Claim Missing Document
Check
Articles

POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK USIA DINI DI ERA DIGITAL(Studi Kasus Di TK PGRI Winaya Mekar Ciracap) Yani Nuraeni; Indra Zultiar; Asep Munajat
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 10 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This journal is motivated by the rise of electronic devices in children's daily lives which has changed their lives. As they raise their children in the digital age, parents should focus on helping them develop positive self-perception and response skills so they can make good use of digital gadgets. Knowing how the PGRI Winaya Mekar Kindergarten in Cikangkung Village, Ciracap District responds to the impact of digital technology on early childhood education is the aim of this research. Case study research is the method of choice in this qualitative investigation. Triangulation, a combinational data collection method, emphasizes meaning rather than generalization in analysis. Meanwhile, the Miles & Huberman interactive model is used for data analysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The findings of this study include (1) the application of a democratic and permissive parenting style by parents in raising children in the modern digital era. One approach to raising children is known as “permissive parenting”, which advocates letting children know who they are. Democratic parenting style: This approach to raising children usually gives parents greater freedom, but this approach also sets ground rules based on references that have been agreed upon by parents and children. The first negative impact of parenting patterns that are too permissive on children's development in the modern digital era is that many children are very independent, have difficulty adjusting to their peers, and are often disobedient. Second, one of the advantages of democratic parenting is that it encourages children to speak up and share ideas. When parents set limits based on their children's abilities, it helps them express themselves and develop creativity, innovation and a sense of responsibility.
PERAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI ANAK USIA DINI DI RA NUURUSSHIBYAN KABUPATEN SUKABUMI: PERAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI ANAK USIA DINI DI RA NUURUSSHIBYAN KABUPATEN SUKABUMI Neni Sumarni; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1742

Abstract

Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang paling utama bagi anak-anak dalam mendapatkan pengetahuan,bimbingan dan kasih sayang juga perlindungan yang akan memberikan kekuatan bagi perkembangan diri anak tersebut. Oleh karena itu membangun suasana kekeluargaan harus harmonis antar sesama anggota keluarga,baik ayah terhadap ibu dan anak,bagitupun ibu kepada ayah dan anak,bahkan anak terhadap orangtua.Keluarga adalah lembaga yang mendasari kehidupan seorang anak, karena keluarga memilikinya waktu dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya diluar . Jadi, tidak bisa dipungkiri keluarga juga merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan yang paling utama yang dapat meningkatkan prestasi pendidikan anak sejak dini.Penelitian dengan menggunakan pendekatan study kasus diaman dalam penelitian ini menggunakan metode yang bersifat komprehensif, intens, rinci dan mendalam serta lebih diarahkan dalam upaya menelaah masalah ataupun fenomena yang bersifat kontemporer, dan terkini dimana pada penelitian ini fenomena pengaruh keharmonisan keluarga menjadi pokok utama penelitian yang berpengaruh terhadap prestasi anak usia dini di RA Nuurusshibyan Kabupaten Sukabumi,hasil dokumentasi menunjukkan bahwa dalam keluarga yang memiliki perhatian dan kasih sayang terhadap anggota keluarga menjadikan anak tersebut lebih aktif dalam kegiatan yang baik di sekolah dan memiliki rasa kasih sayang terhadap teman,juga tolong menolong yang tinggi kepada sesama.
PERAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI ANAK USIA DINI DI RA NUURUSSHIBYAN KABUPATEN SUKABUMI: PERAN KEHARMONISAN KELUARGA TERHADAP PRESTASI ANAK USIA DINI DI RA NUURUSSHIBYAN KABUPATEN SUKABUMI Neni Sumarni; Elnawati Elnawati; Asep Munajat
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v5i2.1742

Abstract

Keluarga merupakan lembaga pendidikan yang paling utama bagi anak-anak dalam mendapatkan pengetahuan,bimbingan dan kasih sayang juga perlindungan yang akan memberikan kekuatan bagi perkembangan diri anak tersebut. Oleh karena itu membangun suasana kekeluargaan harus harmonis antar sesama anggota keluarga,baik ayah terhadap ibu dan anak,bagitupun ibu kepada ayah dan anak,bahkan anak terhadap orangtua.Keluarga adalah lembaga yang mendasari kehidupan seorang anak, karena keluarga memilikinya waktu dibandingkan dengan lembaga pendidikan lainnya diluar . Jadi, tidak bisa dipungkiri keluarga juga merupakan lembaga pendidikan yang pertama dan yang paling utama yang dapat meningkatkan prestasi pendidikan anak sejak dini.Penelitian dengan menggunakan pendekatan study kasus diaman dalam penelitian ini menggunakan metode yang bersifat komprehensif, intens, rinci dan mendalam serta lebih diarahkan dalam upaya menelaah masalah ataupun fenomena yang bersifat kontemporer, dan terkini dimana pada penelitian ini fenomena pengaruh keharmonisan keluarga menjadi pokok utama penelitian yang berpengaruh terhadap prestasi anak usia dini di RA Nuurusshibyan Kabupaten Sukabumi,hasil dokumentasi menunjukkan bahwa dalam keluarga yang memiliki perhatian dan kasih sayang terhadap anggota keluarga menjadikan anak tersebut lebih aktif dalam kegiatan yang baik di sekolah dan memiliki rasa kasih sayang terhadap teman,juga tolong menolong yang tinggi kepada sesama.
PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK USIA DINI PADA SAAT MENGGUNAKAN GADGET (FENOMENA PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI DI KAMPUNG BARUKUPA DESA CIPANAS) Suci Ratu Siti Bashira; Asep Munajat; Ibnu Hurri
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i2.5018

