Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Web Wordwall Sebagai Bentuk Adaptasi Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Digital Pada Siswa Kelas 4 SDN Ledok Kulon 1 Bojonegoro Meiga Ratih Tirtanawati; Rika Pristian; Oktha Ika R; Ali Mujahidin; Sunu Catur Budiyono
JURNAL PADI (Pengabdian mAsyarakat Dosen Indonesia) Vol 7 No 1 (2024): Jurnal PADI – Pengabdian mAsyarakat Dosen Indonesia
Publisher : STKIP PGRI Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51836/jpadi.v7i1.653

Abstract

Pembelajaran dengan menggunakan teknologi digital di SDN Ledok Kulon I Bojonegoro perlu diterapkan supaya siswa lebih tertarik dalam mengikuti proses pembelajaran. Selama ini pembelajaran yang diterapkan oleh guru hanya berpedoman pada buku paket dan LKS sehingga siswa merasa jenuh dan bosan. Pemanfaatan penggunaan teknologi digital sebagai media pembelajaran adalah salah satu cara untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Adapun media digital yang digunakan yaitu media web wordwall. Web Wordwall merupakan media edukasi yang bisa dipakai untuk permainan edukasi seperti, menjodohkan, kuis, pencarian kata, dan berpasangan. Metode yang dipakai dalam PkM ini menggunakan penyampaian materi, tanya jawab, dan demonstrasi. Hasil kegiatan dari PkM ini adalah semua siswa sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan web wordwall. Proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan karena dengan web wordwall dapat membuat siswa lebih mudah dalam memahami materi pelajaran, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru tetapi siswa bisa belajar sambil bermain dan dapat meningkatkan literasi siswa. Selain itu, minat dan motivasi siswa dalam pembelajaran semakin meningkat.
PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA RAGAM ILMIAH PADA KARYA TULIS BEST PRACTICE GURU SMPN SE-KABUPATEN SIDOARJO Pujiastuti, Rahayu; Ardhianti, Mimas; Pramujiono, Agung; Catur Budiyono, Sunu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan publikasi ilmiah merupakan wujud profesionalitas guru. Keberhasilan guru memecahkan masalah dengan melaksanakan pembelajaran yang inovatif merupakan best practice yang harus ditindaklanjuti dengan mengembangkan menjadi karya tulis, baik berbentuk laporan maupun artikel untuk publikasi ilmiah. Sebagai karya ilmiah, best practice wajib ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah. Namun, berdasarkan observasi awal pada best practice yang dihasilkan para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo diperoleh informasi bahwa karya ilmiah para guru masih banyak yang belum menggunakan ragam bahasa ilmiah. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya pretes. Oleh karena itu, tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu meningkatkan kemampuan guru menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan memberi sosialisasi dan pendampingan. Program diikuti 12 dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sebagai narasumber dan pendamping serta 100 guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo sebagai sasaran program. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pelatihan, yaitu peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut diketahui dari hasil pretes dan postes. Selain itu, hasil penilaian diri tentang peningkatan pemahaman para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo setelah pelatihan tentang penggunaan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice.
Kata “Aku” sebagai Eksplorasi Diri dalam Tuturan Masyarakat di Tempat Wisata Kota Surabaya Putri, Tarisa Ramandha; Indrayanti, Tri; Budiyono, Sunu Catur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kata aku sebagai eksplorasi diri dalam tuturan masrayakat di tempat wisata Kota Surabaya. Tuturan masyarakat di tempat wisata menjadi objek penelitian yang menarik karena akan ditemukan percakapan-percakapan yang natural tanpa dibuat-buat. Tuturan para pengunjung yang beragam tersebut yang menarik untuk diteliti terutama menggunakan deiksis persona. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini diperoleh seratus tiga puluh lima data deiksis persona yang mencakup di Taman Bungkul sebanyak tiga puluh satu data, di Kebun Binatang Surabaya sebanyak tiga puluh data, di Alun-Alun Surabaya sebanyak tiga puluh dua data, di Pantai Kenjeran sebanyak dua puluh lima data, dan di Wisata Hutan Mangrove Wonorejo sebanyak tujuh belas data. Wujud dan variasi bentuk kata yang ditemukan sebanyak dua ratus enam puluh wujud kata dan sembilan belas variasi bentuk kata yang mencakup tujuh variasi persona pertama, delapan variasi persona kedua, dan empat variasi persona ketiga. Dari penelitian ini, kita dapat memahami pentingnya penggunaan kata ganti yang tepat sebagai acuan agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar.
Pemakaian Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah Tri Indrayanti; Sunu Catur Budiyono; Pana Pramulia; Nur Lailiyah
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 3 No. 3 (2024): Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/sejahtera.v3i3.2344

