Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI EDUKASI PRODUK OLAHAN IKAN KEPADA IBU PKK KECAMATAN TAHUNA Tanod, Wendy Alexander; Rieuwpassa, Frets Jonas; Mahihody, Astri Juwita; Sambeka, Yana; Cahyono, Eko; Ansar, Novalina Maya Sari; Kasaluhe, Meityn Disye; Ijong, Frans Gruber; Karimela, Ely John; Makisake, Nadia Arlina; Somba, Vira Valentine; Biahimo, Syahputra
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 6 No 1 (Maret 2025)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v6i1.2779

Abstract

This community partnership empowerment activity empowers mothers of the Family Welfare Development Team (TP. PKK) in Tahuna District, Sangihe Islands Regency, North Sulawesi through education on diversifying processed fish products to prevent stunting. This activity was carried out in September-October 2024 in three villages focused on handling stunting: Soataloara 1, Mahena, and Santiago, Tahuna District. The purpose of this empowerment activity is to empower the TP. PKK in diversifying processed fish products to help prevent stunting in the Sangihe Islands Regency. The methods used include hearings, initial observations, determining priority programs, facilitation and assistance, and monitoring and evaluation. Activities consisted of counseling on fish nutrition and technical guidance on making processed fish products such as meatballs, nuggets, and kaki naga. The evaluation was conducted through pre and post-tests to measure the improvement of participants' knowledge. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of TP. PKK mothers. The average knowledge score on fish nutrition increased from 57% to 87%. As for the technical guidance on processed fish products, the skills improvement was seen in the making of meatballs (64% to 90%), nuggets (62% to 86%), and dragon feet (66% to 94%). This community partnership empowerment activity succeeded in increasing the understanding of PKK women in the Tahuna Sub-district about the importance of fish consumption in preventing stunting and improving the skills of TP. PKK mothers in processing fish into products with high nutritional value.
Pemberdayaan Ibu PKK melalui Diversifikasi Pempek Ikan Layang Berbasis Good Manufacturing Practice dan Sanitation Standard OperatingProcedure Cahyono, Eko; Wodi, Stevy Imelda Murniati; Sambeka, Yana; Rieuwpassa, Frets Jonas; Ansar, Novalina Maya Sari; Tanod, Wendy Alexander; Tengkue, Fiorenza Puspa Indah; Tampi, Regina Romalya Meilan
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.396

Abstract

Preferensi masyarakat yang meningkat terhadap diversifikasi produk perikanan membuka peluang pasar bagi produk olahan ikan, sebagai salah satu faktor pengembangan UMKM untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok Ibu PKK Kampung Kuma dalam mendiversifikasi produk perikanan, penerapan Good Manufacturing Practice (GMP), Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP), dan kelayakan usaha. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini terdiri dari beberapa tahapan: survei untuk menentukan lokasi, transfer inovasi secara bertahap, pemberian materi melalui simulasi diversifikasi produk dan pelatihan pemasaran. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada transfer teknologi diversifikasi ikan layang menjadi produk pempek ikan. Analisis usaha menunjukkan bahwa dengan nilai B/C ratio yang lebih dari 1 artinya usaha ini layak secara finansial. Keberhasilan kegiatan ini terlihat dari peningkatan kemampuan peserta setelah pelatihan dari 33,33% menjadi 86,66%. Kesimpulan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan kapasitas ibu PKK Kampung Kuma dalam produksi pempek ikan layang berbasis GMP dan SSOP. Analisis usaha memberikan pemahaman kepada mitra, bahwa kelayakan UMKM produk pempek ikan layang ini dapat menghasilkan laba bersih yang menguntungkan.
PENGARUH METODE PENGGARAMAN BASAH TERHADAP NILAI SENSORI IKAN LAYANG ASIN (Decapterus sp.) Rieuwpassa, Frets Jonas; Lawendatu, Angryani Enjel; Mandeno, Jefri Anthonius; Tanod, Wendy Alexander; Cahyono, Eko; Ansar, Novalina Maya Sari; Sambeka, Yana; Tomasoa, Aprelia Martina
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpt.v12i1.11570

