Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh pembelajaran pkk dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa kelas XII OTKP SMKN 1 Karanganyar Evi Oktafiani; Cicilia Dyah Indrawati; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77747

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) terhadap minat berwirausaha siswa; (2) pengaruh efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa; (3) pengaruh pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas XII OTKP di SMK Negeri 1 Karanganyar. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sebanyak 71 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolinieritas. Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa (thitung 2,404 > ttabel 1,99547); (2) efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa (thitung 4,559 > ttabel 1,99547); (3) pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK) dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa (Fhitung 38,556 > Ftabel 3,13).Kata kunci: efikasi diri; minat berwirausaha; pembelajaran produk kreatif dan kewirausahaan; PKKAbstract: This research aims to find out: (1) the effect of learning creative product and entrepreneurship (PKK) to the students interest in entrepreneurship; (2) the effect of self-efficacy to the student's interest in entrepreneurship; (3) the effect of learning creative products and entrepreneurship (PKK) and self-efficacy to the student's interest in entrepreneurship. This research used a descriptive quantitative method. The population is all students of class XII OTKP. The sampling technique used saturation sampling with 71 students. Methods of data collection using questionnaires and document analysis. Analysis of the data used multiple linear regression analysis with prerequisite analysis tests, which are the normality test, linearity test, and multicollinearity test. The results of this research are as follows: (1) learning creative products and entrepreneurship (PKK) has a positive and significant effect on the student's interest in entrepreneurship (tcount 2,404 > ttabel 1,99547); (2) the effect of self-efficacy has a positive and significant effect to the student's interest in entrepreneurship (tcount 4,559 > ttabel 1,99547); (3) the effect of learning creative products and entrepreneurship (PKK) and self-efficacy has a positive and significant effect to the student's interest in entrepreneurship (Fcount 38,556> Ftabel 3,13).Keywords: interest in entrepreneurship; learning of creative product and entrepreneurship; PKK; self efficacy
Pengaruh konsep diri dan lingkungan teman sebaya terhadap kemampuan komunikasi interpersonal siswa OTKP SMK Negeri 1 Karanganyar Liriomyza Kusuma; Tri Murwaningsih; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.73700

Abstract

Abstrak: Studi ini bertujuan untuk menentukan efek dari variabel konsep diri dan lingkungan rekan, sebagian dan secara bersamaan, pada keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi penelitian ini adalah 216 orang dengan jurusan di kelas OTKP X, XI, dan XII. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak yang proporsional. Penelitian ini mengumpulkan data menggunakan kuesioner dan menggunakan beberapa teknik regresi linear yang didukung oleh IBM SPSS 26 untuk menganalisis data. The results showed that: (1) there was a positive and significant effect of the self- concept variable on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0,00 0,05 and a t value of 12,227 > Table 1,976; (2) there was a positive and significant effect of the peer environment variable on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0,000,05 and a t value of 6,272 > Table 1,976; (3) there was a positive and significant effect of the self- concept and peer environment variables on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0.000.05 and a F value of 203,496>. Ftable 3,063. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi efektif secara simultan adalah 67,4% dan bahwa 32,6% yang tersisa dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.Kata Kunci: correlational method; interpersonal communication; kuantitatifAbstract: This study aims to determine the effect of self-concept and peer environment variables, partially and simultaneously, on students' interpersonal communication skills. This research is quantitative with a correlational method. The population of this research is 216 people majoring in OTKP classes X, XI, and XII. This research used proportionately stratified random sampling techniques. This research collected the data using questionnaires and used multiple linear regression techniques supported by IBM SPSS 26 to analyze the data. The results showed that: (1) there was a positive and significant effect of the self- concept variable on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0,00 0,05 and a t value of 12,227 > Table 1,976; (2) there was a positive and significant effect of the peer environment variable on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0,000,05 and a t value of 6,272 > Table 1,976; (3) there was a positive and significant effect of the self-concept and peer environment variables on students interpersonal communication skills, as evidenced by a significance value of 0.000.05 and a F value of 203,496>. Ftable 3,063. The results of this study indicate that the effective contribution is simultaneously 67.4% and that the remaining 32.6% is influenced by other variables not included in this study.Keywords: correlational method; interpersonal communication; quantitative
Pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan produksi di PT Djarum Kudus Lutfi Ristiyani; Anton Subarno; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.76254

