Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Tepung Maggot BSF (Black Soldier Fly) pada Pakan terhadap Kualitas Telur Burung Puyuh Nisa', Lailatun Nisa'; Peniati, Endah; Marianti, Aditya; Lisdiana, Lisdiana; Christijanti, Wulan
Life Science Vol 12 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i1.65203

Abstract

Tepung ikan mempunyai harga yang relative tinggi, sehingga diperlukan penambahan pakan dengan kandungan protein yang tidak kalah dengan tepung ikan seperti tepung maggot Black Soldier Fly (BSF). Maggot Black Soldier Fly (BSF) merupakan larva lalat Hermetia Illucens yang dapat digunakan sebagai sumber pakan protein yang sangat baik. Tujuan penelitian yaitu menganalisis efektivitas tepung maggot BSF yang dicampur dalam pakan terhadap indeks kuning telur, bobot telur, diameter telur, dan kadar protein telur burung puyuh. Metode penelitian yang digunakan menggunakan rancang acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan. Puyuh dipelihara selama 3 bulan. Data dianalisis secara statistic, apabila ada perbedaan pengaruh dintara perlakuan maka dilanjutkan dengan uji jarak Berganda Duncan’s. Hasil penelitian menunjukkan kualitas telur burung puyuh yang diberikan pakan berupa tepung maggot memiliki pengaruh yang berbeda nyata secara signifikan antara tiap perlakuan. Simpulan yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tepung maggot dapat meningkatkan kualitas telur burung puyuh.
Aktivitas Antioksidan Daun Kelor (Moringa oleifera) pada Tikus Diabetik Induksi Aloksan Priyanto, Yudi; Christijanti, Wulan; Lisdiana, Lisdiana; Marianti, Aditya
Life Science Vol 12 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i1.65968

Abstract

Hiperglikemia sebagai indikator penyakit diabetes melitus merupakan kondisi gula darah yang melebihi kadar normal yang menghasilkan radikal bebas (ROS) sebagai stress oksidatif yang akan ditangani oleh antioksidan endogen terutama superoksida dismutase (SOD), Glutationin peroksidase dan katalase. Stres oksidatif akan menyebabkan reaksi peroksidasi lipid yang menghasilkan Malondialdehid (MDA). Antioksidan eksogen pada daun kelor dapat berpotensi sebagai penangkal radikal bebas. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis aktivitas antioksidan daun kelor (moringa oleifera) pada tikus diabetik yang di induksi aloksan. Kondisi Hiperglikemia didapatkan dengan penginduksian aloksan 125 mg/KgBB. Rancangan penelitian ini merupakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan hewan coba sebanyak 24 ekor tikus galur wistar. Tikus dibagi kedalam 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol atau tikus hiperglikemia (K), kemudian tikus hiperglikemia yang diberi perlakuan dengan ekstrak daun Moringa oleifera pada dosis 200 mg/KgBB (P1), 400 mg/KgBB (P2) dan 600 mg/KgBB (P3). Perlakuan dilakukan dengan pemberian ekstrak daun kelor sebanyak masing-masing dosis secara per oral selama 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar MDA pada kelompok K memiliki kadar MDA tertinggi (9,77 mmol/ml) dan semakin menurun sejalan dengan ditambahkannya dosis ekstrak daun kelor yaitu P1 (5,91 mmol/ml), P2 (4,10 mmol/ml), dan P3 (2,70 mmol/ml). Sedangkan aktivitas enzim SOD kelompok K merupakan yang terrendah yaitu 19,05% dan meningkat seiring dengan jumlah pemberian ekstrak daun kelor, yaitu P1 (32,67%), P2 (55,06%), dan P3 (62,37%). Simpulan yang diambil adalah ekstrak daun kelor dapat membantu menurunkan kadar MDA dan meningkatkan Kadar SOD.
Analisis Perbandingan Kadar Hemoglobin, Jumlah dan Struktur Eritrosit pada Lima Kelas Vertebrata Jabar, Muhammad Abdul; Ramadhanti, Shifa; Purnamaningrum, Sisilia Prita Dewi; Christijanti, Wulan
Life Science Vol 12 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lifesci.v12i2.76310