Abstract

The potential of flying fish (Decapterus sp.) in Sangihe is relatively abundant, yet the catch frequently cannot be absorbed by the market in the peak season. One alternative to overcome the excess catch is to process it into salted fish products. The quality of salted fish is highly dependent on salt concentration and soaking time. This study aimed to observe the effect of soaking time on the sensory quality of flying salted fish. This research was an experimental research with two treatments for the duration of soaking in salt solution with each treatment repeated three times. The research stages included making salted fish using 20% salt concentration with 12 and 24 hours of soaking. Furthermore, the sensory assessment was carried out (SNI no. 8273: 2016) with the parameters of appearance, taste, odor, and texture. Storage was carried out for 30 days at room temperature before being tested for the presence of mold. The results showed that the treatment of soaking time only had a real influence on the sensory value of the appearance of flying salted fish. In contrast, the soaking time did not affect the sensory values of odor (8,47±0,6-8,53±0,4), taste (8,33±0,9-8,40±0,6), and texture (7,87±0,7-7,93±1,0). After being stored for 30 days at room temperature, it was seen that mold had grown on flying salted fish. The study results showed that the 12-hour soaking time had a better value than the 24-hour soaking time.
Edukasi Penerapan EDUKASI PENERAPAN SISTEM RANTAI DINGIN PADA NELAYAN DAN PEKERJA MITRA DI PELABUHAN PERIKANAN PERINTIS DAGHO, KEPULAUAN SANGIHE, SULAWESI UTARA Tanod, Wendy; Ansar, Novalina Maya Sari; Rieuwpassa, Frets Jonas; Palawe, Jaka Frianto Putra; Cahyono, Eko
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v8i1.546

Abstract

Kampung Dagho merupakan sentra Perikanan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kampung Dagho terdapat sarana dan prasarana berupa Pelabuhan Perikanan Perintis dan dua perusahaan penanganan ikan beku, yakni PT. Jassendo Santosa Mandiri dan PT. Perikanan Indonesia Persero. Hasil survei awal diperoleh informasi masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan nelayan dan pekerja di Pelabuhan Perikanan Perintis dalam penanganan ikan melalui sistem rantai dingin. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya penerapan sistem rantai dingin pada ikan hasil tangkapan masyarakat nelayan dan pekerja di Pelabuhan Perikanan Perintis Dagho. Metode pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus meliputi penjajakan, identifikasi masalah, penetapan pelaksanaan kegiatan, penyusunan materi dan instrument penyuluhan, pemberian materi, dan evaluasi. Materi penyuluhan yang diberikan, yaitu 1. faktor penyebab kemunduran mutu ikan; 2. penerapan sistem rantai dingin pada penanganan ikan, dan 3. pentingnya sanitasi dan hygiene pada proses penanganan ikan. Dari kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan nelayan dan pekerja tentang pentingnya penerapan sistem rantai dingin dan sanitasi hygiene selama proses distribusi ikan dari kapal hingga pada saat proses produksi. Sinergitas antara pemerintah, perusahaan dan akademisi sangat penting dilakukan secara berkala untuk mengedukasi para nelayan dan pekerja khususnya yang beraktivitas di Pelabuhan Perikanan Perintis Dahgo. Dagho village is a fishery center in the Sangihe Islands Regency. Dagho village has facilities and infrastructure from a Pioneer Fishery Port and two frozen fish handling companies, namely PT. Jassendo Santosa Mandiri and PT. Perikanan Indonesia Persero. The initial survey results revealed that the knowledge and skills of fishermen and workers at the Pioneer Fishery Port still needed to be improved in handling fish through the cold chain system. This Stimulus Community Partnership Program activity aims to provide information on the importance of applying the cold chain system to fish caught by fishing communities and Dagho Pioneer Fishing Port workers. Implementing the Stimulus Community Partnership Program includes assessment, problem identification, determination of activity implementation, preparation of extension materials and instruments, provision of materials, and evaluation. The counseling materials provided were: 1. the factors causing the deterioration of fish quality; 2. application of cold chain systems in fish handling; and 3. the importance of sanitation and hygiene in the fish handling process. The activities of the Stimulus Community Partnership Program have increased fishermen's and workers' knowledge about the importance of implementing a cold chain system and sanitation hygiene during the fish distribution from ships to the production process. The synergy between the government, companies, and academics must be carried out regularly to educate fishermen and workers, especially those active in the Dahgo Pioneer Fishing Port.
KARAKTERISTIK RUMPUT LAUT MERAH JENIS Eucheuma cottonii SEBAGAI BAHAN BAKU SELAI Pumpente, Obyn; Rieuwpassa, Frets Jonas
Jurnal Ilmiah Tindalung Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Tindalung
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/jit.v10i2.475

