Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Validitas dan Pengembangan Instrumen Skala Inventori Kemampuan Menjalin Relasi Pertemanan Siswa Sekolah Menengah Atas: Analisis RASCH Model Siti Rohimah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6257

Abstract

Kemampuan menjalin relasi pertemanan menjadi krusial di masa remaja agar remaja memiliki hubungan pertemanan yang sehat dan bermakna dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA yang teruji secara psikometrik baik dari sisi uji validitas maupun uji reliabilitas instrumen menggunakan metode analisis RASCH model. Instrumen penelitian telah diujicobakan kepada 350 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari uji validitas instrumen dengan analisis RASCH model pada nilai Outfit MNSQ, Outfit ZSTD dan Pt Measure Corr, dari 65 item yang dikembangkan, total item yang memenuhi standar psikometrik berjumlah 58 item. Adapun reliabilitas instrumen pada nilai alpha Cronbach berada pada kriteria bagus sekali, bahkan secara person reliability berada pada kategori bagus sekali dan item reability berada pada ketegori istimewa. Oleh karena itu, instrumen kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA telah memenuhi syarat psikometrik dan dapat digunakan sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan menjalin relasi pertemanan siswa SMA. Kata kunci: pertemanan, siswa, instrumen, SMA
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN IPS DI ERA DIGITAL Siti Rohimah; Rahmawati, Rahmawati; Oman farhurrahman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar (SD) abad ke-21 memerlukan penggunaan teknologi untuk menghadapi tantangan digital. Artikel ini membahas pentingnya teknologi dalam pembelajaran IPS melalui studi literatur kualitatif. Penggunaan teknologi seperti komputer, ponsel, dan internet memungkinkan siswa mengakses informasi lebih luas, mendukung pembelajaran berbasis multimedia seperti video, animasi, dan simulasi untuk membantu pemahaman konsep sulit. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung proses belajar dan mengatasi tantangan dengan cara yang lebih efisien.  Teknologi pembelajaran, termasuk perangkat lunak yang sistematis, semakin berkembang dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan penelitian sebelumnya, guna memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan teknologi dalam pendidikan IPS. Studi ini juga menekankan peran teknologi sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti guru, serta pentingnya pendekatan pedagogis yang tepat untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi.
Penggabungan Algoritma Vigenere Cipher dan Least Significant Bit untuk Penyisipan Pesan Rahasia pada Gambar Juwita Nurqomariah; Muhlis Tahir; Nur Azizah Mawar Andini; Ferdiansyah; Siti Rohimah; Ridho Aqil Zakariya; Ira Sentiawati
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 1 (2024): Juni: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v7i1.201