Abstract

The size, shape of cells, number of erythrocytes and hemoglobin content between each class of animal can be different. This study aims to examine the comparison of hemoglobin levels, number and structure of erythrocytes in five classes of vertebrates. The animal blood used in this study consisted of five species representing each class, namely Clarias batrachus representing the pisces, Bufo sp. represents the amphibian, Varanus salvator represents the reptile, Columba livia represents the aves, and Mus musculus represents the mammal. Hemoglobin levels were tested using the Sahli method, while the number and structure of erythrocytes used a hemocytometer and Neubauer counting chamber which were observed under a microscope with a magnification of 40x10. The results showed that hemoglobin levels in Clarias batrachus, Bufo sp., Varanus salvator, Columba livia, and Mus musculus were 3.8 g/dl, 6.8 g/dl, 10.4 g/dl, 10 .8 g/dl, and 8.2 g./dl. The number of erythrocytes was 780,000/mm3, 320,000/mm3, 1,900,000/mm3, 3,270,000/mm3, and 3,960,000/mm3, respectively. In terms of erythrocyte structure, it was found that Clarias batrachus has a round structure with a nucleus, Bufo sp., Varanus salvator, and Columba livia have an oval shape with a nucleus, while Mus musculus has a biconcave disc shape without a nucleus. The conclusion of this study shows that the highest hemoglobin levels are found in Columba livia and the lowest in Clarias batrachus. The highest number of erythrocytes was found in Mus musculus, and the lowest in Bufo sp. All erythrocytes in the vertebrate class have a nucleus, except in mammals
Pengaruh Pola Asuh Ibu, Pelayanan Kesehatan, dan Kesehatan Lingkungan terhadap Kasus Stunting Azkiyah, Nimas Catur; Susanti, R.; Yuniastuti, Ari; Zaenafree, Intan; Mustikaningtyas, Dewi; Christijanti, Wulan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i05.4016

