Claim Missing Document
Check
Articles

Pemilihan Strategi Implementasi Kesehatan Digital Pada Kelompok Pengambil Keputusan Menggunakan Metode Vikor Kusumadewi, Sri; Kurniawan, Rahadian
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 4: Agustus 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.1148556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memilih strategi implementasi kesehatan digital dengan menggunakan Multi-Attribute Decision Making (MADM). Penelitian diawali dengan melakukan pilot studi di Kelurahan Tirto Rahayu, Galur, Kulon Progo yang sudah terbukti sukses dalam implementasi kesehatan digital. Strategi yang ditawarkan menggunakan pendekatan organisasi dan manusia. Ada empat kriteria yang ditetapkan, yaitu faktor kolaborasi, kepemimpinan, tim, dan individu. Setiap kriteria terdiri dari 3–4 Sub Kriteria. Sebanyak 15 alternatif berupa strategi implementasi ditawarkan pada penelitian ini. Terdapat lima pengambil keputusan yang berpartisipasi untuk membangkitkan bobot kriteria. Matriks perbandingan berpasangan digunakan untuk memberikan pendapat. Setiap matriks diolah dengan menggunakan Modified Digital Logic (MDL) untuk mendapatkan bobot. Komposisi bobot dari lima pengambil keputusan dilakukan dengan rata-rata geometrik. Matriks keputusan diperoleh berdasarkan kajian literatur dan masukan dari para adopter di Tirto Rahayu. Selanjutnya digunakan metode VIšekriterijumsko KOmpromisno Rangiranje (VIKOR) untuk mendapatkan strategi terbaik. Rekomendasi strategi ditetapkan dengan bantuan threshold (q) dimana alternatif strategi yang memiliki indeks Vikor ≥ q akan direkomendasikan sebagai strategi terpilih. Untuk memastikan bahwa Metode Vikor tepat diterapkan pada kasus ini, kami membandingkan dengan dua metode MADM lainnya yaitu Simple Additive Weighting (SAW), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Vikor juga terbukti memiliki hasil yang baik dengan nilai q yang tinggi (q=0,85) jika dibandingkan dengan SAW dan TOPSIS. Vikor dan TOPSIS juga terbukti memiliki sensitivitas yang lebih baik dibandingkan dengan SAW. Pengetahuan tentang strategi implementasi kesehatan digital masih perlu dilengkapi. Oleh karena itu, penelitian lanjutan dengan melengkapi strategi sangat diperlukan untuk mendukung kesuksesan implementasi kesehatan digital ini.   Abstract   The objective of this study is to select a digital health implementation strategy through the use of Multi-Attribute Decision Making (MADM). A pilot study was conducted in Tirto Rahayu Village, Galur, Kulon Progo, where digital health was successfully implemented. The strategy proposed combines an organizational and humanistic approach. Four criteria are established: leadership, cooperation, collaboration, and individual factors. Each criterion is composed of three to four subcriteria. The study suggested a total of 15 implementation strategies as alternatives. Five decision-makers are involved in the process of determining the weights of the criteria. The opinions are expressed through a pairwise comparison matrix. Weights are obtained by processing each matrix using Modified Digital Logic (MDL). The geometric average was employed to determine the weight composition of the five decision-makers. The decision matrix was developed by incorporating the input of adopters at Tirto Rahayu and conducting a literature review. The VIšekriterijumsko KOmpromisno Rangiranje (VIKOR) method is then used to determine the most effective strategy. The selected strategy is determined by a threshold (q), which selects alternative strategies with a Vikor index of ≥ q. In order ensure that the Vikor Method is suitable for this situation, we conducted a comparison with two other MADM methods: Simple Additive Weighting (SAW) and Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). In comparison to SAW and TOPSIS, Vikor was also demonstrated to produce excellent results with a comparatively high α value (q=0.85). Additionally, Vikor and TOPSIS have been proven with superior sensitivity in comparison to SAW. Nevertheless, strategies for the implementation of digital health knowledge must be accomplished. Consequently, additional research utilizing complementary strategies is required to facilitate the successful implementation of digital health.
Pengembangan Sistem Informasi Presensi Dokter Umum RSU Islam Klaten Menggunakan Metode Waterfall Himawan, Helmy Fachreza; Kurniawan, Rahadian
ILKOMNIKA Vol 6 No 2 (2024): Volume 6, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v6i2.644

