Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Model Pembelajaran Multiliterasi dalam Mengembangkan Keterampilan HOTS Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di MTs Darut Tauhid Tanjung Sari Hemas Haryas Harja Susetya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8867

Abstract

Indonesian language learning in madrasahs is still dominated by conventional teacher-centered approaches that fail to foster students’ higher order thinking skills (HOTS). This condition calls for innovative learning models that encourage students to think critically, creatively, and reflectively. This study aims to describe the implementation of a multiliteracy learning model in developing students’ HOTS in Indonesian language learning at MTs Darut Tauhid Tanjung Sari. The research employed a descriptive qualitative approach involving one Indonesian language teacher and 17 eighth-grade students as participants. Students demonstrated improvement in three key HOTS aspects: analyzing (88%), evaluating (76%), and creating (82%). The learning process became more interactive and student-centered, with active participation in reading, writing, and discussion activities using diverse textual and visual media. The teacher acted as a facilitator who guided students’ critical and reflective thinking processes through open-ended questioning and collaborative learning. The study concludes that the multiliteracy model is effective in developing students’ HOTS while simultaneously fostering creativity, self-confidence, and critical awareness.
SUPERVISI TENAGA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DALAM MENINKATKAN KINERJA GURU DI MTS NEGERI2 PROBOLINGGO Moh. Alex Arifin; Unaisatuz Zahro; Hemas Haryas Harja Susetya
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 9 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v9i2.27414

Abstract

Learning supervision plays an important role in improving teacher performance during the learning process, but there are still few studies that discuss in depth the relationship between a serious and disciplined teacher teaching style and the results of quantitative learning observations. This study aims to determine the implementation of learning by a teacher who is known to have a firm teaching character, through a supervision instrument consisting of 46 indicators. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques through direct observation carried out at MTs Negeri 2 Probolinggo. The results of the observation showed that the teacher implemented 42 of the 46 learning indicators with an achievement percentage of 91.30% which is included in the very good category. This finding shows that a serious teaching style does not always have a negative impact on collaborative learning, as long as learning strategies and approaches are implemented professionally and systematically. This study contributes to the practice of educational supervision by emphasizing the importance of data-based evaluation to support teacher training fairly and objectively.  
Pengaruh Pembelajaran Kesadaran Metalinguistik Terhadap Kemampuan Menulis Kalimat Efektif Dalam Teks Karya Tulis Ilmiah Kelas XI Di SMAI Ar-Rofi’iyah Dianatul Qoyyimah; Endah Tri Wisudaningsih; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7461

Abstract

Permasalah penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa  kelas XI SMAI Ar-Rofi’iyah dalam menulis kalimat efektif pada karya tulis ilmiah, yang ditandai dengan kesalahan struktur kalimat, redundansi dan ketidakjelasan makna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran berbasis kesadaran metalinguistik terhadap kemampuan siswa kelas XI SMAI Ar-Rofi'iyah dalam menulis kalimat efektif dalam tulisan ilmiah (KTI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pretest-posttest control group. Populasinya adalah 76 siswa kelas XI SMAI Ar-Rofi'iyah (Tahun Ajaran 2025/2026) yang terbagi dalam tiga kelas. Sampel sebanyak 54 siswa dibagi menjadi dua: kelas eksperimen (n=25) dengan pembelajaran kesadaran metalinguistik dan kelas kontrol (n=29) dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah angket kesadaran metalinguistik dan tes menulis kalimat efektif, yang telah diuji validitas isinya (Aiken's V ≥ 0,75; persentase kesepakatan 89,58%) serta reliabilitasnya (Cronbach's Alpha 0,895 untuk angket dan 0,532 untuk tes). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test, independent sample t-test, dan Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kesadaran metalinguistik lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Kesimpulan penelitian ini menjawab ketiga rumusan masalah, yaitu: (1) terdapat perbedaan signifikan kesadaran metalinguistik antara kelas eksperimen dan kontrol (t=10,673; Sig.<0,001); (2) terdapat perbedaan signifikan kemampuan menulis kalimat efektif antara kedua kelas (t=6,660; Sig.<0,001); (3) pembelajaran berbasis kesadaran metalinguistik memberikan pengaruh sangat besar (Cohen's d=1,809). Pendekatan ini direkomendasikan untuk pembelajaran menulis ilmiah di SMA
ARSITEKTUR EMOSIONAL DAN RESISTENSI SIMBOLIK DALAM SYAIR RINDU RASULULLAH PADA KOMUNITAS SHOLAWATAN Sukardi, Mochamad Ighfir; Susetya, Hemas Haryas Harja; Saryono, Djoko; Sulistyorini, Dwi
Kusa Lawa Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.kusalawa.2026.006.01.05

