Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Shalat Dhuha dengan Hipertensi pada Lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Pucang Gading Sova, Vira Maya; Hayati, Mardiyan; Basuki, Rochman
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.19766

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama di kalangan lansia dan dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati. Shalat Dhuha adalah praktik spiritual yang diyakini dapat meningkatkan relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara shalat Dhuha dan hipertensi pada lansia penghuni Panti Sosial Lanjut Usia (PSLU) Pucang Gading. Dengan menggunakan desain potong lintang, 89 peserta lansia dipilih melalui purposive sampling. Shalat Dhuha dinilai menggunakan kuesioner, dan tekanan darah diukur dengan alat digital yang telah dikalibrasi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Ditemukan hubungan yang signifikan antara shalat Dhuha dan hipertensi (r = -0,735; p = 0,001). Korelasi positif ini menunjukkan adanya hubungan, bukan efek sebab-akibat. Kesimpulan: Shalat Dhuha memiliki hubungan yang signifikan dengan hipertensi pada lansia.
SOSIALISASI DAN EDUKASI KESADARAN BERKHITAN SESUAI SYARIAT ISLAM DAN KESEHATAN PADA ALUMNI SMPN 1 MRANGGEN ANGKATAN 1988 Basuki, Rochman; Muslimah, Muslimah; Swasty, Swasty; Mubarok, Muhammad Rifky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jpmk.v8i1.20635

Abstract

Khitan merupakan ajaran penting dalam Islam sekaligus intervensi kesehatan yang bermanfaat, namun praktik di masyarakat kerap dipengaruhi tradisi sehingga tidak selalu selaras dengan syariat dan standar medis. Program ini melibatkan Alumni SMPN 1 Mranggen Angkatan 1988 sebagai mitra edukatif untuk meningkatkan kesadaran berkhitan yang syar’i, aman, dan ramah anak. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif-partisipatif melalui dua sesi tematik (fikih dan kesehatan) dengan materi interaktif, booklet/infografis, evaluasi pra–pasca menggunakan kuesioner dan wawancara singkat, serta pendampingan daring selama satu bulan. Hasil menunjukkan partisipasi tinggi, peningkatan skor pengetahuan dan sikap, bertambahnya kesiapan merujuk tindakan khitan ke tenaga medis, serta terbentuknya kanal komunikasi “Khitan Islami & Sehat” untuk tindak lanjut; materi dipandang relevan dan mudah dipahami. Disimpulkan bahwa pendekatan kolaboratif keagamaan dan kesehatan efektif meningkatkan literasi dan komitmen praktik khitan yang aman dan sesuai syariat; replikasi disarankan melalui kemitraan puskesmas dan pemanfaatan materi digital berkelanjutan.