Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Rencana Peruntukan Ruang Kota Tanjungpinang Terhadap Kesesuaian Habitat Ekosistem Mangrove Berdasarkan Kriteria Ekologi Noviyati, Syamsinar; Haryanti, Dewi; Lestari, Febrianti; Ismail, Khodijah; Zulfikar, Andi
Akuatiklestari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i1.7179

Abstract

Ekosistem mangrove penting bagi wilayah kepulauan untuk melindungi pantai dari bahaya gelombang tinggi yang mengakibatkan banjir dan erosi pantai. Namun, mangrove hanya dapat tumbuh pada kondisi sesuai kriteria ekologi ekosistem mangrove. Pelestarian ekosistem mangrove perlu diintegrasikan kedalam perencanaan tata ruang kota pesisir. Menyusun rencana tata ruang kota pesisir di pulau kecil harus adaptif terhadap perubahan lingkungan dengan berbasis pada ekologi ekosistem pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil analisis kesesuaian habitat mangrove dengan rencana pola ruang RDTR Kota Tanjungpinang. Kesesuaian habitat ekosistem mangrove di Kota Tanjungpinang berdasarkan kriteria ekologi mangrove diperoleh luas lahan yang sangat sesuai yaitu seluas 1227,87 Ha, sesuai 2651,52 Ha, dan kriteria cukup sesuai dengan luas 412,84 Ha. Zona budidaya antara lain berupa zona perumahan, perdagangan jasa, perkantoran, industri pada rencana peruntukan ruang RDTR Kota Tanjungpinang berada pada lahan yang memiliki kesesuaian habitat ekosistem mangrove berdasarkan kriteria ekologi.
Strategi Pengelolaan Ekosistem Mangrove Sebagai Upaya Adaptasi Perubahan Iklim di Pesisir Tanjungpiayu Kota Batam Zakia, Rahima; Lestari, Febrianti; Apdillah, Dony; Zulfikar, Andi
Akuatiklestari Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v8i1.7180

Abstract

Penelitian ini dilakukan dari September 2023 hingga Mei 2024 di kawasan hutan mangrove pesisir Tanjungpiayu Kota Batam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi biomassa, stok karbon, dan serapan karbon di kawasan hutan mangrove Tanjungpiayu, menghitung nilai ekonomi karbon hutan mangrove Tanjungpiayu, serta untuk merumuskan pengelolaan ekosistem mangrove dalam upaya adaptasi perubahan iklim di pesisir Tanjungpiayu Kota Batam. Lokasi penelitian ditentukan melalui metode survei, dimana titik sampling dipilih secara purposive sampling. Untuk menghitung biomassa pohon dilakukan tanpa merusak (nondestructive), dengan mengukur diameter batang setinggi dada (Diameter at Breast Height/DBH) yang diambil pada ketinggian sekitar 1,3 m dari permukaan tanah. Selanjutnya, perhitungan dilakukan dengan model allometrik untuk menghitung potensi biomassa dan penyimpanan karbonnya. Penentuan strategi pengelolaan menggunakan metode AHP dengan responden sejumlah 7 orang sebagai informan kunci. Berdasarkan hasil analisis data nilai total biomassa, stok karbon dan serapan CO2 pada lokasi penelitian adalah sebesar 150,32 ton/ha, 70,65 ton/ha dan 259,06 tonC/ha. Hal ini menunjukkan bahwa mangrove Tanjungpiayu memiliki potensi sebagai penyerap karbon atmosfer. Berdasarkan perhitungan nilai ekonomi karbon mangrove di pesisir Tanjungpiayu adalah Rp 25.054.254,16 (pasar sukarela) dan Rp 65.475.117,55 (CDM). Berdasarkan perolehan skor tertinggi aspek saintek menjadi prioritas dalam mempertimbangkan alternatif strategi pengelolaan ekosistem mangrove. Alternatif prioritas dengan skor tertinggi untuk pengelolaan ekosistem mangrove di pesisir Tanjungpiayu berupa pendampingan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan ekosistem mangrove berbasis adaptasi perubahan iklim.
Estimation of Phosphorus Storage in Seagrass in the Coastal Waters of Eastern and Northen Bintan Island Luthvi Nurwulandari; Apriadi, Tri; Zulfikar, Andi
Journal of Marine and Coastal Science Vol. 14 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmcs.v14i3.72783

