p-Index From 2021 - 2026
5.449
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Buletin Al-Turas BAHASTRA Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Prosiding Seminar Nasional Teknoka Abdimas Dewantara Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Edutama Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Randwick International of Education and Linguistics BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Journal of Language Learning and Research Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Bahasa Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Kecakapan Abad 21 Imam Safi’i; Wini Tarmini; Andi Wibowo; Sobri Sobri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202163.799

Abstract

TRAINING ON DEVELOPING INDONESIAN LANGUAGE EVALUATION INSTRUMENTS BASED ON 21ST CENTURY SKILLS VALUES. This article aims to describe the training activities for the preparation of an evaluation instrument based on 21st century skill values for teachers of SDN Gandaria Selatan 01 Jakarta Selatan. An evaluation instrument based on 21st century skills values is an evaluation instrument developed based on the development of critical thinking, creative-innovative, collaborative, and communicative. The procedure used in this training activity is to use the pedagogical model of the genre, namely through the activities of building context, examining models, constructing together, and constructing independently. The technical evaluation instrument preparation was carried out using google assessment media. This training activity was able to improve the professional competence of teachers at SDN Gandaria Selatan 01 Jakarta Selatan in developing evaluation instruments based on 21st century skill values.
PERANCANGAN APLIKASI PENGADUAN MASYARAKAT TERHADAP LINGKUNGAN DI TINGKAT KELURAHAN Imam Syafei; Mia Kamayani; Estu Sinduningrum
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.192 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4271

Abstract

Aplikasi pengaduan masyarakat adalah sebuah sarana aspirasi dalam bentuk pengaduan masyarakat berbasis online yang berprinsip mudah, terpadu dan tuntas untuk pengawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu aplikasi yang bisa dipakai memudahkan masyarakat untuk melaporkan suatu kejadian dan bisa direspon atau ditanggapi dengan cepat, efektif dan efesien oleh pihak instansi terkait. Dengan mengunakan metode pengembangan sistem Extreme Programming (XP) diharapkan aplikasi yang dibuat lebih cepat selesai dan sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini adalah membuat sistem pengelolaan aplikasi pengaduan masyarakat untuk admin yang berbentuk web aplikasi untuk menampung hasil dari pengaduan dari masyarakat yang menggunakan aplikasi mobile, dengan harapan pihak kelurahan dapat mendengarkan setiap keluhan yang masuk dari masyarakat melewati aplikasi ini dan dapat direspon dengan baik dan ditindak lanjuti hasil dari pelaporan masyarakat.
Metaphor in Hamka’s Biography Novel: A Semiotic Study Wini Tarmini; Imam Safi'i; Deyana Wanda Aulia
Randwick International of Education and Linguistics Science Journal Vol. 3 No. 1 (2022): RIELS Journal, March
Publisher : RIRAI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47175/rielsj.v3i1.387

Abstract

This study aimed to describe language symbols having wider meaning, metaphoric meaning, and socio-cultural background of HAMKA’s biography novel. The method used was descriptive qualitative. Findings of this study showed that the language symbols consisted of: ikon, indek, and simbol; aspect of meaning consisted of conceptual and metaphoric meaning. Metaphoric meaning was reflected in rethorical utterance. Out of 18 rethotical utterances, there were 12 rhetorical utterances which contained klimaks, Antithesis, Apostrof, Seruan, Hiperbola, Litotes, Simile, Metonimi, Ironi, Paradoks, Personifikasi, and Pertanyaan Retoris. Based on analysis, metaphoric and rhetorical meaning showed socio-cultural background of society which tended to reveal personal interpretation and subjective feeling indirectly.
PELATIHAN PEMBELAJARAN DENGAN STRTAEGI CRITICAL THINKING QUESTION Imam Syafi'i; Hery Muljono
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 2, No 1 (2018): JAIM-Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v2i1.237

Abstract

Pelatihan manajamen pembelajaran dengan critical thinking queston dimaksudkanuntuk meningkatkan kemampuan para guru SD Muhammadiyah 3 Depok, JawaBarat agar mampu malaksananakan praktik pembelajaran yang dapat membangunkemampuan berpikir kritis siswa. Metode yang dilakukan dalam pelatihan inidibagi empat tahap, yaitu pengondisian, eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.pemodelan tahap. Dalam kegiatan pelatihan ini para guru diberikan pemahamansecara teoretis tentang critical thinking queston, diberikan model pembelajaranyang menerapkan critical thinking queston, dan kemuadian secara bergantianmempraktikkan pembelajaran teknik critical thinking queston. Setelah megikutipelatihan terdapat banyak perubahan positif dalam praktik pembelajaran yangdilakukan oleh para guru di SD Muhammadiyah 3 Depok, Jawa Barat.Pembelajaran tidak lagi berpusat kepada guru, melainkan berpusat kepada siswayang lebih banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukanpertannyaan serta berpikir kritis ketika dihadapkan pada suatu fenomena.Pertanyaan-pertanyaan evaluasi yang dikembangkan guru pun lebih bervariasi,tidak hanya mengukur aspek kognitif tingkat rendah saja, tetapi juga mengukurberbagai ranah kognitif yang lebih tinggi lagi serta berbagai aspek kompetensiyang lebih komprehensif.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Evaluasi Berstandar HOTS bagi Guru-Guru SD di Wilayah Banyudono Imam Safi'i; Faozan Amar
ABDIMAS DEWANTARA Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.138 KB) | DOI: 10.30738/ad.v2i2.4176

