Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Publikasi Ilmiah Guru Sekolah Dasar, Gugus Gajahmada, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tyas, Dewi Nilam; Sukasih, Sri; Fathurrahman, Moh.; Bektiningsih, Kurniana
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i3.406

Abstract

Guru wajib melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang mencakup pengembangan diri, publikasi ilmiah, maupun pengembangan karya inovatif. Permasalahan yang dialami guru-guru yang tergabung dalam KKG gugus Gajahmada, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang berkaitan dengan hal tersebut adalah kesulitan untuk meningkatkan profesionalisme pada kepenulisan. Kegiatan pengabdian dalam bentuk pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pendampingan penulisan artikel jurnal sangat penting untuk dilakukan mengingat kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah oleh guru-guru masih kurang optimal. Sasaran pada kegiatan ini adalah guru-guru di Gugus Gajahmada yang terdiri dari perwakilan guru dari 7 SD (negeri maupun swasta). Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari: pengisian angket/kuesioner sebagai penilaian kemampuan awal, pemaparan materi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penulisan artikel jurnal, pendampingan penulisan artikel jurnal melalui pendekatan klasikal, kemudian kelompok kecil atau individu, pengarahan untuk publikasi ke jurnal target dengan bekerja sama dengan beberapa jurnal, Guru kembali mengisi angket/kuesioner sebagai penilaian diri setelah kegiatan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan penulisan artikel jurnal, sehingga berdampak pada kualitas tulisan yang dihasilkan.
My Indonesia is Rich in Culture: Problem-based Articulate Storyline on Social Sciences Lesson Content Ariadiny, Farah; Bektiningsih, Kurniana
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v7i4.67978

Abstract

Natural and social science is content of lessons that require memorization. Therefore, in delivering material, it is necessary to use tools that can increase the success of the teaching and learning process. Articulate Storyline is one of the popular e-learning software and has several advantages that make it a good choice in developing interactive learning content. Articulate storyline has an intuitive and easy-to-use interface, enabling users to create interactive learning content without having a strong programming or graphic design background. This makes it very suitable for teachers, instructors, and learning designers. The aim of this study is to develop Articulate Storyline media based on problem-based learning in fourth grade in science content. The research method used is Research and Development (R&D) based on ADDIE research. The data collection techniques used are test and non-test. Meanwhile, the data analysis technique used is qualitative and quantitative data analysis. The research results show that the Articulate Storyline media is very suitable for use with a percentage of material experts of 92% and media experts of 91%. Meanwhile, the effectiveness of using Articulate Storyline media in learning activities was stated to be quite effective based on an average increase (n-gain) in student learning outcomes of 0.61 and an increase in the average pre-test score of 58 to 84 during the post-test. From these results, it can be concluded that problem-based learning-based Articulate Storyline media is very feasible and quite effective for use in fourth grade Science learning.
Genially Interactive Media: Improving Learning Outcomes of Indonesian Cultural Wealth Nurul Afni; Kurniana Bektiningsih
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 8 No 2 (2024): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jere.v8i2.77004

Abstract

Education in Indonesia has shown progress in the last few decades. However, the education system in Indonesia still needs to overcome several challenges, especially in the context of teaching Natural and Social Sciences in Elementary Schools. This research aims to develop Genetically-based interactive media on Indonesian Cultural Wealth material in Natural and Social Sciences Subjects. This type of research is development research using the ADDIE model. The research subjects are learning materials experts and learning media experts. The test subjects were 19 class IV students and teachers. Data collection methods include observation, questionnaires, documentation, and tests. The data collection instrument uses a questionnaire sheet. Data analysis techniques use qualitative and quantitative descriptive analysis. N-gain is used to test media effectiveness. The validity test results show that genetically interactive media is very suitable for use. The use of this media also significantly improves student learning outcomes; student responses to the use of this media are also positive. Thus, Generative interactive media is effective and suitable for learning natural and social sciences in fourth-grade elementary school.
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard Berbasis Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Pancasila dalam Diriku pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Podorejo 03 Isya'i, Abi Hikmatul; Bektiningsih, Kurniana
FONDATIA Vol 9 No 1 (2025): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v9i1.5625