Abstract

The eastern and northern coastal waters of Bintan Island are seagrass conservation areas with high biodiversity and coverage. Seagrass is known to play an essential role in the carbon cycle and has the potential to store phosphorus, but limited information is available regarding its phosphorus reserves. This study aims to estimate phosphorus (P) storage in seagrass and analyze the relationship between seagrass ecological parameters and phosphorus content. A field survey and hierarchical sampling technique were conducted at six locations, with samples of seagrass, substrate, and water analyzed in laboratory. Results showed the highest seagrass density in Pengudang (816 shoots/m²) and the lowest in Berakit 2 (107 shoots/m²); the highest coverage in Teluk Bakau 1 (83.5%) and the lowest in Teluk Bakau 2 (43.1%); and the highest biomass in Pengudang (138.55 gr/m²) and the lowest in Berakit 2 (19.39 gr/m²). The highest phosphorus storage was recorded in Berakit 2 (0.321%) and the lowest in Teluk Bakau 2 (0.258%). A positive correlation was observed between coverage and phosphorus content, indicating that increased seagrass coverage potentially enhances phosphorus storage capacity. These findings offer new insights into the role of seagrass in the phosphorus cycle and its implications for sustainable coastal ecosystem management.
Laju Pertumbuhan dan Produksi Biomassa Daun Lamun di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Hanifah, Putri Nur; Zulfikar, Andi; Nugraha, Aditya Hikmat; Muzammil, Wahyu
Akuatiklestari Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i1.5358

Abstract

Perairan Senggarang Besar merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tanjungpinang Kota memiliki sebaran lamun yang cukup luas dengan kondisi cukup beragam. Untuk menjaga agar lamun dapat tetap berperan penting bagi ekosistem perairan, perlu diketahui produktivitas dari ekosistem lamun itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur laju pertumbuhan dan produksi biomassa daun lamun di Perairan Senggarang Besar serta menentukan hubungan laju pertumbuhan daun lamun dengan parameter lingkungan perairan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2022. Penentuan titik sampling dilakukan menggunakan metode Random Sampling pada 30 titik yang tersebar di 3 lokasi yang memiliki sebaran lamun. Pengamatan laju pertumbuhan dan produksi biomassa daun lamun menggunakan metode pemangkasan dengan memilih 1 tegakan secara acak pada kuadran ukuran 50x50 cm dari masing-masing jenis lamun dan diamati selama 28 hari. Hasil penelitian menujukkan E. acoroides memiliki nilai laju pertumbuhan daun tertinggi dibandingkan jenis lamun lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, jenis lamun E. acoroides, T. hemprichii, H. uninervis, dan C. rotundata memiliki nilai laju pertumbuhan daun lamun sebesar 0,55 cm/hari, 0,14 cm/hari, 0,37 cm/hari, dan 0,22 cm/hari. Jenis lamun yang memiliki nilai produksi biomassa daun tertinggi adalah E. acoroides dengan rata-rata 134,68 gbk/m2. Sedangkan T. hemprichii, H. uninervis, dan C. rotundata memiliki nilai produksi biomassa daun lamun sebesar 72,98 gbk/m2, 1,70 gbk/m2, dan 67,59 gbk/m2. Berdasarkan analisis korelasi dan regresi linear berganda parameter yang memiliki hubungan signifikan terhadap laju pertumbuhan daun lamun pada setiap jenis adalah suhu, pH, salinitas, DO, dan TOM.
Analisis Risiko Banjir Rob dan Kerentanan Pesisir di Kabupaten Kepulauan Anambas Koenawan, Chandra Joei; Zulfikar, Andi
Akuatiklestari Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i1.7698

