Articles
Pengembangan LKS Matematika Berbasis Integrasi Islam Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP
M. Z. Alfikri;
Ana Setiani;
Aritsya Imswatama
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37150/jp.v6i1.1654
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) matematika berbasis integrasi Islam terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Dari hasil tersebut didapatkan kesimpulan bahwa penggunaan bahan ajar berupa LKS matematika berbasis Integrasi Islam berpengaruh terbadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP. sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP.
Analisis Kesulitan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Dan Kemampuan Pemahaman Konsep Bangun Ruang Sisi Datar Pada Pembelajaran Jarak Jauh
Saepul Hidayat;
Yanti Yanti;
Aritsya Imswatama
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the difficulties experienced by students in solving problems and understanding the concept of flat-sided geometry in distance learning. This research will use research with a qualitative approach. Through this qualitative research, it will encourage researchers to describe situations and conditions naturally in the form of narratives so that truthful information can be found about the analysis of students' difficulties in solving the problem of building a flat side space in distance learning. This research was conducted at SMP Al-Inayah with a sample of class VIII E, based on the results of the study in general the following data were obtained: (1) Distance learning has not been effective, (2) Students find it difficult to participate in distance learning due to technical and non-technical problems. technical, (3) limited face-to-face learning is used as a solution in learning.
The Effectiveness of Mathematics Teaching Material Based on Ethnomathematics
Aritsya Imswatama;
Hamidah Suryani Lukman
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : SAINTIS Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (491.307 KB)
|
DOI: 10.33122/ijtmer.v1i1.11
The study aims to know the effectiveness of mathematics teaching material used based on ethnomathematics toward mathematical solving problem skill and student critical thinking and to know how student activity on mathematics learning by applying mathematics teaching material based on ethnomathematics. Research method applies a quantitative method with post-test only control design research type. Sampling technique applies cluster random sampling. Data collection technique applies documentation, observation, and test method. Data analysis technique applies quantitative data analysis by using t-test. Based on data analysis result, mathematics teaching material based on ethnomathematics proves effective toward solving problem skill and student mathematical critical thinking. Besides, by applying mathematics teaching material can raise student activity.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS RME DENGAN KONTEKS KEARIFAN LOKAL PADA MATERI BANGUN DATAR
Aritsya Imswatama
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7043
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar matematika berbasis RME dengan konteks kearifan lokal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian desain yang menggunakan model pengembangan yaitu model Gravemeijer & Cobb. Desain penelitian ini mempunyai tiga fase yaitu (1) mempersiapkan percobaan; (2) melaksanakan percobaan; dan (3) analisis retrospektif. Dalam artikel ini akan dibahas tahap mempersiapkan percobaan, yaitu 1) analisis kebutuhan dan kurikulum, (2) analisis dan penyusunan konsep RME, (3) analisis dan eksplorasi kearifan lokal suku sunda di sukabumi sebagai sumber belajar matematika, (4) Pengembangan bahan ajar matematika berbasis RME dan (5) Validasi. hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar matematika berbasis RME dengan konteks kearifan lokal telah memenuhi kriteria valid dan dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika. Desain pembelajaran matematika berbasis RME dengan konten kearifan lokal merupakan desain pembelajaran yang mengeksplorasi fenomena atau kejadian yang dapat dibayangkan siswa, memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengalami proses penemuan kembali konsep matematika dengan cara melakukan kegiatan yang memungkinkan melalui bimbingan guru serta memberikan ruang kreasi yang luas kepada siswa untuk mengembangkan model matematika terhadap masalah matematika yang dihadapi.