Abstract

Kesehatan merupakan elemen fundamental dalam masyarakat, sebagai modal awal untuk aktivitas dan kesejahteraan manusia serta bagian dari pembangunan nasional. RSU Islam Klaten berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan mendapatkan akreditasi Paripurna KARS (2022) dan sertifikasi RS Syariah dari MUI. Namun, manajemen jadwal, presensi, dan penggajian dokter umum masih dilakukan secara manual melalui spreadsheet, yang menghambat optimalisasi layanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi presensi berbasis web untuk mengatasi masalah ini, menggunakan bahasa pemrograman Python serta HTML, CSS, JavaScript, dan SQLite. Pendekatan waterfall diterapkan dalam pengembangan sistem karena kesederhanaannya yang sesuai dengan kompleksitas sistem ini. Implementasi dan pengujian sistem menggunakan metode USE Questionnaire menunjukkan hasil penerimaan yang positif: Usefulness (88.3%), Ease to Use (82.6%), Ease to Learn (79.2%), dan Satisfaction (82.6%). Rata-rata skor keseluruhan adalah 83.175%, mencerminkan keberhasilan sistem dalam memfasilitasi pengelolaan data dokter umum di RSU Islam Klaten. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan waktu dan disiplin kerja dokter, yang pada gilirannya akan meningkatkan kepuasan pasien dan masyarakat.
Perancangan UI/UX Sistem Informasi Monitoring Angka Bintik Jentik Menggunakan Metode Design Thinking Ahmad, Lugie Nur; Kurniawan, Rahadian
ILKOMNIKA Vol 6 No 3 (2024): Volume 6, Nomor 3, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v6i3.650

Abstract

Distribusi Sistem informasi monitoring angka bintik jentik merupakan sistem yang digunakan untuk membantu kader jumantik dalam tugasnya untuk memantau angka bebas jentik secara efektif dan efisien. Pengembangan sistem diawali dengan merancang User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang dilakukan dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna dalam mengoperasikan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan UI/UX yang optimal dengan menggunakan metode design thinking. Metode design thinking melibatkan 5 tahap yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Setiap tahap ini memungkinkan pemahaman yang lebih dalam tentang kebutuhan dan harapan pengguna, serta memastikan bahwa sistem yang dirancang benar-benar responsif terhadap kebutuhan tersebut. Melalui pendekatan ini, prototype sistem informasi dirancang dan diuji langsung oleh calon pengguna. Hasil dari penelitian ini berupa prototype desain sistem informasi monitoring angka bintik jentik yang telah diujicobakan kepada calon pengguna. Pengujian tersebut menunjukkan bahwa prototype yang dirancang berhasil memenuhi semua kebutuhan dan ekspektasi pengguna, serta memberikan pengalaman yang lebih baik dari sisi pengguna dalam memantau angka bebas jentik.
Evaluation of Success and Failure Factors for Maternal and Child Health in Integrated Healthcare Center Information Systems (IHCIS) Using the HOT-Fit Method Hardiyanti, Cicin; Kusumadewi, Sri; Kurniawan, Rahadian
Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence Vol. 10 No. 1 (2024): February
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jisebi.10.1.152-166

