Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Pulau Hiri Mohbir Umasugi
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 3 : Al Qalam (Mei 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i3.2111

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Pulau Hiri. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif agar peneliti dapat mengamati partisipan, wawancara yang intensif supaya mampu mengetahui subjek penelitian. Metode fenomenologi digunakan karena penelitian ini mengurai perilaku dengan makna dan fenomena sosial yang terjadi pada kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) untuk 6 Desa yang ada di Kecamatan Pulau Hiri. Temuan penelitian bahwa terdapat Keluarga Penerima Manfaat di Kelurahan Dorari Isa sebanyak 35 KPM, Kelurahan Togolobe 36 KPM, Kelurahan Tomajiko 26 KPM, Kelurahan Faudu 62 KPM, Kelurahan Mado 32 KPM, dan Kelurahan Tafraka 41 KPM yang diberikan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) secara rutin untuk setiap bulan untuk mengubah perilaku KPM melalui pendidikan berkelanjutan diperlukan bagi KPM agar memahami pentingnya pendidikan dan pengasuhan anak, kesehatan, pengelolaan keuangan keluarga, perlindungan anak, dan kesejahteraan sosial.
Pemberdayaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection Dalam Pemanfaatan Limbah Organik Dan Non-Organik Di Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate mohbir umasugi; Lisda Ariani Simabur; Muhammad Darsan Hi Adam
-
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v6i1.3723

Abstract

Pemberdayaan masyarakat telah menampakkan dirinya sebagai pendekatan yang banyak di anut dan mewarnai banyak kebijakan pembangunan masyarakat, juga merupakan sarana untuk merubah kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat melalui potensi yang ada di masyarakat namun kurang mendapat perhatian atau dukungan dari pemerintah. Hal ini di rasakan oleh masyarakat di kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection dalam mengelolah sampah organik maupun non-organik untuk di daur menjadi suatu kerajinan yang memiliki nilai ekonomi namun belum di kembangkan secara maksimal padahal potensi ini bisa menjadi pemasukan untuk menambah pendapatan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, maka dari itu dengan adanya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka hadir untuk memberdayakan potensi yang telah ada menjadi lebih optimal. Masalah yang di hadapi pegrajin asesoris berbahan sampah organik dan non-organik di Kelurahan Tafure begitu kompleks, diantaranya dibatasi modal usaha, kurangnya tenaga trampil yang bisa membuat berbagai jenis kerajinan, dan juga terbatasnya peralatan pembuatan kerajinan, pemasaran hasil kerajinan, serta minimnya sentuhan yang datang dari luar baik dari pemerintah maupuan pihak lainnya. Adapun maksud dari rencana pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat iyalah untuk membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu yang memiliki keterampilan dan keinginan mendapatkan penghasilan dan cakupannya adalah memperbaiki ekonomi keluarga secara mandiri seperti mereka yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Parada Collection.
PEMBUATAN LAYANAN PENGADUAN WARGA BERBASIS WEBSITE DI KELURAHAN KALUMATA Mohbir Umasugi; Helmi Hi. Yusuf; Muhammad Darsan Hi.Adam
Diseminasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat- LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/diseminasiabdimas.v5i2.6179

