Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Pemilihan Rute Perjalanan Rangkasbitung – Serang Terhadap Jalan Tol Serang Panimbang Arief Budiman; Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Rindu Twidi Bethary; Syarifudin Syarifudin
Jurnal Fondasi Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v10i1.10623

Abstract

Pemilihan Rute Perjalanan yang baik mampu mengefisiensi jarak, waktu tempuh dan biaya perjalanan yang di butuhkan. Dalam pemilihanrute perjalanan ini, analisis data di dapat dari persepsi pengguna jalan dan masyarakat, analisis ini nantinya akan di hitung menggunakan metode Stated Preference. Metode ini menunjukan jumlah semua pendekatan - pendekatan yang berbeda dengan menggunakan pernyataan-pernyataan individu tentang bagaimana mereka merespon situasi yang berbeda, melalui pendekatan control siste ekonomi yang dibuat dengan mengadakan hipotesis situasi perjalanan, yang mengaju pada pendapat responden memalui alternatif pilihan yang telah di buat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui karakterisrik pelaku perjalanan dari masyarakat Rangkasbitung  dalam berkendara menuju kota Serang dan Melakukan Permodelan Pemilihan Rute Perjalanan berdasarkan Karakteristik dan analisa regresi linier yang menyatakan probabilitas individu dalam memilih rute serta Menganalisis Preferensi Pemilihan Rute dari Masyarakat Rangkasbitung terhadap jalan Tol Rangkasbitung – Serang.Hasil yang didapatkan bawah waktu menjadi faktor utama yang menentukan pilihan masyarakat dengan presentase sebesar 39,2% dan keamanan menjadi faktor kedua dengan presentase 16%,  dua hal ini menjadi prioritas masyarakan dalam memilih rute perjalanan, dan Jalan Tol menjadi pilihan utama mayoritas responden karna pelayanannya dengan presentase sebesar 79,4%. 
Analisis Kebutuhan Fasilitas Penyeberangan Jalan Di Depan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang Dwi Esti Intari; Dwi Novi Setiawati; Melly Eliany
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6664

Abstract

Perkembangan di Kota Serang berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk dimana sangat bergantung pada transportasi untuk melalukan aktifitas sehari – hari. Seiring peningkatan lalulintas kendaraan dan pejalan kaki, akan terjadi konflik yang besar di antara keduanya yakni kebutuhan menggunakan jalan bagi kendaraan untuk melintas dan pejalan kaki untuk menyeberangi ruas jalan tersebut. Masalah antara kendaraan dan pejalan kaki yang sudah sering terjadi adalah kemacetan dan kecelakaan yang tidak sedikit memakan korban. Biasanya masalah seperti ini disebabkan fasilitas penyeberangan yang tidak sesuai dengan perkembangan wilayahnya.Penelitian didepan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang bertujuan untuk mengetahui jenis fasilitas penyeberangan jalan dan untuk mengetahui design fasilitas penyeberangan jalan didepan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Kota Serang. Menganalisa kebutuhan fasilitas penyeberangan jalan ini menggunakan panduan dari Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Bina Marga Tahun 1995 tentang Tata Cara Perencanaan Fasilitas Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan dengan menggunakan rumus PV2 dimana P merupakan volume penyeberangan jalan (orang/jam) dan V merupakan volume arus kendaraan (km/jam) dan untuk mendesain fasilitas penyeberangan jalan menggunakan software google sketchup 2016.Hasil dari penelitian bahwa volume lalu lintas kendaraan dan volume penyeberang jalan dalam rumus PV2 menghasilkan PV2 maksimum pada pukul 07.00 – 08.00 dengan P = 365 orang/jam, V = 5344 (kendaraan/jam), maka menghasilkan PV2 = 1,0426 x 1010 dan hasil tersebut disesuaikan kedalam tabel penentuan fasilitas penyeberangan pejalan kaki menurut Bina Marga yang menghasilkan fasilitas berupa jembatan penyeberangan dengan kriteria P = 100 – 1250 orang/jam dan V = lebih besar 7000 kendaraan/jam, dan dengan PV2 = lebih besar 1010.
Penerapan Green Transportation Terhadap Kebutuhan Ruang Parkir Fakultas Teknik Untirta Dalam Rangka Menuju Kampus Hijau Dan Berkelanjutan Dwi Esti Intari; Woelandari Fathonah; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; M Dandyaz Abiyyu M
Jurnal Fondasi Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i2.9012

