Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pbl Dengan Pendekatan Rme Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa Purwati, Restu Intan; Lukman, Hamidah Suryani; Imswatama, Aritsya
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.2.1.23-30

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) pada materi persamaan linear satu variabel yang diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa. Hasil pengumpulan data menyatakan bahwa kemampuan literasi matematika siswa kurang. Selain dari hasil wawancara dengan guru matematika hal ini dapat dilihat dari hasil Penilaian Akhir Semester (PAS) pada soal uraian. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan Lembar kerja Siswa (LKS), dan media pembelajaran sebagai pelengkap dari pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian dan pengembangan ini hanya melalui 5 tahap yaitu 1) Potensi dan masalah 2) Mencari informasi 3) Desain produk 4) Validasi oleh para ahli 5) Perbaikan produk. Sample dari penelitian ini adalah siswa SMPN 3 Sukabumi kelas 7a dan 7b. Setelah melalui tahap pengumpulan data, pembuatan produk hingga proses validasi oleh ahli dan kemudian proses pengolahan data, didapatkan rata-rata nilai 85,1% dengan kriteria sangat valid, tetapi perangkat pembelajaran yang dikembangkan harus melalui perbaikan dengan tujuan menyempurnakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Visual Berbentuk Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Handayani, Sapti; Imswatama, Aritsya; Agustiani, Nur
Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 2 No. 1 (2021): Asimetris: Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/asimetris.2.1.31-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis visual berbentuk permainan monopoli pada materi aritmatika sosial terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa SMP kelas VII. Hasil wawancara dengan guru matematika menyatakan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa kurang. Selain itu, kurang adanya minat dan motivasi terhadap pembelajaran matematika. Media pembelajaran yang dikembangkan merupakan media pembelajaran visual yang berbentuk permainan monopoli. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan atau r&d. Desain pengembangan yang digunakan adalah model addie (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Data validitas media pembelajaran dikumpulkan melalui angket menggunakan lembar validasi. Media pembelajaran yang dikembangkan divalidasi oleh tiga validator ahli materi dan media. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis visual yang dikembangkan dinyatakan sangat valid dengan skor keseluruhan 4,22. Tetapi media pembelajaran berbasis visual yang dikembangkan harus melalui proses perbaikan untuk menyempurnakan media pembelajaran yang dikembangkan.
Development of Animated Videos Based on the Merdeka Curriculum to Improve Students' Mathematical Problem Solving Ability Safitri, Dista Anggraeni; Hamidah Suryani Lukman; Aritsya Imswatama
Jurnal Inovasi Matematika Vol 5 No 2 (2023): Inovasi Matematika (Inomatika)
Publisher : Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/inomatika.v5i2.394

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi berbasis kurikulum merdeka untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar dengan menguji kualitasnya berdasarkan kriteria valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Subjek penelitian ini adalah 1 guru dan 23 siswa kelas V di salah satu SD Negeri di Kota Sukabumi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar validasi ahli media dan ahli materi untuk menguji validitas video animasi, angket respon guru dan siswa untuk menguji kepraktisan video animasi, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa untuk menguji efektivitas video animasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis Uji Hipotesis dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Video animasi yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat valid atau sangat layak untuk diuji coba. (2) Guru dan siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap video animasi yang dikembangkan dan termasuk dalam kategori sangat praktis. (3) Berdasarkan hasil uji hipotesis dan N-Gain menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam kategori sedang sehingga video animasi yang dikembangkan dinyatakan efektif.
Analysis of junior high school students critical thinking skills in solving contextual-based problems Padilah, Elvira Barokah; Imswatama, Aritsya; Balkist, Pujia Siti
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v13i1.18726

Abstract

Critical thinking skills involve analysis, evaluation, and reasoning—essential abilities that students need to navigate the challenges of globalization. However, many students still lack adequate critical thinking skills. This is evident from the 2022 Program for International Student Assessment (PISA) results, which indicate that Indonesian students' PISA scores remain low. Contextual questions, as tested in PISA, can serve as an effective tool for measuring students' critical thinking abilities. This study aims to analyze the critical thinking skills of junior high school students in solving contextual-based mathematics problems, particularly those aligned with the PISA framework. The research employs a quantitative descriptive method, administering six descriptive questions on the topic of curved surface geometry to 37 ninth-grade students at SMP Negeri 12 Sukabumi City. The findings reveal that 11% of students exhibit high critical thinking skills, 30% demonstrate moderate skills, and 59% possess low skills. Students' responses indicate that they struggle to meet the five critical thinking indicators: identifying, clarifying, analyzing, evaluating, and inferring. Based on data analysis, it can be concluded that the critical thinking ability of students at SMP Negeri 12 Sukabumi City remains low, with 59% of students categorized in the low-skill group. This study contributes to the understanding of students' critical thinking deficiencies and highlights the need for improved teaching strategies to enhance these essential skills.