Claim Missing Document
Check
Articles

The Ethnomathematics of Calculating Auspicious Days in Javanese Society as Mathematics Learning Aritsya Imswatama; David Setiadi
Southeast Asian Mathematics Education Journal Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : SEAMEO Regional Centre for QITEP in Mathematics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.736 KB) | DOI: 10.46517/seamej.v7i2.53

Abstract

The purpose of this ethnomatematics research is to describe the process of calculating auspicious days for Javanese wedding in Purworejo. This research is a descriptive research with a qualitative approach which used interviews to collect the data. The subject of this research was an individual who implemented the process of calculating auspicious days in Javanese society. The results show that the process of calculating auspicious days for Javanese wedding in Purworejo was an activity that could be possibly used as mathematics learning.
Design Ethnic-Math HOTS: Mathematics Higher Order Thinking Skill Questions Based On Culture and Local Wisdom Fauzi Mulyatna; Aritsya Imswatama; Novia Dwi Rahmawati
Malikussaleh Journal of Mathematics Learning (MJML) Vol 4, No 1 (2021): May
Publisher : Universitas Malikussaleh, Aceh Utara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/mjml.v4i1.3059

Abstract

The design of HOTS Ethnic-Mathematics is the stage that has been intended in this study. This type of research is research and development (Research and Development) by producing results in the form of Mathematics Higher Order Thinking Skill (HOTS) questions based on culture and local wisdom (Ethnic-Math HOTS). The development model referred to by the researcher is the Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation (ADDIE) which is adapted into Analysis, Design, and Development (ADD). The conclusion of this paper is Mathematical problem designs that are integrated with local culture and local wisdom can be developed into questions that have a function to measure students' high-level abilities. High-level abilities that can be measured using these questions are analytical skills, evaluation skills and creative abilities. By completing questions related to the culture in the area around students, students will be more challenged and motivated to do it. In addition, it will increase students' knowledge about the local culture in the area.
ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF PADA LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS Rakha Pradestya; Aritsya Imswatama; Pujia Siti Balkist
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 5 No. 1 (2020): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.804 KB) | DOI: 10.23969/symmetry.v5i1.1723

