Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan dan Uji Efektivitas Modul Ajar dan LKPD Materi KPK Berbasis Guided Discovery Learning dengan Media Papan Bilangan 1–100 pada Siswa Kelas V SD Rizka Khairani; Syafri Ahmad; Salmaini Salmaini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9604

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi pada materi KPK menunjukkan perlunya bahan ajar yang lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas modul ajar dan LKPD KPK berbasis guided discovery learning dengan media papan bilangan 1–100 untuk siswa kelas V SD. Penelitian menggunakan metode R&D model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) di SDN 02 Koto Tuo dengan subjek 22 siswa. Data diperoleh melalui lembar validasi ahli dan tes hasil belajar (pretest–posttest) yang dianalisis secara deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji t berpasangan, dan N-Gain. Hasil validasi menunjukkan modul dan LKPD berada pada kategori valid–sangat valid. Nilai rata-rata belajar meningkat signifikan, N-Gain berada pada kategori sedang mendekati tinggi, dan sebagian besar siswa mencapai KKM. Dengan demikian, modul ajar dan LKPD berbasis guided discovery learning dengan media papan bilangan 1–100 dinyatakan layak dan cukup efektif sebagai alternatif bahan ajar numerasi pada Kurikulum Merdeka. Penelitian lanjutan disarankan melibatkan sampel lebih luas serta mengkaji kepraktisan secara kuantitatif.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR MATERI PENJUMLAHAN Dani Anisa Imanda; Syafri Ahmad; Salmaini Salmaini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9605

Abstract

This study aims to develop and evaluate a Problem Based Learning (PBL)-based teaching module and student worksheet (LKPD) to improve second-grade students’ understanding of addition without regrouping. The study is motivated by conceptual difficulties often faced by lower-grade students, who tend to memorize procedures without understanding the relationships among numerical values, concrete representations, and symbolic forms. This research employed a Research and Development (R&D) approach using a simplified Plomp model through preliminary research, development, and evaluation stages. The learning design refers to Arends’ five-phase PBL syntax: problem orientation, organizing learning, guiding inquiry, developing and presenting results, and evaluating the problem-solving process. The findings show that the implementation reached a 96% completion rate in PBL syntax, categorized as “very good.” Student engagement reached 92%, demonstrated through group discussions, manipulation of concrete objects, and presentations. In the individual evaluation, 23 out of 25 students (92%) achieved mastery, while two required remedial support due to errors in counting tens. Additionally, 88% of students successfully transitioned from concrete representation to symbolic notation. Challenges encountered included classroom noise, uneven participation among several students, and limited investigation time; however, these were resolved through simplified teacher instructions and structured guidance. Overall, the PBL-based module and LKPD proved practical, effective, and feasible, and show potential for wider implementation in early-grade mathematics learning to enhance conceptual understanding and collaborative skills.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KONKRET DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENYAJIAN DATA SEDERHANA DI KELAS II SDN 07 SIMPURUIK Anita Syarif; Syafri Ahmad; Salmaini S
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9662

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi penyajian data sederhana, khususnya dalam menggunakan turus dan piktogram. Kesulitan tersebut muncul karena pembelajaran cenderung bersifat abstrak dan belum melibatkan aktivitas konkret yang memungkinkan peserta didik mengalami proses pengumpulan, pengelompokan, dan penyajian data secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan uji coba pembelajaran di kelas, dengan pengumpulan data melalui lembar observasi, lembar kerja peserta didik, penilaian kinerja, dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret efektif mendukung pemahaman peserta didik terhadap penyajian data dengan membuat konsep abstrak menjadi lebih nyata dan menarik. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi aktif, ketepatan dalam membuat turus, serta kemampuan membaca piktogram dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dalam pembelajaran berbasis PBL mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, mendorong kerja sama, dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna serta menyenangkan dalam materi penyajian data.
KEVALIDAN MODUL AJAR MATEMATIKA KURIKULUM MERDEKA MATERI RASIO KELAS VI SEKOLAH DASAR BERBASIS PROBLEM-BASED LEARNING: MODUL AJAR RASIO Retni Abdilla; Syafri Ahmad; Salmaini Salmaini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9895

Abstract

This study aims to develop and validate a teaching module for Mathematics in grade VI elementary school on ratio material using the Merdeka Curriculum with Problem-Based Learning (PBL) approach. The research employed a development model involving expert validation on content, language, and media aspects. Data analysis used Likert scale instruments, showing post-revision validity scores of 90.10% (content), 87% (language), and 91.6% (media), all categorized as highly valid. The module supports meaningful learning, contextual examples, and differentiated assessments, enhancing students' proportional reasoning and numeracy skills for real-life applications