Abstract

Teachers today are not only required to be competent in learning activities, but teachers are also required to be skilled at writing scientific papers. From the competence in writing scientific papers, teacher competence in learning activities will automatically increase, because writing is part of literacy. Writing scientific papers requires continuous practice and also requires good reading competence. Teachers who have reading competence will have writing competence. Ironically, many teachers do not have writing competence, because teachers' reading ability is low. That is why this Community Service activity is carried out. The target of Community Service is the teacher at SMKN 1 Sepulu Bangkalan. Community service is carried out in three stages, namely socialization, training and mentoring. From these three stages, teachers as participants can write scientific papers using good and correct Indonesian.
NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM CERITA PANJI LARAS-LIRIS DI KABUPATEN LAMONGAN Maulani, Rif'atul; Budiyono, Sunu Catur Budiyono
INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Volume 5 Number 3 October 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/indonesia.v5i3.64276

Abstract

This research aims to describe the value of local wisdom in the Panji Laras-Liris Story in Lamongan Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with literary sociology theory. The data is in the form of quotations contained in the book Panji Laras-Liris Story. The data source comes from the book Panji Laras-Liris Story in Lamongan Public Library. Data were collected through reading and note-taking techniques. The data analysis used Miles and Huberman's interactive model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing/verification. The results showed that there were five forms with seven data points of local wisdom values as follows: First, religious value, namely the value of spreading goodness. Second, moral value, namely the value of keeping speech and the value of keeping promises. Third, social value, namely the value of gotong royong. Fourth, the value of tolerance, which is the value of respect without discrimination. Fifth, the value of integrity, namely the value of being keen to seek knowledge and the value of not giving up
Nilai-Nilai Budaya Jawa dalam Cerita Panji Semirang Pradana, Susilo Andri Pradana; Budiyono, Sunu Catur
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v6i2.5151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang menggunakan teori sosiologi sastra menurut Damono (1984: 6). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dan sumber data yang digunakan berupa wawancara budayawan panji Henri Nurcahyo, Bungurasih Sidoarjo pada 24 Desember 2023 berdurasi 53 menit 32 detik dan Seri Naskah Kuna Nusantara No. 38 Perpustakaan Republik Indonesia berjudul Hikayat Panji Kuda Semirang Alih Aksara ditulis oleh Ahmad Budi Wahyono pada tahun 2018 berjumlah 122 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode triangulasi. Teknik triangulasi merupakan teknik untuk mendapatkan kreadibilitas data, peneliti selaku instrumen kunci melakukan pengecekan data dari berbagai sumber tentang cerita Panji Semirang dengan teknik yang berbeda, yaitu wawancara dan dokumen. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan nilai-nilai budaya Jawa dalam cerita Panji Semirang yang terdiri atas 4 nilai keagamaan yang meliputi keimanan tauhidan manusia terhadap Tuhan, keteringatan manusia terhadap Tuhan, ketaatan manusia terhadap firman Tuhan, kepasrahan manusia terhadap kekuasaan Tuhan, dan 5 nilai etika berupa kesahajaan, menerima kenyataan, keseimbangan mental, sembada, nalar, serta terdapat 2 nilai sosial, yaitu bakti dan rukun.
Dekonstruksi Lakon Arjuna Wiwaha Dalam Pengajaran Semiotika Teater Bagi Pengembangan Kemampuan Berakting Mahasiswa Pramulia, Pana; Budiyono, Sunu Catur; Prawoto, Eko Cahyo; Al Firdaus, Moh. Mujib
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2025): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v10i1.8984

Abstract

This research aims to develop students' critical thinking, creativity, and acting skills through the application of semiotics and deconstruction theory in teaching theatre based on the play Arjuna Wiwaha. With a descriptive qualitative approach and a Project-Based Learning model using peer tutor techniques, students are invited to understand semiotic elements such as signs, symbols, and hidden meanings, and apply deconstruction theory to dismantle traditional assumptions in the story. The results showed that the students were able to identify themes, characters, and symbols, and integrate this understanding into the art of acting through dialogue, gesture, intonation, staging, and costume. The resulting theatre performances not only highlighted deep emotional conflicts and authentic characters, but also conveyed cultural values, philosophy of life, and moral dilemmas relevant to contemporary issues. The study concludes that this approach is effective in improving the quality of student acting while enriching theatre learning as a medium for cultural reflection and character building.
ANALISIS EMOSI TOKOH DALAM NOVEL CANDRA KIRANA KARYA AJIP ROSIDI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA Safitri, Elvyana Dwi; Budiyono, Sunu Catur
Pena Literasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.8.1.152-163

