This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Karakter Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Buletin Al-Turas BAHASTRA Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat KEMBARA Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Journal of Language Learning and Research (JOLLAR) Prosiding Seminar Nasional Teknoka Abdimas Dewantara Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Edutama ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra JAIM (Jurnal Abdi Masyarakat) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Randwick International of Education and Linguistics BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta Journal of Language Learning and Research Jurnal Kata : Penelitian tentang ilmu bahasa dan sastra Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

EMPOWERING EDUCATORS: PELATIHAN KOMPETENSI GURU DALAM PENGEMBANGAN BEST PRACTICE PEMBELAJARAN DENGAN METODE STAR Imam Safi'i; Wini Tarmini; Prima Gusti Yanti; Abdul Aziz
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4120-4132

Abstract

Best practice pembelajaran merupakan salah satu karya tulis yang berisi praktik baik dalam melakukan  aktivitas pembelajaran. Best practice dapat dijadikan sebagai bahan refleksi oleh para guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun demikian, belum semua guru mampu menyusun best practice pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para dalam guru menyusun best practice pembelajaran. Para guru yang mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 28 guru dari  Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Bekasi Raya. Metode pelatihan penyusunan best practice pembelajaran yang digunakan adalah metode STAR, yaitu  akronim dari kata (S) situasi, (T) tantangan, (A) aksi, dan (R) refleksi. Deskripsi best practice pembelajaran yang dibuat oleh para guru mengacu pada beberapa pertanyaan, yaitu metode  apa digunakan dalam melangsungkan pembelajaran, tantangan apa saja yang ditemui dalam melangsungkan pembelajaran, bagaimana aksi yang dilakukan untuk melangsungkan serta menghadapi berbagai tantangan pembelajaran, dan bagaimana refleksi pembelajaran yang telah dilangsungkan.  Pelatihan yang telah dilangsungkan dapat meningkatkan kompetensi para guru dalam menyusun best practice pembelajaran. Rata-rata kemampuan para guru dalam menyusun best practice pembelajaran sebesar 8,71 (sangat baik). Rata-rata tingkat kepuasan para peserta sangat tinggi, yaitu sebesar 87,95. Pelatihan ini dapat menjadi salah satu alternative dalam meningkatkan kompetensi para guru.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG MEMBERDAYAKAN: IMPLEMENTASI PRINSIP LIFELONG LEARNING DALAM PERSPEKTIF SISWA Imam Safi'i; asep Jejen Jaelani; Sobri
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/k7fmmm41

Abstract

ABSTRAK: Implementasi pembelajaran sepanjang hayat merupakan salah upaya untuk mewujudkan indivdu yang senantiasa memiliki kemauan serta kemampuan untuk belajar dalam beragam situasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi dari 436 siswa  siswa SMA di Wilayah Banten mengenai implementasi prinsip-prinsip pembelajaran pembelajaran sepanjang hayat dalam pembelajaran bahasa Indonesia. siswa terlibat Persepsi dianalisis berdasarkan empat indikator, yaitu menggambarkan situasi saat ini, mengukur tujuan yang telah ditetapkan, memberikan pembaruan terus-menerus, dan memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap pencapaian hasil. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik analisis data menggunakan koefisien korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel asal sekolah memiliki korelasi paling kuat dan konsisten terhadap semua indikator persepsi, dengan nilai koefisien tertinggi pada indikator tujuan (r = 0,41). Sementara itu, variabel kelas juga menunjukkan korelasi positif meskipun dalam kategori lemah hingga sedang. Sebaliknya, jenis kelamin menunjukkan korelasi negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan belajar dan jenjang pendidikan lebih berpengaruh terhadap persepsi siswa dibandingkan faktor gender. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada pentingnya perencanaan pembelajaran yang kontekstual, berbasis kebutuhan siswa, dan mempertimbangkan faktor lingkungan sekolah.   KATA KUNCI: Latar belakang siswa,  korelasi pearson, pembelajaran bahasa Indonesia,, pembelajaran sepanjang hayat,  persepsi siswa EMPOWERING INDONESIAN LANGUAGE LEARNING: IMPLEMENTING LIFELONG LEARNING PRINCIPLES IN A STUDENT'S PERSPECTIVE     ABSTRACT: Implementation of lifelong learning is one of the efforts to realize individuals who always have the will and ability to learn in various situations. This study aims to identify the perceptions of 436 high school students in the Banten Region regarding the implementation of the principles of lifelong learning in learning Indonesian. students involved Perceptions were analyzed based on four indicators, namely describing the current situation, measuring the goals that have been set, providing continuous updates, and providing insight into the factors that contribute to the achievement of results. The method used is quantitative correlation with data analysis techniques using the Pearson correlation coefficient. The results of the analysis show that the school of origin variable has the strongest and most consistent correlation with all perception indicators, with the highest coefficient value on the goal indicator (r = 0.41). Meanwhile, the class variable also shows a positive correlation although in the weak to moderate category. Conversely, gender shows a very weak and insignificant negative correlation. These findings indicate that the learning environment and level of education have a greater influence on student perceptions than gender factors. The implications of this study point to the importance of contextual learning planning, based on student needs, and considering school environmental factors. KEYWORDS: Indonesian language learning, lifelong learning, Student background, Pearson correlation, student perception Diterima: 8 Juli 2025 Direvisi: 16 September 2025 Disetujui: 16 September 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka  : Safi’i, I., Jaelani, A. J., & Sobri. (2025). Pembelajaran bahasa Indonesia yang memberdayakan: Implementasi prinsip lifelong learning dalam perspektif siswa. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 411-419.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.  
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM TALKSHOW MATA NAJWA PADA MEDIA SOSIAL YOUTUBE EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Hesti Yulia Rahmawati; Imam Safii
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 4 Number 2 June 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v4i2.47722