Abstract

Penelitian ini mengkaji Syair Rindu Rasulullah sebagai praktik linguistik dan performatif yang memperkuat identitas komunal dan resistensi budaya dalam komunitas Majelis Ar Ridwan dan Pesantren Anwarut Taufiq. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap struktur linguistik, dinamika performansi, dan fungsi sosial syair dalam konteks ritual sholawatan kontemporer. Dengan menerapkan pendekatan etnografis-performatif, analisis linguistik terapan, dan observasi partisipatif terhadap satu sesi pertunjukan berdurasi 25 menit, penelitian ini memetakan pola repetisi, imperatif, pronomina, vokatif, dan metafora sebagai perangkat utama dalam membangun kohesi makna dan ritme ritual. Temuan menunjukkan bahwa syair ini terstruktur melalui arsitektur emosional dengan tiga puncak yang dihasilkan oleh imperatif performatif, jeda musikal, dan intensifikasi vokatif. Sementara itu, segmen repetitif seperti "Nabi Muhammad, Engkau…" dan "Habibi Muhammad…" menciptakan sinkronisasi afektif di antara para jamaah. Dari perspektif sosial, syair ini berfungsi sebagai medium pembentukan identitas kolektif sekaligus strategi resistensi simbolik terhadap wacana yang mempersoalkan praktik sholawatan. Syair ini menegaskan relevansi spiritual, terapeutik, dan estetis dari tradisi tersebut melalui bahasa figuratif dan tindak vokal yang terkoordinasi. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa praktik sholawatan bukan sekadar warisan budaya, melainkan mekanisme pembentukan kesalehan komunal yang cair, musikal, dan berlapis secara simbolik.
PARADOKS IDENTITAS PROFESIONAL GURU BAHASA INDONESIA: MEMAHAMI PAPERWORK ALIENATION DALAM PRAKTIK ADMINISTRASI PENDIDIKAN Sukardi, Mochamad Ighfir; Susetya, Hemas Haryas Harja; Pratiwi, Yuni; Harsiati, Titik
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Departemen Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.09

Abstract

Peningkatan tuntutan administrasi dalam sistem pendidikan telah mengubah lanskap profesionalisme guru dengan memperluas beban kerja di luar aktivitas pedagogis. Kondisi ini berpotensi memunculkan paperwork alienation, yaitu pengalaman keterasingan akibat dominasi pekerjaan administratif yang mengurangi ruang guru untuk menjalankan peran profesionalnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara identitas profesional guru Bahasa Indonesia dan paperwork alienation, serta menjelaskan mekanisme yang melatarbelakangi hubungan tersebut melalui pendekatan mixed methods. Penelitian menggunakan desain convergent parallel dengan melibatkan 72 guru Bahasa Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia yang dipilih secara purposive. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang mengukur motivasi menjadi guru, minat terhadap Bahasa Indonesia, identitas profesional, dan paperwork alienation, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji reliabilitas, analisis korelasi, dan Analisis Faktor Eksploratori (Exploratory Factor Analysis/EFA). Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tetap memiliki motivasi dan identitas profesional yang relatif baik meskipun mengalami tingkat paperwork alienation yang cukup tinggi. Hubungan statistik antara identitas profesional dan paperwork alienation cenderung lemah, tetapi temuan kualitatif mengungkap bahwa tekanan administratif mendorong terjadinya negosiasi identitas profesional melalui berkurangnya ruang refleksi pedagogis, dominasi pekerjaan administratif, serta berkembangnya berbagai strategi adaptasi. Penelitian ini menegaskan bahwa paperwork alienation tidak secara langsung mengikis identitas profesional guru, melainkan membentuk ulang cara guru memaknai dan menjalankan profesinya di tengah tuntutan birokrasi pendidikan. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual terhadap kajian identitas profesional guru sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan administrasi pendidikan yang lebih berorientasi pada praktik pedagogis.
Strategi Persuasi dalam Judul Video Dakwah Islam di YouTube Indonesia melalui Sinergi Tindak Tutur dan Perangkat Stilistika Sukardi, Mochamad Ighfir; Susetya, Hemas Haryas Harja; Santoso, Anang; Martutik, Martutik
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.09

Abstract

This study investigates speech act patterns and pragmastylistic strategies employed in Islamic video titles on Indonesian YouTube and explains how both dimensions interact to construct persuasive digital religious communication. Using a qualitative descriptive approach, the study analyzed 150 Islamic video titles selected purposively from Indonesian YouTube channels. Data were examined through qualitative content analysis by classifying speech acts, stylistic devices, and communicative functions based on speech act theory and pragmastylistics. The findings indicate that representative, directive, and expressive speech acts are the most dominant categories, accompanied by collaborative speech act patterns that combine multiple illocutionary forces within a single title. Stylistically, irony, hyperbole, antithesis, repetition, and various forms of linguistic foregrounding are frequently employed to strengthen communicative effects. The analysis further demonstrates that persuasive power is generated not by speech acts or stylistic devices independently but through their systematic interaction, producing stronger pragmatic effects within the attention economy of digital platforms. This study extends the application of pragmastylistics to digital religious communication by demonstrating that YouTube video titles function as strategic sites where religious messages, audience engagement, and platform-specific communication practices are negotiated.
Penerapan Metode Ceramah dan Partisipasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di MA Bahrul Ulum Nuril Isabillah; Valentina Eka Amelia; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2026): Juni: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpbb.v5i2.6332

