Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU TERPADU DALAM MEMBERIKAN LAYANAN DI SD STKIP MUHAMMADIYAH BANGKA BELITUNG DIAH RINA MIFTAKHI, IFUL RAHMAWATI MEGA
Edutainment Vol 5 No 2 (2017): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.166 KB) | DOI: 10.35438/e.v5i2.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi komponen manajemen mutu terpadu yang terdiri dari kualitas layanan yang diberikan sekolah, sumber daya manusia dalam mengajar, lingkungan sekolah, dan proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini antara lain kepala sekolah, guru, pegawai, dan siswa. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, perpanjangan waktu penelitian dan ketekunan pengamatan. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif Miles dan Huberman melalui kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Mutu layanan terhadap siswa di SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung sudah memenuhi standar layanan yang baik. Hal ini dilihat dari layanan fisik berupa: ruang belajar, pendopo untuk kegiatan TPA dan lapangan olahraga. Sedangkan layanan non fisik berupa layanan pembelajaran dalam bidang intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pembelajaran keagamaan; (b) Mutu sumber daya manusia dalam proses pendidikan menunjukkan sumber daya guru yang baik. Hal ini terealisasi dengan para guru yang memenuhi standar kompetensi sebagai seorang pendidik, yaitu 90% pendidik berkualifikasi S1, mengajar sesuai keahliannya dan untuk meningkatkan profesionalisme guru SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung mengikutsertakan para guru dalam pelatihan tentang pendidikan. (c) Mutu lingkungan yang ada di SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung sudah baik. Ini terlihat dari letak sekolah yang jauh dari keramaian, ruang kelas, dan lapangan olahraga. Lingkungan sosial, yaitu dengan terjalinnya hubungan yang baik antara kepala sekolah, guru, karyawan dan siswa seperti mengucapkan salam saat bertemu. (d) Mutu proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru di SD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung sudah baik. Hal ini dapat dilihat dari realisasi bentuk kegiatan melalui (1) perencanaan pembelajaran, berupa adanya RPP setiap mata pelajaran (2) pelaksanaan pembelajaran, yang meliputi strategi dan metode yang digunakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran, dan (3) evaluasi pembelajaran yang meliputi tes dan tugas, sedangkan tindak lanjut yang dilakukan berupa remedial bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar dan pengayaan bagi siswa yang telah mencapai ketuntasan belajar.
THE CONTRIBUTION OF VOCABULARY MASTERY AND STUDENTS’ SELF CONFIDENCE TOWARD SPEAKING SKILL Iful Rahmawati Mega
Edutainment Vol 6 No 2 (2018): Edutainment : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kependidikan
Publisher : UNMUHBABEL Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.051 KB) | DOI: 10.35438/e.v6i2.85

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya hubungan antara penguasaan kosakata dan kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan berbicara mahasiswa semester 1 Program Study PGSD STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, baik secara parsial dan secara serempak. Penelitian ini menggunakan tes untuk mengumpulkan data penguasaan kosakata dan data kemampuan berbicara, serta menggunakan angket untuk mengumpulkan data kepercayaan diri siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 1, dan diambil 50 mahasiswa secara random sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan hitungan korelasi tunggal dan regresi ganda. Dengan hasil akhir membuktikan bahwa terdapat hubungan positif antara penguasaan kosakata dan kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan berbicara siswa baik secara parsial dan secara serempak. Adanya hubungan positif ini menyatakan bahwa penguasaan kosakata dan kepercayaan diri siswa cenderung naik atau turun bersamaan dengan kemampuan berbicara siswa.
PELATIHAN ENGLISH CONVERSATION UNTUK ANAK-ANAK PANTI AISYIAH AMAL USAHA MUHAMMADIYAH KOTA PANGKALPINANG Iful Rahmawati Mega; Oktarina Oktarina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.748 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v2i2.1212