Abstract

Perkembangan zaman telah membawa dampak signifikan terhadap kebutuhan manusia akan informasi, terutama dengan kemudahan akses internet dan kemajuan teknologi informasi yang cepat dan mudah. Namun, hal ini juga memunculkan ancaman terhadap keamanan informasi, seperti serangan virus, penyadap, dan aktivitas hacker yang semakin merajalela, yang dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar dan kehilangan data sensitif. Untuk mengatasi tantangan ini, metode kriptografi dan steganografi menjadi pendekatan yang umum digunakan. Kriptografi berperan dalam mengamankan informasi melalui enkripsi pesan, sementara steganografi bertujuan untuk menyembunyikan data ke dalam media agar sulit dikenali oleh orang lain. Penelitian ini menggabungkan kedua teknik tersebut dengan menggunakan algoritma Vigenere Cipher dan metode LSB steganografi pada gambar. Proses ini berhasil menghasilkan lapisan keamanan tambahan, di mana pesan tidak hanya tersembunyi tetapi juga terenkripsi. Implementasi ini menunjukkan bahwa pesan dapat disisipkan ke dalam gambar tanpa distorsi visual yang signifikan, meningkatkan keamanan informasi secara efektif.
Rasio keuangan terhadap profitabilitas pada PT BANK CENTRAL ASIA (BCA) PERIODE 2019-2022 Maylani Anggraini; Siti Rohimah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan  penelitian ini untuk melihat strategi  dari BCA dan untuk mengetahui bagaimana kunci kesuksesan bca yang bisa bertahan hingga saat ini . Karena BCA mampu menjadi  peluang pengembangan bank dan mengubahnya menjadi keunggulan kompetitif.  Bca tau apa yang di inginkan nasabah dari perbankannya dan meresponnya dengan cepat dan tepat untuk segera menyediakan produk yang sesuai dengan keinginan nasabah. BCA memiliki dua tujuan, yang pertama menjadi bank pilihan pertama bagi masyarakat dan ingin menjadikan bank yang secara langsung banyak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia, di banding  mencari keuntungan untuk bank itu sendiri, kedua berusaha selalu  memberikan nilai tambah bagi institusi perbankan. Karena kebutuhan pada  setiap nasabah akan berbeda beda, BCA juga menawarkan berbagai macam produk, seperti simpanan yang berupa Tabungan, pinjaman seperti kredit modal kerja, asuransi seperti blu life protrction dan banyak lainnya sehingga nasabah dapat memilih produk yang paling sesuai dengan kebutuhan keuangannya. karena itu menurut saya sangat menarik dalam menganalisis strategi-strategi yang digunakan Bank BCA dalam menjadi bank yang unggul di Indonesia.
Penguatan Kemampuan Konseptual Anak Usia Dini melalui Pendekatan Pembelajaran Deep Learning di PAUD Al-Fathanah Rahmat, Mamat; Rohmatin, Alfa; Siti Sarah Nurfadilah; Evi Mulyati; Siti Rohimah; Cep Wawan; Latipah Latipah
Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inpaud.v2i4.766

Abstract

This study aims to analyze the implementation of a deep learning approach in developing conceptual understanding among early childhood learners at PAUD Al-Fathanah. A descriptive qualitative method was employed through observation, interviews, and documentation involving 15 children and one classroom teacher. The findings indicate that deep learning effectively supports children’s conceptual development by engaging them in meaningful exploration, purposeful play, and real-life learning experiences. Children were able not only to recall information but also to connect new ideas with everyday situations. Additionally, the learning environment promoted a sense of comfort and enjoyment, as children displayed higher levels of enthusiasm and active participation. The child-friendly atmosphere and well-designed play-based activities contributed to joyful and meaningful learning experiences. This study concludes that deep learning is a promising approach to strengthening conceptual understanding, enhancing learning comfort, and increasing children’s motivation to learn. These findings highlight the importance of designing child-centered, contextual, and reflective learning experiences in early childhood education.
Profile of Adolescent Friendship Relationships in West Java Province, Indonesia, and Implications for Guidance and Counseling Siti Rohimah; Syamsu Yusuf; Ipah Saripah; Eka Sakti Yudha
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.7329

Abstract

This research is motivated by the need for adolescents to be accepted by their social environment. Environmental and peer influences largely shape the formation of adolescent social attitudes and behaviors. These peer relationships facilitate adolescents’ ability to establish friendships. This study aims to collect empirical data on the profile of friendship relationship skills of high school students and their implications for guidance. High School students and their impact on guidance and counseling. The results indicate that the level of friendship-building skills among high school students falls within the low category, with a mean of 208.083 and a standard deviation of 26.411 across interaction skills, empathy, self-disclosure, emotional support, and trust. The profile of male students' ability to establish friendships indicates a lower level of mastery than that of female students. Keywords: adolescent, friendship, guidance and counseling
Penerapan Project Based Learning Sebagai Upaya dalam Mengatasi Krisis Pembelajaran (Learning Loss) pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI di SMA Negeri 16 Bekasi Tahun Ajaran 2025/2026 Siti Rohimah; Agus Wibowo; Aditya Pratama
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/66jk8n96