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, (2)  pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan, dan (3) pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 395 karyawan. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah 80 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan program IBM SPSS 25. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) ada pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan (t = 2,81, sign 0,01), (2) ada pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan (t = 3,17, sign 0,00), dan (3) ada pengaruh positif dan signifikan disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan (t = 73,48, sign 0,00).Kata Kunci: capaian karyawan; ketertiban kerja; minat kerjaAbstract: The purpose of this study is to determine (1) the effect of work discipline on employee performance, (2) the effect of work motivation on employee performance, and (3) the effect of work discipline and work motivation on employee performance. This study uses quantitative research with a population of 395 employees. The sample of this research used a simple random sampling technique with 80 samples. Data collection techniques were done by questionnaire. The data analysis technique used multiple linear regression analysis with the IBM SPSS 25 program. The results of this study stated that (1) there was a positive and significant effect of work discipline on employee performance (t=2.81, sign 0,01), (2) there was a positive and significant effect of work motivation on employee performance (t=3.17, sign 0.00) and (3) there was a positive and significant influence of work discipline and work motivation simultaneously on employee performance (t=73.48, sign 0.00).Keywords: employee achievements; work order; work interest
Faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pelayanan publik di kantor kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi Mufidatul Laila Mufassaroh; Tri Murwaningsih; Anton Subarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 4 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i4.64355

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan pelayanan publik di Kantor Widodaren Kabupaten Ngawi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dan snowball sampling. Data dalam penelitian ini berasal dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) faktor penghambat pelayanan di Kantor Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi yaitu; jumlah pegawai yang kurang, pegawai kurang mampu mengoperasikan komputer, masa pelayanan sering terlambat, peralatan pendukung pelayanan terbatas, akses informasi pelayanan terbatas, dan ruang tunggu tidak nyaman. (2) upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang terjadi adalah: meminta bantuan pegawai dari bidang lain, membagi tugas sesuai kemampuan pegawai, melebih-lebihkan tenggat waktu yang dijanjikan kepada masyarakat, menunggu anggaran dari pemerintah pusat, membuat Instagram dan Facebook akun media sosial, memberikan antrian masuk bagi pengguna jasa.Kata Kunci: faktor penghambat; kantor camat; pelayanan Abstract: This study aims to determine the factors that hinder the implementation of public services at the Widodaren Ngawi District Office.  The sampling techniques in this study were purposive sampling and snowball sampling. The data in this study came from interviews, observations, and documentation. The data validity test used is source triangulation and method triangulation. Data analysis techniques use interactive data analysis models. The results showed that: (1) factors inhibiting services at the Widodaren Subdistrict Office, Ngawi Regency, namely; lack of number of employees, employees less capable of operating the computer, service periods are often late, service support equipment is limited, limited access to service information, and waiting rooms are not comfortable. (2) efforts made to overcome the obstacles that occur are: asking for help from employees from other fields, dividing tasks according to the ability of employees, overstating deadlines promised to the public, waiting for budgets from the central government, creating Instagram and Facebook social media accounts, providing queues for entry to service users.Keywords: inhibiting factors; services; sub-districts office
Pelaksanaan electronic filing (e-filing) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah kota Surakarta Arum Wahyuning Andyani; Wiedy Murtini; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 1 (2023): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i1.68092