Abstract

Pelatihan penyusunan instrument evaluasi yang berstandar HOTS dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para guru SD Muhammdiyah di Wilayah Banyudono dalam menyusun instrument evaluasi yang dapat mengukur kemapuan berpikir tingkat tinggi siswa. Melalui kegiatan ini para guru diberikakan wawasan sekalikus kemampuan secara teknis dalam menyusun instrument evaluasi. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi tiga bagian, yaitu eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Pada tahap eksplorasi para guru diminta untuk mengemukakan berbagai pengetahuannya tentang evaluasi, terutama yang berstandar HOTS. Hasil eksplorasi digunakan sebagai landasasan untuk melakukan kegiatan elaborasi, yaitu berupa penjelasan secara teoretis dan kegiatan praktik tentang penyusunan instrument evaluasi yang mampu digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Pada tahap konfirmasi, para peserta diminta untuk menyusun instrument evaluasi secara berkelompok. Selanjutnya, secara bergantian, perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penyusunan instrument evaluasinya di depan para peserta yang lain. Pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus kemampuan para guru SD Muhamamadiyah di Wilayah Boyolali Jawa Tengah dalam menyusun instrument evaluasi yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa atau HOTS.Kata kunci: pelatihan, instrument, dan evaluasi
Implementation of Creative-Innovative Aspects in the Indonesian Language BSE Evaluation Instrument Imam Safi'i; Wini Tarmini; Prima Gusti Yanti
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 15, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v15i1.17546

Abstract

This article aims to describe the implementation of the creative-innovative aspects in the evaluation instrument in the Indonesian BSE SMA 2019/2020. The method used is content analysis. The results showed that the four indicators of creative-innovative aspects had been implemented properly. Indicators of developing new ideas were 85 questions or 52.80%, open and responsive as many as 15 questions or 9.32%, expressed creative ideas as many as 40 questions or 24.84%, using concepts in new situations as many as 13 questions or 8, 07%, and creates novelty as much as 8 questions or 4.97%. The results of this study can be used as an assessment of the eligibility of BSE in Indonesian.
Pelatihan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Problem Based Learning Bagi Guru Sekolah Dasar Imam Safi'i; Wini Tarmini; Wulan Wulan; Lili Wahdini; Reni Warpitasai
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i3.4258

Abstract

Rencana pelaksanaan pembelajaran dengan model problem-based learning dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan capaian pembelajaran, namun kompetensi para Guru SDN Gandaria Selatan 01 Jakarta dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan model problem-based learning masih belum optimal. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan memberikan pemahaman dan pelatihan bagi Guru-Guru SDN 01 Gandaria Selatan dalam menyusun RPP berbasis PBL. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah padagogi genre, yaitu melalui tahap membangun konteks, menelaah model, mengonstruksi secara bersama-sama, dan mengonstruksi secara mandiri. Hasil pelatihan menunjukkan, bahwa kompetensi para guru dalam dalam menyusun RPP berbasis model problem-based learning (PBL) meningkat secara signifikan. Rata-rata kemampuan awal sebasar 42,86 (sangat kurang). Setelah mengikuti kegiatan pelatihan rata-rata kompetensi para guru meningkat menjadi 78,86 (baik).
Competency achievement indicators in Indonesian high school electronic school books: Overview of the development of creative-innovative thinking aspects Imam Safi'i; Wini Tarmini; Ade Hikmat; Prima Gusti Yanti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v8i2.21304

