Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Dosis Tepung Cangkang Telur dan Konsentrasi Eco-enzyme Pada Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Fase Pre Nursery erma, ermawati; Haryoko, widodo; Sunadi, Sunadi
Jurnal Embrio Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v16i2.1077

Abstract

Pengaruh Benzil Amino Purin Terhadap Pertumbuhan Durian (Durio Zibethinus Murr) Sambung pucuk Rahim, Aisyah; Haryoko, Widodo
Jurnal Embrio Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i1.1141

Abstract

The purpose of this study is to determine the best concentration of benzyl amino purine (BAP) on the growth of durian seedlings (Durio zibethinus Murr.) grafted on the shoots of the durian kunik variety. This research was carried out from October 2024 to January 2025 at the main garden of the Agricultural Extension Center, Agriculture and Food Security Office, 2x11 Kayutanam District, Padang Pariaman Regency, West Sumatra. The design used was a one-factor Complete Random Design (RAL) with 5 levels of treatment. Each treatment was repeated 5 times. The observed variables were the percentage of live joints, the increase in the length of the entres, the increase in the height of the upper stem, the diameter of the rootstock, the increase in the diameter of the upper stem and the number of leaves. The result data was analyzed of variants at the 5% level and further tested at the DNMRT level of 5%. The results of the study on the concentration of BAP Benzyl Amino Purine) at a concentration of 400 ppm had a real effect on the success of grafting the shoots of Durian plants. Keywords: Durian, BAP, seedlings
Respons Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt) Terhadap Aplikasi Trichokompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Pada Ultisol Haryoko, Widodo; Diyanti, Afri Rona; Zain, Harun; Sunadi, Sunadi; Thesiwati, Aslan Sari; Utama, M. Zulman Harja
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1735

Abstract

Percobaan bertujuan mengetahui respon varietas jagung manis (Zea mays Saccharata Sturt.) terhadap Trichokompos tandan kosong kelapa sawit pada ultisol. Percobaan dilakukan di Lagan Hilir Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan dari 2024-2025.  Percobaan dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan faktor pertama adalah varietas jagung manis yakni varietas paragon, bonanza dan super sweet dan faktor kedua adalah Trichokompos tandan kosong kelapa sawit 4 dosis yakni 0, 5, 10 dan 15 ton ha-1.  Hasil percobaan menunjukan respon varietas jagung manis terhadap STrichokompos tandan kosong kelapa sawit. Respon jagung varietas Paragon, Bonanza, dan Super Sweet memperlihatkan keragaman pertumbuhan, keragaman komponen hasil dan hasil pada ultisol.  Dosis Trichokompos TKKS yang tepat terhadap varietas Paragon dan Bonanza adalah 5 ton ha-1, dan  dosis trichokompos TKKS terhadap varietas Super Sweet adalah 10 ton ha-1 pada ultisol.
Pengaruh Pemberian Trichoderma sp dan Pupuk Organik Cair Leri Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kedelai (Glycine max L.) Diyanti, Afri Rona; Sunadi, Sunadi; Wahyuni, Sri; Haryoko, Widodo; Zahanis, Zahanis; Ermawati, Ermawati
Jurnal Sains Agro Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v10i1.1691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Trichoderma sp dan POC Leri terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian ini dilakukan di Jorong Koto Tuo, Nagari Aia Amo, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat dengan ketinggian tempat ± 115 mdpl, yang dilaksanakan pada bulan Agustus - November 2024. Penelitian ini menggunakan rancangan RAK 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama pemberian Trichoderma sp dengan  taraf konsentrasi yaitu 0ml,100ml, dan 200ml/L air. Faktor kedua yaitu pemberian POC Leri dengan 4 taraf yaitu 0 ml, 50 ml, 100 ml, dan 150 ml/L air. Hasil penelitian menunjukan interaksi Trichoderma sp dan POC Leri berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman dan jumlah biji per tanaman kedelai dengan kombinasi terbaik pada Trichoderma sp 200 ml/L dan POC Leri 100 ml/L. Sedangkan secara perlakuan Trichoderma sp hanya berpengaruh pada parameter bintil akar efektif, dan POC Leri berpengaruh pada parameter jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, bobot biji per tanaman, dan produksi biji per hektar dengan produksi tertinggi yaitu 2,03 ton diperoleh pada konsentrasi POC Leri 150 ml/L.Untuk meningkatkan produksi kedelai dapat dilakukan 
Effect Modification of the Rice Technology Package to Improve Production Gripped Iron Utama, M Zulman Harja; Sunadi, .; Haryoko, Widodo
JOURNAL OF TROPICAL SOILS Vol. 18 No. 3: September 2013
Publisher : UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5400/jts.2013.v18i3.195-202