Abstract

Studi difokuskan pada evaluasi risiko banjir rob serta tingkat kerentanan pesisir di Kabupaten Kepulauan Anambas, khususnya di Kecamatan Palmatak dan Kute Siantan. Kajian bertujuan menganalisis tingkat kerentanan dan risiko banjir rob melalui pendekatan integratif yang mencakup aspek sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan, serta menyusun indeks komposit kerentanan sebagai acuan dalam perencanaan mitigasi berbasis komunitas dan strategi adaptasi multipihak. Dilakukan pada 12 desa dengan menggunakan pendekatan pemetaan sosial dan analisis spasial. Data primer diperoleh melalui survei lapangan, kuesioner, dan wawancara, sedangkan data sekunder bersumber dari BPS, BNPB, dan peta Digital Elevation Model (DEM). Analisis risiko dilakukan melalui penerapan pendekatan penilaian risiko berbasis Pedoman Umum Pengkajian Resiko Bencana, dengan mempertimbangkan aspek ancaman, kerentanan, dan kapasitas wilayah. Hasil kajian menunjukkan bahwa banjir rob merupakan ancaman paling dominan dengan skenario terburuk berupa kenaikan muka laut hingga 5–6 meter di atas kondisi normal. Kerentanan sosial tertinggi ditemukan di Desa Tebang (53,02%) dan Ladan (52,75%), sementara kerentanan fisik terbesar tercatat di Desa Piabung dan Putik (100%). Kerentanan ekonomi relatif rendah (0–10%), sedangkan kerentanan lingkungan tertinggi (100%) terdapat di Teluk Bayur, Batu Ampar, Belibak, dan Langir. Secara komposit, indeks kerentanan tertinggi berada di Desa Tebang dan Ladan (57%). Kontribusi penelitian ini terletak pada penyajian peta kerentanan terintegrasi yang menggabungkan aspek sosial, fisik, ekonomi, dan lingkungan di kawasan pulau kecil. Hasil kajian ini dapat dijadikan dasar dalam perencanaan mitigasi berbasis masyarakat serta penyusunan strategi adaptasi multipihak, termasuk pelibatan sektor swasta melalui program CSR, guna memperkuat ketahanan masyarakat pesisir terhadap ancaman banjir rob.
A Comparative Study of Social-Ecological Characteristics of Land-based and Island-based Small-Scale Fisheries in Southeast Sulawesi Province Ariston, Muhamad; Adrianto, Luky; Bengen, Dietriech G; Susanto, Handoko Adi; Zulfikar, Andi
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.14.3.484

Abstract

Small-scale fisheries exhibit unique, diverse, and varied characteristics in each region. These distinctive traits render small-scale fisheries challenging to regulate centrally. This research aims to compare the characteristics of land-based and island-based small-scale fisheries in Southeast Sulawesi Province. Data were collected through structured interviews involving 445 respondents from two distinct areas: North Konawe, representing land-based fisheries, and Konawe Islands, representing island-based fisheries. Both qualitative (questionnaire data) and quantitative analyses were conducted using R software. Proportion data were tested using the R ggstatsplot package, while word cloud analysis utilized the R wordcloud package. The analysis of fishing ground distribution hotspots was performed using QGIS software version 3.30. The research findings demonstrate differences across various aspects, including education levels, boat sizes, fishing frequency, monthly income, and types of captured fish. Furthermore, the study highlights that island-based small-scale fisheries hold a higher income potential compared to their landbased counterparts. These differing characteristics serve as essential considerations in developing policies that support sustainable management of small-scale fisheries based on the needs of local communities.
Exploring the Resources Governance Connectivity of Cultural Ecosystem Services: Evidence in Tanjung Lesung SEZ Tourism, Banten Province, Indonesia Kusuma, Okky Rizal; Adrianto , Luky; Kurniawan, Fery; Zulfikar , Andi
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 16 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v16i1.45220