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bermanfaat untuk meningkatkan kualitas keahlian anak-anak Panti dalam berkomunikasi Bahasa Inggris, terkhusus tentang percakapan Bahasa Inggris dan untuk menambah pengetahuan mereka dalam penggunaan kosakata Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Panti Putri Aisyiah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama 2 hari, yaitu tanggal 22 dan 23 Maret 2019. Peserta kegiatan ini yaitu anak-anak Panti Putri yang berjumlah 20 orang dengan sebagian besar yaitu siswi sekolah menengah. Materi ajar English Conversation diberikan kepada peserta sebagai simple module untuk latihan percakapan Bahasa Inggris sehari-hari, dengan metode selama pelatihan yaitu dengan cara penjelasan (lecturing), pengulangan (drilling), pertanyaan (questioning), dan latihan (praticing). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pelatihan English Conversation mampu meningkatkan keterampilan English Conversation anak-anak Panti serta dapat menumbuhkan minat dan menambah pengetahuan mereka tentang penggunaan kosakata percakapan Bahasa Inggris sehari-hari. Peserta mampu meningkatkan keterampilan English Conversation mereka setelah mengikuti pelatihan dan mempelajari materi ajar yang diberikan, minat dan pengetahuan mereka tentang penggunaan kosakata percakapan Bahasa Inggris sehari-hari mereka juga bertambah, dengan mereka mampu membedakan percakapan fungsi informal dan formal, dan mereka juga semakin rajin untuk mempraktikkannya dalam percakapan sehari-hari. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan ini bisa dikatakan berhasil. Peserta nantinya diharapkan agar selalu mendapat kegiatan yang serupa sebagai bentuk kegiatan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil pelatihan ini, maka dapat disarankan bahwa dosen-dosen Bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah agar selalu melaksanakan tugas pengabdian kepada masyarakat agar mampu meningkatkan keterampilan anak-anak muda dalam penguasaan Bahasa Inggris serta bisa menumbuhkan minat dan peduli terhadap pengetahuan tentang Bahasa Inggris.
Analisis Kemampuan TPACK Terintegrasi STEM Calon Guru SD Pembelajaran IPA dalam Menumbuhkan Nilai Edusciencetechnopreneur Winda Purnama Sari; Iful Rahmawati Mega
CENDEKIAWAN Vol 5 No 1 (2023): Cendekiawan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/cendekiawan.v5i1.295

Abstract

The aim of the research is to explore the ability of prospective educators to master technology through STEM integrated TPACK skills in the natural science field to increase the value of integrated edusciencetechnopreneur. This step is to prepare prospective teachers to face the development of science and technology in the world of education during the transition period of the industrial revolution from 4.0 to 5.0. This research is a survey research with a quantitative approach, with the research subjects being students of the even semester PGSD Study Program for the academic year 2021/2022. The sampling technique used was cluster sampling. Collecting data using a questionnaire with a likert scale and portfolio of students or prospective teachers, student journals, and several other documents related to research. The data analysis technique used SEM through AMOS and descriptive analysis. The results of the analysis show that prospective elementary school teachers have implemented STEM-integrated TPACK in science learning 56%–75% have been carried out. The results of comparison of GOF with GOFI through SEM are categorized as fit and marginal, but the regression weight does not show a significant effect between the STEM-integrated TPACK variable on the value of integrated edusciencetechnopreneur.
PEMBERDAYAAN REMAJA PANTI ASUHAN AISYIYAH KOTA PANGKALPINANG UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI KETIR (KREATIF, ELIGIBLE, TELADAN, INOVATIF, DAN RELIGIUS) Putri Cahyani Agustine; Iful Rahmawati Mega; Rifan Putra Pratama; Saparido Saparido; Tiara Putri Safira; Melya Mardiana; Meilidya Fuziani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1757-1765

Abstract

Peningkatan karakter remaja dapat diintegrasikan dalam berbagai aspek tanpa mengurangi dan menghilangkan peran pendidikan lingkungan keluarga, sekolah, dan budaya masyarakat. Remaja yang menjadi subyek utama yaitu remaja panti asuhan Aisyiah Kota Pangkalpinang. Kegiatan remaja ini masih sangat kurang: (1) tidak ada jam tambahan untuk belajar; (2) waktu luang diisi dengan mengobrol dan bermain; (3) kurang perhatian terhadap lingkungan halaman dan tanaman; (4)  membutuhkan tambahan waktu hafalan surat pendek, doa harian, dan BTQ; (5) belum ada pengalaman pembuatan produk rumah tangga; (6) memerlukan tambahan keterampilan berbahasa Inggris. Sehingga, untuk menciptakan karakter KETIR (Kreatif, Eligible, Teladan, Inovatif, dan Religius) perlu pendampingan untuk menguatkan karakter sehingga usia remaja mereka bisa berkualitas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI BERBASIS EDUSCIENCETOURISM UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG SIP (SMART, INDEPENDENT, PRODUCTIVE) Iful Rahmawati Mega; Putri Cahyani Agustine; Fifin Fitriana; Bela Aulia; Kania Putri Ramandani; Afni Mua Suama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.190-197