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) implementasi pengarsipan elektronik pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Surakarta; 2) hambatan; dan 3) upaya mengatasi hambatan. Metode studi kasus kualitatif digunakan untuk penelitian semacam ini. Wawancara, observasi, dan analisis dokumen merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Purposive sampling dan snowball sampling digunakan dalam proses pengambilan sampel. Memanfaatkan uji kredibilitas, yang mencakup uji transferabilitas, ketergantungan, dan konfirmabilitas, untuk menilai validitas data. Model analisis interaktif digunakan untuk reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi dalam teknik analisis data. Hasil penelitian: Pertama, Disarpusda Kota Surakarta melakukan peralihan pengelolaan arsip dari sistem manual ke sistem kearsipan berbasis teknologi informasi yang disebut SIMARDI-Offline, dengan tahapan pengelolaan arsip meliputi pembuatan, penggunaan, dan pemeliharaan serta sebagai depresiasi. Kedua, kurangnya tenaga ahli, belum onlinenya aplikasi SIMARDI, keterlambatan penyerahan arsip OPD, dan belum tertatanya penataan arsip di OPD menjadi kendala dalam pelaksanaan pengarsipan elektronik oleh Disarpusda Kota Surakarta. Ketiga, upaya mengatasi kendala dengan pemenuhan formasi CPNS bagi tenaga fungsional arsiparis dan beberapa alternatif upaya, pengembangan aplikasi menjadi online, pengajuan anggaran, dan mengadakan pelatihan kearsipan bagi seluruh pengelola arsip di setiap OPD.Kata Kunci: studi kasus; arsip elektronik; penelitian kualitatif Abstract: This study aims to determine: 1) the implementation of electronic filing at the Regional Library and Archives Service in Surakarta City; 2) obstacles; and 3) efforts to overcome obstacles. A qualitative case study method was used for this kind of research. Interviews, observation, and document analysis were the methods that were used to collect the data. Purposive sampling and snowball sampling were used in the sampling process. Utilize the credibility test, which includes the transferability, dependability, and confirmability tests, to assess the data's validity. An interactive analysis model is used for data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification in the data analysis technique. The results of the study: First, Disarpusda of Surakarta City carried out the transition of archive management from a manual system to an information technology-based archive system called SIMARDI-Offline, with archive management stages including creation, use, and maintenance, as well as depreciation. Second, a lack of experts, the SIMARDI application not being online yet, a delay in OPD submitting archives, and an unorganized arrangement of archives in OPD are all barriers to the implementation of electronic filing by Disarpusda of Surakarta City. Third, efforts were made to overcome obstacles by fulfilling the CPNS formation for archivist functional staff and several alternative efforts, developing applications to become online, submitting budgets, and holding archival training for all archive managers in each OPD. Keywords: case study; electronic archives; qualitative research
Pengaruh literasi keuangan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa PAP FKIP UNS tahun 2020-2022 Zahra Nuru Rahman; Tri Murwaningsih; Patni Ninghardjanti
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.75592

