Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Engineering Design Process (EDP) Learning Model on Learning Outcomes, Critical Thinking and Communication Skills of Science Education Students Mellyatul Aini; Meliyana Aini; Aufa Maulida Fitrianingrum; Zakaria Sandy Pamungkas; Jovialine Albertine Rungkat; Kurniahtunnisa
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v10i2.6258

Abstract

Some 21st century skills that must be possessed by students are critical thinking and communication skills. This study aims to determine the effect of using the Engineering Design Process (EDP) learning model on learning outcomes, critical thinking skills and student communication skills. The approach used is the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach. The method used in this research is experimental method (one group pretest posttest). The research subjects were undergraduate students of Science Education, Universitas Negeri Manado. The results showed that the average percentage value of N-gain was 59.57% with a fairly effective category. 88.10% of the overall mean score of students' critical thinking skills with excellent category. As much as 82.14% of the average score obtained on student communication skills with excellent category. It can be concluded that the application of EDP learning model with STEM approach can improve learning outcomes, critical thinking skills and student communication. This study contributes to the development of innovative learning by proving that the STEM-based EDP model effectively improves student learning outcomes, critical thinking, and communication. These findings support the integration of 21st-century skills in science education to create more applicable and collaborative learning.
EKSPLORASI FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA PADA METODE TANYA JAWAB PEMBELAJARAN IPA: STUDI KASUS Pamungkas, Zakaria Sandy; Aini, Mellyatul; Widoretno, Sri; Aini, Meliyana
ScienceEdu Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Students' communication skills are very important in implementing the merdeka curriculum, especially in science subjects which are relevant to students' daily lives. Merdeka curriculum in science learning directs teachers to create contextual learning contexts to develop students' abilities in explaining ideas and understanding based on facts and logical reasoning through the question and answer method. This research explores the factors inhibiting students' communication skills in the question and answer method in science learning using the merdeka curriculum. This research uses a qualitative approach with a case study type of research in class 8D of Diponegoro Islamic Junior High School Surakarta academic year 2023/2024. The data collection techniques used were observation, interviews, and questionnaires. Data analysis uses the Miles, Huberman, and Saldana analysis models: data condensation, data display, and conclusion drawing. The research results show that the factors inhibiting students' communication skills consist of understanding the material, self-confidence, interest, and motivation as well as content and learning context which are still conceptual. It is hoped that the results of the research can provide information and input for teachers to improve the quality of learning by improving the content and learning context so that students are interested and attracted to science learning.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kalianyar Melalui Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Sebagai Pakan Lele Ramah Lingkungan Setyawan , Rifki Dwi; Nuha , Azaria Aflah Ulin; Maharani , Adinda Shalma; Putra , Altaf Fibra Heryan; Febrianti, Bifania; Pamungkas , Zakaria Sandy; Wahyuni , Sri
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v9i2.2611

Abstract

Pelatihan Pojok Cerdas Remaja Bersinar merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan warga Desa Kalianyar dalam mengelola potensi lokal secara kreatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan limbah ampas tahu sebagai pakan alternatif bagi ikan lele serta penggunaan galon bekas sebagai wadah sistem budidaya akuaponik skala kecil. Metode pelaksanaan meliputi persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, diiringi dengan keberhasilan mengolah ampas tahu menjadi pakan bernilai gizi tinggi yang mampu menekan biaya budidaya hingga 30%. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga berkontribusi dalam pengurangan limbah organik dan penguatan kerja sama antarwarga. Melalui kegiatan dengan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan, Pelatihan Pojok Cerdas Remaja Bersinar membuktikan bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal dapat memberikan dampak positif yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Edukasi Pengentasan Buta Aksara untuk Meningkatkan Angka Melek Huruf (AMH) Masyarakat di Desa Grenden Sumiati, Ika Dewi; Sari, Eka Puspita Kartika; Pamungkas, Zakaria Sandy; Puji, Rully Putri Nirmala; Siswono, Hendrik; Wahyuni, Sri
Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/dedication.v8i2.1991

Abstract

Masyarakat di Desa Grenden masih mengalami tingkat buta aksara yang tinggi karena terdapat banyak warga yang tidak bisa membedakan huruf dan belum lancar membaca. Sehingga perlu sebuah program pengabdian masyarakat berupa edukasi untuk mengatasi Buta Aksara yang dilakukan selama empat bulan dengan rombongan belajar para perempuan dari desa Grenden. Program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat buta aksara dan meningkatkan kesadaran dalam tingkat pendidikan di Masyarakat Grenden terutama pada para perempuan. Pelaksanaan program ini dilakukan dengan metode edukasi dan pelatihan pengenalan aksara, numerasi, dan literasi. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan melalui edukasi pengentasan buta aksara, masyarakat Desa Grenden mengalami peningkatan melek huruf berdasarkan hasil tes baca, tes tulis aksara, numerasi dan literasi. Program ini juga menghasilkan buku kurikulum untuk edukasi pengentasan buta aksara.