Abstract

This study aims to develop augmented reality-based Flashcard learning media as an effort to improve the learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri Podorejo 03 in the subject of Pancasila Education. The research method used is Research and Development (R&D), following the ADDIE model applied across all research stages. Data collection techniques include tests and non-test methods, where the test technique involves pretest and posttest results, while the non-test methods consist of interviews, questionnaires, and documentation as supporting data. Qualitative and quantitative data analysis techniques were employed. The research subjects comprised 10 fourth-grade students for the small group trial and 20 fourth-grade students for the large group trial. The results of testing the augmented reality-based Flashcard learning media demonstrated its feasibility, as validated by media experts (93%) and material experts (88%), both classified as highly feasible. The effectiveness of this learning media is evidenced by improved student learning outcomes, as reflected in the pretest and posttest scores. In the small group trial, the scores increased from 64.9 to 79.2, with an N-gain score of 40%, categorized as moderate. Similarly, in the large group trial, the pretest and posttest scores improved from 63.9 to 79.1, with an N-gain score of 40%, also categorized as moderate. Therefore, the augmented reality-based Flashcard learning media has been proven effective in improving the learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri Podorejo 03 in the subject of Pancasila Education.
Peningkatan Hasil Belajar PPKn Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Politerasi pada Siswa Kelas III SDN Candi 03 Kota Semarang Puput Fitria Dewi; Kurniana Bektiningsih; Yusni Marlina
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2105

Abstract

Proses pembelajaran yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata siswa dan belum adanya diskusi kelompok dalam proses belajar PPKn, membuat siswa merasa jenuh dan kurang bersemangat berakibat siswa memperoleh hasil belajar yang kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar PPKn siswa kelas III SDN Candi 03 Kota Semarang melalui penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Politerasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN Candi 03 Kota Semarang dengan subjek siswa kelas III selama 2 siklus yyang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar PPKn pada aspek pengetahuan pada materi pengamalan sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pada siklus I memperoleh hasil 71% dengan nilai rata-rata 70,71 dan pada siklus II memperoleh hasil 86% dengan nilai rata-rata 84,29. dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Politerasi dapat meningkatkan hasil belajar PPKn aspek pengetahuan siswa kelas III SDN Candi 03 Kota Semarang. Guru hendaknya dapat mengaplikasikan model Problem Based Learning dan media yang sesuai dengan materi sehingga siswa mampu memahami dan menyerap materi dengan baik
Pengembangan Media Lift The Flap Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Puisi Siswa bachtiar, Yusril wisnu; Bektiningsih, Kurniana
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71143

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Lift The Flap Book untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV sekolah dasar. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Mixed Methods, yang mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Proses pengembangan mengikuti model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: (1) analisis potensi dan masalah, (2) desain produk, (3) pengembangan produk, (4) uji coba produk, dan (5) evaluasi serta perbaikan produk. Pengumpulan data diperoleh dari angket kebutuhan yaitu guru dan siswa, wawancara dengan sekolah, melaksanakan validasi ahli yaitu materi dan media, serta uji coba kelompok yaitu kecil dan besar. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji t-test, dan perhitungan N-Gain untuk mengukur efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap puisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lift The Flap Book sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran, terbukti melalui validasi ahli mendapatkan penilaian 89,2% untuk ahli media dan 92,7% untuk ahli materi dan Peningkatan pemahaman siswa terhadap puisi juga ditunjukkan melalui hasil posttest yang lebih tinggi 42,86% dibandingkan pretest, dengan nilai N-Gain dalam kategori sedang yaitu 0,3339. Serta respons positif dari siswa serta guru selama uji coba.  Yang menunjukan skor 95,8% untuk angket guru dan 88,1 % untuk angket tanggapan siswa. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan media pembelajaran inovatif dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa, terutama dalam materi yang sering dianggap sulit dan kurang menarik. 
Pendampingan Penulisan Artikel Jurnal untuk Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Publikasi Ilmiah Guru Sekolah Dasar, Gugus Gajahmada, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang Tyas, Dewi Nilam; Sukasih, Sri; Fathurrahman, Moh.; Bektiningsih, Kurniana
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v3i3.406