Abstract

Menurut Asian Development Bank, sektor transportasi merupakan sektor yang paling banyak menyumbang polusi udara, yaitu memproduksi hidrokarbon (HC), karbon monoksida (CO), oksida nitrogen (NOx) dan partikulat (PM) sebesar 87% sehingga polusi udara akibat transportasi merupakan dampak yang paling problematis. Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa merupakan salah satu Universitas Negeri di Provinsi Banten, tata guna lahan ini menimbulkan interaksi bagi pergerakan arus manusia yang akan menghasilkan pergerakan arus lalu lintas yang cukup besar dampaknya yaitu dapat meningkatkan masalah degradasi kualitas lingkungan yang diakibatkan dari sektor transportasi terlebih lokasi kampus FT UNTIRTA berada di Kawasan industri Cilegon sehingga perlu dilakukan penerapan green transportation terhadap kapasitas parkir yang berbasis pada konsep green campus agar sebagian lahan parkir dapat beralih fungsi menjadi ruang terbuka hijau (RTH) di kampus Fakultas Teknik UNTIRTA. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei traffic counting guna mengetahui karakteristik dan kebutuhan parkir saat ini dan di tahun rencana yang menggunakan pendekatan Green Transportation sebagai salah satu indikator penilaian Green Campus dalam pedoman UI Greenmatric Guidelines 2016. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh volume parkir kendaraan mobil terbesar 232 kendaraan, dengan indeks parkir 97,39% untuk sepeda motor volume terbesar sebanyak 1757 kendaraan dengan indeks parkir 52,68%. Untuk pengembangan lahan parkir dengan konsep Green Transportation dilakukan kebijakan pengurangan lahan parkir menjadi ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 10%, 30% dan 50%  didapatkan kebutuhan ruang parkir kendaraan untuk mobil dan motor secara berturut-turut sebesar 98 SRP ; 76 SRP dan 55 SRP sedangkan untuk motor 873 SRP ; 679 SRP dan 485 SRP.
ANALISIS KECELAKAAN LALU LINTAS DAN BIAYA KECELAKAN MATERIL PADA RUAS JALAN NASIONAL ( Study Kasus: Jl. Raya serang Km 23 Balaraja – Jl. Raya Serang Km 35 Jayanti Kabupaten Tangerang ) Dwi Esti Intari; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Riana Pangestika
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5401

Abstract

Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang cukup padat penduduk dengan berbagai macam profesi yang membutuhkan mobilitas dan akses yang serba cepat dengan lalu lintas padat dan banyak menyebabkan kecelakaan terjadi. Berdasarkan data kecelakaan dari Laka Lantas Polres Tangerang tingkat kecelakaan cukup tinggi sebanyak 1374 kali kejadian kecelakaan selama tahun 2015 - 2016, maka sangat penting untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan dan karakteristik serta daerah rawan kecelakaan yang dapat dilakukan cara penangannya.Penelitian ini menggunakan metode Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) untuk menghitung angka kecelakaan dan metode Upper Control Limit (UCL) untuk menentukan lokasi rawan kecelakaan. Data yang digunakan adalah data laporan Laka Lantas Porles Tangerang tahun 2015-2016 yang di kelompokan berdasarkan karakteristik.Hasil analisis penelitian ini menghasilkan segmen jalan Raya Serang Km 23 – Km 35 mempunyai daerah rawan kecelakaan yaitu segmen 4 tepatnya pada Km 32- Km 35. Karakteristik yang terjadi yaitu waktu kecelakaan didominasi pada waktu 18.01- 05.59 WIB 58%, tingkat kecelakaan yang terjadi luka berat 64%,faktor pengguna jalan roda dua 59%, berjenis kelamin laki-laki 72%, dengan usia 21-30 tahun dengan bentuk kecelakaan tabrak sisi 20%, yang di sebabkan tidak konsentrasi 26%. Untuk kerugian materil di daerah rawan kecelakaan yang terjadi dengan nilai kerugian sebesar Rp. 511.900.006,00.
ANALISIS KINERJA OPERASIONAL TERMINAL (STUDI KASUS TERMINAL SAMARINDA SEBERANG) Triana Sharly P Arifin; Dwi Esti Intari; Safrilah .
Jurnal Fondasi Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.34 KB) | DOI: 10.36055/jft.v6i2.2428