Abstract

Abstract The existence of the utilization of the Tanjung Lesung Special Economic Zone (SEZ) as connectivity, interaction relationships, and the balance of resource governance influence cultural ecosystem service. This research aimed to map out the social-ecological system components of coastal and marine cultural ecosystem services. The focus is on examining the connectivity network between resource governance (RG) components such as resource actors (RA), resource units (RU), and resource systems (RS). The data obtained were analyzed using the stages of social-ecological network analysis. The results show a significant influence and strong interaction between resource governance (RG) components and other components. The presence of institutional structures and typologies is a crucial component that serves as a guideline for SEZ management influenced by actor centrality through links. Several performance indicators are still lacking based on the interaction conditions, indicating the need for strategies to strengthen governance. However, a particular challenge that needs attention is the implementation of every governance strategy formulation. Cohesion among stakeholders in enhancing resource governance performance with the surrounding community is paramount. Improvement can be achieved through strong collaboration to ensure the sustainability of coastal and marine cultural ecosystem services. Highlight Research The components of the social-ecological system of cultural coastal and marine ecosystem services can be identified and analyzed in a case study of a special economic zone. The complexity of the social-ecological system was analyzed using a network perspective approach. Centrality analysis was used to determine the magnitude of influence of each component in the system. The performance condition of governance can be determined using analysis of the resource governance interactions.
PENINGKATAN KESADARAN LINGKUNGAN DAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI KONDISI TERKINI EKOSISTEM PERAIRAN DI KELURAHAN SENGGARANG, KOTA TANJUNGPINANG Sabriyati, Deni; Apriadi, Tri; Melani, Winny Retna; Zulfikar, Andi
Abdi Panca Marga Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Abdi Panca Marga Edisi Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Panca Marga Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51747/abdipancamarga.v5i1.1904