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan lingkungan keluarga secara parsial dan simultan terhadap minat berwirausaha mahasiswa pendidikan administrasi perkantoran FKIP UNS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proportionate stratified random sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 26.0. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan literasi keuangan terhadap minat berwirausaha (thitung 6.442 > ttabel 1.654) dengan nilai signifikansi 0,000; 2) terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha (thitung 9.561 > ttabel 1.654) dengan nilai signifikansi 0,000. 3) terdapat pengaruh positif dan signifikan literasi keuangan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha dengan hasil uji F 114.581 > 3.05 dan nilai signifikansi 0,000. Hasil penelitian ini menunjukkan multi signifikansi literasi keuangan dan lingkungan keluarga terhadap Y dipengaruhi nilai sebesar 59,7% dan sisanya sebesar 40,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dieksplorasi dalam penelitian ini. Keseluruhan hasil analisis dalam penelitian ini mendukung hipotesis yang diasumsikan.Keywords : ekosistem keluarga; minat usahawan; pengetahuan finansial; penelitian kuantitatifAbstract: This research investigated the partial and simultaneous effects of financial literacy and family environment on students of office administration education UNS entrepreneurial interest. This quantitative study used the correlational method. The sampling used a proportionate stratified random sampling technique and resulted in 158 students as the sample. The data collection employed interviews and questionnaires. The data analysis used multiple linear regression and utilized IBM SPSS ver. 26.0. The results showed that: 1) there is a positive and significant effect of financial literacy on entrepreneurial interest (tcount 6.442 > ttable 1.654) with a significance value of 0,000; 2) there is a positive and significant effect of family environment on entrepreneurial interest (tcount 9.561 > ttable 1.654) with a significance value of 0,000; 3) there is a positive and significant effect on financial literacy and family environment on entrepreneurial interest (Fcount 114.581 > Ftable 3,05) with a significance value of 0,000. The result of this study showed the multiple significance of financial literacy and family environment towards Y was affected by 59,7% value, and the rest of 40,3% was affected by the other variables that were not explored in this study. The overall result of the analysis in this study supports the assumed hypothesis. Keywords: family ecosystem; entrepreneur interest; financial knowledge; quantitative research
Pelaksanaan job description pegawai di DPMPTSP Kota Surakarta Lutfiana Fatjriah Anjaswati; Tri Murwaningsih; Nur Rahmi Akbarini
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 5 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i5.64778

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pelaksanaan uraian tugas pegawai; (2) mengetahui hambatan dalam penerapan uraian tugas pegawai; dan (3) mengetahui solusi permasalahan pelaksanaan uraian tugas di DPMPTSP Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data penelitian ini meliputi informan, tempat, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan analisis dokumen. Validitas penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi teknis dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model interaktif agar hasil penelitian mudah dipahami. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan uraian tugas pegawai pada DPMPTSP Kota Surakarta berpedoman pada Visi dan Misi, Peraturan Walikota Surakarta Nomor 40 Tahun 2021, dan Keputusan Walikota Surakarta Nomor 800.1/97.1 Tahun 2021, penyusunannya telah memperhatikan prinsip Sistematis, Jelas, Ringkas, Tepat, dan Taat, serta penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan Keputusan Walikota Surakarta Nomor 800.1/97.1 Tahun 2021; (2) Kendala uraian tugas pegawai berupa lambatnya proses pemenuhan jumlah pegawai, belum adanya SOP kerja, bertambahnya beban kerja sebagian pegawai, dan pembatasan pembukaan magang mahasiswa di masa pandemi; dan (3) Solusi permasalahan pelaksanaan uraian tugas pegawai adalah dengan mengajukan usulan kekurangan pegawai kepada BKD Kota Surakarta, menyusun SOP kerja, mengusulkan pembagian beban kerja, dan memanfaatkan sumber daya manusia yang ada.Kata kunci: beban kerja; kualitatif; sumber daya manusia; uraian tugasAbstract: This study aims to: (1) determine the implementation of employee job descriptions; (2) know the obstacles in implementing employee job descriptions; and (3) find out the solution to the problem of implementing the job description at DPMPTSP Surakarta. This research uses a qualitative approach with a case study method. This study's data sources include informants, places, events, and documents. The sampling technique used purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques used semi-structured interviews, passive participatory observation, and document analysis. The validity of this research was tested using technical triangulation and source triangulation. Data analysis uses an interactive model to make the research results easy to understand. The results of this study are: (1) The implementation of employee job descriptions at the Surakarta City DPMPTSP guided by the Vision and Mission, Surakarta Mayor Regulation Number 40 of 2021, and Surakarta Mayor's Decree Number 800.1/97.1 of 2021, the preparation has taken into account the principles of Systematic, Clear, Concise, Precise, and Obedient, and the placement of employees who are not in accordance with the Decree of the Mayor of Surakarta Number 800.1/97.1 of 2021; (2) Obstacles in employee job descriptions in the form of the slow process of fulfilling the number of employees, the absence of work SOPs, increasing workloads for some employees, and restrictions on opening student internships during the pandemic; and (3) The solution to the problem of implementing employee job descriptions is submitting a proposal for a shortage of employees to the Surakarta City BKD, compiling work SOPs, proposing workload distribution, and utilizing existing human resources.Keywords: human resources; job description; qualitative; workload
Implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Karanganyar (studi kasus pada guru produktif) Azizah Puji Kusumaningrum; Tri Murwaningsih; Cicilia Dyah Sulistyaningrum Indrawati
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 1 (2024): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i1.76264

