Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

RESPON JAGUNG MANIS (Zea mays var. saccharata Sturt) TERHADAP ABU SEKAM DAN NPK Ermawati Ermawati; Widodo Haryoko; Irwan Taufik
Jurnal Embrio Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.561 KB)

Abstract

Percobaan Respon Jagung ManisTerhadap Abu Sekam dan NPK telah dilakukan di Kelurahan Kalumbuk Kecamatan Kuranji Kota Padang dengan ketinggian tempat 10 m dpl, Sumatera Barat mulai Maret – Juli 2021. Tujuannya untuk mengetahui respon jagung manis terhadap Abu Sekam dan NPK. Percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah Abu Sekam terdiri 4 taraf yaitu 0 g, 50 g, 100 g, 150 g. Faktor kedua adalah Pupuk NPK terdiri 3 taraf yaitu: 0 g, 100 g, 200 g. Parameter yang diamati adalah, Indeks Luas Daun (ILD), Diameter Batang, Bobot tongkol per tanaman, bobot 1000 biji, Produksi per plot, produksi/ha dan kadar gula. Berdasarkan hasil penelitia disimpulkan bahwa interaksi pemberian abu sekam dengan pupuk NPK tidak meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Pengaruh pemberian abu sekam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan dosis terbaik yaitu 100 g. Pengaruh pemberian pupuk NPK dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dengan dosis terbaik yaitu 200 g. Disarankan menggunakan abu sekam dengan dosis yaitu 100 g dan pupuk NPK dengan dosis yaitu 200 g.
Respon Varietas Padi Toleran Asam-Asam Organik Pada Sawah Gambut Dengan Pemberian Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit Widodo Haryoko
Jurnal Embrio Vol 5 No 02 (2012): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.787 KB) | DOI: 10.31317/embrio.v5i02.133

Abstract

The experiments have been carried out in the field of peat in Anai Valley sub district, Padang Pariaman district from July to November 2010. The Experiments used factorial design in complete randomized block design. The first factor is 3 tolerant varieties and the second factor is the dose amelioran ie 0, 300, 600 and 900 kg ha-1 with four replications. The results showed that 1) empty fruit bunches of oil palm ash increases growth, 2) increase the yield components, and 3) the highest yield obtained from the three varieties tolerant to the provision of empty fruit bunches of oil palm ash dose of 600 ha-1.
PENGARUH KOMPOS JERAMI PADI DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata sturt) aslansari aslansari; Tari Septiani; Widodo Haryoko
Jurnal Embrio Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.237 KB)

Abstract

Percobaan Penelitian bertujuan mengetahui interaksi Kompos Jerami Padi dengan NPK terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. telah dilakukan di Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang dari November 2020 - Maret 2021. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama adalah kompos jerami padi yang terdiri dari 3 taraf yaitu 0 t ha-1, 5 t ha-1, 10 t ha-1. Faktor kedua terdiri dari 3 taraf yaitu 0 kg ha-1, 100 kg ha-1, 200 kg ha-1. Hasil percobaan disimpulkan bahwa interaksi kompos jerami padi dan NPK meningkatkan tinggi tanaman, umur muncul bunga jantan, umur muncul bunga betina, bobot tongkol tanpa kelobot. Kesimpulan bahwa pemberian kompos jerami padi dengan berat 5 t ha-1 dan NPK dengan dosis 200 kg ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi jagung manis.
RESPON VARIETAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) TERHADAP PUPUK CAIR LIMBAH INDUSTRI TAHU Widodo Haryoko; Zahanis Zahanis; Yopa Dwi Mutia; M. Zulman Harja Utama; Nurhafizah Nurhafizah
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): On Progress
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.893

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L) terhadap pupuk cair limbah industri tahu. Percobaan ini telah dilakukan di Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatra Barat dari Maret sampai Juni 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 varietas kacang tanah yakni garuda, takar 2, tigo ampek, dan duo. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk cair limbah industri tahu terdiri dari 3 taraf yakni 0, 400 dan 800 ml L-1. Data hasil pengamatan disidik ragam dan diuji F taraf 0,05. Apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DNMRT. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terjadi respon varietas kacang tanah yakni (1) interaksi varietas kacang tanah dan konsentrasi POC limbah tahu berpengaruh nyata terhadap bobot polong kering per plot yaitu 505,33 g dan bobot polong kering per hektar yaitu 3,37 ton, (2) varietas kacang tanah dengan produksi tertinggi didapat pada varietas Takar 2, (3) POC limbah tahu dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah dengan dosis terbaik 400 ml/L.
RESPON VARIETAS JAGUNG (Zea mays var. saccharata Sturt) MANIS TERHADAP KOMPOS TITHONIA PADA SAWAH ULTISOL Widodo Haryoko; Zahanis Zahanis; Vera Murdi; Aslan Sari Thesiwati; Milda Ernita; Afri Rona Diyanti; M. Zulman Harja Utama; Sunadi Sunadi; Yopa Dwi Mutia
Jurnal Sains Agro Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v8i1.1004