Abstract

Pelayanan pengaduan warga di Kelurahan Kalumata masih manual. Warga yang mengadu harus datang ke kantor lurah untuk menjelaskan laporannya. Hal ini membuat pelayanan pengaduan belum efektif dan aksesya terbatas. Untuk menatanya agar efektif dan efesien, maka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM membuat suatu sistem pelayanan warga berbasis website. Sistem ini bertujuan membantu warga dan pemerintah kelurahan dalam mengelola pengaduan warga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi,  peningkatan kapasitas staf kelurahan dalam penggunaan website, dan pelatihan pelaporan warga. Hasil dari kegiatan PKM Dosen yaitu telah dibuatkan sistem layanan pengaduan warga berbasis website yang langsung dioperasionalkan oleh Pemerintah Kelurahan Kalumata, Kecamatan Kota Ternate Selatan, Kota Ternate.Website ini sudah dapat digunakan warga dalam melaporkan berbagai keluhan seperti persoalan sampah, banjir, drainase, keamanan, dan ketertiban yang terjadi di lingkungan masing-masing.   The citizen complaint service in Kalumata Village is still manual. Residents who complain must come to the sub-district office to explain their reports. This makes the complaint service ineffective and access to it limited. To arrange it to be effective and efficient, the Community Service (PKM) activity created a website-based citizen service system. This system aims to assist residents and the village government in managing citizen complaints. The implementation method is carried out through socialization stages, increasing the capacity of village staff in using the website, and citizen reporting training. The result of PKM Lecturer activities is that a website-based citizen complaint service system has been created which is directly operated by the Kalumata Village Government, South Ternate City District, Ternate.Website City can be used by residents in reporting various complaints such as garbage, flooding, drainage, security, and order problems that occur in their respective neighborhoods.
BPJS Employment Development Strategy for Ternate Branch in Increasing Acquisitions for Shield Agents Mohbir Umasugi; Ridho Harta
International Journal of Science and Society Vol 5 No 5 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i5.879

Abstract

Social security is a form of social protection that guarantees everyone can fulfill a decent life's basic needs. Having death and accident insurance while working is very important for all non-formal workers in Indonesia, including in the city of Ternate and its surroundings. The data analysis method used in this research is descriptive qualitative. Qualitative descriptive is a method used to explore findings in the field. The research results show that there are four successful shield builders, such as the shield office built by Muhammad Hikmawan, which has 24 shield agents; Prasanti D has 25 shield agents; Taufik Hariyadi has 26 shield agents; and Vincenzo Runtu has 26 shield agents. The total number of agents from 4 supervisors is 101 productive shield agents who help socialize the benefits of the BPJS Employment program to the working community, non-wage earners. New BPJS Employment participants with the non-formal worker segment include motorcycle taxi drivers, fishermen, fishermen traders, etc. The acquisition sequence for January, there were 1048 participants; in February, there were 744 participants; in March, there were 5328 participants; in April, there were 2022 participants; in May, there were 7497 participants; and in June, there were 7188 participants; the total number of new participants registered through shield agents from January to June was 23827 participant.
Implementasi Program Jaring Pengaman Sosial melalui Subsidi Listrik 450 VA di Kota Ternate Mohbir Umasugi
Ministrate: Jurnal Birokrasi dan Pemerintahan Daerah Vol 5, No 3 (2023): Birokrasi dan Pemerintahah di Daerah 12
Publisher : Jurusan Administrasi Publik FISIP UIN SGD Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jbpd.v5i3.30305

Abstract

Penyelesaian kemiskinan di suatu daerah tentunya berbeda dengan penyelesaian di daerah lainnya. Penyebab kemiskinan dapat dilihat dari faktorinternal dan eksternal. Untuk itu, program JPS harus mampu menyelesaikan akar dari masalah kemiskinan yang berhasil diidentifikasi. Proses selanjutnya adalah identifikasi alokasi. Kegiatan ini dilakukan ketika mengirim bantuan JPS ke penerima bantuan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif merupakan metode yang digunakan untuk mengeksplorasi temuan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerima manfaat dari program jaring pengaman sosial melalui subsidi listrik 450 VA untuk 8 kecamatan di Kota Ternate dengan uraian Kecamatan Ternate Selatan terdapat 655 keluarga yang tersebar di 17 kelurahan, Kecamatan Ternate Tengah terdapat 574 keluarga yang tersebar di 16 kelurahan, Kecamatan Ternate Utara terdapat 808 keluarga yang tersebar di 14 kelurahan, Kecamatan Ternate Barat terdapat 589 keluarga yang tersebar di 7 kelurahan, Kecamatan Pulau Ternate terdapat 409 keluarga yang tersebar di 6 kelurahan, Kecamatan Pulau Hiri terdapat 390 keluarga yang tersebar di 6 kelurahan, dan Kecamatan Pulau Moti terdapat 588 keluarga yang tersebar di 6 kelurahan. Sedangkan untuk kecamatan Pulau Batang Dua ada 6 kelurahan namun tidak ada penerima karena di kecamatan tersebut semua pelanggan PLN memakai daya listrik 900 VA dan diatasnya. Total keseluruhan ada 4013 keluarga penerima manfaat yang terdapat di 7 kecamatan yang ada untuk Kota Ternate.
PEMETAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENGELOLAAN KAWASAN EKOWISATA NUSLIKO, HALMAHERA TENGAH Umasugi, Mohbir
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 1 (2023): Edisi Januari - April 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v7i1.2885