Abstract

Background: Maternal and child health in Integrated Healthcare Center Information Systems (IHCIS) has been implemented in several community health centers. Some have been implemented successfully, but others have failed. Many factors influence the success and failure of IHCIS implementation. Thus, knowing these factors can be used to assist the decision-making process in implementing IHCIS. Objective: This research aims to determine the factors affecting the success and failure of IHCIS for maternal and child health using the HOT-Fit (Human, Organization, Technology, and Fit) model. Methods: This research begins with preliminary research to identify the problem, determine research variables, and collect data. It uses quantitative and qualitative approaches. A quantitative approach is conducted at locations that have successfully implemented IHCIS. The data collection instrument uses a questionnaire. A qualitative approach was conducted in locations that were still experiencing failure in implementing IHCIS. Data collection techniques through direct interviews. Results: Organizational factors do not fully determine the success or failure of the information system. Factors supporting the success of IHCIS are human (user satisfaction and system use) and technological factors (quality of information and the quality of service). However, technology (system quality and information quality) is the main factor in the failure of IHCIS implementation. Problems with system quality include the system login, limited access to the internet, and an information system that is not in accordance with requirements. The perceived information obstacle is that the system is not yet integrated, and the information produced is incomplete. Conclusion: To satisfy requirements, the information and system qualities must be enhanced. Implementing IHCIS requires an appropriate strategy according to local circumstances and conditions. This approach involves human, organizational, and technological factors.   Keywords: Community Health Workers, Evaluation, HOT-Fit, Integrated Healthcare Center Information Systems, Success Factors
Perbandingan Kinerja Framework Front End Dalam Pengembangan Platform Talent Pool Fakhrunnisa, Syuhda; Kurniawan, Rahadian
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15, No 4 (2024): Technologia (Oktober)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i4.16750

Abstract

Perkembangan teknologi web telah menghadirkan berbagai framework front-end dengan karakteristik berbeda, namun belum ada penelitian yang secara khusus membandingkan kinerja framework ReactJS, VueJS, dan Blade Templating Engine dalam konteks platform terintegrasi. Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja ketiga teknologi tersebut dalam pengembangan talent pool platform guna memberikan rekomendasi pemilihan teknologi yang sesuai berdasarkan karakteristik proyek. Studi komparatif dilakukan dengan mengembangkan tiga modul terintegrasi menggunakan metode Scrum, terdiri dari Sistem Informasi Jobseeker dengan Blade, Modul Administrasi Keuangan dengan ReactJS, dan Platform Ujian-Pelatihan Coding dengan VueJS. Pengukuran kinerja dilakukan menggunakan Google Lighthouse dan Chrome DevTools Performance tab yang menganalisis aspek kinerja, aksesibilitas, praktik terbaik, dan SEO pada ketiga modul. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap teknologi memiliki keunggulan berbeda, di mana Blade memperlihatkan keunggulan dalam kecepatan rendering awal dan SEO, VueJS menunjukkan superioritas dalam responsivitas dan interaktivitas pengguna, sementara ReactJS membuktikan keandalan dalam stabilitas tata letak untuk aplikasi kompleks. Hasil penelitian memberikan panduan bahwa pemilihan teknologi front-end harus mempertimbangkan kebutuhan spesifik proyek, di mana Blade sesuai untuk aplikasi berbasis konten statis, VueJS untuk aplikasi yang membutuhkan interaktivitas tinggi, dan ReactJS untuk aplikasi enterprise dengan komponen dinamis kompleks.
PENERAPAN LEAN UX DALAM PERANCANGAN UI / UX WEBSITE MANAJEMEN PROYEK DI PT TELKOM INDONESIA Triananta, Muhammad Fauzan; Kurniawan, Rahadian
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 15, No 4 (2024): Technologia (Oktober)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v15i4.16751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka pengguna dan pengalaman pengguna bagi aplikasi manajemen proyek berbasis web di divisi Solutions Delivery & Assurance Telkom Regional II. Tantangan utama yang dihadapi adalah kesulitan karyawan berusia 40–50 tahun dalam mengoperasikan sistem aplikasi yang dinilai kurang intuitif. Untuk mengatasi kendala ini, metode Lean UX diterapkan guna menghasilkan Minimum Viable Product yang dapat langsung diuji dan disempurnakan berdasarkan umpan balik pengguna. Tahapan penelitian meliputi deklarasi asumsi, pembuatan wireframe, dan pengembangan prototipe yang kemudian diuji langsung oleh pengguna. Evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) dilakukan untuk menilai kenyamanan dan efisiensi sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa desain UI/UX yang baru mampu meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan, dengan skor rata-rata SUS sebesar 81,25 yang tergolong "Usable." Pendekatan ini terbukti efektif dan dapat menjadi model untuk pengembangan UI/UX pada proyek sejenis.
DESAIN SISTEM REMINDER UNTUK PASIEN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS): Indonesia Subayu, Abdi; Kusumadewi, Sri; Kurniawan, Rahadian
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 09, Issue 01, January 2025
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol9.iss1.art3

