Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Media Pembelajaran Wordwall dalam Menunjang Pemahaman Siswa MA Darul Lughah Wal Karomah pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Ummi Maulidatus Syahro; Mohammad Saied; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jubpi.v3i3.4154

Abstract

This study was motivated by the low motivation and boredom of students in learning Indonesian, which is still dominated by conventional methods and results in less optimal conceptual understanding. The purpose of this research is to implement Wordwall as an interactive learning medium to improve students’ conceptual comprehension, interest, and motivation. This research employed a qualitative method with a descriptive qualitative approach. The subjects were X students of MA Darul Lughah Wal Karomah Kraksaan. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that Wordwall successfully created a more engaging and enjoyable learning atmosphere compared to traditional teaching methods. Its interactive features, such as quizzes, word-matching activities, and word-search exercises, stimulated students’ enthusiasm and encouraged them to actively engage with the material. The scoring system and timer also fostered a healthy sense of competition, which further motivated students to participate. However, some limitations were identified, including the possibility of cheating, the relatively small font size, and the time-consuming process of preparing questions. Despite these challenges, the implication of this study suggests that Wordwall can serve as an innovative alternative medium for teaching Indonesian, providing both meaningful learning experiences and enhanced learning quality.
Efektivitas Penggunaan Media Blooket terhadap Kemampuan Literasi Membaca Teks Biografi Siswa Kelas X Susanti, Fera; Quthny, Abu Yazid Adnan; Susetya, Hemas Haryas Harja
GERAM Vol. 13 No. 1 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.22291

Abstract

This study was designed to analyze the effectiveness of using the Blooket media to improve the reading literacy skills of students in grade X on the topic of biographical texts at SMA Negeri 1 Maron. Literasi membaca dalam kajian ini mencakup kemampuan untuk memahami dan menganalisis isi teks biografi. The study is based on the low reading literacy level of students and the need for innovative educational media that is engaging and relevant to the needs of today's students. The research method used in this study is quantitative with a quasi-experimental design. The research sample consists of 36 students from class XA as the experimental group and 34 students from class XB as the control group. The instruments used were student satisfaction questionnaires and tests (pre-test and post-test). Data dianalisis dengan bantuan software SPSS 22, meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan N-gain score. The results of the study showed that the questionnaire was valid and reliable (r calculated ≥ 0.632 and α = 0.761). Independent sample t-test analysis revealed significant differences between the posttest results of the experimental and control groups (sig. 0.000 < 0.05). The average N-gain score for the experimental group was 64.8%, which is considered moderately effective. Sebanyak 94% siswa merespons positif terhadap penggunaan media Blooket. Blooket media has proven to be effective in increasing reading literacy and motivating students through enjoyable learning media.
Pematuhan dan Flouting Kesopanan Berbahasa pada Serial LAPORPAK! TRANS7 Edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan Susetya, Hemas Haryas Harja; Hamdala, Safira
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v13i2.59654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan atau mendeskripsikan pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa pada serial tersebut. Maka dari itu jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari serial komedi Laporpak! edisi Interogasi dan Roasting Anies Baswedan yang tayang pada 09 Oktober 2021. Data yang digunakan yakni tuturan para aktor pada serial komedi tersebut dengan teknik simak, dokumentasi (rekam), dan catat. Setelah itu, data dianalisis teknik deskriptif dan diklasifikasi berdasarkan maksim kesopanan berbahasa menurut Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam serial tersebut mengandung pematuhan dan penyimpangan prinsip kesopanan berbahasa. Namun, banyaknya data menunjukkan bahwa pematuhan prinsip kesopanan berbahasa lebih banyak dibandingkan penyimpangannya. Itu artinya meski serial komedian ini bertujuan untuk mengundang gelak tawa penonton, tetapi tetap saja memperhatikan tindak kesopanan dalam bertutur.
KETIKA BIDAN BERBAHASA SAMAR: MENJELAJAHI INTERAKSI BIDAN-PASIEN Sukardi, Mochamad Ighfir; Harja Susetya, Hemas Haryas
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1487

