Claim Missing Document
Check
Articles

Sustainable Tourism Livelihood Assets in Community-Based and Capital-Based Tourism in Labuan Bajo Wibowo DC, Yesi Pandu Pratama; Khadijah, Siti Adelita Raif; Hamdani, Ayu Rakhmi Tiara; Ayu, Jati Paras; Rachmawati, Dewi
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 13 No. 3 (2025)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2025.013.03.03.

Abstract

This study examines sustainable livelihood assets within community-based and capital-based tourism in Labuan Bajo, focusing on Sanggar Budaya Kope Oles Todo Kongkol and the Phinisi Rafida liveaboard ship.  The objective of this research is to compare the availability, quality, ownership, and access to livelihood capitals across the two tourism models using the Sustainable Livelihood Framework for Tourism (SLFT). Employing a qualitative descriptive methodology, the research involved 3 informants selected through purposive sampling, including community leaders, government representatives, tourism workers, and industry practitioners. Data collection involved observations, semi-structured interviews, and documentation, engaging stakeholders such as community leaders, government representatives, and industry practitioners. The findings reveal that community-based tourism relies significantly on cultural and natural assets but faces challenges in financial distribution, infrastructure development, and cultural preservation, particularly among younger generations. Conversely, capital-based tourism requires substantial financial and operational investments, prioritizing skilled human resources, robust infrastructure, and collaborative social networks to ensure operational sustainability. Policy recommendations emphasize establishing formal tourism groups (Pokdarwis),  developing programs to safeguard cultural practices, improving environmentally responsible infrastructure planning, implementing comprehensive risk management systems, and enhancing workforce training. The study underscores the necessity for integrated and strategic approaches across diverse tourism models to balance economic growth, environmental conservation, and cultural sustainability, offering critical insights for policymakers and stakeholders in sustainable tourism development.  The practical implications of this study highlight the need for clearer community strategies to strengthen asset use, guidance for operators in integrating sustainable practices, targeted government interventions, and improved collaboration between tourism models to enhance livelihood security and reduce vulnerability.
Peran Media Sosial Instagram Dalam Membangun Brand Image Kedai Kopi Kohlie Jakarta Salim, Ronaldo; Alfriana, Chania Septya; Rachmawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v9i2.11591

Abstract

Kopi Kohlie merupakan salah satu kedai kopi yang terletak di dalam sebuah komplek di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Dalam membangun brand image, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bisa terlihat di mata masyarakat. Salah satunya adalah media sosial. Media sosial yang digunakan oleh kopi kohlie dalam membangun brand image adalah Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Peran Media Sosial Instagram dalam Membangun Brand Image Kedai Kopi Kohlie di daerah Kebon Jeruk Jakarta Barat. Dalam membangun brand image d Instagram, Kopi Kohlie menggunakan teori new media, model AISAS, dan juga teori brand image. Penelitian ini menggunakan metode penilitian kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara semi terstruktur, observasi, dokumentasi, internet, dan juga penelitian sebelumnya yang membantu penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Kohlie mampu mengimplementasikan manfaat teori new media, model AISAS dan juga teori brand image. Namun hanya saja kekuatan dan keunikan Kopi Kohlie yang belum begitu terlihat di Instagram dan bisa saja dikembangkan. Sehingga jumlah views yang didapatkan masih belum maksimal. Mengingat media sosial khususnya Instagram sekarang menjadi hal yang bisa dimanfaatkan untuk membangun brand image
Building Democracy and Freedom of Expression by Fighting the Covid-19 Infodemic in the Digital Space Among the Younger Generation in Indonesia Nurhajati, Lestari; Wijayanto, Xenia Angelica; Fitriyani, Lamria Raya; Rachmawati, Dewi
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2023): June 2023 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v8i1.861

Abstract

A research conducted by Kaspersky in early 2021 showed data in Southeast Asia that the highest percentage of respondents who spread the news without verification were actually in Gen Z (28%), followed by Gen X (21%), and Baby Boomers (19%). Sharing information without verification is very likely to cause the spread of fake news/hoaxes in online media. Indeed, Indonesia pins high hopes on Gen Z (born from 1996-2010) and Gen Y (1980-1995) that are considered part of the upcoming demographic bonus. In various discussions in the digital space, there are also often excuses for using free speech to justify the spread of the Covid-19 hoax in online media. This study aims to discover more about how the role of the younger generation can fight the Covid-19 hoax in the digital space by building democracy and free speech. Hoaxes continuously produced and disseminated by various groups indirectly become part of infodemic production. Even WHO stated that the condition of strengthening infodemics is as dangerous as the current pandemic worldwide. This research uses the method of discourse analysis and social networking analysis (SNA) using big data analysis on Twitter which Gen Z widely use. The results of this study describe  how is the role of the younger generation to fight the Covid-19 hoax and find out who are the primary gatekeepers among young Indonesians in this fight against the Covid-19 hoax.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UMKM CHUDOX WAHAHA (STUDI KASUS PADA MITRA CSR PT INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, Tbk) Muhammad Reza Pahlevi Santoso; Santoso, Muhammad Reza Pahlevi; Rachmawati, Dewi; Afrigus, Wiwit
Manajemen: Jurnal Ekonomi Vol. 7 No. 1 (2025): Manajemen : Jurnal Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/5tbd3h40

Abstract

Pada era digital, pemanfaatan media sosial dan platform digital menjadi faktor penting bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saingnya. Penelitian ini bertujuan membahas strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha sebagai mitra Corporate Social Responsibility (CSR) PT Indocement. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada lima informan yang relevan dan observasi terhadap strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh UMKM Chudox Wahaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini telah menggunakan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp sebagai alat pemasaran utama, namun belum secara optimal memanfaatkan fitur pemasaran digital lain yang lebih luas, seperti iklan berbayar dan analitik pemasaran. Beberapa kendala yang dihadapi mencakup keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan media sosial, kurangnya konsistensi dalam pembuatan konten, serta belum adanya evaluasi sistematis terhadap efektivitas strategi pemasaran digital. Studi ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan strategi pemasaran digital melalui konsistensi konten, pemanfaatan fitur interaktif, penggunaan iklan berbayar, serta evaluasi berbasis data guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan daya saing UMKM di pasar digital.