Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN OBSERVASI ATTENTION DEFIICT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) PADA ANAK MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS WEB Siska Deaprilia Silrawati; Irtadji Irtadji; Farah Farida Tantiani
Flourishing Journal Vol. 1 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.593 KB) | DOI: 10.17977/um070v1i62021p482-487

Abstract

Abstract: This study aims to produce an instrument which is valid and reliable to observe ADHD in children. The steps of this study include: (1) need analysis, (2) design, the form is instrument spesification and writing items (3) design implementation, the form arranging instrument assembly item (4) validation expert, such as an item analysis (5) revision, from field experts validation and individual field test (6) limited trial (7) revision (8) field trials (9) product revision (10) final product. The results of the validation of the contents, done by 3 field experts, 10 items in ADHD observation instrument need to be revised. The result from validation of the contents is validity coefficient Aiken’s V span from 0,56 to 0,89 that means the contents in the instrument is sufficient. After the revision, ADHD identification instrument was tested limited to determine the difference total score between observer (parents and teachers) that handle ADHD children/students and didn’t handle ADHD children/students and there is a significant difference, with signification 0,013. After ADHD identification instrument is tested limited was reised, then a tested field test with the subject of 40 people. Validity calculation was obtained probability value span from 0,00 to 0,014, and reliability calculation was obtained 0,963. Based on the results from validity test and reliability test, it can be concluded that the instrument observation had ADHD as a valid and reliable instrument to observe ADHD in children for teachers and parents, and can be used together with institutions of psychology, education, and health. Keywords: Instrument, ADHD Observation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Instrumen Observasi ADHD yang valid dan reliabel dalam mengamati adanya ADHD pada anak. Langkah-langkah penelitian ini meliputi: (1) analisis kebutuhan, yang dilakukan di lapangan, (2) perancangan desain, berupa spesifikasi instrumen dan penulisan item (3) implementasi desain, berupa penyusunan item perakitan instrumen (4) validasi ahli, berupa analisis item (5) revisi, perbaikan dari validasi ahli (6) uji coba terbatas (7) revisi (8) uji coba lapangan (9) perbaikan produk (10) produk akhir, berupa kajian produk yang telah direvisi. Hasil dari validasi isi, dilakukan oleh 3 ahli, instrumen observasi ADHD perlu direvisi sebanyak 10 item. Hasil dari validasi isi ini memperoleh koefisien validitas Aiken’s V yang bergerak dari 0,56 hingga 0,89 yang berarti isi dari instrumen memadai. Setelah dilakukan revisi, instrumen observasi ADHD diujicobakan secara terbatas untuk mengetahui perbedaan skor total antara pengamat (orangtua dan guru) yang menangani anak/siswa ADHD dan yang tidak menangani anak/siswa ADHD dan mencerminkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai signifikansi sebesar 0,013. Setelah instrumen observasi ADHD yang diujicobakan terbatas telah direvisi, maka dilakukan uji coba lapangan dengan total subjek 40 orang. Selanjutnya, dilakukan analisis validitas dengan nilai probabilitas bergerak dari 0,00 hingga 0,014, dan analisis reliabilitas dengan nilai 0,963. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas, maka dapat disimpulkan bahwa instrumen observasi ADHD telah valid dan reliabel sebagai instrumen untuk mengobservasi ADHD pada anak bagi guru dan orangtua, serta dapat dimanfaatkan bersama lembaga psikologi, pendidikan, dan kesehatan Kata kunci: instrumen, observasi ADHD
EFEKTIVITAS BERMAIN MENGGUNAKAN MEDIA TALI-TEMALI PRAMUKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN YANG RENDAH PADA SISWA TK B Muhammad Ikhsan; Sri Weni Utami; Farah Farida Tantiani
Flourishing Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i12022p24-31

