Claim Missing Document
Check
Articles

Eksperimentasi Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap Kemampuan Konsep Matematis Siswa Purwanty, Desmianty; Imswatama, Aritsya; MUlyanti, Yanti
PRISMA Vol 12, No 1 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i1.2900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan pembelajaran RME. Penelitian ini dilaksanakan di SMK PLUS ANNABA pada bulan November sampai bulan Desember tahun 2022/2023. Penelitian ini merupakan penelitian Pre Experimen Design, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Probability Sampling. Jenis probability sampling yang digunakan adalah cluster sampling. Peneliti menggunakan 1 kelas yang melibatkan kelas eksperimen saja sebanyak 20 orang siswa dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan pembelajaran RME. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kelas XI OTKP 1 dapat disimpulkan bahwa hipotesis Ho ditolak hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa sebelum dan sesudah menggunakan pendekatan pembelajaran RME.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) pada Mata Pelajaran IPA di Sukabumi Faridi, Ruliah Ami; Nurcahyono, Novi Andri; Imswatama, Aritsya
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i2.1645

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa berbasis POE (Predict, Observe, Explain) untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa SMP dengan kategori valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitan dilakukan kepada 30 siswa kelas VII MTs. Darussa’adah. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi oleh ahli materi dan evaluasi pembelarajan untuk mengetahui validitas LKS berbasis POE, angket respon siswa untuk mengetahui kepraktisan LKS berbasis POE serta lembar pretest dan posttest untuk mengetahui keefektifan LKS berbasis POE. Hasil penelitian diperoleh (1) Validasi oleh ahli materi dan evaluasi pembelajaran menyatakan LKS berbasis POE termasuk dalam kategori Sangat Valid dan layak diuji coba. (2) Berdasarkan hasil analisis N-Gain mendapatkan persentase 71,327 % dan analisis ketuntasan belajar klasikal sebesar 80 % menunjukan adanya peningkatan pemahaman konsep matematis siswa. (3) Berdasarkan angket respon siswa dihasilkan respon bahwa LKS berbasis POE masuk dalam kategori Praktis
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di MTSS Asshohibiyah Asep Sugiandi; Imswatama, Aritsya; ana setiani
utile: Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2022): utile: Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/jut.v8i2.1661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk megetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) pada materi bangu ruang sisi datar mengalami peningkatan atau tidak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian one-grup Pretest-Posttest design dengan populasi penelitian yang digunakan adalah siswa dan siswi kelas VIII di MTsS Asshohibiyah. Sampel penelitian yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu instrument test dan non test yang berbentuk soal uraian dan dokumentasi. Berdasalkan hasil nilai pretest dan posttest yang dihitung menggunakan N-gain dengan hasil kriteria tinggi maka terdapat peningkatan kemamapuan pemecahan masalah matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) pada materi bangu ruang sisi datar.
Penerapan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project ( MMP) terhadap Kemampuan Koneksi Matemais Siswa Sekolah Menengah Pertama Lestari, Ajeng Yuniarti Lestari; Imswatama, Aritsya; Mulyanti, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6958

Abstract

Pada era kemajuan globalisasi dan teknologi manusia harus selalu siap menghadapi persaingaan dengan manusia lain, sehingga harus memiliki kualitas sumber daya manusia yang handal, baik, menguasai kemampuan dan mampu mengkomunikasikan ide-ide berkualitas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dalam kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan bentuk desaian eksperimen Quasi Exsperimental Design dengan desaian penelitian Pretest-Postest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini tidak terlepas dari Langkah-langkah pelaksanaan model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) yang memiliki 5 langkah. Serta model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) ini telah dirancang untuk membantu guru menggunakan latihan-latihan secara efektif. Sehingga materi pembelajaran dapat dipahami dengan baik dan dapat membiasakan siswa dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Motivasi Belajar Siswa Pangestu, Fauzi; Setiani, Ana; Imswatama, Aritsya
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.8790

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah memiliki 4 indikator menurut polya yaitu: (1) Memahami masalah; (2) Menyusun rencana pemecahan masalah; (3) Melaksanakan rencana; (4) Mengkaji ulang jawaban. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa. Motivasi belajar siswa dilihat dari kategori tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Desain penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah dapat dilihat dari hasil analisis data bahwa siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi secara keseluruhan memenuhi 4 indikator pemecahan masalah matematis. Indikator tersebut berdasarkan langkah Polya yang memiliki 4 tahapan. Tahapan pertama memahami masalah, kedua merencanakan pemecahan masalah, ketiga menyelesaikan, dan keempat memeriksa kembali. Siswa yang memiliki motivasi belajar sedang dari soal pertama hanya memenuhi tahapan pertama yaitu memahami masalah sedangkan soal kedua siswa tersebut memenuhi semua tahapan. Siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dari kedua soal tes yang diberikan hanya memenuhi tahapan memahami masalah.
Penerapan Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project ( MMP) terhadap Kemampuan Koneksi Matemais Siswa Sekolah Menengah Pertama Lestari, Ajeng Yuniarti Lestari; Imswatama, Aritsya; Mulyanti, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6958