Abstract

Komunikasi yang efektif antara bidan dan pasien merupakan aspek fundamental dalam pelayanan kebidanan yang berkualitas. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan bahasa samar oleh bidan dalam interaksi dengan pasien di Polindes Permata Ibu, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini bertujuan mengungkap fitur linguistik, pola, fungsi, dan implikasi dari penggunaan bahasa samar dalam komunikasi kebidanan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan bidan dan pasien, serta analisis dokumen. Analisis pragmatik dilakukan untuk mengidentifikasi fitur linguistik bahasa samar, seperti leksikon, eufemisme, ambiguitas semantik, pengalihan topik, dan normalisasi. Temuan menunjukkan bahwa bidan menggunakan kombinasi aspek bahasa samar dalam berbagai konteks interaksi dengan pasien, dengan pola dan urutan tertentu. Bahasa samar berfungsi untuk mengelola ketidakpastian dan ambiguitas, menjaga hubungan dan melindungi pasien dari tekanan emosional, serta sebagai alat defensif bagi bidan. Meskipun bahasa samar dapat digunakan secara strategis, penggunaannya yang liar berpotensi merusak kualitas komunikasi dan pengambilan keputusan dalam perawatan kebidanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan komunikasi yang lebih baik bagi bidan, dengan penekanan pada penyampaian informasi yang jelas, jujur, dan empatik. Temuan ini juga menginformasikan pengembangan pedoman etika komunikasi yang komprehensif untuk praktik kebidanan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi perspektif pasien dan dampak penggunaan bahasa samar pada hasil perawatan kebidanan.
PRINSIP KERJASAMA DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKA ARYANI Susetya, Hemas Haryas Harja; Riskiawati, Hila Lisa
Krinok:Jurnal Linguistik Budaya Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/krinok.v7i2.1365

Abstract

Kajian artikel ini membahas prinsip kerjasama yang tercermin dalam novel "Teluk Alaska" karya Eka Aryani. Dalam novel ini, Eka Aryani menggambarkan dinamika hubungan antar karakter yang dipenuhi dengan berbagai situasi dan konflik, di mana prinsip kerjasama memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan tersebut. Dalam analisis ini, memiliki tujuan untuk mengetahui prinsip kerjasama yang tercermin melalui interaksi antar karakter, penggunaan bahasa, dan pengembangan alur cerita. Penelitian ini menunjukkan bahwa prinsip kerjasama tercermin dalam kualitas komunikasi antar karakter dalam novel. Karakter-karakter dalam cerita cenderung berkomunikasi dengan jelas dan efektif, tanpa memberikan informasi yang tidak relevan atau menyimpang dari topik yang sedang dibahas. Temuan hasil pembahasan menyoroti sejauh mana prinsip-prinsip komunikasi yang mendasari kerjasama tercermin dalam novel "Teluk Alaska" karya Eka Aryani. Prinsip-prinsip ini meliputi maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan, yang masing-masing memberikan kontribusi penting dalam membentuk dinamika hubungan antar karakter dalam cerita. Hal ini memastikan bahwa komunikasi mereka tidak menyimpang dari topik yang sedang dibahas. Temuan ini juga menyoroti pentingnya prinsip pelaksanaan komunikasi yang efektif dalam menjalankan kerjasama antar karakter. Karakter-karakter dalam novel "Teluk Alaska" menunjukkan kemampuan untuk menjalankan komunikasi dengan jelas, langsung, dan dengan tujuan yang jelas. Secara keseluruhan, temuan hasil pembahasan menegaskan bahwa prinsip-prinsip komunikasi yang terkandung dalam maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan memainkan peran penting dalam membentuk dinamika hubungan sosial antar karakter dalam novel "Teluk Alaska". Ini menggambarkan bagaimana nilai-nilai sosial seperti kerjasama tercermin dalam interaksi antar karakter dalam konteks sastra, serta pentingnya prinsip-prinsip komunikasi yang efektif dalam membangun hubungan yang sehat dan produktif. Dengan demikian, prinsip-prinsip komunikasi yang terkandung dalam maksim kualitas, maksim kuantitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan tercermin dalam representasi prinsip kerjasama dalam novel "Teluk Alaska" karya Eka Aryani.
Darurat Lahan Hijau dalam Cerpen Palasik dan Petani itu Sahabat Saya Karya Hamsad Rangkuti Susetya, Hemas Haryas Harja
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v4i1.3165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan kondisi lingkungan yang terekam dan direpresentasikan dalam cerpen “Palasik” dan cerpen “Petani Itu Sahabat Saya” karya Hamsad Rangkuti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatankualitatif.Sumber data dalam penelitian ini adalah cerpen “Palasik” dan cerpen “Petani Itu Sahabat Saya” karya Hamsad Rangkuti. Data dalam penelitian ini adalah kutipan cerpen (kalimat/percakapan/wacana) yang merepresentasikan kondisi lingkungan dan sikap masyarakat terhadap lingkungan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Hubermanyang terdiri dari tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen “Palasik” tidak hanya menggambarkan kondisi lingkungan yang ada, tetapi juga memberikan kita pandangan bahwa penting sekali memiliki mitos yang berpihak pada lingkungan. Selanjutnya, cerpen “Petani itu Sahabat Saya” menghadirkan tragisnya nasib petani, dan ini secara tidak langsung merepresentasikan bahwa ruang sosio-kultur kita sepenuhnya berpihak pada gedung-gedung tinggi, bukan sawah.
Critical Literacy and Pedagogical Transformation among Prospective Indonesian Language Teachers Susetya, Hemas Haryas Harja; Sukardi, Mochamad Ighfir
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 1 (2025): December
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i1.4061