Abstract

Terminal Samarinda Seberang adalah satu – satunya terminal yang bertipe A di Kota Samarinda. Kondisi ini membuat fasilitas – fasilitas yang di Terminal Samarinda Seberang menjadi sangat penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja operasional terminal di Terminal Samarinda Seberang saat ini.Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah survei langsung di lapangan untuk data primer yaitu dengan cara mencatat plat nomor kendaraan bus dan kendaraan pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar serta mencatat jumlah penumpang, barang dan pengunjung. Pengambilan data dilakukan selama tujuh hari dengan durasi waktu 8 jam setiap harinya.Berdasarkan hasil analisa karakteristik yang telah dilakukan, diperoleh volume bus tertinggi sebesar 9 kendaraan dan jumlah penumpang tertinggi sebesar 162 selama seminggu. Persentase penggunaan ruang parkir di Terminal Samarinda Seberang masih cukup untuk parkir pengunjung. Hal ini menunjukan bahwahasil perhitungan karakteristik terminal sangat cukup akan tetapi berdasarkan hasil survei yang ada Terminal ASamarinda Seberang belum berfungsi sesuai tipe dan fungsinya
EVALUASI KINERJA DAN PELAYANAN GERBANG TOL EXISTING PELABUHAN BAKAUHENI BESERTA PENGARUH JALAN TOL TRANS SUMATERA TERHADAP GERBANG TOL EXISTING BAKAUHENI Muhammad Fakhruriza Pradana; Dwi Esti Intari; Sketsa Gusnawan
Jurnal Fondasi Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.694 KB) | DOI: 10.36055/jft.v7i1.3300

Abstract

Gerbang pelabuhan Bakauheni terletak di Kabupaten Lampung Selatan berfungsi sebagai akses masuknya transportasi menuju pelabuhan Bakauheni dan sebagai sarana penyebrangan laut.    Gerbang pelabuhan Bakauheni sangat berperan terhadap kelancaran arus lalu lintas, terutama di Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja pelayanan gerbang tol pada kondisi eksisting dan kondisi aktifnya tol Trans Sumatera. Pengambilan data didasarkan pada data primer dan data sekunder. Metode analisa antrian yang dipakai adalah teori antrian FIFO. Berdasarkan hasil penelitian pada gerbang tol pelabuhan bakauheni  dapat diketahui bahwa gerbang tol pelabuhan bakauheni yang melayani kendaraan motor, kendaraan ringan & kendaraan berat sudah jenuh.waktu pelayanan existing kendaraan motor 19,23 detik maka jumlah kendaraan yang mengantri sebanyak -6 kendaraan dengan lama waktu mengantri sebesar -24,96 detik. untuk waktu pelayanan existing kendaraan ringan 39,47 detik maka jumlah kendaraan yang mengantri sebanyak -5 kendaraan dengan lama waktu mengantri sebesar -147,07 detik. untuk waktu pelayanan existing kendaraan berat 50,85 detik maka jumlah kendaraan yang mengantri sebanyak -4 kendaraan dengan lama waktu mengantri sebesar -143,15 detik Untuk meningkatkan kinerja pelayanan, dilakukan alternatif penambahan gerbang tol pada kendaraan motor sebanyak 1 buah gerbang dengan pelayanan 4,42 detik, kendaraan ringan sebanyak 1 buah gerbang dengan pelayanan 28,9 detik, sedangkan untuk kendaraan berat sebanyak 1 buah gerbang dengan pelayanan 32,8 detik.
Evaluasi Kinerja Antrian Pada Loket Penumpang Pelabuhan Merak Banten Dwi Esti Intari; Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Ari Eka Saputri
Jurnal Fondasi Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i2.6665