Abstract

Coastal and small island ecosystems play a central role in the development and well-being of communities. In Senggarang Subdistrict, Tanjungpinang City, the condition of coastal ecosystems is a crucial focus for maintaining balance and productivity. Through community engagement activities, this initiative aims to enhance environmental awareness and knowledge among residents regarding the monitoring of the current conditions of the aquatic ecosystem in the area. The partners in this endeavor are the residents of Senggarang Subdistrict, living in proximity to the aquatic environment. The methods employed include Mapping waters condition, socialization (commencing with pre-tests and concluding with post-tests), dissemination of information through an e-catalog, and focus group discussions (FGDs). The outcomes of this initiative are mapping the potential of coastal and aquatic ecosystems, creating an e-catalog containing up-to-date information on water conditions, upgrading of community knowledge about it and identifying issues faced by the community. Through active communication with the community, challenges such as coastal cleanliness and flood disasters have been identified, requiring special attention. The significance of these engagement outcomes lies in the effort to enhance community awareness and knowledge of their environment for further actions in sustaining and managing aquatic ecosystems effectively. References Ginting, R.J., Apriadi, T. & Zulfikar, A. (2023). Kepadatan Perifiton Epifitik dan Kaitannya dengan Kualitas Perairan di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH. Hanifah, P. N., Nugraha, A.H. & Zulfikar, A. (2023). Laju Pertumbuhan dan Produksi Biomassa Daun Lamun di Perairan Senggarang Besar, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau.. Melani, W. R., Apriadi, T., Muzammil, W., Zulfikar, A., & Sabriyati, D. (2021). Penjaringan Isu Startegis Permasalahan Pengelolaan Waduk Sumber Air Baku di Pulau Bintan. Urnal Panrita Abdi, 5(3), 365–372. http://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi. Melani, W. R., Zulfikar, A., Apriadi, T., Muzammil, W., & Sabriyati, D. (2022). Characterization of hydrological aspects in Kolong Enam Retention Basin, Kijang, Bintan Island, Indonesia. In E3S Web of Conferences (Vol. 339, p. 02010). EDP Sciences. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202233902010. Muftadi, A., Melani, W. R. & Zulfikar, A. (2023). Tingkat Kesuburan Perairan di Senggarang Besar, Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH. Murray, N.J., Bunting, P., Canto, R.F., Hilarides, L., Kennedy, E.V., Lucas, R.M., Lyons, M.B., Navarro, A., Roelfsema, C.M., Rosenqvist, A., 2022. coastTrain: A Global Reference Library for Coastal Ecosystems. Remote Sens. 14, 5766. https://doi.org/10.3390/rs14225766. Muzammil, W., Apriadi, T., Melani, W. R., Oktavia, Y., Zahra, A., Ma'mun, A. & Zulfikar, A. (2022). Pengenalan Biota Laut Dilindungi melalui e-Book “Dugong & Friends” dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Kelestarian Sumber Daya Perikanan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Maritim, 5(1), 11-19. Muzammil, W., Apriadi, T., Melani, W. R., Zulfikar, A.(2021). Pengenalan Biota Akuatik Aliran Sungai Senggarang dengan E-Katalog melalui pembelajaran tatap muka sesuai protokol kesehatan Covid-19. Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, 2021–2032. https://doi.org/10.31258/unricsce.3.324-332. Nevertari, S. P. & Arumsari, R. Y., 2017. Perancangan Video Sosialisasi Taman-taman Tematik di Kota Bandung. E-proceeding of art & design. Vol 4(3) 547. Nurjannah, M., & Irawan, H. (2013). Keanekaragaman Gastropoda Di Padang Lamun Perairan Kelurahan Senggarang Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Repository UMRAH. Putra, R.A., Melani, R.M., & Suryanti, A. (2020). Makrozoobentos sebagai Bioindikator Kualitas Perairan di Senggarang Besar Kota Tanjungpinang. Jurnal Akuatiklestari, 4(1): 20-27. DOI: https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v4i1.2486. Rasip, A., Apriadi, T. & Azizah, D. (2023). Kelimpahan Zooplankton Berdasarkan Waktu dan Kedalaman di Perairan Senggarang Besar Tanjungpinang. Skripsi. UMRAH. Sinaga, M.V., Melani, W. R. & Zulfikar, A. (2023). Sampah Laut dan Kaitannya dengan Kepadatan Gastropoda di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang. Skripsi. UMRAH. Skripsi. UMRAH. Undang-undang No 2 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau-Pulau Kecil. Yanti, E., Apriadi, T. & Zulfikar, A. (2023). Keanekaragaman Fitoplankton dan Kaitannya dengan Kondisi Perairan di Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau. Skripsi. UMRAH
The PEMETAAN POTENSI CARBON STOCK MANGROVE MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A DI KAWASAN SILVO EKOWISATA, TANJUNGPIAYU Azzahra Maulidina; Febrianti Lestari; Diana Azizah; Deni Sabriyati; Andi Zulfikar; Esty Kurniawati
Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Perikanan Darat dan Pesisir (JPDP) Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan Global merupakan fenomena meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, daratan, dan laut. upaya mitigasi yang dapat dilakukan ialah dengan cara penyerapan karbon dari vegetasi mangrove. Untuk itu tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui estimasi stok karbon mangrove pada Kawasan Silvo ekowisata Tanjungpiayu. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah citra sentinel 2a dan data karbon setinggi dada (DBH). Analisis yang digunakan adalah alometrik, regresi, dan indeks NDVI. Hasil penelitian didapatkan luasan mangrove Kawasan silvoekowisata adalah 214 Ha dan terbagi atas 4 kategori; non vegetasi (8 Ha), kerapatan jarang (28 Ha), kerapatan sedang (41 Ha), dan Kerapatan Lebat (137 Ha). Sedangkan data stok karbon didapatkan hasil rata-rata 17,24 Ton/Ha, dengan stok karbon tertinggi berada pada 52,97 Ton/Ha dan nilai stok karbon terendah berada pada plot 7 sebesar 8,8 Ton/Ha. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut dengan indeks vegetasi lainnya pada lokasi yang sama ataupun berbeda.
Kepadatan Perifiton Epifitik dan Kaitannya dengan Kualitas Perairan di Perairan Senggarang Besar Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau Rio Junaydi Ginting; Tri Apriadi; Andi Zulfikar
Journal of Marine Research Vol 13, No 2 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i2.37104