Abstract

Rice is an important food crop in the world’s second after wheat and estimated rice demand in 2015 reached 55.8 million Mg.  Ministry of health stated that approximately 100 million people in Indonesia are suffer micronutrient deficiencies (iron and iodine), because they cannot afford to buy nutritious food but rely solely on the nutritional intake of rice. This study aimed to get the rice technology package to increase rice production that gripped the iron. This study consisted of two experiments which were test technology package with sri cultivation system and test modification technology packet with conventional cropping system. The experiment was arranged in a factorial with a completely randomized design and  three replications. The experiments were conducted from May to October 2012 in Koto Baru of Dharmasraya District, West Sumatra. In rice cultivation gripped Fe2+ with the system rice intensificatin (SRI).  The results showed thta the best package technology was the combination of: Krueng Aceh + peat soil (saphrict) 20 Mg ha-1 + square (10 × 10) × 30 cm with one seed per hole (age 10 days) + 5.0 mg kg-1 auxin. In this package technology, production of milled rice was 7.06 Mg ha-1, while the iron content in rice grain varieties Krueng Aceh and Tukad Balian were 31.44 mg kg-1 and 34.99 mg kg-1, respectively.Keywords: Auxin,  Fe2+, rice package technology [How to Cite: Utama MZH, Sunadi and W Haryoko. 2013. Effect Modification of the Rice Technology Package toImproveProduction Gripped Iron. JTrop Soils 18 (3): 195-202. Doi: 10.5400/jts.2013.18.3.195][Permalink/DOI: www.dx.doi.org/10.5400/jts.2013.18.3.195]REFERENCESAmang B dan  MH Sawit. 1999. Kebijakan beras dan pangan nasional, pelajaran dari orde baru dan era reformasi. IPB, Bogor (in Indonesian). Anonymous. 2007. Kabupaten Dharmasraya dalam angka. Bappeda Dharmasraya dan BPS, Sumbar (in Indonesian). Anonymous. 2012. Padi berkadar besi tinggi dari kedelai, upaya mengatasi anemia.  Kompas, 22 November 2012 (in Indonesian). Audebert A and KL Sahrawat. 2000. Mechanisms for iron toxicity tolerance in lowland rice. J Plant Nutr 23: 1877-1885.Barchia MF. 2009. Agroekosistem tanah mineral masam. UGM, Press. Yokyakarta (in Indonesian).Becker M and F Asch. 2005. Iron toxicity in rice-condition and management concept. J Plant Nutr Soil Sci. 168: 558-573.Bilman  WS. 2008. Modifikasi lingkungan melalui sistem penanaman serta penambahan bahan organik dan zat pengatur tumbuh dalam upaya peningkatan produktifitas padi gogo (Oryza sativa L.). Disertasi, Unand. Padang (in Indonesian).Delhaize E and  PR  Ryan. 1995. Aluminum toxicity and tolerance in plants. Plant physiol. 107: 315-321.Dorlodot S, S Lutts, and P Bertin. 2005. Effect of ferrous iron toxicity on the growth and mineral competition of an interspecific rice. J Plant Nutr. 28: 1-20. Haryoko W, Kasli, I. Suliansyah,  A Syarif and TB Prasetyo. 2012. Toleransi beberapa varietas padi sawah gambut berkorelasi dengan kandungan asam fenolat. J Agron Indon 40: 112-118 (in Indonesian).Hopkins WG. 1995. Introduction to Plant Physiology. The University of  Western Ontario. John Wiley and Sons, INC.Finesso GM. 2012. Mencari padi berzat besi tinggi, memanen matahari. Kompas, 12 Juni 2012 (in Indonesian).ageria NK, AB Santos, MPB Filho and CM Guimaraes. 2008. Iron toxicity in lowland rice. J Plant Nutr 31:  1676-1697.Ma JF. 2000. Role of organic acids in detoxification of aluminum in higher plants. Plant Cell Physiol 41: 383-390.Noor A, I Lubis, M Ghulamahdi, MA Chozin, K Anwarand and D. Wirnas. 2012. Pengaruh konsentrasi besi dalam larutan hara terhadap gejala keracunan besi dan pertumbuhan tanaman padi. J Agron Indonesia 40: 91-98Peng XX and M Yamauchi. 1993.  Ethylene production in rice bronzing leaves induced by ferrous iron. Plant Soil 149: 227-234.Rengel Z. 2000. Mineral nutrition of crops, fundamental mechanisms and implications. Food production press, Binghamton.Sahrawat  KL. 2004. Iron toxicity in wetland rice and the role of other nutrients. J Plant Nutr 27: 1471-1504.Sahrawat KL. 2010. Reducing iron toxicity in lowland rice with tolerant genotypes and plant nutrition. J Plant Stress 4:70-75.Salisbury FB and CW Ross. 1992. Plant physiology. Fourth edition. Wadsworth, Belmont, California. 681 p.Sunadi, M Kasim, A Syarif and N Akhir. 2006. Pertumbuhan dan hasil padi sawah dalam metode SRI dengan pengaturan jumlah bibit rumpun per rumpun  sistem tanam satu-satu. J Gakuryoku 12: 120-123 (in Indonesian).Sunadi,  I Wahidi and  MZH Utama. 2010. Penapisan varietas padi toleran cekaman Fe2+ pada sawah bukaan baru dari aspek agronomi dan fisiologi. J Akta Agrosia 13: 16-23 (in Indonesian).Utama MZH. 2008. Mekanisme fisiologi toleransi cekaman aluminium  pada spesies  legum penutup tanah  terhadap metabolisme Nitrat (NO3-), amonium (NH4+), dan nitrit (NO2). Bull Agron  36: 175-179 (in Indonesian). Utama MZH. 2010a. Penapisan varietas padi gogo toleran cekaman aluminium. J Agron Indon 38: 163-169 (in Indonesian).Utama  MZH. 2010b. Effect of  NaCl-stress on metabolism of NO3-, NH4+ and NO2- at several rice varieties. J Trop Soils 15: 189-194.  doi: 10.5400/jts.2010.15.3.189.Utama MZH,  W Haryoko, R  Munir  and  Sunadi. 2009. Penapisan varietas padi toleran salinitas pada lahan rawa  di  Kabupaten  Pesisir  Selatan. J Agron Indon 37: 101-106 (in Indonesian). Utama MZH,  I  Wahidi and Sunadi. 2012. Response of some rice cultivars seized with Fe2+  new opening paddy fields with multi package technology. J Trop Soils 17: 239-244. doi: 10.5400/jts.2012.17.3.239.Yang  J,  S  Peng,  Z  Zhang,  Z  Wang,  RM  Visperas, Q  Zhuand  and L Liu. 2002. Grain and dry matter yields and partitioning of assimilates in japonica/indica hybrid rice. Crop Sci 42: 766-772.Yayock  JY,  G Lombin and JJ Owonuhi. 1997.  Crop Science and production in warm climates. Mac Millan Intermediate Agriculture series. General of ochapa in Ozomi.
ECO ENZYME UNTUK SEMUA GERAKAN PENGOLAHAN SAMPAH DAPUR MENUJU RUMAH TANGGA DAN PERTANIAN ORGANIK Islami, Syaifuddin; Anggraini, Dewi; Kornida, Dwi; Yanti, Budi; Yonaldi, Sepris; Nolasary, Mega Putri; Haryoko, Widodo; Rafindo, Hadi; Sabaggalet, Yudas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i2.1232