Abstract

Pelabuhan penyeberangan merak yang terletak di provinsi banten adalah pelabuhan umum yang melayani penyeberangan antara ujung barat pulau jawa dengan ujung selatan pulau sumatera. Pelabuhan merak merupakan pelabuhan umum yang sangat vital menggerakkan roda ekonomi Indonesia. Loket pelabuhan merupakan fasilitas yang berfungsi melayani penumpang pembeli tiket untuk pelayaran, baik jarak dekat atau jarak jauh. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kinerja pelayanan pada loket penumpang pelabuhan merak banten, mengetahui waktu pelayanan optimal loket penumpang pelabuhan merak banten dan memberikan rokemendasi apabila antrian penumpang pelabuhan merak banten sudah jenuh. Metode analisa antrian yang dipakai adalah teori antrian fifo. Disiplin antrian fifo sangat sering digunakan dalam bidang transportasi dimana orang dan/atau kendaraan yang pertama tiba pada suatu tempat pelayanaan akan dilayani pertama. Sebagai contoh disiplin fifo yaitu antrian kendaraan yang terbentuk di depan loket penumpang.Berdasarkan hasil penelitian dan indikator kinerja loket  (ρ < 1) dapat diketahui bahwa kinerja loket penumpang tersebut sudah jenuh sebesar 2,48 pada waktu pelayanan loket eksisting 39,53 detik/penumpang maupun waktu pelayanan loket ideal 15,96 detik/penumpang. Maka waktu pelayanan loket eksisting 39,53 detik/penumpang total jumlah penumpang yang mengantri sebanyak 19 penumpang dengan lama waktu mengantri sebesar 303,89 detik. Untuk meningkatkan kinerja pelayanan, dilakukan alternatif penambahan loket penumpang sebanyak 1 buah loket dengan waktu pelayanan loket ideal 15,96 detik/penumpang dan nilai kinerja sebesar 0,8.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA TAK BERSINYAL ( Studi Kasus : Simpang Tiga Jalan Raya Serang Km 24 – Jalan Akses Tol Balaraja Barat, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten ) Hendrian Budi Bagus Kuncoro; Dwi Esti Intari; Rahayu Rahmayanti
Jurnal Fondasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v8i1.5402

Abstract

Perkembangan di Kabupaten Tangerang berdampak pada meningkatnya pergerakan manusia, barang, dan jasa yang membutuhkan sarana dan prasarana jalan yang memadai agar berjalan lancar. Dengan kata lain perkembangan wilayah berdampak pada sistem transportasi wilayah. Namun saat ini sarana prasarana jalan tidak mampu mengimbangi jumlah kendaraan, sehingga terjadi kemacetan. Penurunan kinerja menimbulkan kerugian pada pengguna jalan baik dari segi waktu, ekonomi, maupun kualitas lingkungan. Kemacetan pada simpang Balaraja Barat merupakan salah satu dampak dari pertumbuhan lalu lintas yang tinggi.Penelitian di simpang Balaraja Barat bertujuan untuk mengetahui kondisi simpang dan mengatasi permasalahan yang terjadi, mengenai kondisi operasional simpang yang ditunjukkan dengan nilai kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dengan pengambilan data lalu lintas dan pengukuran geometrik simpang dan data sekunder yang digunakan yaitu data jumlah penduduk Kabupaten Tangerang diperoleh dari BPS tahun 2018. Analisis data dalam penelitian berdasar pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa simpang mengalami kejenuhan dengan nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 1,07. Simpang memiliki tundaan lalu lintas sebesar 15 det/skr, tundaan geometrik sebesar 4 det/skr dan tundaan total sebesar 56,66 det/skr. Peluang antrian yang terjadi pada simpang ini yaitu46,155% - 91,97% dan tingkat pelayanan simpang masuk kategori F. Untuk meningkatkan pelayanan simpang dapat dilakukan perbaikan dengan pemberian Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta kombinasi antara perubahan geometrik dan pemberian APILL.Berdasarkan hasil perhitungan dapat dipilih alternatif kedua yaitu kombinasi perubahan geometrik jalan dan pemberian APILL dengan Dj pada lengan A sebesar 0,51 pada lengan B sebesar 0,69 dan pada lengan C sebesar 0,69.
ANALISA PERKERASAN BANDAR UDARA MENGGUNAKAN METODE ACN-PCN DAN CBR (STUDI KASUS BANDAR UDARA INTERNASIONAL HUSEIN SASTRANEGARA BANDUNG) Muhammad Fakhruriza Pradana; Dwi Esti Intari; Faisal Ahmad Akbar
Jurnal Fondasi Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/jft.v9i1.7296