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kemampuan kognitif siswa pada langkah-langkah pemecahan masalah ditinjau dari kecerdasan logis-matematis pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian diambil dari populasi kelas VIII di SMP Khalifah Boarding School. Tahap pertama penelitian ini adalah pengambilan data yang dilakukan sebanyak dua kali, yaitu menggunakan instrumen angket kecerdasan logis-matematis yang bertujuan untuk menggambarkan pemetaan kecerdasan logis-matematis siswa yang nantinya akan dipilih tiga orang sebagai subjek penelitian dengan tingkatan kecerdasan logis-matematis yang berbeda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) siswa yang memiliki kecerdasan logis-matematis tinggi memiliki kemampuan kognitif yang baik pada tingkatan mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi. (2) Siswa dengan tingkat kecerdasan logis matematis sedang tidak bisa dikatakan memiliki kemampuan kognitif yang cukup, bahkan masih terbilang rendah, karena siswa tersebut masih belum dikatakan baik pada kemampuan kognitif menerapkan. Hal ini dikarenakan siswa tidak bisa menerapkan konsep atau rumus yang diingat dengan baik sehingga nilai yang didapatkan tidak tepat. (3) Siswa dengan tingkat kecerdasan logis matematis rendah memiliki kemampuan kognitif yang rendah. Hal ini dikarenakan siswa tersebut tidak sampai pada tahap memahami. (4) Kecerdasan logis-matematis tidak berbanding lurus dengan kemampuan kognitif. (5) Faktor penyebab rendahnya kemampuan kognitif siswa adalah sebagai berikut: (a) Kurangnya pemahaman tentang materi yang diterapkan pada tes, (b) Lemahnya keterampilan dalam memperoleh informasi dari soal, (c) Kurang teliti dalam pemecahan masalah, (d) Pesimis dan kurang percaya diri.
“GEOPARK CILETUH” CULTUREDIVERSITY (ETNOLITERASI BERBASIS BUDAYA DAN PARIWISATA) SEBAGAI MEDIA DAN SUMBER PEMBELAJARAN IPS DI SD Rohmat Widiyanto; Saprudin Saprudin; Aritsya Imswatama
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 2, No 1 (2018): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.055 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v2i1.15324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidetifikasi dan melestarikan budaya (kearifal lokal, cerita, komoditi unggulan) dan pariwisata yang berdata di kawasan Geopark Ciletuh desa Tamanjaya kecamatan Ciemas kabupen Sukabumi Jawa Barat.  Selain itu, penelitian Potensi alam dan kebudayaan tersebut tentunya dapat dijadikan sebagai media dan sumber belajar dalam pembelaajaran IPS SD sebab keragaman culturediverdity dan biodiversity yang ada. Pendekatan penelitian ini menggunakan motode penelitian Kualitatif deskriftif. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan penelitian yang mendeskripsikan atau mengambarkan fenomena yang ada, baik fenomena yang bersifat alamiah ataupun rekayasa manusia. Hasil penelitian ini sebagai berikut: di desa Tamanjaya terdapat etnoliterasi berupa bangunan adat, kepercayaan dan komoditi tanaman. Dari bagunan adat daerah Taman jaya dan Ciwaru memiliki kesamaan bangunan yakni rumah pangung, tagok anjing dan leuit. Sedangkan untuk petilasan terdapat petilasan mbah Durak (Dusun Cikalong), Mbah Bugis (Pulau Mandra), Mbah Lamping (Girimukti). Adapun tanaman endemik Tamanjaya beras hitam, Loa, Malaka. Sedangkan Ciwaru haur gerem, Beriueh taman yang hidup dengan tinggi hampir 100 m dan Kepuh.
EKSPERIMENTASI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM POSING DENGAN PENDEKATAN CTL PADA MATERI BANGUN DATAR DITINJAU DARI TINGKAT INTELEGENSI SISWA KELAS VII SMP NEGERI SE-KABUPATEN PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Aritsya Imswatama; Mardiyana Mardiyana; Budi Usodo
Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 1, No 6 (2013): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of the research was to determine the effect of learning methods on mathematics achievement viewed from the student intelligence level. The learning methods compared were problem posing with CTL approach, problem posing and conventional. The type of the research was quasi experimental research. The population was all of students in the seventh grade of Junior High School in Purworejo in the academic year of 2012/2013. The sample of this research was taken by using stratified cluster random sampling. The sample was consisted of 177 students with 90 students in the first experiment class, 95 students in the second experiment class, and 92 students in the control class. The data of  the research were gathered through documentation and test. The result of research showed that: (1) students’ learning achivement by using problem posing learning method with CTL approach was better than students’ learning achivement by using problem posing method and conventional learning, and students’ learning achivement by problem posing learning method was same as conventional learning method, (2) mathematics achievement of students with high intelligence level was better than that of students with medium and low intelligence level, and mathematics achievement of students with medium intelligence level was better than that of students with low intelligence level, (3) in learning by using problem posing learning method with CTL approach, the level of intelligence had the same effect in students’ learning achievement, in learning by using problem posing method, students with high intelligence level had performance as good as the students with medium intelligence level and were better than the students with low intelligence level, in learning by using conventional learning, students with high intelligence level had better learning achivement than students with medium intelligence level and low intelligence level, and learning achievement of students with medium intelligence level was the same as students with low intelligence level, (4) at the level of students’ intelligence with high, medium and low, problem posing learning method with CTL approach, problem posing learning method and conventional method produced the same effect in learning achievement. Keywords: problem posing with CTL aproach, problem posing, learning achievement, intelligence level.
Analisis Penguasaan Software Algebrator pada Materi Aljabar Siswa Kelas VII di Jalan Pajajaran 1 Desa Babakan Kabupaten Sukabumi Hana Ulva Petrina; Aritsya Imswatama; Pujia Siti Balkist
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.46 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i1.10458