Abstract

Guru wajib melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang mencakup pengembangan diri, publikasi ilmiah, maupun pengembangan karya inovatif. Permasalahan yang dialami guru-guru yang tergabung dalam KKG gugus Gajahmada, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang berkaitan dengan hal tersebut adalah kesulitan untuk meningkatkan profesionalisme pada kepenulisan. Kegiatan pengabdian dalam bentuk pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui pendampingan penulisan artikel jurnal sangat penting untuk dilakukan mengingat kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah oleh guru-guru masih kurang optimal. Sasaran pada kegiatan ini adalah guru-guru di Gugus Gajahmada yang terdiri dari perwakilan guru dari 7 SD (negeri maupun swasta). Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari: pengisian angket/kuesioner sebagai penilaian kemampuan awal, pemaparan materi untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan penulisan artikel jurnal, pendampingan penulisan artikel jurnal melalui pendekatan klasikal, kemudian kelompok kecil atau individu, pengarahan untuk publikasi ke jurnal target dengan bekerja sama dengan beberapa jurnal, Guru kembali mengisi angket/kuesioner sebagai penilaian diri setelah kegiatan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan penulisan artikel jurnal, sehingga berdampak pada kualitas tulisan yang dihasilkan.
PROGRAM 3M (MENGIDENTIFIKASI, MELAYANI DAN MENGEVALUASI) DI SEKOLAH DASAR INKLUSI KECAMATAN PRINGAPUS UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Trimurtini, .; Bektiningsih, Kurniana; Susilaningsih, Sri; Widihastrini, Florentina; Mollah, Abdul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8121

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di SD Inklusi Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Pendidikan inklusi mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik dengan menghargai keanekaragaman dan tidak diskriminatif bagi semua peserta didik, termasuk peserta didik yang berkebutuhan khusus. SDN Klepu 02 merupakan sekolah inklusi satu-satunya di Kecamatan Pringapus, dengan total siswa 119 orang dan siswa yang berkebutuhan khusus ada 35 orang (29%). Memberikan pelayanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai kebutuhan khusus serta potensi yang dimiliki peserta didik merupakan hal penting dalam proses pendidikan inklusi.  Hal ini dapat dilakukan melalui Program 3M (Mengidentifikasi, Melayani dan Mengevaluasi). Metode pelaksanaan kegiatan pengadian menggunakan metode PALS (Participatory Action and Learning System) dengan mengintegrasikan 4P, yaitu penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan pelembagaan. Tahap penyadaran dimulai dengan sosialisasi kepada guru dan orang tua tentang pentingnya pendidikan inkluasi bagi anak berkebutuhan khusus, menunjukkan hasil pemahaman terhadap ABK dan Program 3M mencapai kategori kurang 8,5%, kategori cukup 57,8%, kategori baik 18,8%, kategori sangat baik 14,9% Tahap pengkapasitasan adalah pelatihan implementasi 3M bagi para guru SDN Klepu 02, pengetahuan dan keterampilan guru tentang pelaksanaan Program 3M mencapai kategori baik. Tahap pendampingan merupakan pendampingan implementasi 3M di sekolah, pedampingan implementasi dilanjutkan dengan evaluasi program. Pada tahap pelembagan sebagai wujud keberlanjutan program pengabdian dalam pembentukan guru kader 3M di SDN Klepu 02 serta kerjasama dengan SDN Klepu 02. Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), SD Inklusi, Calistung.  ABSTRACTThe purpose of this community service is to improve services for children with special needs (ABK) in Inclusion Elementary School in Pringapus Subdistrict, Semarang Regency, Central Java Province. Inclusion education aims to provide services to students by respecting diversity and not being discriminatory for all students, including students with special needs. Klepu 02 Elementary School is the only inclusive school in Pringapus Subdistrict, with a total of 119 students and 35 students with special needs (29%). Providing educational services for special needs students according to special needs and the potential of students is important in the process of inclusive education. This can be done through the 3M Program (Identifying, Serving and Evaluating). The method of implementing community service uses the PALS (Participatory Action and Learning System) method by integrating awareness, capacity building, mentoring and institutionalization. The awareness stage begins with socialization to teachers and parents about the importance of inclusive education for children with special needs, showing the results of understanding of ABK and 3M Programs reaching a category of less 8.5%, sufficient category 57.8%, good category 18.8%, very good category 14.9%. The capacity building phase is the 3M implementation training for teachers at Elementary School Klepu 02, the teacher's knowledge and skills about implementing the 3M Program reach good categories. The mentoring stage is the 3M implementation assistance in schools, implementation assistance is continued with program evaluation. At the stage of institutionalization as a manifestation of the sustainability of the service program in the formation of 3M cadre teachers in Elementary School Klepu 02 and collaboration with Elementary School Klepu 02.Keywords: Children with Special Needs (ABK), Inclusion Schools, Calistung.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Capera Berbasis Canva pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Kelas V Ifadah, Nihayatul; Bektiningsih, Kurniana
FONDATIA Vol 9 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v9i2.5718