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di wilayah semi-rural seperti Surantih Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Sampah dapur yang tidak terkelola dapat menimbulkan pencemaran dan masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami dan pupuk organik. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung, yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2025 dengan melibatkan 53 peserta dari berbagai kelompok masyarakat. Pelatihan mencakup penyuluhan, demonstrasi teknis, praktik pembuatan, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pembuatan dan mulai memanfaatkan eco enzyme dalam aktivitas rumah tangga seperti pembersih lantai, pencuci piring, serta dalam kegiatan pertanian sebagai pupuk cair dan pestisida nabati. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa eco enzyme merupakan solusi praktis, murah, dan ramah lingkungan yang dapat diadopsi oleh masyarakat. Rekomendasi ke depan adalah replikasi program di wilayah lain serta pembentukan kelompok produksi untuk keberlanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Pemanfaatan Limbah Batu Bara (FABA) Sebagai Kompos Solusi Pertanian Ramah Lingkungan di Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Utama, M.Zulman Harja; Sunadi, Sunadi; Jamilah, Jamilah; Ernita, Milda; Haryoko, Widodo; Thesiwati, Aslan Sari; Diyanti, Afri Rona; Rafindo, Hadi; Amallia, Chairun
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat DEWANTARA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/jpmd.v8i2.1224