Abstract

This study aims to analyze the implementation of conventional teaching strategies (lecture method) and students’ learning participation in Indonesian language learning at MA Bahrul Ulum. This study employed a descriptive qualitative approach with a phenomenological design. The research subjects consisted of two Indonesian language teachers and 42 students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman. The findings revealed that students’ learning participation was dominated by listening and note-taking activities, while questioning, answering questions, and summarizing activities remained limited. Analysis based on the student engagement theory and the ICAP Framework indicated that students’ engagement was still at the levels of passive engagement and active engagement and had not yet reached constructive engagement. The use of the ICAP Framework in this study was intended to provide a more detailed description of the quality of students’ engagement during the learning process. This study contributes by mapping students’ learning participation in Indonesian language learning based on the level of engagement demonstrated by students. The study concludes that the lecture method is capable of facilitating the delivery of learning materials; however, it has not been optimal in encouraging verbal participation and deeper cognitive engagement among students. The findings may serve as a reference for Indonesian language teachers in designing learning activities that promote greater student engagement throughout the learning process.
Inovasi Pembelajaran Bahasa dengan Metode Sugestopedia Hemas Haryas Harja Susetya; Diana Nafisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study examines the implementation of the suggestopedia method in Indonesian language learning at the Indonesian Language Education Study Program, Islamic University of Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Utilizing a qualitative approach with action research methodology, this study involved 5 lecturers and 50 students over one semester. The results show significant improvements in student motivation and confidence, with a decrease in language anxiety from 65% to 30%. Students' language proficiency increased, with an average improvement of 28% in speaking skills and 22% in writing skills. Long-term retention of learning materials improved by 40% compared to conventional methods. Implementation challenges included initial adaptation by lecturers and students, resource limitations, and integration with existing curricula. The study also revealed positive impacts on lecturers' professional development, with 80% reporting increased creativity and teaching motivation. These findings have important implications for curriculum development and language education policies in higher education. Further research is needed to explore the long-term impacts and potential for wider application of the suggestopedia method. 
Metode Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di Kelas X B Sma Islam Ar-Rofi'iyyah Lailatul Rhomadania; Nur Rizqiyanti; Hemas Haryas Harja Susetya
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 8, No 2 (2025): Volume 8, Number 2 December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v8i2.7625

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode diskusi dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas X B SMA Islam Ar-Rofi’iyyah. Keaktifan belajar dalam penelitian ini diukur melalui lima indikator: inisiatif berbicara, keterampilan bertanya, kemampuan berargumentasi, kolaborasi, dan pemahaman materi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui observasi dan teknik simak catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan (Miles & Huberman). Validitas data dijamin dengan triangulasi, member check, dan audit trail. Penelitian ini mengisi gap kajian sebelumnya yang cenderung deskriptif dan belum mengevaluasi indikator keaktifan belajar secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi secara konsisten mampu mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan keberanian dalam berpendapat, serta memperkuat kerja sama dalam kelompok. Penelitian ini berkontribusi secara ilmiah dalam pengembangan strategi pembelajaran partisipatif berbasis pendekatan sosiokultural di kelas. Dengan demikian, diskusi terbukti sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan kualitas interaksi belajar dan keaktifan siswa secara menyeluruh.Kata Kunci: metode diskusi, keaktifan belajar, studi kasus, pendekatan sosiokultural.Abstract: This study aims to examine the effectiveness of the discussion method in increasing student learning activeness in class X B of Ar-Rofi'iyyah Islamic High School. Learning activeness in this study is measured through five indicators: speaking initiative, questioning skills, argumentation skills, collaboration, and material understanding. Using a qualitative approach with a case study design, data were obtained through observation and note-taking techniques. Data analysis was conducted through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing (Miles & Huberman). Data validity was guaranteed by triangulation, member check, and audit trail. This research fills the gap of previous studies that tend to be descriptive and have not evaluated learning activeness indicators comprehensively. The results show that the consistent application of the discussion method is able to encourage students' active participation, increase their courage in expressing their opinions, and strengthen cooperation in groups. This research contributes scientifically to the development of participatory learning strategies based on a sociocultural approach in the classroom. Thus, discussion is proven as an effective method to improve the quality of learning interaction and students' overall activeness.Keywords: discussion method, learning engagement, case study, sociocultural approach.
STRATEGI GURU DALAM MENANAMKAN NILAI SOPAN SANTUN MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ebi Pratama; Indah Lestari; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan nilai sopan santun melalui pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Gading. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap guru Bahasa Indonesia dan pembina kesiswaan kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan enam strategi utama: keteladanan, pembiasaan dan tata tertib kelas, pemberian penghargaan dan sanksi edukatif, kegiatan keagamaan, pendekatan individual, serta pelibatan OSIS sebagai teladan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penanaman nilai sopan santun memerlukan pendekatan multi-strategis yang mencakup dimensi afektif, kognitif, sosial, dan spiritual. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan pemahaman tentang integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan strategi yang kontekstual dan aplikatif di lingkungan sekolah. Kata kunci: strategi; sopan santun; pendidikan karakter; pembelajaran Bahasa Indonesia