Abstract

Revolusi industri 4.0 menuntut setiap siswa agar terampil dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk bersaing di masa mendatang. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penguasaan software algebrator pada materi aljabar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ini merupakan siswa kelas VII yang tinggal di jalan Pajajran 1 Desa Babakan Sukabumi. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Temuan penelitian ini adalah adanya beberapa kesulitan siswa pada saat penggunaan software algebrator. Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa siswa belum menguasai penggunaan software algebrator. Guru diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan keterampilannya dalam pemanfaatan teknologi untuk menunjang prestasi belajar matematika, terutama materi aljabar
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa di Desa Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Restu Dian Nurmawati; Novi Andri Nurcahyono; Aritsya Imswatama
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.011 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i2.12307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis yang ditinjau dari tinggi, sedang dan rendahnya kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 6 siswa SMP kelas IX dan teknik pengabilan subjek menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode angket, tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis di kelas IX pada materi lingkaran di Bojonggenteng dari ketiga kategori kemandirian belajar, siswa masih belum memenuhi langkah pengerjaan soal kemampuan pemecahan masalah siswa sesuai dengan langkah polya dan indikator yang digunakan dalam penelitian ini. Sehingga kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP di bojonggenteng yang ditinjau dari kemandirian belajar masih rendah.
Pengembangan E-LKS Ragamatika untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP Sonia Khumaira Dehani; Novi Andri Nurcahyono; Aritsya Imswatama
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa Elektronik RAGAMATIKA (Wayang Sukuraga, Matematika dan Statistika) untuk meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa SMP yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah guru, 23 siswa kelas VIII MTs Baitul Hikmah serta validator. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar validasi ahli materi, ahli media dan ahli wayang sukuraga untuk memperoleh hasil uji validitas E-LKS serta angket respon siswa dengan guru untuk memperoleh hasil uji kepraktisan dari E-LKS dan tes kemampuan representasi matematis siswa untuk memperoleh hasil uji efektivitas E-LKS. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Validasi ahli menyatakan E-LKS termasuk dalam kategori sangat valid pada aspek materi, pembelajaran, kebahasaan, tampilan dan kelayakan penyajian serta layak untuk diuji coba. (2) Berdasarkan analisis N-Gain, diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan nilai sebesar sebesar 79,7 serta analisis ketuntasan klasikal sebesar 87%. (3) Guru dan para siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap E-LKS dan termasuk kategori sangat praktis.
Validitas E –Modul Berbasis Open Ended Meteri Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Pada Pembelajaran Daring untuk Siswa SMK Salma Aprianka; Ana Setiani; Aritsya Imswatama
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.896

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dari e–modul yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R & D). Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain ADDIE yang memiliki 5 tahap model pengembangan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Namun dikarenakan penulis memiliki segala keterbatasan maka penulis membatsi tahapan penelitian pengembangan ini menjadi tiga tahapan yaitu Analysis, Design, dan Development. Untuk mengetahui kualitas dari e-modul yang dikembangkan maka peneliti melakukan analisis angket dengan skala likert. Validasi dilakukan oleh tiga validator dari ahli materi dan ahli media. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini yaitu hasil nilai validasi dari ahli media mendapatkan nilai sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Penilaian validasi media berfokus pada penilaian aspek ukuran modul, dan disain e-modul. Kemudian hasil nilai validasi dari ahli materi mendapatkan nilai sebesar 84% dengan kategori sangat layak. Pada penilaian validasi materi berfokus pada penilaian aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, kelayakan kebahasaan, dan penilaian kontekstual. Maka E-Modul berbasis open ended Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel pada pembelajaran daring untuk siswa SMK ini valid dan sangat layak untuk digunakan sebagai bahan ajar matematika karena memenuhi kriteria penilaian.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL CERITA TRIGONOMETRI Ika Diah Pratiwi; Aritsya Aritsya; Yanti Yanti
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2021): EDISI APRIL 2021
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v5i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apa saja kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita trigonometri di SMA PLUS YASPIDA Kota Sukabumi tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI  SMA PLUS YASPIDA Kota Sukabumi dengan pengambilan subjeknya adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita trigonometri sebagai berikut : (1) kesalahan konsep yaitu kesalahan diswa tidak dapat menuliskan/mengidentifikasi apa yang diketahui dan dicari, ketidakmampuan siswa dalam mentransformasikan kalimat ke dalam model matematika, dan kurangnya penguasaan konsep yang diterapkan. (2) kesalahan prinsip yaitu siswa membaca soal kurang tepat sehingga terjadi kesalahan penafsiran, sulit memahami bahasa yang kurang familiar, mengakibatkan adanya kesalahan dalam menentukan rumus yang digunakan. (3) kesalahan operasi kesalahan perhitungan dalam betuk akar dan mengoperasikan bilangan penyebab munculnya kesalahan ini dikarenakan siswa kurang teliti melakukan perhitungan.