Abstract

Abstract: This research was conducted to determine the scout rigging effectiveness to improve low early writing skill among kindergarten student grade B. The location of this research was in TK ABA 5 Malang City. This research use the pre-test-post-test experimental design. There were 8 kindergarten students grade B with low early writing skill involve to this research. The instrument of this research is the early writing skill test consist of 13 items with a reliability index of 0,432, the test was developed independently by researcher. The treatment of this research was given according the guidance of play with scout rigging media. The paired sample t-test result show that the value of sig. (2-tailed) score is 0,000 < 0,05. There was an increase in the early writing skill as much as 22.40% after the treatment to play with scout rigging media was given. The increase make the child more flexible to hold the pencil and the child also more able to coordinate between their eyes and fingers while writing. The conclusion is there is an increase in the early writing skill after the treatment to play with scout rigging media was given Keywords: early writing skill, play with scout rigging media, kindergarten student grade B. Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas bermain menggunakan media tali-temali pramuka untuk meningkatkan kemampuan menulis permulaan yang rendah pada siswa TK B. Lokasi pelaksanaan penelitian ini berada di TK ABA 5 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen psikologi dengan desain pre-test-post-test design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi TK B sejumlah 8 orang yang telah dinyatakan memiliki kemampuan menulis permulaan rendah melalui tes kemampuan menulis permulaan. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes kemampuan menulis permulaan yang dikembangkan sendiri oleh peneliti berjumlah 13 soal dengan indeks reliabilitas sebesar 0.432. Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini dilakukan sesuai dengan panduan bermain menggunakan media tali-temali yang dikembangkan oleh peneliti dan telah divalidasi oleh ahli. Uji beda yang digunakan adalah uji paired sample t-test untuk melihat perbedaan skor antara sebelum dan sudah diberikan perlakuan bermain menggunakan media tali-temali pramuka. Hasil uji beda paired sample t-test menunjukan bahwa nilai sig. (2-tailed) yang dihasilkan adalah 0,000 < 0,05. Terjadi peningkatan kemampuan menulis permulaan sebesar 22.40% setelah diberikan perlakuan bermain menggunakan media tali-temali pramuka. Peningkatan yang terjadi membuat anak lebih mampu memegang pensil dengan luwes dan mampu melakukan koordinasi antara mata dan jari saat menulis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis permulaan setelah diberikan perlakuan bermain menggunakan media tali-temali pramuka Kata kunci tali-temali pramuka, kemampuan menulis permulaan, siswa TK B
PENYESUAIAN PERNIKAHAN ISTRI USIA MUDA YANG DIBESARKAN DENGAN PENGASUHAN IBU TUNGGAL Tyara Anggraeni Putri; Farah Farida Tantiani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran penyesuaian pernikahan istri usia muda yang ayah dan ibunya bercerai hidup lalu dibesarkan oleh ibu tunggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur kepada tiga orang partisipan dengan karakteristik utama yaitu istri yang menikah di usia muda, yang sebelumnya hanya dibesarkan oleh pengasuhan ibu tunggal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dua partisipan cenderung memiliki penyesuaian pernikahan yang baik, sedangkan satu partisipan mengalami penyesuaian pernikahan yang buruk. Ketiga partisipan dalam melakukan penyesuaian pernikahannya harus mengatasi perbedaan yang dihadapi dengan suaminya terkait masalah sehari-hari. Ketiga partisipan memiliki pandangan kekhawatiran akan mengulangi pengalaman yang sama dengan ibu mereka saat bercerai dari sang ayah. Sehingga, dalam mengatasi konflik yang terjadi dalam pernikahannya, mereka cenderung bersikap lebih hati-hati saat mengambil keputusan. Selama menjalani pernikahan, dua partisipan merasa sudah cukup bahagia dengan pernikahannya dan hanya satu partisipan yang menyesal dengan pernikahannya karena ia merasa tidak memiliki kedekatan dengan suaminya. Hasil temuan lain dalam penelitian ini yaitu ditemukan bahwa pada partisipan yang memiliki penyesuaian pernikahan baik ternyata memiliki dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya seperti dari nenek, mertua serta saudara iparnya, sedangkan pada partisipan yang memiliki penyesuaian pernikahan buruk tidak memiliki dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya
Empowering Indonesian Migrant Workers in Taiwan through Stress Management Training Nohan Arum Romadlona; Sapto Adi; Farah Farida Tantiani; Deslaely Putranti
Community Development Journal Vol 8 No 2 (2024): Community Development Journal
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cdj.v8i2.6293