Abstract

Emosi adalah keadaan dan reaksi psikologis dan fisiologis, seperti kegembiraan, kesedihan, keharuan, dan kecintaan. Ketika membaca novel, pembaca cenderung ikut merasakan emosi dari tokoh-tokoh di dalamnya, saat tokoh-tokoh tersebut mengalami peristiwa yang membangkitkan gejolak emosi dalam dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk emosi tokoh dalam novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, menggunakan teori klasifikasi emosi David Krech modifikasi Minderop. Data penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog yang mengandung bentuk emosi berdasarkan teori klasifikasi emosi David Krech modifikasi Minderop. Sumber data penelitian ini adalah novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi yang diterbitkan oleh Penerbit Nuansa, Bandung, pada bulan Januari, tahun 2018. Data diperoleh dengan teknik baca catat. Teknik analisis data yaitu dengan tiga kegiatan, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data diperoleh dengan teknik triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan terdapat data yang menunjukkan bentuk emosi menurut teori klasifikasi emosi David Krech modifikasi Minderop, meliputi, rasa bersalah yang diungkapkan, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian, dan cinta. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat tujuh bentuk emosi menurut teori klasifikasi emosi David Krech modifikasi Minderop di dalam novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi. Emosi yang paling banyak muncul yaitu emosi cinta, yang ditandai dengan perasaan tertarik, sayang dan setia, sedangkan emosi yang paling sedikit muncul yaitu emosi menghukum diri sendiri, yang ditandai dengan perkataan dan perilaku melukai diri sendiri.
PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA RAGAM ILMIAH PADA KARYA TULIS BEST PRACTICE GURU SMPN SE-KABUPATEN SIDOARJO Pujiastuti, Rahayu; Ardhianti, Mimas; Pramujiono, Agung; Catur Budiyono, Sunu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melaksanakan pembelajaran yang inovatif dan publikasi ilmiah merupakan wujud profesionalitas guru. Keberhasilan guru memecahkan masalah dengan melaksanakan pembelajaran yang inovatif merupakan best practice yang harus ditindaklanjuti dengan mengembangkan menjadi karya tulis, baik berbentuk laporan maupun artikel untuk publikasi ilmiah. Sebagai karya ilmiah, best practice wajib ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah. Namun, berdasarkan observasi awal pada best practice yang dihasilkan para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo diperoleh informasi bahwa karya ilmiah para guru masih banyak yang belum menggunakan ragam bahasa ilmiah. Hal tersebut dikuatkan dengan adanya pretes. Oleh karena itu, tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu meningkatkan kemampuan guru menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice. Program dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dengan memberi sosialisasi dan pendampingan. Program diikuti 12 dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sebagai narasumber dan pendamping serta 100 guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo sebagai sasaran program. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan pelatihan, yaitu peningkatan kemampuan menggunakan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut diketahui dari hasil pretes dan postes. Selain itu, hasil penilaian diri tentang peningkatan pemahaman para guru SMP Negeri se-Kabupaten Sidoarjo setelah pelatihan tentang penggunaan bahasa Indonesia ragam ilmiah pada karya tulis best practice.
10.47313 Masyarakat Risiko dalam Novel Candra Kirana Karya Ajip Rosidi: Mengkaji novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi dengan Masyarakat Risiko Sasabilah, Adam Romy; Budiyono, Sunu Catur
Pujangga Vol. 11 No. 1 (2025): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pujangga.v11i1.4107

Abstract

Masyarakat risiko adalah masyarakat yang dihadapkan dengan kehidupan dalam ketidakpastian. Ketidakpastian ini disebabkan oleh risiko yang dihasilkan dari aktivitas manusia. Namun, akan juga menghasilkan refleksivitas yang memungkinkannya untuk mempertanyakan dirinya sendiri dan risiko yang dihasilkan, sedangkan risiko menampilkan efek bumerang dalam penyebaranya bahkan setiap individu di kelas atas maupun di kelas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep masyarakat risiko yang digambarkan dalam novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat yang terdapat dalam novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa teknik dokumentasi dan catat. Teknik penganalisisan dalam penelitian ini melalui reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam novel Candra Kirana karya Ajip Rosidi ditemukan 1) risiko, meliputi risiko fisik ekologi (adanya kehilangan harta benda diakibatkan oleh bencana alam), risiko sosial (egoisme dan peperangan), dan risiko mental (efek traumatis dan bunuh diri); 2) refleksivitas, berupa pernikahan politik; 3) efek bumerang, berupa pengorbanan tahta.