Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Teoretis tentang Teori Experiential Integration dalam Pembelajaran IPA Terpadu untuk Pemahaman Konseptual: Penelitian Radetyo, Iqbal; Kuncahyono, Kuncahyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3503

Abstract

This study aims to develop Experiential Integration Theory (EIT) as a new theoretical framework that explains the relationship between empirical experience and the formation of conceptual understanding in integrated science learning. This research is motivated by the gap between the application of experiential learning and the lack of a theoretical basis explaining how concrete experiences support the integration of concepts across disciplines. The study uses a conceptual analysis and theoretical synthesis approach by examining the theory of experience (Kolb, 1984), science integration theory (Fogarty, 1991; Czerniak, 2007), and relevant research from 2018–2025. The study process includes three stages: literature identification, thematic analysis to find epistemological relationships between theories, and the preparation of a theoretical synthesis that links the empirical and reflective-conceptual dimensions. The results of the study produce three main propositions: 1. Authentic experience triggers cross-concept integration, 2. Conceptual integration strengthens scientific reflection, 3. The reflection-integration cycle forms deep conceptual cohesion.
DIGITAL LITERACY: THE URGENCY OF DIGITAL SKILL IMPROVEMENT THROUGH E-MODULES Kuncahyono; Dian Fitri Nur Aini
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 1 (2021): February
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v10i1.8098

Abstract

The purpose of this study was to describe the implementation of digital literacy using e-modules and to increase the understanding of PGSD students. The type of this study was Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study were students of PGSD Universitas Muhammadiyah Malang class of 2016, totaling 50 students. The implementation of digital literacy skills using e-modules used 3 learning stages, namely: (a) software engineering; (b) instructional design; and (c) the level of visual communication. Sources of data in this study were students' work in developing students active learning (SAL) oriented teaching materials, and the process of how students develop teaching materials by using student active learning (SAL) oriented e-module guidelines in elementary schools. Sources of data in this study were the SAL-based teaching materials designed by the students, and the process of developing teaching materials using student active learning (SAL) oriented emodule guidelines in elementary schools. The results of the study showed that students' understanding of digital literacy skills included: 1) The use of SAL-based e-module guidelines improved students' skills in compiling digital teaching materials. 2) The increase in students’ skills in compiling digital teaching materials after using the e-module guidelines was marked by the increase in student skills in compiling digital teaching materials from 56.8% to 82.5%. It can be said that using e-module guidelines improved the students’ skills in making digitalbased teaching materials.
Transformasi Kompetensi Guru IPA Melalui Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Deep Learning: Studi Kasus di SMPN H Wukirsari Triyana, Triyana; Kuncahyono, Kuncahyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi kompetensi guru IPA melalui pelatihan pengembangan pembelajaran berbasis deep learning di SMPN H Wukirsari. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan lima guru IPA sebagai partisipan utama. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumen, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan memberikan peningkatan signifikan terhadap pemahaman guru mengenai konsep deep learning, perancangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS, serta penerapan strategi pembelajaran yang mendorong penalaran, koneksi antar konsep, dan keterlibatan aktif siswa. Implementasi di kelas mengindikasikan adanya perubahan positif pada dinamika pembelajaran, termasuk meningkatnya partisipasi siswa dan kemampuan analitis mereka. Namun, beberapa tantangan masih ditemui, seperti keterbatasan waktu, sarana laboratorium, dan keragaman kemampuan siswa. Secara keseluruhan, pelatihan berbasis deep learning terbukti efektif dalam mentransformasi kompetensi guru IPA, khususnya pada konteks sekolah daerah. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya dukungan sekolah, pendampingan berkelanjutan, dan perluasan studi untuk menguatkan praktik pembelajaran mendalam di sekolah.
Optimalisasi Rapor Pendidikan Berbasis Siklus Deming di SMKN Trowulan: Penelitian Enik Indartik; Kuncahyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3994

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut penerapan manajemen berbasis data yang sistematis dan berkelanjutan. Rapor Pendidikan sebagai instrumen evaluasi nasional, menyediakan informasi komprehensif mengenai capaian kinerja sekolah. Pemanfaatan data tersebut dalam proses pengambilan keputusan di tingkat satuan pendidikan masih belum optimal, sehingga berbagai rekomendasi perbaikan sering kali tidak diimplementasikan secara efektif. Kondisi ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketersediaan data dan penerapan strategi peningkatan mutu. Pendekatan manajerial yang mampu mengintegrasikan data Rapor Pendidikan ke dalam proses perbaikan berkelanjutan secara terstruktur sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi pemanfaatan Rapor Pendidikan melalui penerapan siklus Deming di SMKN Trowulan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah regulasi pemerintah, laporan resmi pendidikan, dan penelitian relevan terkait manajemen mutu serta penerapan perbaikan berkelanjutan di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi data Rapor Pendidikan dalam setiap tahap siklus Deming dapat meningkatkan ketepatan perencanaan, efektivitas pelaksanaan program, ketajaman evaluasi, serta keberlanjutan tindak lanjut yang lebih terarah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan siklus Deming secara konsisten berpotensi memperkuat tata kelola sekolah, meningkatkan relevansi kurikulum, dan mendorong kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan dunia kerja. Temuan tersebut berimplikasi pada penguatan budaya mutu di satuan pendidikan vokasi.
Desain Media Pembelajaran Gerak Lurus Berbasis Gamifikasi Menggunakan Construct 2 Yuliawati, Ratna; Kuncahyono, Kuncahyono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i6.8680

Abstract

Penelitian ini mengembangkan alat bantu ajar berbasis gamifikasi untuk mata pelajaran Gerak Lurus bagi siswa kelas XI, memanfaatkan platform Construct 2. Metodologi yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang meliputi analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam pemahaman konsep Gerak Lurus, yang menjadi motivasi utama untuk mengembangkan media pembelajaran ini. Penerapan gamifikasi terbukti efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional yang cenderung monoton. Setelah melalui tahap validasi oleh ahli materi dan media, produk yang dihasilkan dinilai sangat relevan dan memenuhi kriteria pendidikan. Implementasi lapangan memperlihatkan bahwa penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan capaian akademik siswa, dengan rata-rata peningkatan nilai mencapai 89%, tetapi juga menunjukkan peningkatan partisipasi aktif siswa di kelas yang sangat substansial. Penelitian ini merekomendasikan penerapan media pembelajaran interaktif berbasis gamifikasi sebagai inovasi penting dalam pengajaran Gerak Lurus, serta perlunya pelatihan terstruktur bagi guru agar dapat memaksimalkan penggunaan media dalam proses belajar-mengajar.
Pengembangan Pedoman E-Modul Berorientasi Student Active Learning Sebagai Pendukung Pembelajaran di Sekolah Dasar Kuncahyono; Aini, Dian Fitri Nur
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v5i2.13999

Abstract

This study aims to (1) produce a valid e-module guidelines for active student learning in elementary schools that are valid; (2) produce eligibility guidelines for student active learning oriented e-modules in Elementary Schools, and (3) produce practical student learning oriented e-module guidelines. This research uses ADDIE model development research design which consists of 5 levels, namely analysis, design, development, application, and evaluation. The results showed that the results of the validation trial of teaching materials experts and material experts, the average score obtained was 83.95 with valid criteria. The results of user trials (teachers and students) then the average score obtained is 3.5 very well / very practical