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini saat menggunakan gadget dan dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di Desa Barukupa, Cipanas. Latar belakang penelitian ini adalah maraknya penggunaan gadget di kalangan anak usia dini, yang dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif, tergantung pada pola bimbingan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dari orang tua yang memiliki anak usia prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua sangat berpengaruh dalam membimbing anak untuk menggunakan gadget secara bijak. Bimbingan diberikan melalui pengawasan langsung, pembatasan waktu, pemilihan konten yang tepat, dan komunikasi yang terbuka dengan anak. Meskipun terdapat dampak positif seperti peningkatan kemampuan kognitif dan motorik, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif, antara lain gangguan bahasa, masalah karakter, dan risiko kecanduan. Oleh karena itu, diperlukan bimbingan intensif dan kesadaran orang tua untuk memanfaatkan teknologi secara positif. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Bimbingan, Anak Usia Dini, Gadget.
Pengaruh Diklat Berjenjang Tingkat Dasar terhadap Kinerja Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini Sheila Nurfani; Asep Munajat; Elnawati Elnawati
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami pengaruh Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar terhadap kinerja guru PAUD di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Pendidik PAUD memiliki peran penting dalam menumbuhkan karakter dan kecerdasan seorang anak. Namun, sebagian besar pendidik di wilayah ini kekurangan sumber daya pendidikan yang tepat dan memiliki tantangan ketika mencoba memahami proses pengajaran. Melalui HIMPAUDI, pemerintah mempromosikan Diklat Berjenjang, termasuk Diklat Tingkat Dasar, sebagai sarana untuk meningkatkan keterampilan profesional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 62 pendidik PAUD yang telah mengikuti Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27 dengan menggunakan analisis validitas, reliabilitas, dan regresi linier. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada dampak yang signifikan antara pendidik yang telah mengikuti Diklat Tingkat Dasar dan kebiasaan kerja mereka. Aspek yang mengalami pertumbuhan meliputi kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan, menilai, dan memajukan pendidikan. Meskipun demikian, terdapat perbedaan hasil lapangan yang menunjukkan perlunya pelatihan lanjutan. Menurut peneliti, Pelatihan dan Pendidikan Tingkat Dasar merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan mutu pendidik PAUD. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh dan modifikasi program untuk memastikan hasil pelatihan disajikan sebaik mungkin.
TECHNO PARENTING: SINERGI SEKOLAH, LINGKUNGAN SOSIAL DAN ORANGTUA UNTUK MENINGKATKAN MINDFUL DALAM PENGASUHAN ANAK Asep Munajat; Dadan Rahmat; Ibnu Hurri
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v8i3.4825

Abstract

A common understanding between parents, schools and how to shape the social environment to educate children can determine educational success. Children's problems at school cannot be separated from parenting patterns at home and how the child's social environment is formed. Children's success at school is also supported by the parenting style that children receive in their family environment, including their social environment. Therefore, education carried out at school must be in synergy with education carried out in the family. Synergy can be built when parents are able to communicate well with the school, but with the various activities that parents have, regular meetings are difficult to hold so that a common understanding of parenting is difficult to develop, besides that with advances in technology parents are freeing their children to use digital technology, in this case Android . Parents allow their children to use Android without restrictions and considering the impacts that will arise, inappropriate use of technology can result in addiction to devices, pornography, health hazards and radiation. Techno parenting is a digital parenting program design through an Android application about how to educate children in the digital era in utilizing technology. Apart from that, Techno parenting is a strategy that can be used to build effective communication between schools and parents through digital technology to increase awareness/mindfulness in educate. Mindful parenting is a concept in parenting that emphasizes the process of parenting with full awareness (awareness). Therefore, the objectives of this research are 1) collaborating on technological advances in parenting education, 2) synergy between parents and schools in building the same perception regarding children's education, 3) developing a technology parenting model in increasing parental awareness (playfulness) in parenting, and 4) knowing The effectiveness of the techno parenting model in increasing mindfulness in parenting. The research method used is development research with stages of Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation where each stage is used to produce Techno Parenting Model products. The evaluation results show that parenting technology is effectively used in the ABA 7 Kindergarten school, Sukabumi Regency.
PRAKTIK PENGASUHAN ORANG TUA PETANI DALAM KONDISI KELELAHAN PENGASUHAN (PARENTAL BURNOUT) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KEPEDULIAN SOSIAL PADA ANAK USIA DINI Maulida, Yusriani; Munajat, Asep; Hurri, Ibnu
Bunayya Vol 12 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i2.36077

Abstract

Farmer parents in Ciracap Village face time constraints and work pressures that can potentially impact their support for early childhood. This study aims to describe the parenting styles of farmer parents in shaping the socially conscious character of early childhood children in Ciracap Village. The study used a qualitative approach with a case study involving five farmer parents, five children aged 5-6 years, and one teacher as informants. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The results showed that farmer parents implement a democratic parenting style through role models, habituation, and communication. Children's socially conscious character develops in the aspects of empathy, sharing, helping, and cooperation, with three out of five children showing consistent development. Parental burnout conditions affect the quality of parental emotional interactions, but its impact is mitigated by family support and a culture of mutual cooperation, so that the development of children's socially conscious character continues to take place positively.