Abstract

This study aims to identify, describe, and analyze the implementation of Project Based Learning (PjBL) as an effort to overcome learning loss in Economics for 11th-grade students at SMA Negeri 16 Bekasi during the 2025/2026 academic year. Furthermore, this research also aims to describe the supporting and inhibiting factors in the implementation of PjBL. The research results indicate that the implementation of PjBL at SMA Negeri 16 Bekasi is structured, starting from thorough planning (coordination meetings, team formation, module development) to student-centered implementation. PjBL proved effective in increasing active student engagement, learning motivation, critical thinking skills, and collaboration, as well as helping students apply economic theories in real-world contexts. This significantly minimized the occurrence of learning loss. Key supporting factors include the support of the Merdeka curriculum, the school's commitment, the active role of teachers, student enthusiasm, collaboration, and tangible project outcomes. However, there were also inhibiting factors such as time constraints, differences of opinion within student groups, limited facilities and infrastructure, and a lack of coordination among students.
UPAYA GURU MENINGKATKAN MINAT BELAJAR IPAS DENGAN MEDIA WHEEL OF FORTUNE DI SD ISLAM Rahmad Saleh; Lakoni; Raja Novriadi; Siti Rohimah; Wanda Syafitri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39729

Abstract

The purpose of this study is to determine the extent to which the Wheel of Fortune media can improve the learning process of students at Al-Fattah Islamic Elementary School Payo Lebar Singkut. This study uses a qualitative approach, which will be implemented at Al-Fattah Islamic Elementary School Payo Lebar Singkut in the period of September 8 to October 22, 2025. The tools used to collect data are observation, surveys, and documentation. Data analysis techniques used include data collection, consolidation, processing, and extraction. The results of the study indicate that the use of Wheel of Fortune media in the learning process can assist teachers in carrying out their duties. The benefits of using this media can be seen from the increased enthusiasm and motivation of students in participating in the learning process. The increase in students' enthusiasm for learning is reflected in the values ​​​​of the tasks they complete, with indicators including: students become more enthusiastic in learning, more active, feel happier, and do not feel bored in the learning process. Students also pay more attention to teachers and more easily remember the information presented.
Implementasi Pengoprasian Sistem Kontrol Peralatan Listrik Jarak Jauh Menggunakan Bluetooth Dwi Laksana Putra; Rikil Amri; M Alan Erlangga; M. Dimyati; Ari Mustasyari Malik; Siti Rohimah
Sinergi Teknologi dan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): SINTAK-MAS Sinergi Teknologi dan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sintak-mas.v1i1.54261

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam sistem kendali peralatan listrik jarak jauh merupakan salah satu kebutuhan strategis di lingkungan pendidikan vokasi, terutama dalam meningkatkan kompetensi siswa pada bidang otomasi dan sistem kontrol. Berdasarkan hasil identifikasi awal yang dilakukan di SMK Insan Mulya Kibin Serang, diketahui bahwa sebagian besar siswa belum memiliki pengalaman langsung dalam menerapkan sistem kontrol otomatis berbasis mikrokontroler. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan penerapan sistem kendali berbasis mikrokontroler ESP32 dan modul Bluetooth HC-05 yang terintegrasi dengan aplikasi Android. Sistem ini dirancang agar dapat mengendalikan peralatan listrik seperti lampu secara nirkabel dalam jangkauan hingga ±20 meter, tanpa membutuhkan koneksi internet. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2025 melalui seminar interaktif dan praktik langsung dengan durasi sekitar ±4 jam, yang diikuti oleh 36 siswa kelas XI dari berbagai jurusan. Metode pelatihan menggunakan pendekatan demonstratif berbasis praktik langsung (learning by doing) yang dikombinasikan dengan penjelasan teori di awal sesi. Evaluasi pelatihan dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert dengan sepuluh indikator penilaian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta terhadap materi berada pada rentang 83% hingga 89%. Luaran kegiatan meliputi prototipe alat, dokumentasi video, publikasi media daring, serta rencana pengembangan sistem untuk skala yang lebih luas, berkelanjutan, dan aplikatif.