Abstract

Creative-innovative thinking is an important competency to be developed in students so that they can be equipped in solving various challenges they face. One of the efforts to increase student competence can be done through the provision of textbooks. The purpose of writing this article is to explain the results of research on creative-innovative aspects which are indicators of competency development in high school electronic school books. The method used is content analysis, namely through excavation and in-depth meaning of various data on creative-innovative aspects in indicators of achievement of Indonesian high school electronic schoolbook competencies. The source of the data in this study was the Indonesian language electronic school book for SMA class X, XI, and XII published by the Ministry of Education and Culture. Based on the research that has been done, data is obtained, that in general the development of indicators of competency achievement has been associated with various creative-innovative aspects. However, there are still some creative-innovative aspects that have not been developed optimally, namely expressing creative ideas conceptually and practically, using failure as learning, and adapting and contributing to new situations. Each of these aspects is only 2.5%, 1.0%, and 0.5% of the total competency development indicators in the Indonesian high school electronic school book. The results of this study can be used as a basis for further development of creative-innovative aspects in Indonesian language textbooks.
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI PADA SISWA KELAS VII MTSN 13 JAKARTA Maryani Maryani; Nani Solihati; Imam Syafii
Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Vol. 3 No. 2 (2022): WAWASAN: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53800/wawasan.v3i2.154

Abstract

Abstract This research aims to explain the relationship between achievement motivation and creative thinking ability with the skills of writing fantasy story texts for seventh-grade students of MTSN 13 Jakarta. The researcher conducted the research with research subjects, namely class VII I MTSN 13 Jakarta, with a total of 32 students. This research is a quantitative research using the correlation method. The research problems are 1) is there a positive relationship between students' achievement motivation (X1) and writing fantasy story text skills (Y); 2) is there a positive relationship between creative thinking ability (X2) and fantasy story writing skills (Y); 3) is there a positive relationship between students' achievement motivation (X1) and creative thinking ability (X2) together with writing fantasy story text skills (Y). The results of the study can be described as follows: 1) there is a positive relationship between students' achievement motivation (X1) and writing text fantasy story skills (Y). This statement can be seen from the significance level of 0.05; it is obtained that the t count is 5.122 > t table is 1.697. 2) There is a positive relationship between creative thinking ability (X2) and writing fantasy story text skills (Y). This statement can be seen from the significance level of 0.05; it is obtained that count is 4.911 > t table is 1.697. 3) There is a positive relationship between students' achievement motivation (X1) and creative thinking ability (X2), together with writing fantasy story text skills (Y). This statement can be seen from the significant level of 0.05 obtained from F count 18.373 > F table 3.32.   Abstrak Permasalahan yang diteliti yaitu hubungan motivasi berprestasi dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan menulis teks cerita fantasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaramotivasi berprestasi dan kemampuan berpikir kreatif   dengan keterampilan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII MTSN 13 Jakarta. Penelitian dilakukan dengan subjek penelitian yaitu kelas VII I MTSN 13 Jakarta dengan jumlah 32 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasi. Hasil penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut: 1) terdapat hubungan yang positifantara motivasi berprestasi siswa (X1) dengan keterampilan menulis teks cerita fantasi (Y). Pernyataan ini dapat dilihat dari taraf sifnifikan 0,05 diperoleh t hitung 5.122 > t tabel 1.697. 2) Ada hubungan yangpositif antara kemampuan berpikir kreatif (X2) dengan keterampilan menulis teks cerita fantasi (Y). Pernyataan ini dapat dilihat dari taraf sifnifikan 0,05 diperoleh t hitung 4.911 > t tabel 1.697. 3) Ada hubungan yang positif antara motivasi berprestasi siswa (X1) dan kemampuan berpikir kreatif (X2) secara bersama-sama dengan keterampilan menulis teks cerita fantasi (Y). Pernyataan ini dapat dilihat daritaraf sifnifikan 0,05 diperoleh F hitung 18.373 > F tabel 3.32. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks cerita fantasi dipengaruhi oleh motivasi berprestasi dan kemampuan berpikir kreatif.
Pelatihan Dasar Aplikasi Editing Video Sebagai Pendukung Pembelajaran Bagi Guru Smp Islam Al-Azhar 22 Sentra Primer Jakarta Wini Tarmini; Imam Safi'i; Raudhatul Jannah; Fauzi Afriansyah; Sobri Sobri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.971 KB) | DOI: 10.30653/002.202272.81

Abstract

BASIC TRAINING OF VIDEO EDITING APPLICATIONS AS LEARNING SUPPORT FOR TEACHERS OF SMP ISLAM AL-AZHAR 22 CENTRA PRIMER JAKARTA. The purpose of this training is to provide knowledge and skills to the teachers of SMP Islam Al-Azhar 22 Centra Primer Jakarta in editing videos using the Filmora application. This training activity is carried out using a procedure consisting of three stages, namely 1) initial activities, in the form of exploration through initial tests, 2) core activities in the form of modeling, constructing together and constructing independently, 3) Final activities, namely in the form of confirmation. through knowledge and skills tests. The training that has been carried out has been able to improve the knowledge and skills of the teachers of SMP Al-Azhar 22 Centra Primer Jakarta regarding the use of the Filmora application for video editing. This training activity needs to be carried out further so that the knowledge and skills of teachers in editing videos as learning media can continue to increase.