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya, sebagai akibat dari masalah gizi kronis yaitu kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama. Stunting berdampak negatif terhadap kecerdasan anak dan meningkatkan risiko penyakit tidak menular pada anak, seperti diabetes mellitus, kanker, dan penyakit jantung koroner pada saat dewasa nantinya. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak di perkotaan maupun di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh, pelayanan kesehatan, dan kesehatan lingkungan terhadap stunting di Kelurahan Bandarharjo Semarang. Desain penelitian adalah cross sectional dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang pada bulan Juli-Agustus tahun 2023 dengan sampel balita sebanyak 95 dengan usia 11-59 bulan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah pengampilan sampel acak bertingkat. Analisis data menggunakan software SPSS 16.0 dengan uji univariat, uji bivariat, dan uji multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh berpengaruh sebesar 14,8%, pelayanan kesehatan 2,2%, dan kesehatan lingkungan 8,4% terhadap stunting. Disimpulkan bahwa pola asuh, pelayanan kesehatan, dan kesehatan lingkungan berpengaruh terhadap kejadian stunting di Kelurahan Bandarharjo Semarang.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN JAS TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SAINS PADA MATERI SISTEM GERAK MANUSIA Fonda, Sarah Shabrina; Marianti, Aditya; Christijanti, Wulan; Saptono, Sigit
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 menekankan kemampuan literasi sains, tetapi kemampuan literasi sains siswa umumnya tidak tercapai dengan baik. Studi ini bertujuan untuk menguji dampak dari model pembelajaran PBL dengan pendekatan JAS pada materi sistem gerak. Metode yang digunakan adalah metode quasi-experimental dengan non equivalent control group design. Penelitian ini berlokasikan di MAN 3 BANYUMAS, menggunakan dua kelas sebagai sampel yaitu XI MIPA 2 sebagai kelas eskperimen dan kelas XI MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data termasuk tes n-gain, t - test, dan uji ketuntasan klasikal. Kelas eksperimental mendapatkan hasil n – gain sebesar 60% yang menunjukkan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan hasil n – gain sebesar 31% yang menunjukkan kategori tidak efektif. Kelas eksperimen mendapatkan hasil uji ketuntasan klasikal literasi sains yang lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 83% > 35% yang menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa model PBL dengan pendekatan JAS secara positif mempengaruhi kemampuan literasi sains siswa dalam materi sistem gerak.
PEMERIKSAAN KESEHATAN HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAGING KURBAN Christijanti, Wulan; Susanti, R.; Marianti, Aditya; Mubarok, Ibnul; Istiklaili, Fifti; Sriyadi, Sriyadi; Hammam, Bagus; Aulia, Maliqa; Nissa, Ma’isyatun
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daging hewan yang disembelih pada saat hari Raya Idul Kurban harus aman, sehat, utuh dan halal (ASUH). Terutama sekarang banyak penyakit hewan yang dapat menular ke manusia (zoonosis). Pemeriksaan kesehatan hewan baik sebelum (antemortem) dan sesudah (postmortem) perlu dilakukan untuk menjamin bahwa hewan sehat dan dagingnya layak dikonsumsi. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pemahaman dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola daging kurban. Kegiatan ini dilaksankan dalam 2 tahap yaitu pembekalan materi dan praktik pemeriksaan kesehatan hewan. Peserta kegiatan 20 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan perwakilan takmir masjid di RW 05 Desa Banaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang terlibat bervariasi dalam umur dan tingkat pendidikan, hampir 70% peserta bertambah pengetahuan tentang penyakit zoonosis, keterlibatan dalam praktek antemortem sebesar 40%, 35% saat postmortem dan 50% mengiris dan mengemas daging. Peserta antusias dalam diskusi materi dan aktif ikut berpartisipasi dalam praktik pemeriksaan awal dan akhir. Simpulan kegiatan adalah bahwa peningkatan pemahaman dan ketrampilan pemeriksaan hewan menjamin kesehatan hewan dan kualitas daging kurban.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN MELALUI METODE AKUAPONIK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Herlina, Lina; Christijanti, Wulan; Utami, Nur Rahayu; Peniati, Endah; Rudyatmi, Ely; Purwantoyo, Eling; Sriyadi , Sriyadi; Mu’afy, Faizal Daffa; Kusuma, Zeni Herawati
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuaponik, sebagai sistem budidaya terintegrasi antara perikanan dan pertanian, menawarkan solusi inovatif dalam pemanfaatan sumber daya yang efisien. Kegiatan ini untuk mengeksplorasi potensi budidaya akuaponik sebagai salah satu alternatif dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan pengabdian ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan akuaponik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi dan ketahanan pangan yang mencakup kajian mengenai aspek teknis budidaya akuaponik, analisis ekonomis, serta evaluasi dampak sosial dari penerapan sistem ini. Metode dalam dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi dan edukasi, pelatihan teknis,serta monitoring dan eavalasi. Peserta berjumlah 20 orang dari ibu-ibu PKK di RT 03/RW08 Kelurahan Patemon. Hasil menunjukkan bahwa peserta pengabdian antusias mengikuti kegiatan baik teori maupun praktik. Dua bulan setelah ppraktik budidaya ikan lele dipanen dan 10% dari keselurahan ikan lele sejumlah 50 ekor sekitar10 ekor mati. Pertumbuhan kangkung selama 2 bulan menunjukan adanya pertumbuhan dilihat dari tinggi , jumlah daun dan cabangnya. Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya ikan dan sayuran dengan akuaponik. yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan dapat digunakan sebagai inisiasi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan sehingga dapat menambah pendapatan karena sayuran kangkung dan ikan lele dapat dikonsumsi sendiri atau dijual sehingga akan menambah pendaparan keluarga.
Penerapan Pertanian Berkelanjutan Berbasis Produk Pertanian Lokal di Desa Sendangsari, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo Susanti, R.; Christijanti, Wulan; Kusuma, Putri Patria; Sasi, Fitri Arum; Suryonegoro, Bayu Murti; Wijaya, Ifan Badra
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sendangsari terletak di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah memiliki lahan yang cukup luas, digunakan sebagai lahan sawah seluas 125.000 Ha, lahan perkebunan seluas 25.000 Ha, dan lahan ladang seluas 77.000 Ha. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan sumber daya petani, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta inkusivitas penerapan pertanian yang belum berkelanjutan. Metode pengabdian yang diterapkan adalah sosialisasi/penyuluhan pentingnya pertanian berkelanjutan, praktek penanaman tanaman obat keluarga dan tanaman buah, praktek pemanfaatan limbah organik dengan membuat pupuk kompos, pupuk organik cair dan ecoenzyme, serta pelatihan pengemasan dan pemasaran produk pertanian menggunakan berbagai platform. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta mampu membuat pupuk organik (kompos, pupuk organik cair, dan ecoenzyme), 100% mampu memahami jenis-jenis dan manfaat tanaman TOGA dan tanaman buah, 95,4% peserta memahami tentang jenis-jenis, cara pembuatan dan penggunaan pupuk organik, dan 91,5% peserta memahami strategi pemasaran produk pertanian. Disimpulkan, kegiatan pengabdian mampu mempraktekkan pertanian berkelanjutan melalui pembuatan dan penggunaan pupuk organik untuk tanaman buah dan tanaman obat. Konsep strategi pemasaran juga telah dipahami oleh peserta namun belum sepenuhnya dapat diimplementasikan.
The Effect of Tamarind Fruit Nanoparticles (Tamarindus indica) on the Sperm Quality of Hyperglycemic Rats Bagus Hammam Falah; Wulan Christijanti; Nugrahaningsih WH; R. Susanti
Life Science Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/unnesjlifesci.v14.i2.24064