Abstract

The objective of the experiment was to determine the response of sweet corn varieties to Thitonia compost in ultisol rice fields. The experiment was conducted in Kalumbuk Village, Kuranji District, Padang City from September – November 2021. The experiment was carried out using a completely randomized factorial design with the first factor being sweet corn varieties namely Bonanza, Asia 86, and Paragon, while the second factor was the dosage of Thitonia compost consisting of 4 levels namely 0 , 4, 8, and 12 tonnes ha-1. The combination of the two factors is repeated 3 times. Based on the experimental results, it was concluded that the response of the sweet corn varieties Bonanza, Asia 86 and Paragon showed a variety of growth, showed a variety of yield components and a variety of production in ultisols. Sequentially the highest production was obtained by the Asian variety 86 namely 18.00 t ha-1, followed by the Bonanza variety, namely 17.43 t ha-1 and Paragon variety, namely 16.44 t ha-1 with dosage Thitonia compost namely 8 t ha-1.
The Impact of Chitosan and Tithonia Diversifolia Compost on the Growth and Yield of Peanut Plants (Arachis hypogaea L.) Zahanis Zahanis; Widodo Haryoko; Ira Fitri Rahmadani; Devi Purnamasari
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 23 No. 04 (2022): Eksakta: Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol23-iss04/306

Abstract

This study aims to investigate the combined impact of Chitosan and Tithonia (Tithonia diversifolia) Compost on the Growth and Yield of Peanut Plants (Arachis hypogaea L.). A factorial randomized block design (RBD) was utilized for the experiment. The first factor was Tithonia compost in quantities of 0 tons/ha-1, 5 tons/ha-1, and 10 tons/ha-1. The second factor was Chitosan, applied at three dosage levels: 0 ml/l water, 3 ml/l water, and 6 ml/l water. The results suggest that the use of Tithonia compost effectively enhances plant height, flowering age, harvest age, 100-seed weight, and dry pod weight per hill when applied at a dose of 10 tons/ha. Furthermore, Chitosan administration was found to increase the number of effective root nodules when used at a concentration of 6 ml/l water. The interaction between Tithonia compost and Chitosan also resulted in an extended flowering life and an increase in dry pod weight per hill of peanut plant. Based on these findings, we recommend using 10 tons/ha of Tithonia compost and 3 ml/l water of Chitosan in peanut cultivation for optimal results.
PEMUPUKAN BERIMBANG DAN TERPADU PADA TANAMAN PANGAN DI KELOMPOK TANI KARYA MAJU KORONG INDARUNG NAGARI AIE TAJUN Jamilah, Widodo Haryoko, Aslan Sari Thesiwati, Welly Herman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 1 No 1 Septembe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Korong Indarung Nagari Aie Dingin bertujuan untuk membantu masyarakat dan kelompok Tani Karya Maju Korong Indarung Nagari Aie Dingin agar memahami tentang pemberian pupuk berimbang dan terpadu. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan selama 2 hari, dengan teknik penyuluhan dan uji coba aplikasi pupuk terhadap tanaman sayuran dan jagung. Lokasi kegiatan di Korong Indarung Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung dengan ketinggian tempat 10 m dari permukaan laut. Teknik sosialisasi antara lain; 1 penyuluhan yang dilakukan di lapangan di hadapan kelompok tani dan kelompok wanita tani Bunga Mawar. Mengenalkan berbagai jenis pupuk buatan yang beredar. Pada kegiatan penyuluhan juga menjelaskan teknik membuat pupuk organik secara instan dengan membuat biochar. Biochar yang dibuat berasal dari tongkol jagung yang dibakar secara pirolisis minimalisasi kandungan oksigen. Hasil kegiatan adalah menanyakan pemahaman petani akan pentingnya pemupukan berimbang dan terpadu dengan memanfaatkan bahan limbah pertanian yang ada. Dari hasil kegiatan maka disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan mampu meningkatan wawasan dan pemahaman petani akan pentingnya memahami unsur hara yang terkandung di dalam setiap karung pupuk dan jumlah pupuk tersebut yang diberikan ke tanaman. Petani dapat merasakan manfaat penyuluhan dengan mampu berupaya untuk memanfaatkan limbah pertanian untuk menjadi pupuk organik yang potensial dalam meningkatkan kesuburan tanah dalam mewujudkan pemupukan berimbang dan terpadu.
Response of Sweet Corn Varieties Paragon and Talenta to Urine of Fermented Goats Rhizomes of Zingiberaceae on Ultisol Widodo Haryoko; Yopa Dwi Mutia; Ermawati Ermawati; Dwi Rahayu
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 21 No 1 (2023): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v21i1.3611