Abstract

This study aims to develop a reminder application system for patients with hypertension and diabetes mellitus (DM) to improve medication adherence and health monitoring. Hypertension and diabetes are non-communicable diseases whose prevalence continues to rise in Indonesia, with Puskesmas Ngaglik 1 as the study location showing low patient compliance with the chronic disease management program (Prolanis). Using the User Centered Design (UCD) method, this research involves users at every stage of system development, from problem identification, literature review, to prototype creation. The results indicate that the developed application can assist patients in remembering their medication schedules, routine check-ups, and exercise, as well as providing emergency features to enhance interaction between patients and Prolanis staff. Prototype evaluation was conducted through two iterations, demonstrating that the resulting system meets user needs. Users say that the system built can help in the Prolanis program and improve discipline in patients.
Analysis of telehealth acceptance for basic life support training in sudden cardiac arrest in Pontianak Iswara, Ruhil; Kusumadewi, Sri; Kurniawan, Rahadian
Computer Science and Information Technologies Vol 6, No 1: March 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/csit.v6i1.p48-57

Abstract

Sudden cardiac arrest (SDA), which is one of the most prevalent causes of mortality, can be prevented by quickly conducting basic life support (BLS). In Pontianak City, the challenges associated with obtaining emergency health training, such as BLS, remain high. This study aims to evaluate user acceptance of telehealth as well as its effectiveness in BLS training. We will also discuss its impact on community knowledge and skills in managing cardiac arrest. We used the HOT-Fit method to analyze the level of acceptance of telehealth in BLS training. We collected data from 60 respondents who underwent telehealth-based BLS training. The results showed that participants' understanding and readiness in dealing with heart attack emergencies had increased significantly, by 90% and 92%, respectively. Analysis of the level of acceptance with HOT-Fit showed that system quality had the greatest influence on system use (0.611). Service quality exerted the most significant impact on user satisfaction (0.568). The net benefit was influenced by system use, user satisfaction, and organizational support, with user satisfaction having the greatest influence (0.600). Further research will be conducted on the utilization of augmented reality (AR) or virtual reality (VR) technology to implement telehealth for BLS training.
ElderCare Monitor Application Design: Elderly Health Monitoring based on Family and Community Health Center Collaboration Tanti, Wa Ode; Kusumadewi, Sri; Kurniawan, Rahadian
JUITA: Jurnal Informatika JUITA Vol. 13 Issue 1, March 2025
Publisher : Department of Informatics Engineering, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/juita.v13i1.24680

Abstract

The elderly are a vulnerable group that is susceptible to various degenerative diseases. The lack of information and understanding of the elderly causes a high rate of disease complications. This study aims to design an ElderCare Monitor application that is easy to use and tailored to the needs of users. The application caters to a variety of users, including elderly families, the elderly themselves, the pre-elderly, and health center officers. Health workers at the health center and the elderly's family collaborate to independently monitor the health of the elderly and pre-elderly. The system is designed using the design thinking method. The design thinking method involves five stages: empathy, define, ideate, prototyping, and testing. The results of the study showed an effectiveness rate of 95.24% for the elderly and families and 95.83% for health center officers. The average SUS score for families and the elderly was 74.17, while for medical personnel, it was 77.5. Therefore, the ElderCare application received the "Good" usability category. This study contains numerous components that may serve as encouragement. In particular, it is imperative that we consistently improve the UI/UX of ElderCare by routinely gathering user feedback and incorporating features that can more effectively support the elderly.
Kajian Literatur Intervensi Terapi Digital untuk Depresi Ratih Sekar Wulan; Kurniawan, Rahadian
Jurnal Sains, Nalar, dan Aplikasi Teknologi Informasi Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Informatics Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/snati.v4.i2.40575

