory Research and Education) Vol. 11 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jcare.v11i2.20237

Abstract

Berpikir secara logis merupakan suatu proses berpikir dengan menggunakan  logika, rasional dan masuk akal dimana anak mengumpulkan dan memahami informasi dengan mengelompokan, membedakan, memilih, mengklasifikasikan, menghitung dan mengenali pola. Permainan bongkar pasang geometri adalah permainan 2D yang dapat digunakan sebagai alat pembelajaran untuk menstimulasi aspek perkembangan anak salah satunya yaitu kemampuan berpikir logis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh permainan bongkar pasang geometri terhadap kemampuan berpiki logis anak kelompok  A di TK Bhima Putra Malang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis pre-eksperimental. Desain penelitian yaitu dengan tipe one group pretset dan postest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi dimana berupa tes pretest dan postest untuk mengukur kemampuan berpikir logis anak sebelum dan sesudah diberikan treatment, sedangkan dokumentasi berupa foto-foto kegiatan pada saat pelaksanaaan pretest, postest, treatment, kegiatan pembelajaran dan kegiatan observasi awal. Uji coba instrument menggunakan uji validitas ahli dan uji reliabilitas, instrument penelitian menggunakan LKPD. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test, dapat diketahui signifikansi bernilai 0,000 menunjukkan bahwa sig. (2-tailed) < 0,05 sehinnga H0 ditolah dan Ha diterima. Hasil penelitian diketahui bahwa sebelum diberikan treatment kemampuan berpikir logis anak masih rendah, namun setelah diberikan treatment kemampuan berpikir logis anak meningkat. Jadi diperoleh hasil akhir yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh setelah pemberian treatment menggunakan permainan bongkar pasang geometri pada kemampuan berpikir logis anak kelompok A di TK Bhima Putra.
Co-Authors Abdul Hudha Abdul Hudha, Abdul Agus Setiyono Agus Setyono Ahmad Samawi Alfi Zakiyya Chumairoh Amalia, Kurnia Rizky Ammalyah, Puput Andriani, Daniar Azizah, Fithrotul Della Lupita, Marshanda Dewi Novita Sari Dharma Patria Dharma Patria, Dharma Dila Umnia Soraya Dwi Putri Ayu Endro Wahyuno Eny Nur Aisyah Evania Yafie Fadillah, Sahria Fajriyani, Dian Safitri Hardika Hardika Hardika Hardika, Hardika Harini, Lidiya Hertaning, Prisca Kamila I Wayan Sutama Inayatur Robbaniyah Intan Mutiara Isrotul Muslimah Jumaat, Nurul Farhana Kasanah, Nisa’ul Kholilatul Umiyah Khoni'ah, Siti Krisdiana Krisdiana Krisnaeni Kusumo, Shela Salsabila Kuswanti, Emi Leni Gonadi Maningtyas, Rosydamayani Twin Maningtyas, Rosydamayani Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas, Rosyidamayani Twin Maningtyas, Rosyidamyani Twinsari Maulidya, Aisyah Moh. Efendi Moh.Efendi Moh.Efendi, Moh.Efendi Mukaromah, Fiqqi Rahmatul Nabilla, Thalita Amelia Nanda Novia Dilla Safitri Nisa’ul Kasanah Novi Dyah Ayu Putri Novi Suci Kumala Azmi Nur Anisa Nur Anisa Pangestuti, Devi Yistia Pradana, Richo Surya Putri Dwi Sari Putri, Novi Eka Rahma Putri Wina Rahmalia Yunita Wardani Rahmatillah, Ainur Maulidia Retno Tri Wulandari Riswanda, Brian Pramesti Rosyi Damayani Twinsari Maningtyas Saharani, Siera Samah, Norazrena Abu Sari, Chintiya Febriyana Sari, Manda Athifah Sari, Putri Dwi Silomita, Sherly Andua Cindi Siti Fatimah Sri Wahyuni Tria Libriani Styaningrum Twinsari Maningtyas, Rosyi Damayani Ulin Nuha, Ulin Umu Da’watul Choiro Usep Kustiawan Utamimah, Sri Wardhani, Karina Kusuma Widiasih, Rina Mukti Wina, Rahma Putri Wuri Astuti