Abstract

Hyperglycemia is an increase in glucose levels in the blood. This condition can trigger glucose autooxidation which can produce free radicals. Free radicals can cause damage to male reproductive organs and quality. Tamarind fruit has a high flavonoid which has the potential as an antioxidant. This study aims to analyze the effect of tamarind fruit nanoparticles on spermatozoa quality in hyperglycemic rats. This study is experimental with Post-Test Control Group Design. A sample of 15 male Wistar rats were induced by alloxan and then divided into three groups, namely the control group, tamarind fruit nanoparticles with a dose of 30 mg/KgBB (NP1) and 60 mg/KgBB (NP2) for 28 days. Sperm quality was observed with parameters of concentration, motility and viability. The data were analyzed using One Way ANOVA and LSD. The results of the Anova test showed that tamarind nanoparticle treatment could significantly improve sperm quality (P<0.05). The LSD test showed that the concentration, motility and viability of sperm in group (K) were significantly different from groups NP1 and NP2. The highest to lowest average sperm concentration in sequence was in groups NP2 (49.60x106±6.06x106), NP1 (41.60x106±7.40x106) and K (20.80x106±7.56x106). The highest to lowest average percentage of sperm motility in sequence was in groups NP2 (82.20±9.75), NP1 (74.00±4.74), K (47.20±10.66). The highest to lowest average percentage of sperm viability in sequence was in the NP2 group (76.80±4.49), NP1 (72.20±7.12), K (31.60±7.89). The conclusion of this study is that tamarind nanoparticles have an effect on improving sperm quality in hyperglycemic rats.
Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK dalam Pembuatan Pupuk Organik untuk Mendukung Urban Farming di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang Lina Herlina; Pramesti Dewi; Wulan Christijanti; Talitha Widiatningrum
ABDIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ABDIMAS JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Research and Community Service INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS KALBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53008/qe2bsj27