Abstract

Rumput laut dewasa ini merupakan salah satu komoditas hasil laut yang penting. Disamping mempunyai banyak kegunaan, rumput laut juga sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat pesisir. Rumput laut bisa dimanfaatkan untuk berbagai jenis makanan olahan sehingga dapat dikonsumsi dalam bentuk lain yang lebih bergizi dan dapat dikonsumsi dimasa yang akan datang tanpa mengurangi nilai gizinya dengan cara diawetkan salah satunya yaitu diolah menjadi selai. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis mutu rumput laut kering sebagai bahan baku pembuatan selai. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan. Tahap pertama yaitu meliputi preparasi dan analisis proksimat bahan baku rumput laut yang digunakan. Tahap kedua yaitu pembuatan serta analisis nilai organoleptik selai rumput laut. Data pada penelitian ini diambil dari pengujian di laboratorium. Data analisis yang diperoleh dihitung nilai rata-rata kemudian dideskripsikan. Data disajikan dalam bentuk gambar dan grafik, serta dianalisis secara deskriptif. Analisis mutu yang dilakukan pada rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii yaitu analisis kadar air, protein, lemak, karbohidrat dan abu sedangkan analisis mutu produk selai yaitu uji hedonik. Hasil penelitian didapatkan untuk nilai rata-rata kadar air 35.21%, kadar abu 18.50 %, kadar protein 3.68 %, kadar lemak 1.04 %, kadar karbohidrat 37.11 %. Untuk analisis skala hedonik didapatkan nilai pada parameter kenampakan rata-rata 8.5 (sangat suka), nilai bau rata-rata 7.7 (sangat suka), nilai rasa rata-rata 8.1 (sangat suka) dan nilai rata-rata tekstur 8.2 (sangat suka) Seaweed is one of the important marine product commodities. Besides having many uses, seaweed is also a source of income for coastal communities. Seaweed can be used for various types of processed food so that it can be consumed in other forms that are more nutritious and can be consumed in the future without reducing its nutritional value by preserving it, one of which is processed into jam. Purpose of this study was to analyze the quality of dried seaweed as a raw material for making jam and to test the hedonic quality of seaweed jam. This research was conducted in two stages. The first stage includes preparation and proximate analysis of the seaweed raw materials used. The second stage is the manufacture and analysis of the organoleptic value of seaweed jam. Data in this study were taken from the laboratory. The analytical data obtained were calculated the average value and then described. Data is presented in the form of pictures and graphs, and analyzed descriptively. Quality analysis was carried out on E. cottonii red seaweed, the analysis of water, protein, fat, carbohydrates and ash content while the analysis of the quality jam products was hedonic test. The research results obtained for the average value of water content 35.21%, ash 18.50%, protein 3.68%, fat 1.04%, carbohydrate 37.11%. Hedonic quality analysis, the average appearance parameter is 8.5 (very like), the smell is 7.7 (very like), the taste is 8.1 (very like) and the average texture is 8.2 (very like it).
Enhancing functional rice crackers with Rhizophora mucronata leaves origin Sangihe Islands: A novel approach to boost nutritional and antioxidant properties Tanod, Wendy Alexander; Cahyono, Eko; Rieuwpassa, Frets Jonas; Ansar, Novalina Maya Sari; Sambeka, Yana; Ijong, Frans Gruber; Mandeno, Jefri Anthonius; Palawe, Jaka Frianto Putra
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 8, No 4 (2025)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2025.008.04.3