Model Pembelajaran Numbered Head Together Berbantu Cerdas Cermat Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah
Siti Qotrunnada;
Aritsya Imswatama;
Pujia Siti Balkist
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6021
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Head Together Berbantu Cerdas Cermat, model pembelajaran Numbered Head Together, dan model pembelajaran langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eskperimental dengan desain penelitian Control Group Pretest and Post-test Design, dimana terdapat dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Nurul Huda sebanyak 128 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 94 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelas yaitu kelas VII B, kelas VII C, dan kelas VII D. Instrumen tes ini berupa instrumen tes, lembar observasi, dan dokumentasi. pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together Berbantu Cerdas Cermat memberikan hasil yang lebih baik daripada model pembelajaran Numbered Head Together dan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran interaktif seperti Numbered Head Together berbantu Cerdas Cermat lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional langsung.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI KAHOOT DALAM MEMBUAT KUIS ONLINE PADA GURU SMP DI SUKABUMI CIKOLE
Hastri Rosiyanti;
Rahmita Nurul Muthmainnah;
Ismah Ismah;
Eri Nurfadhilah Sari;
Hamidah Suryani Lukman;
Aritsya Imswatama
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/an-nas.1.2.15-20
Teknologi informasi pada dunia pendidikan di Indonesia sangat diperlukan, agar nantinya pendidikan nasional mampu bersaing pada level global. Tetapi pada kenyataannya masih banyak guru-guru di Indonesia yang belum melek akan teknologi. Salah satunya guru-guru di Sukabumi yang masih kesulitan dalam memanfaatkan teknologi dalam melakukan sistem ulangan harian matematika. Guru masih menggunakan sistem ulangan harian yang konvensional sehingga diperlukan adanya sistem ulangan harian berbasis online. Dalam upaya mengatasi masalah tersebut maka pengabdian ini dilakukan untuk memberikan pelatihan serta pemahaman teknologi informasi mengenai pemanfaatan aplikasi kahoot! sebagai sarana ujian berbasis online pada pembelajaran matematika.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Self Confidence
Asari, Tri Rahayu;
Balkist, Pujia Siti;
Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jp.v11i2.2440
Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan hal penting yang harus dimiliki siswa. Hal itu dikarenakan kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan umum dari pembelajaran matematika, bahkan bisa disebut sebagai jatungnya matematika, pemecahan masalah juga merupakan proses inti dan dalam kurikulum matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskrisikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self confidence. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualiiatif yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 3 orang yang masing-masing diambil dari hasil angket self confidence pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) siswa yang memiliki self confidence tinggi berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi, 2) siswa yang memiliki self confidence sedang berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah, 3) siswa yang memiliki self confidence rendah berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah.
Penerapan Model SFAE dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Saqdiah, Halima Tus;
Imswatama, Aritsya;
Balkist, Pujia Siti
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jp.v12i2.3365
Peneltian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan komunikasi matematis siwa dalam menyelesaikan soal antara yang menggunakan model Student Facilitator and Explaining dengan pendekatan contextual Teaching and Learning, model Student Facilitator and Explaining, dan model konvensional. Metode penelitian yang digunakan Quasi Experimental dengan desaian penelitian Pretest-posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Kesehatan Harapan Bunda sebanyak 132 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling, sampel yang digunakan berjumlah 88 siswa yang terbagi dalam tiga kelas yaitu X Keperawatan 1, X Keperawatan 2, X Keperawatan 3. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Instrument yang digunakan sebanyak empat butir soal kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi trigonometri, lembar observasi dan dikumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan pendekatan contextual teaching and learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional dan model pembelejaran student facilitator and explaining learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMP
Nurjanah, Anisa;
Nurcahyono, Novi Andri;
Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jp.v11i2.2420
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung, mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, serta mengetahui ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain Post-test Only Control Group Design dan rancangan desain faktorial 2x3. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Kalapanunggal dengan jumlah 113 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes soal berbentuk uraian pada materi pokok bagun datar segiempat dan segitiga dan instrumen non tes berupa angket gaya belajar siswa, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian perhitungan uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang bergaya belajar visual, auditorial dan kinestetik; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Â
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTs Plus As-Sa’idah pada Materi Aljabar
Fitria, Riska;
Imswatama, Aritsya;
Balkist, Pujia Siti
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35194/jp.v11i2.2451
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan materi aljabar. Penelitian ini dilakukan di MTs Plus As-Sa’idah kelas VII J melibatkan 20 orang siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen terdiri dari soal pemahaman konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan uji intrumen tes. Tes yang dikerjakan oleh siswa diberikan penilaian disetiap indikator untuk mengetahui bahwa siswa tergolong dalam kategori kemampuan pemahaman konsep tinggi, rendah dan sedang. Ada 7 indikator yang akan tes kepada siswa yaitu: (1) Menyatakan ulang sebuah konsep, (2) Mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep, (3) Memberikan contoh dan noncontoh dari suatu konsep, (4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, (5) Mengembangkan syarat perlu/syarat cukup dari suatu konsep, (6) Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, (7) Mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah. Setiap indikatornya mewakili satu soal. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa subjek S10 dan S3 memiliki kemampuan pemahaman konsep tinggi dan S1 memiliki kemampuan pemahaman konsep rendah.