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu anggota PKK di RT 03/RW 05, pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga. Pelatihan ini dilakukan guna mendorong peningkatan pemahaman serta keterampilan ibu-ibu PKK dalam pembuatan pupuk organik berkualitas secara mandiri. Selain itu program ini bertujuan  dalam mendorong praktik urban farming di lingkungan perkotaan, yang berkontribusi pada ketahanan pangan lokal, pengelolaan sampah organik yang lebih baik, dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat. Metode yang dipergunakan pada program ini mencakup sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organic, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil dari program ini mengindikasikan peningkatan pengetahuan serta keterampilan ibu-ibu PKK terkait pembuatan pupuk organik. Selain itu, inisiatif urban farming di lingkungan tempat tinggal peserta juga mengalami peningkatan, ditandai dengan pemanfaatan pupuk organik hasil pelatihan pada tanaman yang mereka budidayakan. Kegiatan ini menunjukkan  bahwa pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan praktis dapat menjadi solusi efektif dalam mendukung pertanian perkotaan yang berkelanjutan.
Co-Authors - Suprihatin, - Aditya Marianti Alfiatun N, Alfiatun Amanatul Munawaroh, Amanatul Amna Falistina Andreas Priyono Budi Prasetyo Anggoro, Naufal Sebastian Anisa Dewi Sri Puspitasari Ari Yuniastuti Arya Iswara Arya Iswara Aulia, Maliqa Ayu Etna Ningtyas, Ayu Etna Azkiyah, Nimas Catur Badingatus Sholihah Bagus Hammam Falah Cahya Buana Damar Galih Dewi Mustikaningtyas Dimarti, Safira Chairani Edward Louis Krey Eling Purwantoyo Ely Rudyatmi, Ely Endah Peniati Fifti Istiklaili, Fifti Fitri Arum Sasi, Fitri Arum Fonda, Sarah Shabrina Hammam, Bagus Ibnul Mubarok Jabar, Muhammad Abdul Kartika Widyaningrum Kikie Septiyana, Kikie Komala Amelia Putri Kusuma, Putri Patria Kusuma, Zeni Herawati Lina Herlina Lina Herlina Lisdiana Lisdiana M.A. Sunny Maretha Putri Pauline Maridah Nurjanah, Maridah Martien Herna Susanti Maulana, Silvia Faori Mighfar Khamida, Mighfar Mirtaati Na’ima Mu’afy, Faizal Daffa Na’ima, Mirtaati Nana Kariada Trimartuti Ning Setiati Nisa', Lailatun Nisa' Nissa, Ma’isyatun Noor Aini Habibah Nugrahaningsih WH Nugrahaningsih WH, Nugrahaningsih Nur Rahayu Utami Nur Rahayu Utami Nuryanti, Novi Pramesti Dewi Priyanto, Yudi Purnamaningrum, Sisilia Prita Dewi Putri, Komala Amelia R Susanti R. Susanti R. Susanti R. Susanti Ramadhanti, Shifa Rismanika Anggraeni, Rismanika Rizki Raharyu Noviami, Rizki Raharyu Rizki Raharyu, Rizki Safira Chaerani Dimarti Sasabila Mumtaz Sekar Dwi Ardianti Senda Kartika Rakainsa Sholihah, Badingatus Sigit Saptono Siti Harnina Bintari Siti Qomariah, Siti Sriyadi , Sriyadi Sriyadi Sriyadi Sriyadi Sriyadi, Sriyadi Stephani Diah Pamelasari, Stephani Diah Sumad Sumad Sumad Sumad, Sumad Supriyanto - Suryonegoro, Bayu Murti Susiloningsih, Tri Talitha Widiatningrum Tsaniyah, Nurotun Najmatus Udin Ahmad Syahri, Udin Ahmad Wardani, Agata Iswiana Diah Widiyaningrum, Kartika Widyaningrum, Kartika Wijaya, Ifan Badra Wiwi Isnaeni Woro Sumarni Yudi Priyanto Zaenafree, Intan