Abstract

Kajian ini dilatarbelakangi oleh tingginya beban depresi sebagai gangguan mental global yang terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir, serta kebutuhan mendesak akan pemahaman menyeluruh terhadap terapi digital sebagai solusi aksesibel tanpa batasan ruang dan waktu. Kajian ini memuat rangkuman intisari dari literatur keluaran 2020–2025 yang membahas tentang terapi digital untuk depresi. Proses kajian dilakukan dengan mencari literatur yang membahas tentang terapi digital untuk depresi dalam lima sampai enam tahun terakhir, lalu dianalisis menurut platform teknologi, jenis terapi, dan karakteristik penyampaian. Tinjauan ini mengidentifikasi CBT sebagai jenis terapi yang paling sering diterapkan, aplikasi mobile sebagai platform teknologi yang paling dominan, dan karakteristik pendekatan mandiri sebagai yang paling umum.
Co-Authors Abdullah Abdullah Achmad Khodzim Affan Mahtarami Affan Mahtarami, Affan Agung Wibowo Agus Darmawan Ahmad R Pratama Ahmad, Lugie Nur Ananda, Devi Rizki Dwi Andri Panca Purnama Aridhanyati Arifin Arrie Kurniawardhani Aziz, Muhammad Thariq Dhina Puspasari Wijaya, Dhina Puspasari Dhomas Hatta Fudholi Dimas Panji Eka Jalaputra Dimas Panji Eka Jalaputra Erlina Marfianti, Erlina Fahzya, Mayla Fajar Suryani Fakhrunnisa, Syuhda Farhan Ramadhan Ramadhan Fatmawati Fauzan, Harist Asyari Febriana Kurniasari Hardiyanti, Cicin Hasibuan, Yusuf Helmi Gunawan Heksaputra, Dadang Helmi Roichatul Jannah Hepi Wahyuningsih Heru Widianto Himawan, Helmy Fachreza Ihsanuddin, Muhammad Rafli Indrayanti, Indrayanti Indrayanti, Indrayanti Insan Fikrudin Irfansyah, Naufal Herma Irving Vitra Paputungan Iswara, Ruhil Izzati Muhimmah Izzati Muhimmah Jalaputra, Dimas Panji Eka Jalaputra, Dimas Panji Eka Kukuh Eka Nugraha Kukuh Eka Nugraha Chrisna Putra Kusumah, Akmal Fauzi Lestari, Tri Mukti Maharani, Fahni Maharani, Yeni Sri Mufti Syawaludin Muhammad Alifa Rahmatulloh Muhimmah, Izzati Naufal Hanan Oktavanusa Paputungan , Irving Vitra Prabowo, Mei Prasetyo, Alan Dwi Purnama, Andri Panca Purnamasari, Wuriandietry Mayang Raden Bagoes Yudha Rangga Sanjaya Rais Habibi Tsani Rakhmawati, Restu Rakhmawati, Restu Ratih Sekar Wulan Rizki Surtiyan Surya Sasmito, Dinda Eling K Sasmito, Dinda Eling Kartikaning Satrio Wisnugroho, Satrio Setiaji, Hari Sri Kusumadewi Sri Martianingsih Jibran sri mulyati Subayu, Abdi Sujarwo, Ari Suryani, Fajar Syarvani, Alif Gibran SYAUQI MAULANA NASRIANTO Tanti, Wa Ode Triananta, Muhammad Fauzan Widodo, Agas Arya Wuriandietry Mayang Purnamasari Yasmini Fitriyati, Yasmini Yuantari, Rahma