Abstract

Pariwisata menjadi sektor yang dipilih oleh pemerintah daerah untuk mendorong percepatan pembangunan suatu kawasan dengan mengharapkan terjadinya pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Namun masalah mendasar yang dihadapi oleh pemerintah daerah yaitu kekurangan sumber daya manusia dalam mengelola layanan pariwisata. Maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemetaan kebutuhan sumber daya manusia dalam mengelola kawasan Ekowisata Nusliko di Kabupaten Halmahera Tengah. Dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif maka data primer dan sekunder yang diperoleh dari pengambilan data selanjutnya dianlisis untuk mengambarkan kebutuhan sumber daya manusia dalam mengelola Nusliko Park. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kawasan Nusliko Park yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah belum dikelola secara profesional. Karena mengalami kekurangan tenaga kerja dalam melayani wisatawan, sehingga sering ditutup dan kondisi sebagian sarana-prasarana telah rusak. Maka dari itu kebutuhan sumber daya manusia yang harus disiapkan Dinas Pariwisata dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yakni : (1) Manajer Obyek Wisata; (2) Asisten Manajer Obyek Wisata; (3) Karyawan Administrasi, (4) Teknisi, (5) Pemandu Obyek Wisata; (6) Penjaga Keamanan; (7) Petugas Kesehatan, dan (8) Petugas Kebersihan. Sehingga dapat mendukung pengelolaan Kawasan Nusliko.
Implementasi Kebijakan Pariwisata Berkelanjutan Studi di Tanjung Bongo, Kabupaten Halmahera Utara Umasugi, Mohbir
Journal of Public Administration and Local Governance Vol 7, No 2 (2023): Public Policy Analysis
Publisher : Social and Political Science Faculty - Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v7i2.7972

Abstract

The sustainable tourism approach is used as a guideline in developing tourism in the region. However, the construction of various tourist accommodations can disrupt the environment in tourist areas. The aim of the research is to analyze the implementation of sustainable tourism, especially in relation to the development of tourist accommodation. Direct observation in the Tanjung Bongo area as a form of observation and interviews with informants were used as primary data sources. Studying various documentation and tourism development documents in North Halmahera is a stage of collecting secondary data. This research found an interesting thing that the sustainable tourism concept implemented in Tanjung Bongo did not last long. Several supporting facilities experienced a decrease in carrying capacity due to lack of maintenance and tourist visits during Covid-19. Apart from that, the construction of tourist accommodation and waste from tourists can disturb the environment in Tanjung Bongo. So the research contributes to implementation studies that focus on addressing policy sustainability. This research also opens up space for other researchers to develop study models regarding the sustainability of policy implementation by local governments which so far has not been supported by efforts to maintain the programs being implemented. 
PENGEMBANGAN KAPASITAS UMKM SIGARO MALAHA TERHADAP PENGOLAHAN IKAN TUNA MENJADI ABON IKAN SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DI KOTA TERNATE Marasabessy, Fachria Yamin; Umasugi, Mohbir; Adam, Muhammad Darsan Hi
Journal of Community Service Vol 6 No 1 (2024): JCS, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v6i1.243