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Nagari Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan pengabdian ini fokus kepada sosialisasi dan pendampingan pembuatan kompos dari limbah batu bara FABA (Fly Ash dan Bottom Ash).Tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi alternatif pengelolaan limbah FABA melalui pemanfaatannya sebagai kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah sebagai solusi pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia atau anorganik. Metode pengabdian meliputi penyuluhan, pelatihan pembuatan kompos berbahan FABA serta demonstrasi lapangan di lahan petani.
RESPON VARIETAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L) TERHADAP PUPUK CAIR LIMBAH INDUSTRI TAHU Haryoko, Widodo; Zahanis, Zahanis; Mutia, Yopa Dwi; Utama, M. Zulman Harja; Nurhafizah, Nurhafizah
Jurnal Sains Agro Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v7i2.893

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L) terhadap pupuk cair limbah industri tahu. Percobaan ini telah dilakukan di Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Sumatra Barat dari Maret sampai Juni 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 varietas kacang tanah yakni garuda, takar 2, tigo ampek, dan duo. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk cair limbah industri tahu terdiri dari 3 taraf yakni 0, 400 dan 800 ml L-1. Data hasil pengamatan disidik ragam dan diuji F taraf 0,05. Apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji DNMRT. Hasil percobaan menunjukkan bahwa terjadi respon varietas kacang tanah yakni (1) interaksi varietas kacang tanah dan konsentrasi POC limbah tahu berpengaruh nyata terhadap bobot polong kering per plot yaitu 505,33 g dan bobot polong kering per hektar yaitu 3,37 ton, (2) varietas kacang tanah dengan produksi tertinggi didapat pada varietas Takar 2, (3) POC limbah tahu dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah dengan dosis terbaik 400 ml/L.
Pertumbuhan Dan Produksi Varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Strut) Terhadap Kompos Tongkol Jagung Mutia, Yopa Dwi; Haryoko, Widodo; Putri, Amelia
Jurnal Sains Agro Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sains Agro
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jsa.v9i1.1019

Abstract

Percobaan bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pupuk kompos  tongkol jagung dan varietas jagung manis terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Percobaan dilakukan pada lahan dengn jenis tanah organosol dengan ketinggian tempat 10 mdpl di Kelurahan Jambak, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat dengan Rancangan Acak Lengkap Faktorial, dengan dua faktor. Faktor pertama terdiri dari 4 taraf dosis kompos tongkol jagung yakni 0, 7, 14, 21 t ha-1. Faktor kedua yaitu 3 varietas jagung manis yakni Bonanza, Paragon, dan Talenta. Dan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 plot percobaan. Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa perlakuan kompos tongkol jagung dan varietas jagung manis tidak menunjukkan interaksi nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Secara tunggal berpengaruh nyata kompos tongkol jagung terhadap parameter umur bunga jantan pada dosis 14 t ha-1 yakni 43.61 hst, umur bunga betina pada dosis 0 t ha-1 yakni 48.94 hst, dan umur panen pada dosis 0 t ha-1 yakni 72.61 hst. Dan varietas jagung manis dengan produksi tertinggi  yaitu varietas Paragon yakni 9.13 t ha-1. Sedangkan secara tunggal varietas jagung manis berpengaruh nyata terhadap semua parameter
Penapisan Varietas Padi Toleran Salinitas pada Lahan Rawa di Kabupaten Pesisir Selatan Utama, M. Zulman Harja; Haryoko, Widodo; Munir, Rafli; Sunadi, ,
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 37 No. 2 (2009): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.131 KB) | DOI: 10.24831/jai.v37i2.1401

Abstract

The experiment was aimed to determine the most suitable method for selection of salt-tolerant, and to investigate the agronomic characteristics of salt-tolerant rice variety.  Two experiments were conducted to study the tolerance of 18 varieties to salt: 1) in situ screening of salt-tolerant varieties using completely randomized design, and 2) screening of salt-tolerant varieties using factorial experiment (varieties and salinity) with completely randomized design. The experiment showed that screening of rice variety that tolerant and sensitive to salt stress can be determined by comparing root dry weights in salt stressed condition and in unstressed condition, and in term of agronomical aspect, salt stress-tolerant rice showed good growth when planted in the saline field.   Key words: Screening, rice, swamp areas and salt stress