Abstract

This research aims to develop and test the feasibility and effectiveness of Capera-based interactive teaching materials for grade V SD on human digestive system material. Research and Development (R&D) is the research method used and the ADDIE model is the development model consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Observation, interview, questionnaire, pretest, and posttest were conducted to obtain data. The validity test was conducted by two validators, namely material experts and media experts. The percentage score is in the very feasible category with 90,63% for validation from material experts and 90% for validation from media experts. With a percentage score of 96% for students and 100% for teachers, both groups responded well to the learning materials. N-Gain test, paired sample t-test, and normality test were used to assess the effectiveness. Based on the results of data analysis, it was found that 60.93 for the pretest average score then increased to 86.38 in the posttest and 0.6125 was the result of the N-Gain test which was included in the moderate category. The t-test results show a significant difference between the use of Canva-based Capera interactive learning media before and after, with a significance value of 0.000 (<0.05). Thus, it can be said that this learning resource is feasible, valid, and efficient to be used in IPAS learning related to the Human Digestive System.
Pengembangan Media Pembelajaran Flashcard berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Sistem Pencernaan Manusia Kelas V SDN Ngaliyan 01 Febriany, Natasya; Bektiningsih, Kurniana
FONDATIA Vol 9 No 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v9i3.5820

Abstract

Students' difficulties in thoroughly understanding the human digestive system are often attributed to inadequate visualization and the use of conventional learning media that lack engagement. These factors contribute to low student learning outcomes. This study aims to develop an Augmented Reality (AR)-based flashcard learning media, and to assess its feasibility, effectiveness, and impact on improving science and social studies (IPAS) learning outcomes among fifth-grade students at SDN Ngaliyan 01. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, encompassing the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection techniques included interviews, observations, multiple-choice tests, and documentation. Validation results indicated that the media received scores of 93.75% from content experts and 95% from media experts, categorized as highly feasible. Normality tests confirmed that the pretest and posttest data were normally distributed, while the T-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.01), indicating a significant difference in learning outcomes. The N-Gain score of 0.6831 in the small group and 0.5417 in the large group suggests medium-level effectiveness. The study concludes that the AR-based flashcard media is both feasible and effective for enhancing student learning outcomes in the topic of the digestive system. The findings imply that AR-based media can serve as an innovative alternative in IPAS instruction, fostering a more engaging, interactive, and meaningful learning experience.