Abstract

The critical reading ability of prospective teacher students remains a serious issue in higher education, particularly in regions with low literacy levels such as Probolinggo Regency, which has the lowest Community Literacy Development Index (IPLM) in East Java, thus demanding transformative pedagogical strategies to foster students' reflective reasoning and discourse awareness. This study aims to examine the effectiveness of a critical literacy approach in improving the critical reading ability of students in the Indonesian Language Education Study Program at Zainul Hasan Genggong University (UNZAH) through strengthening six dimensions of critical thinking according to Facione's model, namely interpretation, analysis, inference, evaluation, explanation, and self-regulation. This study employs a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, involving 50 students divided into experimental and control classes, and analyzes data through ANCOVA testing to determine the effect of treatment after controlling for initial scores (pretest). The results show a significant improvement in the experimental group (p < 0.001), particularly in the interpretation and inference dimensions, and confirm that the critical literacy approach is the main factor in improving students' posttest scores. Thus, the critical literacy approach proves effective as a pedagogical strategy in Islamic higher education to develop teachers who are not only capable of reading texts but also of reading the world critically, reflectively, and with intellectual responsibility.
ANALISIS NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS: ASPEK RELIGIUS HUBUNGAN MANUSIA DENGAN DIRI SENDIRI Hamimah, Ilmu; Khofifah, Nur; Susetya, Hemas Haryas Harja
Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol 6, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jbssb.v6i3.5933

Abstract

Menjadi manusia yang sempurna adalah hal yang tidak mungkin terjadi di dunia. Namun, menjadi manusia yang berusaha dan bertekad menuju sempurna adalah hal bisa dicapai dengan segala keyakinan hati dan permohonan kelurusan di jalan Alah SWT. disertai dengan usaha diri menuju kebaikan yang haqiqi. Hal ini dapat disebut sebagai dimensi religius seseorang diri manusia terhadap diri sendiri. Menanamkan sifat keagamaan yang kuat dan kesiapan hati untuk menuju ke jalan yang benar. Kekuatan sifat religius terhadap diri sendiri dapat diaplikasikan dalam berbagai keadaan. Seperti keadaan bahagia, sedih, kecewa, terkesan atau sebagainya. Keadaan tersebut sangatlah membuktikan seberapa besar seseorang menggunakan sikap kereligiusan terhadap diri sendiri. Artikel berikut berisi beberapa penggalan sikap religi terhadap diri sendiri yang mampu menambah wawasan kita terhadap dimensi sikap ini.
PERAN CHANNEL YOUTUBE “KINDERFLIX” DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA 12 – 24 BULAN KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Siti Aisyah; Ahmad Muzakki; Hemas Haryas Harja Susetya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i2.505