Abstract

Perifiton merupakan salah satu biota yang dapat dijadikan sebagai indikator ekologis karena sifatnya yang sensitif terhadap perubahan kualitas perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, kepadatan, indeks ekologi perifiton, status kualitas perairan Senggarang Besar, dan kaitan kepadatan perifiton epifitik dengan kualitas perairan di perairan Senggarang Besar. Titik sampling ditentukan menggunakan metode simple random sampling dan menghasilkan 10 titik sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2022. Pengukuran parameter perairan meliputi salinitas, pH, DO, suhu, intensitas cahaya, dan kecepatan arus dilakukan secara in situ sedangkan uji analisis yang meliputi kekeruhan, nitrat, fosfat, dan kepadatan perifiton dilakukan di laboratorium. Pengambilan sampel perifiton dilakukan dengan cara mengerik seluruh permukaan daun, menggunakan 3 kali pengulangan dengan interval 10 hari dan pencacahan menggunakan metode sensus. Didapat 12 genera dengan 3 divisi yaitu dari divisi Bacillariophyta (Navicula sp., Coscinodiscus sp., Nitzschia sp., Synedra sp., Tabellaria sp., Pleurosigma sp., Cyclotella sp., Skeletonema sp., Cylindrotheca sp., dan Bacteriastrum sp.), divisi Dinophyta (Prorocentrum sp.), dan divisi Cyanophyta (Oscillatoria sp.). Jumlah kepadatan totalnya mencapai 1.675 sel/cm2 dengan rata-rata kepadatan tertinggi 125 Ind/cm2 dimiliki oleh genus Navicula sp. Indeks keanekaragaman menunjukkan kondisi tidak stabil, indeks keseragaman dan nilai dominansi menunjukkan kondisi tertekan atau terdegradasi. Status kualitas perairan Senggarang Besar berada dikategorikan tingkat pencemaran sangat ringan/fase saprobik Oligosaprobik. Parameter perairan yang memiliki kaitan erat dengan kepadatan perifiton pada minggu 1 adalah parameter kekeruhan, pada minggu 2 dan 3 parameter kecepatan arus.
Co-Authors Aditya Hikmat Nugraha Adrianto , Luky Agrianti, Renny Ahmad Zahid Aji Purnama Al Haddad, Fatmah Amelia, Karla Amrullah Usemahu Andrinal Andrinal Anggawangsa, Regi Fiji Ani Suryanti Apdillah, Doni Ariston, Muhamad Arta, Fatimah The Last Azzahra Maulidina Beale, Calvin S. Booth, Hollie Chandra Joei Koenawan Desryati Dewi Haryanti Dhamanda, Fariz Diana Azizah Dietriech Geoffrey Bengen Dony Apdillah Efrina Yanti Esty Kurniawati Faisal, La Ode M Febrianti Lestari Ferawati Runtuboi Fery Kurniawan FERY KURNIAWAN Ginting, Rio Junaydi Hanifah, Putri Nur Haryati, R. Nina Hermansyah, Rizky Fajar Hollie Booth I Wayan Nurjaya Irfan Yulianto Ismi Dwi Yulianti Karto Wongsopatty Khodijah Ismail Khodijah Khodijah Kurnianto, Alief Kurniawan, Rika Kusuma, Okky Rizal Laode M Faisal Leni Agustina Lestari, Putri Agil Lily Viruly Luky Adrianto Luthvi Nurwulandari mala kurnia Manik, Grace Rika Mennofatria Boer Muhammad Ichsan Mukhlis Mukhlis Munawar Munawar Muzahar Nancy Willian Nanda, Tri Nofrizal Nofrizal Noviyati, Syamsinar Nugraha, Tito Aria Nuralim Pasisingi Nurhidayah Rahmah Nyoman M N Natih Okky Rizal Kusuma Oktavialy, Feby Purnama, Aji Rachmawati, Puput Fitri Rachmawati`, Rita Rahima Zakia Renny Agrianty Reny Puspasari Reny Puspasari, Reny Rio Junaydi Ginting Ritha, Nola Rosnah, Rosnah Sabriyati, Deni Saputri, Anggun SAPUTRI, ANGGUN Septian Anugrah Sisiliawati Susanto, Handoko Adi Sutran Sutran Sutran, Sutran Syahbana Advani Alsha Taryono, Taryono Thamrin Thamrin Tri Apriadi Tri Apriadi Wahyu Muzammil Winny Retna Melani Winny Retna Melani Winny Retna Melani Yeggi Darnas Yunita Magrima Anzani Yusni Ikhwan Siregar Zairion Zen, Linda Waty Zulhamsyah Imran