Abstract

Bandara Husein Sastranegara merupakan salah satu pusat keluar dan masuknya turis asing maupun domestik. Dibutuhkannya moda transportasi udara yang mampu mengangkut penumpang dengan kapasitas yang lebih besar dari moda transportasi yang ada di Bandara Husein Sastranegara. Sehubungan dengan meningkatnya pelayanan pesawat untuk jarak jauh serta seiring optimalisasi dan pengembangan bandar udara Husein Sastranegara, diperlukan evaluasi sisi operasional kondisi perkerasan bandar udara tersebut, maka penelitian ini akan menganalisa nilai PCN bandar udara Husein Sastranegara dengan ACN relatif pada Boeing 787-9 dreamliner sebagai pesawat rencana, serta menganalisa ketebalan lapis perkerasan dengan metode california bearing ratio (CBR) menggunakan pesawat rencana Boeing 787-9 dreamliner.Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan dan optimalitas operasional ACN pesawat Boeing 787-9 dreamliner terhadap PCN bandara Husein Sastranegara dan mengetahui kelayakan ketebalan perkerasan bandara Husein Sastranegara terhadap ketebalan perkerasan untuk pesawat Boeing 787-9 dreamliner. Penelitian ini menggunakan metode ACN-PCN dan CBR dengan pesawat rencana Boeing 787-9 dreamliner.Nilai ACN yang dihasilkan pada komputasi software COMFAA adalah 85,3/F/C/X dan nilai ACN dari tabel pesawat terbang adalah 87/F/C/X. Nilai PCN bandara Husein Sastranegara Bandung adalah 50/F/C/X/T. Bandar udara Husein Sastranegara Bandung belum layak menampung pesawat Boeing 787-9 dreamliner dan harus meningkatkan nilai PCN sebesar 87/F/C/X untuk dapat mengoptimalkan pesawat Boeing 787-9 dreamliner. Tebal perkerasan total yang dibutuhkan pesawat Boeing 787-9 dreamliner  adalah sebesar 127 cm. Tebal perkerasan eksisting yang ada di bandar udara Husein Sastranegara Bandung adalah 100 cm. Bandar udara Husein Sastranegara Bandung belum layak menampung pesawat Boeing 787-9 dreamliner dan harus overlay 27 cm untuk dapat menampung pesawat Boeing 787-9 dreamliner.
Penggunaan Limbah Slag Nikel Untuk Material Jalan Ramah Lingkungan Rindu Twidi Bethary; Dwi Esti Intari
Jurnal Fondasi Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : JURUSAN TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/fondasi.v0i0.14473

Abstract

Pembaharuan dan penggunaan limbah merupakan salah satu isu yang cukup penting dewasa ini terkait dengan pembangunan jalan ramah lingkungan dan berkelanjutan, dimana penggunaan agregat alam sebagai material infrastruktur jalan menyebabkan ketersediannya semakin berkurang, sehingga dibutuhkan material alternatif salah satunya adalah slag nikel. Produksi nikel yang semakin meningkat berbanding lurus dengan produksi slag nikel sebagai produk limbah dari pengolahan nikel. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi dan pengendalian kinerja campuran beraspal dengan menggunakan slag nikel pada lapisan perkerasan Laston lapis antara (AC- BC). Pengujian yang dilakukan antara lain karakteristik sifat fisik dari material yang digunakan yaitu aspal, agregat dan slag nikel, kemudian untuk sifat kimiawi dan mineral dari slag nikel dilakukan pengujian pengujian X-ray fluorescence spectrometry (XRF), X-ray diffraction (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM). Sedangkan metode empiris dengan pengujian Marshall mengacu pada ketentuan sifat-sifat campuran Laston lapis antara (AC-BC) Spesifikasi Umum Jalan dan Jembatan Bina Marga Tahun 2018 dan untuk metode mekanistiknya berdasarkan pengujian modulus resilien dengan alat UMATTA. Slag nikel dikategorikan sebagai limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) sehingga dibutuhkan pengujian untuk mengetahui kandungan zat berbahaya. Salah satu cara adalah dengan uji Toxicity Characteristic Leaching Procedure (TCPL) dari pengujian yang dilakukan nilainya lebih kecil dan memenuhi persyaratan begitu pula hasil pengujian karakteristik fisik slag nikel memenuhi persyaratan yang digunakan dalam material konstruksi jalan. Sehingga slag nikel ini merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk material konstuksi jalan ramah lingkungan.