p-Index From 2021 - 2026
8.809
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Analisa PRISMA ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar INSPIRAMATIKA JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JCES (Journal of Character Education Society) International Journal on Emerging Mathematics Education Jurnal Tadris Matematika Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education MEJ (Mathematics Education Journal) Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika de Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika Equals : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Educatio FKIP UNMA JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Padegogik Arithmetic : Academic Journal of Math Hipotenusa : Journal of Mathematical Society Range : Jurnal Pendidikan Matematika Jambura Journal of Mathematics Education Asimetris: Pendidikan Matematika dan Sains Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Edumatika Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Jurnal Cakrawala Pendas Inovasi Matematika (Inomatika) International Journal of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER) AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Tadris Matematika Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan SJME (Supremum Journal of Mathematics Education)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PRISMA

Meningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Menggunakan Strategi Problem Based Learning Berbantuan Mind Mapping Ana Setiani; Hamidah Suryani Lukman; Suningsih Suningsih
PRISMA Vol 9, No 2 (2020): PRISMA Volume 9, No 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v9i2.958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan strategi Problem Based Learning berbantuan Mind Mapping dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA Muhammadiyah Sukabumi tahun ajaran 2019/2020 pada pokok bahasan Statistika. Penelitian tindakan kelas  ini dilakukan di kelas XII IPS Muhammadiyah Sukabumi. Pada siklus pertama pertama belum terlihat peningkatan, disebabkan karena siswa masih belum terbiasa menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis berbantuan Mind Mapping, sedangkan pada siklus II siswa mulai terbiasa menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis berbantuan Mind Mapping dengan baik. Terlihat dari hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan terlihat dari rata-rata hasil tes sebesar 53,25 pada siklus I menjadi 72,37 pada siklus II. Hal tersebut bisa dilihat dari pecapaian aktivitas belajar siswa pada siklus I  rata-rata sebesar 54,5, pada siklus II rata-rata sebesar 65,19. Dari hasil pelaksanaan siklus I dan siklus II bisa ditarik kesimpulan penggunaan strategi Problem Based Learning berbantuan Mind Mapping dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMA Muhammadiyah Sukabumi.
Model Pembelajaran Kolb-Knisley Berbantuan Geogebra terhadap Kemampuan Penalaran Siswa dalam Menyelesaikan Soal Setara PISA Agistnie, Rheina; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2414

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk membandingkan kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA antara siswa yang mengunakan model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra, model pembelajaran Kolb-Knisley, dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Control Group Pretest and Posttest Design, dimana terdapat dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Sukabumi sebanyak 408 siswa dengan pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 122 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelas yaitu kelas VIII B, kelas VIII D, dan kelas VIII F. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan penalaran matematis setara PISA. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran Kolb-Knisley, model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran langsung, dan model pembelajaran Kolb-Knisley lebih baik dari model pembelajaran langsung terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA.
Validitas Media Pembelajaran Matematika Berbentuk Video pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Setiani, Ana; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2523

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan validasi media pembelajaran matematika yang berupa video pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) pada siswa SMP. Media video pembelajaran matematika ini mengadopsi dari model procedural menurut (Alessi & Trollip. Stephen M, 2001) yaitu Planning, Design, Development. Produk pada penelitian ini adalah media pembelajaran matematika berupa video pada materi Persamaan Linear Satu Variable (PLSV) Pada siswa SMP kelas VIII Kota Sukabumi. Validasi  ini melibatkan empat orang validator diantaranya 1 orang dosen ahli materi, 1 orang dosen ahli media, 1 orang dosen ahli dalam Bahasa dan 1 orang dosen ahli dalam pembelajaran. Adapun lembar validasi menggunakan lembar validasi berbentuk skala likert terhadap video pembelajaran matematika. Adapun penelitian ini menghasilkan video pembelajaran matematika pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) dengan hasil penilaian oleh ahli materi dengan rata-rata skor (3,64) 91,07%, hasil penilaian oleh ahli media dengan skor rata-rata (3,93) 98,21%, hasil penilaian oleh ahli bahasa dengan rata-rata (3,90) 97,50%, dan hasil penilaian oleh ahli pembelajaran dengan skor rata-rata (4,00) 100%. Berdasarkan rata-rata dari keempat validasi tersebut mencapai (3,87) 96,35%. Dengan demikian kriteria media pembelajaran matematika berupa video secara keseluruhuan sudah terpenuhi dan tergolong kriteria sangat valid.
Eksperimentasi Model Pembelajaran POE dengan Pendekatan Metaphorical Thinking terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Rahmawati, Ida; Setiani, Ana; Lukman, Hamidah Suryani
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang menggunakan model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan Metaphorical Thinking, model pembelajaran POE (Predict Observe Explain), dan model pembelajaran konvensional 5M Kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas XII SMK YASPIM yang berjumlah 134 siswa dan tiga kelas sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa tiga butir soal kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi statistika dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan metaphorical thinking lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain), dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan Metaphorical Thinking lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional 5M Kurikulum 2013.
Penerapan Model Pembelajaran CORE terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMP Ditinjau dari Gaya Kognitif Oktaviani, Diana; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung, perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan mengetahui perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Factorial Experimental dengan desain penelitian   pretest-posttest control. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Kota Sukabumi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik Cluster Random Sampling. Untuk instrumen yang digunakan, yaitu lima butir soal kemampuan koneksi matematis pada materi statistika, tes Matching Familiar Figures Test dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CORE  dan model pembelajaran langsung, terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa bergaya kognitif reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif dan terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara siswa bergaya reflektif dengan siswa bergaya kognitif impulsif  pada model pembelajaran CORE dan model pembelajaran langsung.Â