Abstract

Masyarakat pesisir tinggal di daerah pantai di wilayah perairan. Dalam menjaga lingkungan sekitar perlu dukungan masyarakat pesisir sebagai komponen ekologi. Warga daerah pinggir pantai membutuhkan upaya yang teratur untuk memberi pengaruh dan mendorong perubahan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat pesisir yang sesuai dengan keunikan ciri khas sosial masyarakat pesisir, dengan mengacu pada aturan  masyarakat pesisir. Pemberdayaan pesisir dianggap berkelanjutan secara ekonomi jika wilayah pesisir mampu memproduksi barang dan jasa secara berkelanjutan dan gangguan ekstrem di berbagai sektor dapat menghancurkan produksi primer, sekunder, dan tersier dihilangkan. Salah satu provinsi Indonesia yang terletak di wilayah pesisir adalah provinsi Bangka Belitung. Provinsi ini dikelilingi oleh laut dan memiliki garis pantai sepanjang 800 km. Pemberdayaan masyarakat sekitar pantai harus bersifat terbuka, namun yang terpenting, pemberdayaan itu sendiri harus menyentuh sasaran kelompok masyarakat. Sehingga tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk pemberdayaan masyarakat pesisir pantai berbasis Edusciencetourism untuk mewujudkan masyarakat yang SIP (Smart, Independent, Productive)
MSME branding training for coastal communities Rizki Martadinata; Fajar Rahmat Sidik; Akbar Raihanza; Miskatul Lathifah; Anggun Nabira; Nadia Nursamala; Sabrina Sabrina; Mutiara Safelia; Siti Syahriwulan; Dinda Rahmalia; Iful Rahmawati Mega
Community Empowerment Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11252

Abstract

Coastal areas not only serve as the economic hub for local communities engaged in fishing but also for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Due to their geographic proximity to the sea, coastal communities involved in MSMEs face some challenges in marketing their products, thus limiting their market reach. One of the hurdles experienced by coastal communities is a lack of understanding of technology usage in digital marketing. The objective of this community service is to educate MSMEs in coastal areas about product branding. The method employed involves providing training sessions. By the end of the program, MSME operators will have designed logos for their products and can begin transitioning to online sales.
Folklore as A Media to Empower Reading Literacy & The Socio-Cultural Values among EFL Students: A Need Analysis Aprilliandari, Dwi Indra; Mardiana, Melya; Mega, Iful Rahmawati
SCOPE: Journal of English Language Teaching Vol 9, No 1 (2024): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v9i1.23758

Abstract

UTILIZING PADLET APPLICATION ON WRITING ACTIVITIES: EFL LEARNERS VIEWS Mega, Iful Rahmawati; Aprilliandari, Dwi Indra
IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Vol 9, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijiet.v9i1.8794

Abstract

The objectives of this research determined the students perception of using the Padlet Application through writing activities. Padlet is the digital equivalent of sticking post it notes to the wall for organizing students' writing; the entire class can use it to organize ideas, brainstorm, comment, and create a stream of text and images. Students of EFL Writing Class were the subject of this research. The study used descriptive qualitative research with the questionnaire survey to collect the data. Based on the researchers survey, all the data was analyzed descriptively to describe learners views. The researcher offers some questions in the form of a questionnaire that focuses on using Padlet through writing class. The research results are based on students views that Padlet is easier to use, students enjoy the writing class, students are more interested in writing activities, and students feel motivated to complete the writing. Meanwhile, the challenge of using Padlet is the internet connection. So, most of the students believed that using Padlet to help their writing process was useful. Padlet is an effective tool for students to do writing activities and stay motivated.
Classroom action research training to develop professional educators for Muhammadiyah school teachers in Belitung Iful Rahmawati Mega; Haiyudi Haiyudi; Rifki Hanif Setiawan
Community Empowerment Vol 9 No 9 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.11338

Abstract

Classroom Action Research (CAR) study serves as a crucial indicator for enhancing teacher professionalism. Despite its importance, the competency of teachers in conducting CAR remains relatively low. Various factors contribute to this, including a lack of structured guidance and the burden of administrative tasks. This training program for teachers in Muhammadiyah schools on Belitung Island aimed to improve teachers' professionalism, particularly in understanding and responding to classroom dynamics. The method employed a four-stage training process: planning, preparation, implementation, and evaluation. Following mentoring, the training yielded positive results, with participants successfully developing CAR titles based on their classroom experiences and expressing satisfaction with the acquired knowledge of CAR writing concepts. Furthermore, a portion of the participants expressed a desire for continued training to further enhance their professional capabilities as teachers.