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) face various problems, one of which is mental health problems. PMI in Taiwan were reported to have various mental health problems which have negative consequences. Community service activities are carried out to provide training on the importance of stress management and provide alternative positive coping strategies. The results of the training showed an increase in knowledge of 19.67% regarding stress management from 16 PMI in Taipei, Taiwan. A series of training is also equipped with activity that can help improve mental and physical health. It is hoped that comprehensive activities can be carried out regularly and become a forum for PMI to openly discuss the various problems.
Digital Communication as a Predictor of the Psychological Well-Being of the Older People in the Digital Era Qoyyimah, Nur Rohmah Hidayatul; Suryani, Cahya; Tantiani, Farah Farida
Jurnal Sains Psikologi Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um023v13i22024p%p

Abstract

The older people in today’s era are non-digital native societies, so adapting to changes in all aspects of life that have been digital-based takes greater effort than individuals under their age. The difficulty of adapting to this digitalization system allows older people to experience negative feelings that affect their psychological well-being. This is correlational quantitative research to investigate further the role of digital media communication on the psychological well-being of older people. The respondents are 55–75 years old, have gadgets, and are used to communicating digitally. A sample of 97 people was selected using a convenience sampling technique. The instrument used is the Indonesian version of the psychological well-being questionnaire and the adapted version of the communication questionnaire through digital media. The results showed that digital communication played a significant role (p < .001) in psychological well-being with an R-squared value of .121. This value means that the digital communication variable can predict the psychological well-being of older people by 12.1%.
Program “Sriwedari Sadar Kekerasan Seksual” Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Pertama Kekerasan Seksual Anak bagi Orang Tua Shanti, Pravissi; Tantiani, Farah Farida; Sulistiyaningsih, Retno; Ashgarie, Rayza Ilfie Azkya; Tibrisna, Nashra; Wedanthara, Made Arya
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 1 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v5i1.5804

Abstract

Maraknya kekerasan seksual di lembaga Pendidikan mendorong pemerintah untuk meluncurkan Program Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP). Yayasan Perguruan Sriwedari Malang menghadapi tantangan dalam menerapkan program tersebut karena kurangnya sumber daya. Program ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada orang tua dari SD sampai SMK agar dapat mendukung sekolah dalam mengatasi permasalahan yang ada. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah sosialisasi dengan melibatkan beberapa tahapan, yaitu analisis situasi masyarakat, identifikasi masalah, menetapkan tujuan kegiatan, merencanakan pemecahan masalah, pendekatan sosial, menetapkan agenda kegiatan, serta evaluasi dan hasil. Sasaran kegiatan ini adalah orang tua siswa di Yayasan Perguruan Sriwedari Malang, dengan fokus pada pemahaman mereka mengenai pencegahan dan penanganan pertama kekerasan seksual. Hasil uji perbedaan sebelum dan sesudah sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dengan nilai P sebesar 0.000 dan z sebesar -5.353b.
Peran Asesmen Diagnostik dalam Pengembangan Program Pendidikan untuk Anak Berkebutuhan Khusus Nala Firdausy; Farah Farida Tantiani
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): October : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i3.646

Abstract

ABSTRAK Asesmen diagnostik merupakan langkah awal dalam proses pendidikan inklusif, untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik anak dan merancang intervensi yang tepat. Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran asesmen diagnostic dalam pengembangan program pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Dalam tulisan ini, eksplorasi peran asesmen dilakukan melalui pendekatan kualitatif yang melibatkan observasi partisipatif, dan wawancara terhadap para terapis yang dilakukan selama satu bulan dimulai dari 8 juli 2024 sampai 9 agustus 2024. Hasilnya menunjukkan bahwa Sekolah menerapkan berbagai jenis asesmen, seperti asesmen baseline, progres, akhir, dan follow-up, untuk memastikan pemantauan yang berkelanjutan terhadap kemajuan anak. Namun, terdapat tantangan dalam pelaksanaan program ini, terutama terkait keterlibatan orang tua, yang dapat memengaruhi hasil asesmen diagnostik. Kata kunci : Anak berkebutuhan khusus; Asesmen diagnostik; Pendidikan inklusif. ABSTRACT Diagnostic assessment is the first step in the inclusive education process, to identify a child's specific needs and design appropriate interventions. This article aims to explore the role of diagnostic assessments in developing educational programs for Children with Special Needs (ABK). In this paper, the exploration of the role of assessment is carried out through a qualitative approach involving participant observation and interviews with therapists which were conducted for one month starting from 8 July 2024 to 9 August 2024. The results show that the school implements various types of assessments, such as baseline and progress assessments. , end, and follow-up, to ensure ongoing monitoring of the child's progress. However, there are challenges in implementing this program, especially regarding parental involvement, which can influence the results of diagnostic assessments. Keywords : Children with special needs; Diagnostic assessment; Inclusive education.
Regulasi Emosi Remaja dari Ibu Pekerja Migran dan Non Migran Intan Ayu Lasmana Firdauza; Farah Farida Tantiani
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/jpp.v12i1.506