Abstract

This study aims to develop rice crackers into a functional food enriched with mangrove leaves (Rhizophora mucronata) from the Sangihe Islands, Indonesia, to improve their nutritional and antioxidant capacities. Mangrove leaves were extracted and analyzed using Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS), revealing 10 fatty acid-derived compound profiles. Rice crackers were produced by adding R. mucronata leaf pulp and evaluated for proximate composition (moisture, ash, protein, fat, carbohydrate, and energy), sensory characteristics, and antioxidant capacity. Proximate analysis showed that the rice crackers contained 12.62% protein, 18.51% fat, and 59.75% carbohydrate and complied with the Indonesian National Standard (SNI) for rice crackers regarding moisture content (5.71%). Sensory evaluation showed that rice crackers with added mangrove leaves were well accepted by panelists, with “like” to “very like” ratings for appearance, aroma, taste, and texture. The antioxidant capacity of rice crackers with the addition of mangrove leaves showed moderate activity (IC50 = 123.38 µg/mL) despite a decrease due to the frying process. This study concluded that R. mucronata leaves can be a potential functional ingredient, providing nutritional benefits and antioxidant properties in rice crackers.
Program Kemitraan Masyarakat pada Ibu PKK Kelurahan Tidore sebagai Upaya Pencegahan Stunting Gaiska Faradila Patras; Ashara Insavila Achmad; Sahdan Patras; Nyctagina Mandahari; Wendy Alexander Tanod; Yana Sambeka; Eko Cahyono; Frets Jonas Rieuwpassa; Frans Gruber Ijong; Novalina Maya Sari Ansar
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/tw4zqa78

Abstract

The purpose of this community service activity was to transfer knowledge to the PKK women of Tidore Village. The stages of implementing community service activities were observation and initial interviews, determining solutions to partner problems, implementing activities, and evaluating. There were two materials provided in this activity, namely “The Impact of Nutritional Inadequacy Which Can Lead to Stunting Conditions” and “Nutritional Benefits of Fish and Processing Techniques.” In addition to providing material, there was also a practice of diversifying fishery products from Decapterus sp. into high-value processed products, namely dragon leg, which was expected to increase fish consumption and contribute to reducing stunting rates. According to the evaluation results, this service activity could increase the knowledge and skills of PKK women about the benefits of fish consumption for child development and pregnant women. Activities like this are expected to continue to be carried out regularly so as to contribute to the prevention of stunting in the region.
KARAKTERISTIK SENSORI DAN KIMIA IKAN ASAP PINEKUHE: PENGOLAHAN MENGGUNAKAN TUNGKU PENGASAPAN TEBIYAMA Frets Jonas Rieuwpassa; Agus Turambi; Frans Gruber Ijong; Wendy Alexander Tanod; Eko Cahyono; Novalina Maya Sari Ansar; Obyn Imhart Pumpente; Yana Sambeka; Aprelia Martina Tomasoa
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v15i2.31195

Abstract

Penggunaan teknik pengasapan tungku tebiyama untuk mengolah ikan asap pinekuhe belum banyak dilakukan. Padahal tungku ini memiliki banyak keunggulan misalnya efektif dan efisien dalam pengasapan serta merupakan teknik pengasapan tertutup. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai organoleptik, komposisi kimia dan kandungan PAH ikan asap pinekuhe yang diasapi menggunakan tungku tebiyama. Tahapan penelitian meliputi pembuatan ikan asap penikuhe, pengemasan vakum dan disimpan selam 9 hari untuk pengamatan organoleptik, pengujian proksimat dan analisis PAH. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai organoleptik selama penyimpanan 9 hari masih dapat diterima oleh penelis untuk semua parameter. Kandungan protein cukup tinggi yaitu 32,18% sedangkan kadar air sebesar 31,28%. Analisis PAH menunjukkan terdapat 16 jenis senyawa PAH dengan senyawa benzo(a)pyrene sebesar 0,395 ppm.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU PKK KAMPUNG BAKALAENG DALAM DIVERSIFIKASI OLAHAN HASIL PERIKANAN SEBAGAI UPAYA MEMBANTU MENURUNKAN STUNTING Novalina Maya Sari Ansar; Yana Sambeka; Wendy Alexander Tanod; Frets Jonas Rieuwpassa; Eko Cahyono; Septania Takasihaeng; Maria Notosori Tinungki
Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): JIPAM : Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : STAI Darul Qalam Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55883/jipam.v5i1.126

Abstract

The prevalence of stunting in Bakalaeng Village, Sangihe Islands Regency, reached 68,92% among at-risk families, despite the area's abundant fishery potential. The main issue lies in the low diversification of fish processing, leading to minimal consumption of fish as a protein source. This community service program aimed to empower the Family Welfare Empowerment organization through capacity building in the diversification of fishery products, as an effort to help reduce stunting and improve family economies. The implementation method consisted of four stages: (1) participatory problem identification; (2) program presentation and negotiation; (3) facilitation and mentoring using a problem-based learning approach; and (4) evaluation and monitoring. The results showed a significant increase in the knowledge and skills of the Family Welfare Empowerment organization. The partners have been able to produce innovative processed products such as kaki naga (drum stick) and fish balls, and have shown commitment to developing micro-enterprises. The program successfully created a dual impact: improved family nutritional intake and potential income increase. The local resource-based empowerment approach is effective in addressing stunting and can be a model for other coastal areas.
Analisis Standar Mutu dan Asam Amino Konsentrat Protein Ikan Sunglir (Elagatis bipinnulatus) Frets Jonas Rieuwpassa; Ely John Karimela
Jurnal Teknologi Pangan Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2023.22419