Abstract

Pada era kemajuan globalisasi dan teknologi manusia harus selalu siap menghadapi persaingaan dengan manusia lain, sehingga harus memiliki kualitas sumber daya manusia yang handal, baik, menguasai kemampuan dan mampu mengkomunikasikan ide-ide berkualitas. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional dalam kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan bentuk desaian eksperimen Quasi Exsperimental Design dengan desaian penelitian Pretest-Postest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) dengan kemampuan koneksi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini tidak terlepas dari Langkah-langkah pelaksanaan model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) yang memiliki 5 langkah. Serta model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) ini telah dirancang untuk membantu guru menggunakan latihan-latihan secara efektif. Sehingga materi pembelajaran dapat dipahami dengan baik dan dapat membiasakan siswa dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis
Pengaruh Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Ditinjau dari Motivasi Belajar Elga Azmala Putri; Yanti Mulyanti; Aritsya Imswatama
Jurnal Tadris Matematika Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2018.1.2.167-174

Abstract

This study’s aim is to find out experimentation of discovery learning model and direct learning model to critical thinking ability in terms of learning motivation of learners in quadrilateral and triangle mater. The method used in this study is quantitative in the form of quasi experiments. Instruments in this study are critical thinking skills tests presented in the form of post-test, learning motivation questionnaire and observation sheet. Hypothesis test analysis in this research is anava test of two cell road is not equal to the significant level α = 5%. Based on the research results can be concluded that: (1) There is a difference of critical thinking ability between learners using discovery learning model with learners using direct learning model; (2) There is a difference of critical thinking ability of learners who have high learning motivation with learners who have low learning motivation.
Penerapan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep dan Penalaran Matematis Siswa Merina Merina; Aritsya Imswatama; Hamidah Suryani Lukman
Jurnal Tadris Matematika Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2019.2.1.23-30

Abstract

This article discusses the application of Realistic Mathematics Education approaches against the ability of mathematical reasoning and understanding of the students. The purpose of this research is to 1) know the comparison the ability between students who learn to use Realistic mathematics education approach with scientific approach, 2) know the comparative ability of reasoning mathematically between students who learn to use Realistic mathematics education approach with scientific approach, 3) know the difference between the understanding of mathematical concepts and reasoning of students. Data collection techniques was in the form of test result data post test as the learning outcomes of students. The data analysis used t test with two samples and test the correlation with significance level 0.05. As for the results of the analysis of the data shows that the 1) the ability of understanding the concept of students who use Realistic mathematics education approach better than students who use scientific approach, 2) mathematical reasoning ability of students using Realistic mathematics education approach better than students who use scientific approach, 3) there is a connection between the understanding of mathematical concepts and reasoning of students.
Analysis of junior high school students critical thinking skills in solving contextual-based problems Padilah, Elvira Barokah; Imswatama, Aritsya; Balkist, Pujia Siti
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v13i1.18726

Abstract

Critical thinking skills involve analysis, evaluation, and reasoning—essential abilities that students need to navigate the challenges of globalization. However, many students still lack adequate critical thinking skills. This is evident from the 2022 Program for International Student Assessment (PISA) results, which indicate that Indonesian students' PISA scores remain low. Contextual questions, as tested in PISA, can serve as an effective tool for measuring students' critical thinking abilities. This study aims to analyze the critical thinking skills of junior high school students in solving contextual-based mathematics problems, particularly those aligned with the PISA framework. The research employs a quantitative descriptive method, administering six descriptive questions on the topic of curved surface geometry to 37 ninth-grade students at SMP Negeri 12 Sukabumi City. The findings reveal that 11% of students exhibit high critical thinking skills, 30% demonstrate moderate skills, and 59% possess low skills. Students' responses indicate that they struggle to meet the five critical thinking indicators: identifying, clarifying, analyzing, evaluating, and inferring. Based on data analysis, it can be concluded that the critical thinking ability of students at SMP Negeri 12 Sukabumi City remains low, with 59% of students categorized in the low-skill group. This study contributes to the understanding of students' critical thinking deficiencies and highlights the need for improved teaching strategies to enhance these essential skills.
Development of an RME-Based Digital Module with a Sundanese Cultural Context on Students' Numeracy Literacy Ability Imswatama, Aritsya; Saepuloh, Luthpi
PRISMA Vol 14, No 1 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i1.4531

Abstract

The purpose of this study was to develop a digital module based on RME with a Sundanese cultural context on students' numeracy literacy skills. This study used a type of research and development with the ADDIE model consisting of five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Data collection techniques in this study include interviews, observations and questionnaires. The results of this study state that this RME-based digital module is valid, practical and effective for use in mathematics learning. In this module there is an RME learning design combined with local wisdom of Sundanese culture so that abstract mathematics learning can be easily learned by students. In addition, there are numeracy literacy-based practice questions that can improve students' skills in working on literacy questions. This module is interactive digital so that in its implementation students can easily use gadgets or other computer devices. This module is designed using the RME approach, on the material of two-variable linear equation systems for class X. In this module, the RME learning principles are applied, namely dedactical phenomenology, Guided Reinvention and Self Developed Model, with the context of Sundanese cultural problems. The Sundanese cultural context used is related to typical Sundanese food, typical Sundanese equipment that is sold in the market and traditional Sundanese houses.