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu dalam mengelola atau mengontrol emosi. Banyak remaja yang tidak dapat mengelola emosi mereka secara efektif sehingga rentan terhadap depresi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan regulasi emosi cognitive reappraisal dan expressive suppression pada remaja. Menggunakan metode kuantitatif komparatif, penelitian ini melibatkan 101 responden yang dipilih melalui purposive technique sampling. Pengumpulan data menggunakan skala ERQ (Emotion Regulation Questionnaire) yang terdiri dari 10 pertanyaan dan selanjutnya dianalisis dengan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada expressive suppression namun tidak ada perbedaan pada cognitive reappraisal. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya para ibu yang menjadi pekerja migran untuk tetap menjaga interaksi dengan anaknya. Faktor kualitas dan kuantitas interaksi antara ibu dan anak dapat menjadi bahan penelitian selanjutnya.
Peer support dan career decision making self-efficacy pada mahasiswa tingkat akhir di Malang Ikrima, Jihan; Tantiani, Farah Farida
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v4i2.24517

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir seringkali memiliki Career Decision Making Self-Efficacy (CDMSE) yang cenderung rendah. Sementara CDMSE penting bagi mahasiswa, khususnya di tingkat akhir karena dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri individu dalam mencapai karirnya di masa depan. Salah satu faktor yang dianggap memiliki kaitan dengan CDMSE adalah Peer Support. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara peer support dan CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir di Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 401 mahasiswa tingkat akhir di Kota/Kabupaten Malang. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik nonprobability sampling yaitu incidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala peer support yang terdiri dari 17 item (&alpha;=0,896) dan skala career decision making self-efficacy menggunakan Career Decision Making Self Efficacy-Short Form terdiri dari 25 item (&alpha;=0,945). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peer support dengan seluruh dimensi CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi peer support maka akan semakin tinggi CDMSE pada mahasiswa tingkat akhir, begitu pula sebaliknya.
Hubungan antara persepsi kualitas hubungan romantis orang tua dan kualitas hubungan romantis mahasiswa di Malang Rakhmah, Trisna Aulia Nur; Tantiani, Farah Farida
SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 10 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : LP2M Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/sosio.v10i1.16180

Abstract

In a romantic relationship, the quality of a romantic relationship is one of the factors that can maintain a relationship, where individuals subjectively evaluate the relationship carried out with their partner. The quality of romantic relationships can also be influenced by the family especially in terms of relating to others because parents are considered important and are models for their children. This study aims to determine whether or not there is a relationship between the perception of the quality of romantic relationships of parents and the quality of romantic relationships among students in Malang. This research method uses a correlational quantitative method approach on 402 students in Malang aged 18-25 years. The data collection instrument used The Parental Relationship Evaluation Questionnaire (PRE) with 34 items (α = .986) and The Perceived Relationship Quality Component (PRQC) with 17 valid items (α = .944) which have been translated into Indonesian. The sampling technique uses convenience sampling with the Spearman Rank correlation test analysis technique. The results of this study showed that there was a significant relationship with a value of .160 between the Perception of the Quality of Romantic Relationships of Parents with the Quality of Romantic Relationships of Students in Malang with the direction of a positive relationship. This means that the lower the quality of romantic relationships of students, the lower the perception of the quality of romantic relationships of parents and vice versa.