Abstract

Konsentrat protein ikan (KPI) adalah bentuk protein kering yang diekstrak dari daging ikan menggunakan pelarut organik seperti etanol. Tujuan penelitian ini adalah mengekstraksi KPI dari daging ikan sunglir dengan menggunakan pelarut etanol dan menentukan kualitas sesuai standar mutu KPI serta menganalisis asam aminonya. Bahan utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah daging ikan sunglir dan pelarut etanol teknis. Tahapan penelitian meliputi (1) ekstraksi KPI dan (2) menentukan standar mutu KPI ikan sunglir dan analisis asam amino. Data yang diperoleh dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata rendemen KPI berkisar 20%. Karakteristik sesuai standar FAO 1976 meliputi kadar protein (85,34%), kadar lemak (3,28%), bau (2,11 : bau ikan kuat) dan derajat putih (53,54%) sehingga tergolong KPI tipe B. Analisis kadar air (6,34%), kadar abu (7,47%), sifat fungsional : daya serap minyak (2,48 g/g) dan daya serap air (2.02 ml/g). KPI mengandung 9 asam amino esensial dan 6 asam amino non esensial.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Agus Turambi Alfira Opinri Sehangunaung Anggraini Barlian Aprelia M. Tomasoa Aprelia M. Tomasoa Aprelia Martina Tomasoa Aprelia Martina Tomasoa, Aprelia Martina Aprelia Tomasoa Ashara Insavila Achmad Azhari, Deidy Balansa, Walter Biahimo, Syahputra Cahyani, Reni Tri Cahyono, Eko Christian A. Manansang Devitha Cindy Lasaru Dewanto, Didit Kustantio Dewanto, Didit Kustantio Edward Irsan L. Ferre EKO CAHYONO Eko Cahyono, Eko Ely John Karimela Ely John Karimela Eunike Irene Kumaseh Fitria F. Lungary Frans Gruber Ijong Gaiska Faradila Patras Herjumes Aatjin Ida Ayu Putu Sri Widnyani If'all, If'all Imra Imra Indra Wibowo Irna Yanti Dalawir Jaka F.P. Palawe Jaka Frianto Putra Palawe Jefri Antonius Mandeno Jimi Palawe Joko Santoso Kendek, Tasya Jenifel Kundiman, Gita Artika Putri La Ode Huli Laode Muhamad Hazairin Nadia Lawendatu, Angryani Enjel Maalua, Sheyla Mahihody, Astri Mahihody, Astri Juwita Makisake, Nadia Arlina Maliode, Yunita Isabela Mandeno, Jefri Anthonius Mandiangan, Meyrijean Maria Notosori Tinungki Marnens Ch. Karaeng Marnens Christianto Karaeng Meityn Disye Kasaluhe Melongkade, Regina Juliana Natalia Prodiana Setiawati Novalina M. Ansar Novalina Maya Sari Ansar Novelia Tatinting Nurhikma Nurhikma Nyctagina Mandahari Obyn I. Pumpente Obyn Imhart Pumpente Pumpente, Obyn Revolson Mege Rolando Pangumpia Rorong, Miranda Sahdan Patras Septania Takasihaeng Serfiyanti Sirih Siegfried Berhimpon Somba, Vira Valentine Stefiani Nofrida Asare Stevy I. M. Wodi Stevy Imelda Murniati Wodi Steward I. Makawekes Tampany, Ighen Tampi, Regina Romalya Meilan Tengkue, Fiorenza Puspa Indah Tengkue, Florenza Puspa Indah Trivonia Kerol Talete Usy N. Manurung Walter Balansa Walter Balansa Waode Nilda Arifiana Effendy Wendy Alexander Tanod Wini - Trilaksani Wodi, Stevy Imelda Murniati Wulandari Wulandari Yana Sambeka