Abstract

Illocutional Actions in Mata Najwa Talkshow on Youtube Social Media, July–September 2022 Edition. A speech act is a speech behavior that will affect the effectiveness of communication. The purpose of this study was to describe the illocutionary speech acts contained in the video talkshow Mata Najwa on the July–September 2022 edition of YouTube social media. The method used in this research is descriptive qualitative with content analysis. The source of the data used in this study was the video talk show Mata Najwa on the social media site Youtube. The data for this study is in the form of illocutionary speech acts contained in the video talk show using Austin's theory. The results of the data found were 3 assertive speech acts, 9 directive speech acts, 2 declarative speech acts, 3 commissive speech acts, and 7 expressive speech acts. The results of this study can be used as a medium for learning to speak Indonesian. For example, in story reading material as well as news reading material.
Scientific Literacy Ability Through Speed Reading Methods in Class V Elementary School Students Yeni Sulaeman; Ade Hikmat; Imam Safii; Aan Aan; Muhardila Fauziah; Usep Saepul Mustakim; Ajeng Muliasari; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6017

Abstract

The teacher has not provided a special method to improve reading skills, the teacher has not measured the students' reading speed and the percentage of understanding of the reading content that the students have achieved, apart from that, the students also think that reading is a very boring lesson Reading is an important skill that can have implications for other literacy skills. However, the average reading ability of SDN 1 Nameng students is still not optimal. The aim of this research is to improve students' reading literacy skills by using the speed reading method on students' science lesson material. The method used in this research is action research which refers to the Kemmis and Mc Taggart model using a spiral system cycle consisting of planning, implementing actions, observation and reflection. The results of class actions in cycle I averaged 72.34% and increased in cycle II with an average of 80.46%. The conclusion of the class action carried out shows that the speed reading method is able to improve students' reading literacy skills in science subject matter
Integrasi Artificial Intelligence (AI) sebagai Media Pembelajaran Menulis Ilmiah: Analisis Persepsi dan Hasil Pembelajaran Mahasiswa Imam Safi'i; Lili Wahdini
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 9 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v9i1.14227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi integrasi kecerdasan buatan (AI) sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan keterampilan menulis ilmiah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei dan eksperimen. Data dikumpulkan melalui kuesioner persepsi mahasiswa dan analisis hasil tulisan ilmiah sebelum dan setelah intervensi AI. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa dari salah satu program studi di salah satu Politeknik Negeri Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran menulis ilmiah. Mereka melaporkan peningkatan dalam kemampuan menyusun struktur tulisan, penggunaan bahasa akademik yang tepat, serta pemahaman tentang konvensi penulisan ilmiah. Analisis hasil tulisan ilmiah menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas tulisan setelah penggunaan AI dibandingkan dengan metode konvensional. Integrasi AI sebagai media pembelajaran menulis ilmiah memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas penulisan ilmiah mahasiswa. Rekomendasi diberikan untuk mengembangkan kurikulum yang mengintegrasikan AI secara sistematis dan memberikan pelatihan kepada instruktur untuk mendukung penggunaan AI secara efektif.