Abstract

The experiment aimed to determine the response of sweet corn varieties of paragon and talent to the urine of goats fermented rhizomes on ultisol. The experiment was conducted with ultisol-type soil from April to August 2022 at BPP Koto Balingka, Nagari Parit, Koto Balingka District, West Pasaman Regency. The experiment was conducted with a two-factor Complete Randomized Design (RAL). The first factor is four kinds of fermented goat urine: Goat urine, Fermented goat urine ginger, Fermented goat urine turmeric, and Fermented goat urine galangal, each 100 ml L-1. The second factor of the two varieties of sweet corn is 1) Paragon and 2) Talenta. The combination of the two factors was repeated four times so that there were 32 experimental units. The experimental results showed that (1) Fertilization of POC of fermented goat urine of Zingiberacea rhizomes increased plant height and ILD, (2) Fertilization of POC of fermented goat urine of Zingiberacea rhizomes accelerated flowering, increased the weight of cobs without lids, a diameter of cobs without loots, and weights of 1000 seeds, (3) The ability of the Talenta variety to respond to POC of goat urine fermented galangal was higher than the Paragon variety, namely by showing higher production of 20,02 t ha-1 compared to the production of the Paragon variety with a production of 17,04 t ha-1.
Pengenalan Padi Toleran Pada Sawah Gambut Sapris Kenagarian Ketaping, Lembah Anai, Padang Pariaman Haryoko, Widodo
Jurnal Embrio Vol 2 No 01 (2009): Jurnal embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The introduction of peat-tolerant rice varieties in peat soil was conducted in kenagarian Ketaping, Batang Anai sub-district, Padang Pariaman district from March to August 2009. The objective of this introduction is to transfer the knowledge and technology of planting peat-tolerant rice varieities in peat soil rice field areas. The introduction was conducted with extension and planting four high-yield rice varieties in demonstration plotting. The result of the introduction showed that four rice varieties Batang Piaman, Sunting Ameh, Sunting Bungo Durian and Randah Kuning could growth well and produce high yield on peat soil rice field
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Dengan Aplikasi Bakteri Fotosintesis Dan Pupuk Kandang Ayam Diyanti, Afri Rona; Thesiwati, Aslan Sari; Haryoko, Widodo; Ernita, Milda; Ermawati, Ermawati; Rivaldo, Andrean
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i2.1589

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) atau yang biasa dikenal dengan istilah Sweet corn merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki sumber karbohidrat tinggi. “Menurut Badan Pusat Statistik (2023) Sumatera Barat menyatakan terjadinya penurunan produksi pada tanaman jagung manis. Pada tahun 2020 produksi jagung manis di Sumatra Barat yaitu 939,465,95 ton. Pada tahun 2021 yaitu 887.961,00 ton sedangkan pada tahun 2022 produksi jagung manis yaitu 853 024,00 ton.Penurunan produksi dan pertumbuhan tanaman jagung manis disebabkan oleh beberapa faktor yaitu karena adanya alih fungsi lahan dan juga disebabkan oleh kesuburan tanah. Untuk meningkatkan produksi dan kesuburan tanah, dapat dilakukan dengan cara penggunaan Bakteri Fotosintesis dan pupuk kandang Percobaan bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi Jagung manis dengan pemberian berbagai konsentrasi Bakteri Fotosintesis dan dosis Pupuk kandang ayam. percobaan ini dilaksanakan di lahan UPTD RPH, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat dengan ketinggian tempat ±15 Mdpl, yang dilaksanakan pada bulan Desember-Juni 2024. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama dengan konsentrasi Bakteri Fotosintesis terdiri dari 3 taraf yaitu 0 ml/L, 10 ml/L, dan 20ml/L. Faktor Kedua yaitu pupuk kandang ayam dengan 4 taraf yaitu 0 ton/Ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, dan 15 ton/Ha. Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa tidak adanya interaksi antara Bakteri Fotosintesis dan pupuk kandang ayam pada setiap parameter pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Pemberian PSB secara tunggal tidak dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis, namun berpengaruh nyata pada umur muncul bunga Jantan dan betina pada pemberian konsentrasi Bakteri Fotosintesis yang tercepat yaitu 10 ml/L. Perlakuan pupuk kandang ayam secara tunggal menunjukkan terjadinya peningkatan produksi tanaman jagung manis dengan dosis pupuk kandang ayam yaitu 4,5 kg/plot dengan produksi sebanyak 3,84 kg/plot atau setara dengan 12,82 ton/Ha.”