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Karanganyar, (2) Hambatan dan solusi yang dialami guru produktif di SMK Negeri 1 Karanganyar.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan, dokumen, dan hasil observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan dengan dua tahap yaitu, (a) Perencanaan meliputi perancangan KOSP, perancangan ATP, perencanaan pembelajaran dan asesmen, penggunaan dan pengembangan perangkat ajar, perencanaan P5, (b) Pelaksanaan pembelajaran meliputi implementasi P5, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, keterpaduan penilaian dalam pembelajaran, pembelajaran sesuai tahap belajar peserta didik, kolaborasi antar guru untuk keperluan kurikulum dan pembelajaran, kolaborasi dengan orang tua/keluarga dalam pembelajaran, kolaborasi dengan masyarakat/komunitas/industri, refleksi, evaluasi, dan peningkatan kualitas implementasi kurikulum. (2) Hambatannya antara lain: (a) Guru kesulitan menerjemahkan proses pembelajaran Kurikulum Merdeka, (b) Keterbatasan perangkat ajar yang digunakan oleh guru. Adapun solusi yang dilakukan adalah: (a) Mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) terkait Kurikulum Merdeka, (b) Pihak sekolah menyediakan perangkat ajar yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.Kata kunci: bermanfaat; kajian kasus; penerapanAbstract: This study aims to determine (1) the Implementation of Kurikulum Merdeka in SMK Negeri 1 Karanganyar, and (2) the Obstacles and solutions experienced by productive teachers in SMK Negeri 1 Karanganyar. This research uses a qualitative method with a case study approach. Research data sources are obtained from informants, documents, and observations. The sampling technique uses purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques with interviews, observation, and document analysis. Data validity using triangulation of sources and techniques. The data analysis technique uses an interactive model. The results showed that: (1) Implementation of Kurikulum Merdeka is carried out in two stages, that is, (a) Planning includes the design of KOSP, design of ATP, planning of learning and assessment, use and development of teaching materials, planning of P5, (b) Implementation of learning includes implementation of P5, application of student-centered learning, integration of assessment in learning, learning according to the learning stages of students, collaboration between teachers for curriculum and learning purposes, collaboration with parents/families in learning, collaboration with the society/community/industry, reflection, evaluation, and improvement the quality of curriculum implementation. (2) The obstacles are: (a) Teachers have difficulty translating the Kurikulum Merdeka learning process, (b) Limitations of teaching tools used by teachers. The solutions are: (a) Attend education and training related to Kurikulum Merdeka, (b) Schools provide teaching tools supporting implementation.Keywords: beneficial; case studies; application
Influence of TPACK and parental support on students' teaching career interest Farhan Daniswara Ramadhan Pratama; Tri Murwaningsih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v9i6.105044