Abstract

Perkembangan bahasa yaitu perkembangan bahasa anak sejak anak lahir. channel youtube kinderflix adalah salah satu channel yang berisi video edukasi untuk balita yang disajikan lebih fokus pada tahap perkembangan bahasa anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran channel youtube kindeflix dalam mendukung perkembangan anak. Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi pada responden dengan memberikan tayangan konten Kinderflix selama 30 menit setiap hari selama 5 hari. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, seleksi dan penyuntingan, pengkodean dan penyajian data. Adapun hasilnya yaitu anak bisa bertepuk tangan, berekspresi sedih atau senang, menghentakkan kaki, menirukan burung terbang, menirukan kelinci melompat, menganggukkan kepala bermakna iya, menggelengkan kepala bermakna tidak. Adapun perbendaharaan kosakata yang didapatkan yaitu kata mama, papa, hoye (hore), menyebut huruf alfabet (A, I, O saja), kelinci, pala (kepala), menirukan suara kucing (miwu) dan sapi (moo), berhitung dari 1-3 saja (tu, dua, ga).
Metode Pembelajaran Diskusi Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa di Kelas X B Sma Islam Ar-Rofi'iyyah Rhomadania, Lailatul; Rizqiyanti, Nur; Susetya, Hemas Haryas Harja
CAKRAWALA LINGUISTA Vol 8, No 2 (2025): Volume 8, Number 2 December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/cling.v8i2.7625

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode diskusi dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa di kelas X B SMA Islam Ar-Rofi’iyyah. Keaktifan belajar dalam penelitian ini diukur melalui lima indikator: inisiatif berbicara, keterampilan bertanya, kemampuan berargumentasi, kolaborasi, dan pemahaman materi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui observasi dan teknik simak catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan (Miles & Huberman). Validitas data dijamin dengan triangulasi, member check, dan audit trail. Penelitian ini mengisi gap kajian sebelumnya yang cenderung deskriptif dan belum mengevaluasi indikator keaktifan belajar secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi secara konsisten mampu mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan keberanian dalam berpendapat, serta memperkuat kerja sama dalam kelompok. Penelitian ini berkontribusi secara ilmiah dalam pengembangan strategi pembelajaran partisipatif berbasis pendekatan sosiokultural di kelas. Dengan demikian, diskusi terbukti sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan kualitas interaksi belajar dan keaktifan siswa secara menyeluruh.Kata Kunci: metode diskusi, keaktifan belajar, studi kasus, pendekatan sosiokultural.Abstract: This study aims to examine the effectiveness of the discussion method in increasing student learning activeness in class X B of Ar-Rofi'iyyah Islamic High School. Learning activeness in this study is measured through five indicators: speaking initiative, questioning skills, argumentation skills, collaboration, and material understanding. Using a qualitative approach with a case study design, data were obtained through observation and note-taking techniques. Data analysis was conducted through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing (Miles & Huberman). Data validity was guaranteed by triangulation, member check, and audit trail. This research fills the gap of previous studies that tend to be descriptive and have not evaluated learning activeness indicators comprehensively. The results show that the consistent application of the discussion method is able to encourage students' active participation, increase their courage in expressing their opinions, and strengthen cooperation in groups. This research contributes scientifically to the development of participatory learning strategies based on a sociocultural approach in the classroom. Thus, discussion is proven as an effective method to improve the quality of learning interaction and students' overall activeness.Keywords: discussion method, learning engagement, case study, sociocultural approach.