Abstract

Tidak ada yang meragukan potensi sumber daya ikan (SDI) di perairan Maluku Utara, wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Filipina dan Samudera Pasifik yang memicu berlimpahnya segala jenis ikan dan keberagaman hayati laut. Sebagai pemilik potensi SDI yang sangat tinggi, perairan Maluku Utara juga dikenal luas sebagai penghasil komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang menjadi andalan Indonesia untuk ekspor, yaitu tuna, cakalang, dan tongkol. Lebih lanjut terdapat 8 kabupaten dan 2 kota di Provinsi Maluku Utara, dari 10 kabupaten dan kota tersebut, Kota Ternate berada di urutan pertama dengan produsen perikanan dengan jumlah 55,8 ton di tahun 2022. Potensi besar ini harus di kelolah dengan baik, terdapat bermacam-macam cara pengolahan ikan, mulai dari cara tradisional sampai modern. Ini kemudian di manfaatkan oleh Ibu Hasna Halil melalui UMKM Sigaro Malaha yang melihat potensi sumber daya alam dari sektor perikanan untuk mengolah menjadi produk abon ikan tuna, namun ada beberapa permasalahan yang dihadapi oleh industri rumahtangga seperti belum mempunyai ijin layak di pasarkan melalui PIRT dari Dinas Kesehatan, kemudian belum memiliki kemasan yang baik sebagai nilai tambah dalam pemasaran, dan juga kukarangan peralatan lain yang berpengaruh pada pendapatan, untuk itu tim PkM Universitas Terbuka Daerah Ternate yang di ketuai oleh Dr. Fachria Yamin Marasabessy, M.Pd. merasa perlu untuk di intervensi untuk pengembangan kapasitasnya.
Evaluating the Efficiency of Indonesian Library and Information Science Journals: A Data Envelopment and Bibliometric Analysis Ansar, Fadli; Ibrahim, Cecep; Jaya, Asrul; Fadhli, Rahmat; Umasugi, Mohbir
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 12 No 1 (2024): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kah.v12i1a12

Abstract

This study evaluates the efficiency of Indonesian Library and Information Science journals indexed by SINTA by applying Data Envelopment Analysis (DEA) using a Variable Return to Scale (VRS) model. The primary aim is to assess the performance of these journals to identify areas of strength and inefficiency. The study encompasses twenty-one journals, which served as decision-making units (DMUs). The input variables considered include Article Processing Charges (APC), Editorial Team, Number of Authors, and Number of Publications, while the output variables were Number of Citations and H5-Index. Data were collected from journal websites and the Sinta database covering 2018 to 2022. The analysis was conducted using MaxDEA software. An efficiency score of 1 indicated an efficient journal, whereas scores below 1 denoted inefficiency. The study reveals six journals as efficient: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan, IQRA': Jurnal Perpustakaan dan Informasi, Bibliotech: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, PUBLIS (Publication Library and Information Science), and Imam Bonjol Journal: Kajian Ilmu Informasi dan Perpustakaan. However, most journals were found to be inefficient, with an average efficiency score of 0.809. These findings are significant as they provide valuable insights for journal editors and policymakers. The results offer guidance on optimizing resource allocation and developing strategies to enhance the quality and impact of scholarly publications within the Library and Information Science field.
Increasing Knowledge for Social Assistance Recipients Through Family Development Sessions (FDS) of the Family Hope Program (PKH) in Indonesia Umasugi, Mohbir; Adam, Muhammad Darsan Hi
Ilomata International Journal of Social Science Vol. 5 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijss.v5i2.1147

Abstract

One of the strategic and priority programs of the Indonesian government is the Family Hope Program (PKH) under the Ministry of Social Affairs. PKH itself is a program designed to alleviate poverty with poverty levels ranging from 0% to 10%. There is a PKH social assistant who is a program implementer with the function of carrying out socialization, validating data, verifying commitment to recipients of PKH social assistance in education, health, and social welfare services, updating data, facilitating, mediating and advocating to receive complementary program assistance, and hold family capacity building meetings (P2K2). This research uses library research through a methodology that combines the characteristics of various scientific sources accurately and validly to analyze facts by taking previous literature and reporting new facts and analysis. Primary, secondary, and tertiary materials to process and analyze data by describing and combining it so that it is presented in a journal manuscript. Data shows that the family capacity building meetings (P2K2) held every month by PKH social assistants for beneficiary families (KPM) who are members of groups in each assisted area receive a good response because KPMs receive non-formal education from health and Nutrition Module, ModuleEducation and Child Care, Family Financial Management Module, Child Protection Module, Social Welfare Module, and Prevention and TreatmentStanting. 6 Modules that are provided continuously every month can increase positive practices and then gradually change the behavior of beneficiary families. The Hope Family Programme in Indonesia will be a model for how to develop the capacity of people in different countries by means of meetings to enhance the ability of families. (P2K2).