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) penguasaan TPACK terhadap minat menjadi guru, (2) dukungan orang tua terhadap minat menjadi guru, serta (3) pengaruh bersama antara penguasaan TPACK dan dukungan orang tua terhadap minat menjadi guru pada mahasiswa Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP UNS angkatan 2021. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 81 mahasiswa yang telah melaksanakan PLP. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan penguasaan TPACK terhadap minat menjadi guru (thitung 4,31 > ttabel 1,99; sig. 0,00 < 0,05), (2) dukungan orang tua juga berpengaruh signifikan (thitung 2,11 > ttabel 1,99; sig. 0,03 < 0,05), dan (3) secara simultan, TPACK dan dukungan orang tua berpengaruh signifikan terhadap minat menjadi guru (Fhitung 22,13 > Ftabel 3,14). Sumbangan efektif penguasaan TPACK sebesar 25% dan dukungan orang tua sebesar 10%, dengan total kontribusi 35%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Kata kunci: dukungan orangtua; minat menjadi guru; penguasaan TPACKAbstract: This study examined the influence of (1) Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) mastery on interest in teaching careers, (2) parental support on interest in teaching careers, and (3) the combined influence of TPACK mastery and parental support on interest in teaching careers among students in the Office Administration Education program at FKIP UNS, class of 2021. This quantitative study employed a saturated sampling technique, including all 81 students who had completed the Teaching Practice Program (PLP). Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS version 25. Results revealed that (1) TPACK mastery exerted a positive and significant influence on interest in teaching careers (t = 4.31, p < .001), (2) parental support also demonstrated a significant effect (t = 2.11, p = .038), and (3) collectively, TPACK mastery and parental support significantly influenced interest in teaching careers (F = 22.13, p < .001). TPACK mastery contributed 25% of the variance, while parental support contributed 10%, yielding a total explained variance of 35%. The remaining 65% may be attributed to variables not examined in this study. Keywords : parental support; teaching career interest; TPACK mastery
Pelaksanaan pelayanan jemput bola pada PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar Lufiana Widyaningrum; Tri Murwaningsih; Subroto Rapih
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77003

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, (2) hasilevaluasi CIPP (Context, input, process, product ) pelayanan sistem jemput bola. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, input, process, product). Hasil dari penelitian sebagai berikut: 1) pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola meliputi prosedur pelaksanaan program pelayanan jemput bola, sarana dan prasarana program pelayanan jemput bola dan petugas pelaksana program pelayanan jemput bola, (2) hasil penelitian: a) evaluasi context menunjukkan bahwa PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar sudah mempunyai pedoman dalam pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, sasaran yang dilayani adalah seluruh masyarakat yang berada di sekitar Kabupaten Karanganyar, b) evaluasi input menunjukkan bahwa sarana dan prasarana sudah cukup memadai, pelatihan sudah diikuti oleh seluruh pegawai pelaksanaan pelayanan jemput bola, c) evaluasi process menunjukkan bahwa kompetensi pegawai sudah cukup baik dalam memberikan pelayanan kepada nasabah, sudah ada evaluasi yang dilakukan setiap bulan, terdapat faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pelayanan sistem jemput bola, d) evaluasi product menunjukkan bahwa nasabah memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan, jumlah tabungan dan jumlah nasabah mengalami kenaikan.Kata kunci: ambil bola; CIPP; evaluasi; kualitatif Abstract: This study aims to determine (1) the implementation of the ball pick-up system service and (2) the results of the CIPP (Context, input, process, product) evaluation of the ball pick-up system service. This is an evaluation research with a qualitative descriptive approach using the CIPP (Context, input, process, product) evaluation model. The results of the study are as follows: 1) the implementation of the ball pick-up system service includes the procedure for implementing the ball shuttle service program, the facilities and infrastructure of the ball pick-up service program and the implementing officers of the ball shuttle service program, (2) The results of: a) context evaluation shows that PT BPR BKK Jateng Cabang Karanganyar already has guidelines for implementing the ball pick-up system service, the targets served are all communities around Karanganyar Regency b) input evaluation shows that the facilities and infrastructure are quite adequate, training has been attended by all employees implementing the ball shuttle service, c) process evaluation shows that employee competence is good enough in providing services to customers, there is already an evaluation carried out every month there are supporting and inhibiting factors for the implementation of the ball pick-up system service, d) product evaluation shows that customers have high loyalty to the company, the amount of savings and the number of customers has increased.Keywords: ball pick-up services; CIPP; evaluation; qualitative