Claim Missing Document
Check
Articles

Framework Smart Mushroom Farming Berbasis IoT dan AI Menggunakan Pendekatan Multimodal untuk Budidaya Jamur Merang Desnelita, Yenny; Gustientiedina, Gustientiedina; Noratama Putri, Ramalia; Hajjah, Alyauma; Nora Marlim, Yulvia; Irwan, Irwan
Jurnal Pustaka Robot Sister (Jurnal Pusat Akses Kajian Robotika, Sistem Tertanam, dan Sistem Terdistribusi) Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Robot Sister (Pusat Akses Kajian Robotika, Sistem Tertanam, dan Si
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakarobotsister.v4i2.2451

Abstract

Budidaya jamur merang (Volvariella volvacea) sangat bergantung pada kestabilan mikroklimat yang selaras dengan tahapan pertumbuhannya, sehingga data lingkungan dan perkembangan visual jamur perlu dianalisis secara terpadu agar pengelolaan budidaya dapat dilakukan secara lebih presisi. Penelitian ini mengusulkan sebuah framework Smart Mushroom Farming berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan multimodal untuk mendukung pemantauan lingkungan sekaligus analisis fase pertumbuhan jamur merang. Framework disusun melalui pendekatan Design Science Research (DSR) dan diwujudkan dalam arsitektur empat lapisan, yaitu sensing, communication, processing, dan application layer. Pada lapisan akuisisi data, parameter suhu, kelembapan relatif, konsentrasi CO₂, intensitas cahaya, dan kelembapan media dipadukan dengan citra RGB perkembangan jamur sebagai representasi kondisi visual. Seluruh data tersebut ditransmisikan melalui protokol MQTT dan dikelola dalam basis data berbasis cloud. Pada lapisan pemrosesan, pendekatan multimodal dirancang untuk menggabungkan fitur mikroklimat dengan fitur visual yang diekstraksi menggunakan Convolutional Neural Network (CNN), sebagai dasar konseptual bagi identifikasi fase pertumbuhan mulai dari miselium, primordia (tiny button), button (egg), elongation, hingga fase matang/siap panen. Framework yang diusulkan menghubungkan tahapan akuisisi data, komunikasi IoT, integrasi data multimodal, analisis berbasis AI, visualisasi, hingga keluaran pengendalian mikroklimat dalam satu arsitektur yang saling terhubung. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penyediaan dasar konseptual dan teknis bagi pengembangan sistem budidaya jamur merang yang adaptif dan berbasis data, yang selanjutnya dapat diuji lebih lanjut melalui tahap implementasi dan validasi eksperimental.
Digital Transformation of Goat Milk Supply Chains through an Integrated Smart Cold-Chain Logistics System Nyoto Nyoto; Nicholas Renaldo; Jahrizal Jahrizal; Azridjal Aziz; M. Dalil; Achmad Tavip Junaedi; Yusrizal Yusrizal; Alyauma Hajjah; Sulaiman Musa; Cecilia Cecilia
Journal of Applied Business and Technology Vol. 7 No. 2 (2026): Jounal of Applied Business and Technology
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/re8a7652

Abstract

The rapid digital transformation of agribusiness has created significant opportunities to improve supply chain efficiency, product quality, and operational sustainability through the integration of smart technologies. However, goat milk supply chains continue to face challenges associated with short product shelf life, inadequate cold-chain infrastructure, limited distribution visibility, and high logistics costs, particularly among small and medium-sized enterprises (SMEs). This study aims to develop and evaluate an Integrated Smart Cold-Chain Goat Milk Logistics System (SCGLMS) as a digital transformation model for goat milk supply chains. A Design Science Research (DSR) methodology was employed, consisting of problem identification, system design, prototype development, pilot implementation, and system evaluation. The proposed SCGLMS integrates four interconnected layers: smart milk processing, intelligent packaging, IoT-enabled cold-chain logistics, and a cloud-based digital management platform that provides real-time monitoring, digital traceability, and logistics analytics. The findings demonstrate that the integrated system significantly improves supply chain visibility, operational coordination, and decision-making by enabling continuous monitoring of temperature, humidity, shipment status, and product quality throughout distribution. The system also enhances logistics efficiency, minimizes product spoilage, extends market accessibility, and strengthens customer confidence through improved transparency and traceability. This study contributes to the literature on digital supply chain management by proposing a comprehensive technological framework specifically designed for goat milk logistics. Furthermore, it provides practical guidance for SMEs, agribusiness practitioners, and policymakers seeking to accelerate digital transformation and sustainable supply chain development within the dairy industry.